cover
Contact Name
Dody Prayitno
Contact Email
dodytrisakti@gmail.com
Phone
+62819814887
Journal Mail Official
teknosain@kocenin.com
Editorial Address
Jl. garuda No.1 RT 03 RW 022 Kel. Pengasinan, Kec. Rawalumbu, Kota Bekasi 17115
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
METRIK SERIAL TEKNOLOGI DAN SAINS
ISSN : -     EISSN : 27742989     DOI : https://doi.org/10.51616/teksi
Tujuan dari jurnal adalah menerbitkan makalah ilmiah uang dihasilkan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan masyarakat umum dari semua disiplin ilmu (multidisiplin/lintas bidang ilmu) dengan memakai bahasa indonesia yang baku.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022" : 12 Documents clear
Studi Overall Thermal Transfer Value (OTTV) di Gedung Kampus Universitas Hidayat , Muhammad Syarif
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.344

Abstract

Perkembangan waktu yang cepat dalam ruang itu sendiri menjadi perhatian khusus untuk arsitektur hemat energi. Sistem biaya dapat dilakukan dengan pengaturan beban dan penggunaan sistem pengendalian udara yang sesuai. Untuk mengurangi beban panas luar, Badan Standardisasi Nasional Indonesia dalam SNI 03-6389-2000 tentang Konservasi Energi Lembaran Bangunan yang digunakan dalam Total Thermal Transfer Price (Total Thermal Transfer Value/OTTV) adalah 35 Watt/m². Untuk mencapai kualifikasi Bangunan hemat energi diperlukan parameter energi energi. Jenis energi yang digunakan antara lain kaca dinding atau Window to Wall Ratio (WWR), jenis, warna dinding terang dan luar, pelindung, konduktansi kaca, insulasi atap dan dinding, perbaikan atap dan dinding, arah hadap dan banyak lagi. Penerapan konsep hemat energi pada sektor bangunan akan berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan energi. Salah satu upaya energi pada bangunan gedung adalah dengan mengurangi beban luar. Dalam penelitian ini akan dikaji bagaimana nilai OTTV pada fasad gedung kampus Universitas Mercu Buana Jakarta Barat. Nilai OTTV akan dibandingkan dengan standar OTTV sesuai SNI.
Penggunaan Stroop Test di Bidang Kesehatan Nurbaiti, Nurbaiti
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.345

Abstract

Stroop test telah lama dikenal oleh para ahli psikologi. Penggunaan stimulus kata berwarna menjadi ciri khas metode ini. Metode Stroop test kian diminati dalam penelitian kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang penemuan metode ini, prinsip penggunaannya dan perkembangan Stroop test. Metode yang digunakan adalah review artikel. Saat ini terdapat berbagai variasi stimulus dalam penelitian dengan Stroop test. Banyak perangkat pendukung yang melengkapi seperti komputer dan aplikasinya hingga virtual reality. Metode Stroop test terus berkembang sejalan dengan luasnya aspek penelitian saat ini. Implementasi Stroop test membutuhkan persiapan instrumen Stroop yang spesifik dalam tahap persiapan penelitian.
Analisis Pengaruh Jenis Material Pahat dan Kecepatan Pembubutan Terhadap Kekasaran Permukaan Baja ST 41 & ST 60 Hermawan, Dudung; Dona, Dona; Anwar, Syahrul; Prayitno, Dody
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.346

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kecepataan putaran dan laju pemakanan pada mesin bubut terhadap kekasaran permukaan baja karbon ST 41 dan ST 60. Metode penelitian. Jenis material adalah baja karbon ST 41 dan baja ST 60. Jenis pahat adalah HSS dan Carbida inside. Diameter benda kerja adalah 1 inch atau 25.4 mm. Kedalaman pemotongan 0.5 mm, (berkurangnya diameter benda kerja adalah 0.5 mm). Sampel setelah dibubut dilakukan uji Kekasaran (Roughness Test). Kesimpulan penelitian sebagai berikut: pertama. Pada putaran pemakanan 260 rpm untuk pahat HSS dan 540 rpm untuk pahat Carbide, kecepatan pemakanan yang terbaik adalah kecepatan pemakanan medium yaitu 0.17 mm/putaran. Kedua Adanya kecenderungan meningkatnya kekasaran permukaan pada kecepatan yang tinggi (yaitu 0,24 mm/putaran0. Pada kecepatan pemakanan lambat (0,06 mm/putaran) dan kecepatan sangat lambat (yaitu 0.03 mm/putaran) nilai kekasaran cukup baik. Ketiga . Dengan mengatur parameter pembubutan secara tepat, maka hasil yang diharapkan, waktu pembubutan dan waktu penghasilan geram dapat didapat sebaik dan seefisiensi mungkin.
Studi Penerapan Ekspresi Daerah pada Arsitektur Regionalisme Putri, Reiza Haudina Najihah; Susetyarto, Martinus Bambang; Walaretina, Rita
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.347

Abstract

Arsitektur regionalism adalah konsep yang memadukan arsitektur lama dengan arsitektur masa kini yang tetap mengutamakan karakteristik daerah setempat. Salah satu karakteristik utama arsitektur regionalism adalah penerapan ekspresi daerah pada salah sebagian atau seluruh bagian bangunan. Ekspresi daerah ini mengacu kepada karakter yang terdapat di daerah tersebut sehingga dapat menjadi suatu ciri khas. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan pedoman dan konsep tentang bagaimana ekspresi daerah diterapkan dalam arsitektur regionalism dan bagaimana penerapannya pada bangunan kebudayaan. Studi ini dilakukan dengan pemahaman dan analisia studi sanding. Studi ini dilakukan guna mendapatkan beberapa variable yang dapat mendukung konsep arsitektur regionalism pada bangunan kebudayaan. Penulisan ini memiliki akhir hasil berupa konsep penerapan ekspresi daerah pada bangunan kebudayaan
Analisis Waktu Baku Proses Menjahit pada Stasiun Kerja Sawing di CV. SAA Garment Darsini, Darsini; Romadhon, Fadli Nuzul
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.348

Abstract

CV SAA adalah perusahaan yang bergerak di bidang garmen. Perusahaan ini memiliki beberapa produk seperti merek Cressida, Nevada, Cole. Kegiatan proses produksi dimulai saat pembeli memesan produk dari CV SAA, dalam proses ini dicantumkan jenis produk, spesifikasi, jumlah, dan waktu proses produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung waktu standar dalam proses produksi di 6 stasiun kerja penggergajian untuk menentukan waktu standar dan kapasitas produksi. Untuk setiap stasiun kerja 1 untuk depan, waktu standar 248 detik, kapasitas produksi 116 pcs/hari, stasiun kerja 2 untuk belakang 291 detik, kapasitas produksi 98 pcs/hari, stasiun kerja 3 pasang kerah, waktu standar adalah 279 detik, kapasitasnya adalah 279 detik. produksi 102 pcs/hati, stasiun kerja 4 waktu baku rias 190 detik, kapasitas produksi 151 pcs/hari, stasiun kerja 5 pasang lengan, waktu standar 282 detik, kapasitas produksi 102 pcs/hari, dan di stasiun kerja 6 heming waktu standar adalah 224 detik, kapasitas produksi 128 pcs/hari. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa waktu terbesar pada stasiun kerja 2 selama 291 detik dipengaruhi oleh penyisihan 15% dengan kapasitas produksi 98 pcs/hari, karena membutuhkan tingkat ketelitian yang besar. Sehingga dari perhitungan waktu baku, total produksi di 6 stasiun kerja penggergajian 669 pcs/hari belum dapat memenuhi target perusahaan dalam sebulan yang mencapai 20.000 potong sandang per bulan. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa waktu terbesar pada stasiun kerja 2 selama 291 detik dipengaruhi oleh penyisihan 15% dengan kapasitas produksi 98 pcs/hari, karena membutuhkan tingkat ketelitian yang besar. Sehingga dari perhitungan waktu baku, total produksi di 6 stasiun kerja penggergajian 669 pcs/hari belum dapat memenuhi target perusahaan dalam sebulan yang mencapai 20.000 potong sandang per bulan. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa waktu terbesar pada stasiun kerja 2 selama 291 detik dipengaruhi oleh penyisihan 15% dengan kapasitas produksi 98 pcs/hari, karena membutuhkan tingkat ketelitian yang besar. Sehingga dari perhitungan waktu baku, total produksi di 6 stasiun kerja penggergajian 669 pcs/hari belum dapat memenuhi target perusahaan dalam sebulan yang mencapai 20.000 potong sandang per bulan
Komparasi Konsep Bioklimatik pada Tipologi Bangunan Hunian di Daerah Tropis Dilla , Salsa; Kridarso , Etty R.; Utomo , Hardi
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.350

Abstract

Perkembangan pembangunan lingkungan binaan yang tidak mempertimbangkan kondisi alam dapat membentuk ketidakseimbangan yang berpotensi menurunnya kualitas lingkungan hidup, yang disebabkan oleh konsumsi energi bangunan yang mengarah pada penipisan sumber daya alam. Dengan bertambahnya jumlah penduduk setiap saat membuat kebutuhan energi makin meningkat. Khususnya hunian yang dikenal sebagai tempat tinggal yang harus menyatukan aspek pembangunan berkelanjutan dengan indikator utama yaitu kenyamanan hidup dengan penggunaan energi yang rendah. Arsitektur Bioklimatik menjadi solusi konsep yang memfokuskan arsitek agar penyempurnaan desain dapat merujuk pada bentuk arsitektur dengan lingkungannya. Khususnya Indonesia yang merupakan negara beriklim tropis. Konsep bioklimatik ini dinilai cocok untuk dapat memberikan kontribusi dalam meminimalisir efek terhadap pemanasan global. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik perolehan data yang diperoleh melalui observasi, kemudian mencari studi literatur sebagai refrensi penelitian dan interview. Tujuan dari penulisan ini agar dapat lebih memahami keterkaitan antara pembangunan lingkungan binaan dengan alam setempat, yang akan dilakukan perbandingan penerapan prinsip dari tema bioklimatik pada tipologi hunian yang berada di daerah tropis.
Penerapan Konsep Green Building dengan Appropriate Site Developmet di Perpustakaan UI Depok Aushaf , Muhammad Rakha; Kridarso , Etty R; Utomo , Hardi
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.351

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terpadat, Khususnya pada Kota Jakarta ini sendiri dimana saat ini pembangunan infrastrukturnya berkembang dengan sangat pesat sehingga menyebabkan ketersedia lahan hijau ini semakin sedikit serta banyak pembangunan ini menyebabkan kerusakan lingkungan. Untuk bangunan pendidikan seperti perpustakaan, kenyaman merupakan sebuah faktor yang sangat penting sehingga pengguna dapat lebih fokus dalam belajar ataupun saat membaca buku, Sehingga hal tersebut akan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dalam hal ini konsep Green Building ini merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk menciptakan bangunan yang nyaman tanpa harus merusak lingkungan. Peran arsitektur sangatlah berperan penting dalam mendesain sebuah bangunan yang dapat memaksimalkan kenyaman tanpa harus merusak lingkungan di sekitarnya. Seiring berjalannya waktu telah muncul sertifikasi Green Building di Indonesia. Green Building Council Indonesia (GBCI) sebagai sertifikasi telah mengeluarkan New Building GREENSHIP Versi 1.2 sebagai panduan kriteria penilaian green building untuk gedung baru bangunan. Salah satu kriteria yang dinilai adalah Appropriate Web Development (ASD). Kriteria tersebut terdapat dalam 7 sub kriteria yang memiliki maksimal 17 poin. serta Selain rating, penelitian ini juga memberikan rekomendasi keluaran untuk kepatuhan untuk memaksimalkan poin berdasarkan benchmark yang telah ditentukan. Dimana hasil penelitian ini berlokasikan pada Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia Depok.Penelitian Gedung perspustakaan UI telah memeproleh skor 13 dari 17 aspek yang di teliti.
Komparasi Konsep Neo-Vernakular pada Fasad Pusat Perbelanjaan di Bali Melanie , Christine Grace; Prabowo, A. Hadi; Tundono, Sri; Kridarso , Etty R
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.352

Abstract

Pembangunan pariwisata di Indonesia memiliki tujuan akan perkembangan dalam ekonomi dalam lingkup perdagangan dan jasa sebagai penggerak perekonomian, dan juga bisa sekaligus memperkenalkan budaya kahs daerah. Yang ingin dibahas pada penelitian ini yaitu berupa pusat perbelanjaan pada kawasan pariwisata yaitu di bali (Galeria Mall dan Level21 Mall) dengan memperhatikan pada fasad bangunan yaitu dengan pendekatan konsep arsitektur neo-vernakular, dengan tujuan bahwa untuk wisatawan yang berkunjung pada kedua objek bangunan dapat menerima suasana budaya khas bali dengan memperlihatkan suasana modern.beberapa bangunan bisa dikatakan memiliki pendekatan neo-vernakular. Namun bangunan bisa dikatakan neo vernakular harus di analisis melalui beberpa aspek. Metode penelitian yang pakai yaitu kuliatif-deskriptif, dengan pengambilan gambar secara sekunder, yang nantinya akan memperlihatkan komparasi antara kedua objek bangunan bahwa pada elemen fasad bangunan yaitu: Atap, Gerbang/Pintu Masuk,Dinding dan Kolom, Zona Lantai, Bukaan, ornamen, warna dan material bangunan, papan penanda pada galeria mall dan level21 mall ini merupakan pusat perbelanjaan dengan menggunakan pendekatan neo-vernakular yang dinilai dari segi aspek penilaian bahwa bangunan tersebut bisa dikatakan neo-vernakular atau tidak.
Penerapan Konsep Arsitektur Hijau pada Rumah Sakit Universitas Indonesia di Depok Fadhillah, Elga Salsa; Prabowo, A. Hadi; Wijayanto, Punto; Kridarso , Etty R
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.353

Abstract

Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) adalah Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) nomor satu di Indonesia dengan memiliki konsep dan desain fisik konsep hijau. Penerapan arsitektur hijau di rumah sakit adalah untuk mewujudkan Rumah Sakit Hijau sehingga dapat menghasilkan desain yang memiliki kualitas lingkungan yang lebih baik. Permasalahan yang ada adalah bagaimana penerapan konsep arsitektur hijau pada bangunan Rumah Sakit Universitas Indonesia yang sesuai dengan kriteria greenship menurut Green Building Council Indonesia(GBCI). Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menjelaskan penerapan konsep arsitektur hijau dengan kriteria greenship pada bangunan Rumah Sakit Universitas Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode ini akan dianalisis menggunakan studi literatur tentang Rumah Sakit dan konsep arsitektur hijau sesuai dengan kriteria Greenship seperti tepat guna lahan, konservasi air, efisiensi dan konservasi energy, manajemen lingkungan bangunan, kesehatan dan kenyamanan dalam ruang, serta sumber dan siklus material. Bangunan RSUI sudah mencukupi persentase yang baik sebagai rumah sakit pendidikan menggunakan konsep arsitektur hijau, pada sebagian aspek mengacu pada GBCI. Akan tetapi masih terdapat kekurangan pada komponen use of material, yang kurang menerapkan material ramah lingkungan pada bangunan.
Komparasi Prinsip Arsitektur Ikonik Stadion Chandrabhaga dan Masjid Al-Barqah di Kota Bekasi Novelia , Clarinda; Utomo, Hardi; Hartanti , Nurhikmah Budi
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.354

Abstract

Beberapa bangunan yang ada telah membawa kata Ikonik dalam arsitekturnya. Namun, apakah Ikonik yang dimaksud sudah memenuhi prinsip dari Ikonik yang seharusnya dan prinsip apa saja yang diterapkan sehingga bangunan tersebut dapat dikatakan sebagai bangunan Ikonik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip Ikonik yang sudah diterapkan pada beberapa bangunan yang ada di Kota Bekasi. Bangunan yang dijadikan sebagai objek peneltian adalah Stadion Patriot Chandrabhaga dan Masjid Agung Al- Barqah karena kedua bangunan ini merupakan salah dua dari bangunan ikonik di Bekasi. Metode yang digunakan adalah komparasi antara dua objek untuk menghasilkan sebuah kesimpulan. Data didapat melalui studi literatur serta observasi. Poin komparasi menggunakan teori Kevin Lynch, antara lain : Singularity of Figure-Backgrond Contrast, Location, Uniqueness dan Memorable. Di akhir pengamatan, didapatkan hasil bahwa kedua bangunan ini memiliki capaian penerapan prinsip yang berbeda. Walaupun berbeda namun kedua bangunan sudah masuk kedalam kategori bangunan ikonik yang telah menerapkan semua prinsip arsitektur ikonik di dalamnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 12