cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30309158     DOI : https://doi.org/10.47134/pgsd
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar ISSN 3030-9158 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. This journal publishes four issues annually in the months of November, February, May, and August. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar include the understanding, development theory, the scientific concept and its application to elementary education.
Articles 76 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2024): May" : 76 Documents clear
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Pramesti, Avita; Evangelyne, Gabriella; Krulbin, Arie Nosep
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.318

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang merupakan kegiatan berbasis projek diimplementasikan dalam Kurikulum Mandiri. Teknik kualitatif menggunakan metodologi meta-analisis digunakan dalam penyelidikan. Salah satu cara untuk melakukan penelitian adalah dengan meta-analisis, yang mencakup pengumpulan dan evaluasi data dari penelitian sebelumnya. Hasil analisis dari beberapa jurnal menunjukkan, implementasi P5 sudah terlaksana sedemikian rupa. Tujuan dari kegiatan P5 ini, yaitu mencapai kompetensi Profil Pelajar Pancasila. Dalam hal ini masih ada beberapa faktor pendukung dan penghambat dari kegiatan P5. Faktor pendukungnya, yaitu: keaktifan siswa, dukungan dari sekolah serta para pendidik, mengembangkan keterampilan siswa, dan meningkatnya kesadaran lingkungan. Sementara itu, permasalahan yang menghambat kemajuan antara lain pendanaan yang tidak mencukupi, infrastruktur yang tidak memadai, dan kurangnya apresiasi terhadap pentingnya Pancasila. Namun jika kita ingin upaya ini terus berhasil membentuk karakter siswa, kita perlu lebih memperhatikan unsur-unsur penghambatnya dan mencari cara untuk mengatasinya.
Implementasi Pendidikan Karakter Cinta Tanah Air pada Siswa Kelas IV SDN Keboananom Masturoh, Lailatul; Sulistyawati, Ida
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.319

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter cinta tanah air pada siswa kelas IV SDN Keboananom. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV-B dan siswa kelas IV-C dengan jumlah keseluruhan siswa 49 orang. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru wali kelas IV dan siswa kelas IV. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data meliputi penjodohan pola, pembuatan eksplanasi dan analisis deret waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa SDN Keboananom telah mengimplementasikan pendidikan karakter cinta tanah air dengan baik melalui pembelajaran, budaya sekolah dan pengembangan diri siswa, dalam bentuk kegiatan dan program sekolah atau kelas yang berjalan dengan baik dan rutin dilaksanakan, serta kegiatan seperti ekstrakurikuler tari tradisional, pramuka, seni musik dan kepedulian sekolah dalam kegiatan untuk memperingati hari besar nasional.
Penerapan Media Pop Up Book Digital pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Materi Bhinneka Tunggal Ika untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Febriyanti, Rizka Amalia; Sulistyawati, Ida
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.325

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bertujuan mendeskripsikan penerapan media Pop Up Book digital pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Bhinneka Tunggal Ika untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas IV-E. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi dan angket. Instrumen penelitian ini menggunakan observasi aktivitas guru, observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan media Pop Up Book digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Bhinneka Tunggal Ika untuk siswa kelas IV-E di Sekolah Dasar dikategorikan sangat baik dan sudah terlaksana dengan baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Kokarpin (Kotak Kartu Pintar) terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Safitri, Lilis Amilia; Sulistyawati, Ida
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.326

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penguasan materi Pendidikan Pancasila siswa rendah. Pengetahuan siswa lebih terfokus pada guru, menciptakan komunikasi satu arah yang mengakibatkan menurunnya kinerja siswa hanya menerima informasi dari guru. Dampaknya, siswa mengalami kesulitan memahami materi pelajaran dan kurang menarik perhatian siswa saat proses pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media kokarpin (kotak kartu pintar) di sekolah dasar memiliki sejumlah pengaruh positif yang signifikan terhadap siswa. Model Problem Based Learning mendorong siswa untuk aktif mencari solusi atas masalah yang diberikan. Kokarpin yang menarik membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan memotivasi siswa untuk berpatisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk quasi experimental design yang menggunakan rancangan penelitian posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Ketintang I/409 Surabaya. Sampel diambil dengan purposive sampling sehingga terpilih kelas V-A sebagai kelas kontrol dan kelas V-B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Berdasarkan hasil yang ditunjukkan oleh analisis statistik SPSS Versi 25 diperoleh bahwa ada pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan media kokarpin (kotak kartu pintar) terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V di sekolah dasar.
Penggunaan Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SD Negeri 104206 Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Silitonga, Christopel; Tinambunan, Rani Rosaria; Syahrial, Syahrial
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.359

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui sampai sejauh mana penggunaan media atau alat pembelajaran mata pelajaran IPA di kelas V, SDN 104206 Sei Rotan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil data yang diperoleh, diketahui bahwasanya penggunaan media belajar pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Negeri 104206 Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Tergolong cukup. Hal ini tentunya menjadi suatu permasalahan. Sebab, pada kelas tinggi sudah seharusnya bisa mengeksplor pengetahuan alamnya dengan melakukan eksperimen atau mampu mengetahui tata cara penggunaan media pelajaran IPA, seperti kerangka manusia. Kemudian, guru kurang kreatif dalam membuat suatu media belajar sederhana seperti menggunakan bahanbahan limbah. Sehingga guru lebih condong menggunakan buku saja dalam belajar. Pada dasarnya pembelajaran IPA harusnya dapat dinyatakan dalam bentuk konkrit, tidak selamanya bersifat abstrak.
Analisis Pengaruh Penerapan Punishment terhadap Kedisiplinan Siswa Kelas V SDN 023907 Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat Aulia, Lendy Annisa; Ni’mah, Nadhira Tita An
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.375

Abstract

Pada artikel ini, kami mencoba untuk menganalisis pengaruh pemberian hukuman terhadap kedisiplinan siswa sekolah dasar. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana kedisiplinan siswa kelas V SDN. 023907 LIMAU SUNDAI dapat di pengarruhi oleh pemberian Punishment atau hukuman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang di lakukan dengan teknik observasi pemberian angket, teknik kualitatif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian punishment dapat mempengaruhi tingkat kedisiplinan siswa kelas V SDN. 023907 LIMAU SUNDAI. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa memberikan punishment atau hukuman pada siswa kelas V SDN. 023907 LIMAU SUNDAI dapat memberikan pengaruh apabila pemberian punishment dilakukan dengan baik dan sesuai.
Studi Literatur: Analisis Kesulitan Belajar Bahasa Indonesia Materi Teks Prosedur terhadap Pembelajaran Bermakna pada Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Kirana, Kartika Chandra; Suntari, Yustia; EW, Engga Dallion
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.381

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran wajib di SD yang dapat dipelajari secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, masih banyak peserta didik yang menganggap Bahasa Indonesia sebagai pelajaran yang sulit. Materinya yang terlalu banyak menulis menyebabkan peserta didik kurang antusias dalam menerima pelajaran. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji literatur yang berkaitan dengan kesulitan belajar siswa Sekolah Dasar pada pelajaran Bahasa Indonesia materi teks prosedur terhadap pembelajaran bermakna. Berdasarka hasil studi literature menunjukkan bahwa masih terdapatnya kesulitan belajar materi pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa Sekolah Dasar. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar adalah faktor internal yaitu ada siswa yang belum lancar membaca yang dikategorikan sebagai slow learning yaitu kesulitan berupa lamban belajar sedangkan faktor eksternal adalah guru kurang menggunakan media pembelajaran sebagai alat peraga dan metode yang digunakan kurang bervariatif dan tidak inovatif.
Upaya Penerapan Pendidikan Karakter Pancasila pada Siswa Sekolah Dasar Ni’mah, Nadhira Tita An; Siregar, Muhamad Ahyar Fadly; Pane, Agnes Agata; Manurung, Celine Soraya Laura; Rajagukguk, Natasya Aulina
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.396

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menenamkan upaya secara mendalam penerapan mengenai pembentukan karakter melalui pendidikan Pancasila pada siswa di Sekolah Dasar. Pendidikan karakter sedari dini agar tertanam nilai nilai moral berakhlak mulia untuk di masa mendatang.  Pembentukan karakter siswa melalui pendidikan Pancasila menjadi suatu hal yang harus dilaksanakan karena siswa tidak hanya dididik secara kognitif tetapi juga mempunyai karakter dan budi pekerti baik sehingga kehidupan menjadi bermakna dan mempunyai tujuan di masyarakat dalam kehidupan. Hasilnya Pancasila mampu membentuk karakter mulai dari kebiasaan hidup mengenai sikap baik, beretika, dan bermoral sehingga dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah, membaca, merangkum berbagai artikel, jurnal, buku sesuai topik bahasan sehingga didapat hasil pembahasan. Kesimpulannya pendidikan karakter Pancasila dapat meningkatkan dan memberi pembelajaran yang tepat pada siswa di sekolah dasar agar menjadi lebih berkarakter siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Kegiatan Market Day di Sekolah Dasar Oktaviani, Nurriska Tieto; Supriyadi, Supriyadi
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.400

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kemampuan berpikir kreatif melalui kegiatan hari pasar. Pendekatan ini menggunakan kualitatif dengan jenis studi fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas kelas VI di SDN Kalisampurno 1 Tanggulangin. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif Miles melalui tiga alur kegiatan secara bersamaan, yaitu reduksi data, kodensasi data, dan menarik kesimpulan atau verfikasi. Pengujian hasil data penelitian yang dikumpulkan dilakukan dengan teknik uji triangulasi, baik teknik maupun sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan hari pasar di sekolah dasar dapat menubuhkan kemampuan berfikir kreatif dengan empat indikator, yaitu berfikir lancar, berfikir luwes, berfikir orisinal dan berfikir rinci.
Fenomena Verbal Bullying Siswa Sekolah Dasar Pebriana, Siti Hajar Anisa; Supriyadi, Supriyadi
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.401

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahmi fenomena pembulian verbal siswa sekolah dasar. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Objek dan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN Kalisampurno 1 Tanggulangin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena perilaku pembulian verval ditemukan terdapat lima bentuk pembulian verbal, yaitu: (1) mengejek; (2) memanggil dengan sebutan orang tua; (3) mengucapkan kata kasar; (4) menyoraki, dan (5) mempermalukan. Kelima perilaku pembulian verval tersebut dipahami sebagai sesuai yang biasa dan bukan dinilai sebagai suatu bentuk penindasan atau tindakan yang buruk. Pembulian verbal dipersepsikan oleh subjek sebagai sesuatu yang menyenangkan, walaupun berdampak menimbulkan sikap saling tidak menghargai dan perkelahian.