cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30309158     DOI : https://doi.org/10.47134/pgsd
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar ISSN 3030-9158 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. This journal publishes four issues annually in the months of November, February, May, and August. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar include the understanding, development theory, the scientific concept and its application to elementary education.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2025): May" : 17 Documents clear
Strategi Guru dalam Menerapkan Model Problem Based Learning ( PBL ) Kelas 6 di SDN 02 Tanjung Balit Kabupaten Lima Puluh Kota Putri Aprilia Susanti; Rili Anggun Wulandari; Aura Fitri Mafpirah Agus; Yarisda Ningsih; Nur Azmi Alwi
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1573

Abstract

Critical thinking skills and student-centered learning are primary focuses in elementary education to enhance learning quality. Problem-Based Learning (PBL) is one learning model that can meet these needs. The PBL model encourages students to participate more actively in the learning process by solving everyday life problems. The purpose of this research is to provide an explanation of the methods used by teachers to implement the problem-based learning model in grade 6 of SDN 02 Tanjung Balit, Lima Puluh Kota Regency. It also aims to identify the problems faced by teachers and how the implementation of this model impacts student engagement and understanding. In this research, a qualitative case study method was used. Data were collected through in-depth interviews with the sixth-grade teacher, observations of learning activities, and documentation of learning tools and student work. The main focus of this research is how teachers use the PBL model, particularly in mathematics learning, to design, implement, and evaluate learning. The research results indicate that teachers use various strategies in implementing PBL. These strategies include identifying contextual learning problems, preparing learning plans based on PBL steps, providing relevant teaching materials and student worksheets, and assessing student work processes and outcomes. Teachers also face several challenges in implementing PBL, such as a lack of student participation in group discussions and limitations in students' critical thinking skills at the initial stage. Nevertheless, the implementation of the PBL model has proven to increase student engagement in the learning process and help them understand the material better. Thus, the teacher's strategies in managing the stages of PBL are an important factor in the successful implementation of this model at the elementary school level.
Penggunaan Media Power Point Interaktif Berbasis Animasi Dalam Pembelajaran Alat Indra Pada Manusia di Kelas IV MI Al-Barokah Tanggul Nabila, Andini; Prayogo, Muhammad; S. M, Nurul; Hidayatullah, Nurul
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1574

Abstract

Studi ini dilakukan di Desa Manggisan, Kabupaten Jember. Dalam rise ini, peneliti bertujuan mengetahui bagaimana strategi pembelajaran kooperatif diterapkan dalam mata pelajaran IPA alat panca indra manusia di kelas IV MI Al-Barokah.  Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan tujuan untuk memberikan gambaran dan data yang lebih jelas dan lengkap. Wawancara, dokumentasi, juga observasi adalah teknik pengumpulan datanya. Di kelas IV SD/MI, strategi pembelajaran kooperatif dan materi alat panca indra dapat meningkatkan pemahaman siswa daripada dengan metode ceramah saja. Oleh karena itu, materi dan strategi ini sangat sesuai untuk digabungkan. Hasilnya, sekitar 90% mampu menyebutkan fungsi dasar kelima alat indera. Namun, pemahaman mereka masih lemah dan belum mampu mengungkap kompleksitas peran masing-masing komponen alat indera dalam menjalankan fungsinya. Siswa juga kesulitan membedakan antara fungsi utama dan fungsi khusus alat indera, dan mereka juga kesulitan membentuk alat indera dengan proses sensorik yang lebih lanjut.
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Papan Pintar Pancasila Materi Penerapan Nilai Pancasila Kelas III SD Sari, Aprilia; Permana, Erwin; Anam, Misbahul
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1584

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN 2 Joho dengan menggunakan media Papan Pintar Pancasila. Penelitian tindakan kelas adalah jenis penelitian ini. Tes dan dokumentasi digunakan dalam metodologi penelitian. 37 siswa kelas III SDN 2 Joho menjadi subjek penelitian. Temuan menunjukkan penggunaan media papan pintar Pancasila untuk mengajarkan pendidikan Pancasila dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat secara signifikan dari 64,86 dengan tingkat ketuntasan 27,03% pada siklus pertama menjadi 79,45 dengan tingkat ketuntasan 81,08% pada siklus kedua, menurut hasil temuan. Karenanya, telah terbukti bahwasannya penggunaan papan pintar Pancasila dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Pada Mata Pelajaran Matematika Sub Topik Membandingkan Ciri- Ciri Bangun Datar Hidayah, Ni'matul; Sulistiono; Rini, Riris
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1585

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketrampilan berhitung siswa kelas 5 SD khususnya subtopik membandingkan ciri-ciri bangun datar dengan menggunakan teknik Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini, diterapkan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi langkah-langkah sistematis mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi serta evaluasi melalui metode Direct learning, sedangkan pada sisklus kedua ditambahkan dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 69,28 dengan tingkat ketuntasn belajar pada siklus pertama menjadi 67,85% menjadi 83, 57 pada siklus kedua dengan tingkat penguasaan materi 85,71%. Penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) memicu semangat peserta didik dalam kegiatan belajar dan membangun lingkungan belajar yang aktif dan mendorong komunikasi antar peserta didik. jadi model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran khususnya pada subtopik Karakteristik Bangun Datar.
Penggunaan Game Educaplay Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Tradisi Masyarakat Indonesia Wardani, Shinta; Permana, Erwin; Anam, Misbahul
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1586

Abstract

Studi ini dilatarbelakangi oleh suatu isu, yakni rendahnya hasil belajar siswa kelas III SDN 2 Joho pada materi tradisi Masyarakat Indonesia, dimana hanya 40,54% siswa yang menggapai KKM pada siklus I, dengan rata-rata nilai kelas yang rendah yaitu 43,78. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media pembelajaran game Educaplay. Studi ini menerapkan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilangsungkan melalui dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek pada studi ini ialah siswa kelas III SDN 2 Joho. Data dihimpun melalui penerapan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Temuan studi ini menjabarkan adanya peningkatan hasil belajar siswa sesudah penggunaan media Educaplay, dimana persentase siswa yang memperoleh KKM meningkat secara signifikan ke 86,48% pada siklus II, dengan peningkatan rata-rata nilai kelas menjadi 84,59.
Penerapan Model Teams Games Tournament terhadap Hasil Belajar Makna Sila Pancasila Siswa Kelas 3 SD Negeri Balowerti Hasanah, Uswatun; Sulistiono; Riris Setya Rini
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1589

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan pencapaian akademik peserta didik kelas III SD Negeri 3 Balowerti Kediri pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi makna sila pancasila dengan mengimplementasikan pendekatan Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan media kertas tempel. Dalam penelitian diterapkan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dijalankan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi langkah-langkah sistematis mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 70,00 pada siklus pertama dengan tingkat ketuntasan 46,15% menjadi 83,08 pada siklus kedua dengan tingkat ketuntasan 76,92%. Penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan media kertas tempel berhasil memicu semangat dan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan belajar. Selain itu dapat membangun lingkungan belajar yang nyaman dan mendorong komunikasi antar peserta didik. Sehingga model Teams Games Tournament terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan  peserta didik dalam proses pembelajaran.
Konsentrasi Belajar Anak SD di Tengah Maraknya Teknologi: Tantangan dan Solusi Cut Sahara Ramadhani; Firhandira Wahono; Whiba Aynun Perianti; Tiok Wijanarko
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1595

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat telah berdampak besar pada banyak aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Di satu sisi, teknologi menawarkan berbagai kemudahan dan sumber belajar yang inovatif. Namun di sisi lain, maraknya penggunaan gadget dan media digital juga menjadi tantangan serius bagi konsentrasi belajar anak sekolah dasar (SD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan komponen yang berkontribusi pada penurunan konsentrasi belajar siswa sekolah dasar akibat paparan teknologi dan untuk menemukan solusi untuk masalah ini. Hasil penelitian, yang dilakukan melalui studi pustaka dan observasi lapangan di beberapa sekolah dasar, menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang menyebabkan siswa kehilangan fokus adalah penggunaan teknologi yang berlebihan, kurangnya pengawasan orang tua, dan waktu belajar yang tidak teratur. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa penggunaan teknologi secara berlebihan, kurangnya pengawasan orang tua, serta minimnya pengaturan waktu belajar menjadi penyebab utama turunnya fokus siswa. Solusi yang ditawarkan meliputi penguatan peran guru dan orang tua dalam pengawasan digital, pembiasaan manajemen waktu sejak dini, serta integrasi teknologi secara bijak dalam kegiatan belajar-mengajar. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif di era digital.

Page 2 of 2 | Total Record : 17