cover
Contact Name
Rif'atul husnah
Contact Email
asmaraloka.unzah1@gmail.com
Phone
+6285735100958
Journal Mail Official
husnahryfa@gmail.com
Editorial Address
ln. PB. Sudirman No. 360. Semampir, Kraksaan, Probolinggo. Jawa Timur. Kodepos. 67282.
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
ASMARALOKA : Jurnal Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia
ISSN : 30254647     EISSN : 30254191     DOI : -
Core Subject : Education,
Asmaraloka: Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik, dan Sastra Indonesia is a peer-reviewed professional journal with the editorial board of scholars mainly in applied linguistics, literature, and Indonesian language teaching. It is published by the UNZAH Genggong, Program of Indonesian Language Education, Universitas Islam Zainul Hasan Genggong, Indonesia. The journal seeks to disseminate research to educators around the world and is published twice a year in the months of February and July. Reviewers will review any submitted paper. Review process employs a double-blind review, which means that both the reviewer and author identities are concealed from the reviewers, and vice versa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 46 Documents
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM LAGU-LAGU SAL PRIADI DAN PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN PUISI DI SMA Najwa Cintani; Isnaeni Praptanti; Sukirno; Laily Nurlina
ASMARALOKA : Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v4i2.664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan gaya bahasa dalam lagu-lagu karya Sal Priadi serta pemanfaatannya dalam pembelajaran puisi di kelas X SMA. Penelitian difokuskan pada tiga lagu, yaitu Dari Planet Lain, Gala Bunga Matahari, dan Mesra-mesranya Kecil-kecilan Dulu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat dalam lirik lagu yang mengandung gaya bahasa. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu Sal Priadi mengandung beberapa jenis gaya bahasa, seperti metafora, hiperbola, personifikasi, simbolik, simile, antitesis, repetisi, dan emotif. Penggunaan gaya bahasa tersebut berfungsi memperkuat makna dan menambah nilai estetis pada lirik lagu. Selain itu, lagu-lagu Sal Priadi dinilai sesuai digunakan sebagai media pembelajaran puisi karena bahasanya puitis dan dekat dengan pengalaman siswa. Dengan demikian, lagu-lagu Sal Priadi memiliki nilai sastra dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran puisi di SMA.
ANALISIS KOGNISI SOSIAL DAN KONTEKS SOSIAL PADA LAGU MENTERI DURMAGATI Farhana Cahya Amalina Widagdo; Hotma Simanjuntak; Patriantoro Patriantoro; Intan Yustina
ASMARALOKA : Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v4i2.671

Abstract

This study aims to describe social cognition and social context in the song “Menteri Durmagati” by Andry Deblenk based on the Critical Discourse Analysis model developed by Teun A. van Dijk. This study employs a qualitative method using a Critical Discourse Analysis approach focused on aspects of social cognition and social context. The research data consists of the lyrics of the song “Menteri Durmagati,” while data collection was conducted through the listen-and-note technique. Data analysis was performed by identifying, classifying, and describing the forms of social cognition and social context contained within the song’s lyrics. The research findings indicate that, regarding social cognition, the songwriter presents a critical perspective on corrupt officials who are power-hungry, fond of image-building, engage in nepotism, and abuse their positions for personal gain. The author also demonstrates an understanding of organized corruption practices, budget manipulation, weak legal oversight, and the hedonistic culture of the political elite. Meanwhile, regarding the social context, the song portrays societal conditions marked by bureaucratic corruption, a culture of collective corruption, poor development quality, the phenomenon of officials’ self-promotion on social media, nepotism, and weak law enforcement. The use of Javanese ngoko, humor, satire, and wayang symbols makes the social critique in the song more relatable to the public and easy to understand. Thus, the song “Menteri Durmagati” serves not only as entertainment but also as a medium for social criticism that reflects the public’s concerns regarding the abuse of power and the moral conduct of public officials.
STRUKTUR KEPRIBADIAN TOKOH PADA FILM THE ARCHITECTURE OF LOVE KARYA TEDDY SOERIAATMADJA Adinda Amelia; Andri Pitoyo; Moch Muarifin
ASMARALOKA : Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v4i2.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kepribadian Karakter dalam film The Architecture of Love karya Teddy Soeriaatmadja menggunakan teori kepribadian Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego. Pemilihan film dalam penelitian ini didasarkan pada keunikan dan keunggulannya. Film ini menampilkan kualitas visual yang menarik dan menggunakan Kota New York sebagai latar utama, sehingga memberikan nilai estetika tersendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menggali data yang mendalam dan bermakna serta sesuai dengan judul dan fokus penelitian. Lebih lanjut, penelitian ini juga menggunakan pendekatan teoretis, yaitu psikologi sastra, untuk meneliti struktur kepribadian karakter dalam film menggunakan teori Sigmund Freud. Serta pendekatan metodologis yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik deskriptif. Data penelitian diperoleh dari transkrip film, kemudian diklasifikasikan menurut fokus analisis, yaitu struktur kepribadian id, ego, dan superego. Melalui data yang menampilkan struktur kepribadian id, ego, dan superego pada setiap karakter, ditemukan bahwa ketiga struktur tersebut dimiliki oleh setiap karakter kecuali Diaz. Hal ini karena Diaz adalah tokoh bawahan dan tidak sering muncul dalam cerita. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian berjudul "Kepribadian Karakter dalam Film Arsitektur Cinta karya Teddy Soeriaatmadja" menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara struktur kepribadian id, ego, dan superego pada setiap karakter. Melalui penggunaan teori struktur kepribadian ini, terlihat bahwa setiap manusia memiliki sifat yang berubah-ubah. Id menunjukkan bahwa setiap manusia memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi segera. Ego menggambarkan bahwa id dapat dikendalikan sehingga dapat bertindak sesuai dengan kenyataan. Sementara itu, superego berperan sebagai pengingat kontrol nilai-nilai moral pada manusia. Melalui film ini, Teddy Soeriaatmadja mengajak kita untuk merasakan emosi para tokoh melalui kepribadian yang dinamis.
REPRESENTASI PERLAWANAN TOKOH PEREMPUAN DALAM DRAMA KOREA ‘WHEN LIFES GIVES YOU TANGERINES’ KARYA KIM WON-SEOK Fikka yuliastuti; Sujarwoko Sujarwoko; Moch Muarifin
ASMARALOKA : Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v4i2.683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perlawanan terhadap tokoh perempuan dalam drama Korea When Life Gives You Tangerines menggunakan teori feminisme Naomi Wolf yang mencakup kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, kemandirian perempuan, suara dan pengakuan kebenaran, serta hak-hak fundamental. Hubungan antara perlawanan dan teori yang diungkapkan oleh Naomi Wolf dalam buku Gegar Gender menjelaskan bahwa feminisme kekuasaan berperan dalam mendorong perempuan untuk saling mengakui dan mewujudkan kekuatan kolektif yang mereka miliki melawan perbedaan dan ketidakadilan. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif diterapkan untuk meneliti perlawanan perempuan menggunakan teori Naomi Wolf. Penelitian kualitatif fokus pada penyelidikan keadaan, kondisi, atau hal-hal lain yang hasilnya berupa paparan laporan penelitian. Lebih lanjutnya, penelitian ini juga menggunakan pendekatan teoritis dan metodologis. Pendekatan teoritis yang digunakan dalam penelitian ini adalah feminisme kekuasaan oleh Naomi Wolf. Pendekatan ini tekanan aspek perlawanan atau perjuangan perempuan. Sementara itu, pendekatan metodologi dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan teknik deskriptif. Oleh karena itu, hasil penelitian ini nantinya akan berupa deskripsi kutipan data yang relevan sebagai bukti pendukung temuan penelitian. Data yang diperoleh berasal dari observasi dan transkrip drama Korea Kim Won-Seok, When Life Gives You Tangerines, yang akan dikualifikasikan berdasarkan indikator feminisme kekuatan Naomi Wolf. Berdasarkan drama Korea When Life Gives You Tangerines yang telah dijelaskan menggunakan teori feminisme kekuatan Naomi Wolf, ditemukan bahwa berbagai tindakan perlawanan yang terkait dengan teori kekuatan tersebut sesuai. Ae-Sun menjadi sosok yang paling konsisten dalam menolak perlakuan yang tidak setuju terhadap perempuan. Tindakan Ae-Sun tidak selalu melalui perlawanan besar, namun perlawanan tersebut muncul mulai dari hal-hal sederhana secara konsisten yang mampu mencerminkan makna simbolis kebebasan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pandangan bahwa perlawanan merupakan langkah penting bagi perempuan untuk menghadapi ketidakadilan sehingga mereka mampu mencapai kesetaraan dan semua hak dalam kehidupan sosial.
POLA REDUPLIKASI BAHASA INDONESIA PADA BUKU KUMPULAN CERPEN PEREMPUAN PELANGI KARYA NELLY MARTIN Aristi Rosiana Dewi Rosiana; Nazwa Khoerunisa Nurjanah; Salwa Aisha Labibah; Encep Kusumah
ASMARALOKA : Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v4i2.692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, proses pembentukan, serta fungsi reduplikasi bahasa Indonesia dalam buku kumpulan cerpen Perempuan Pelangi karya Nelly Martin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis). Sumber data penelitian berupa buku kumpulan cerpen Perempuan Pelangi karya Nelly Martin yang diterbitkan oleh PT Grasindo tahun 2014. Data penelitian berupa satuan kebahasaan yang mengandung proses reduplikasi, meliputi reduplikasi utuh, reduplikasi sebagian, reduplikasi perubahan bunyi, dan reduplikasi dasar berafiks. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, teknik catat, dan teknik klasifikasi data. Analisis data menggunakan metode agih dan metode padan untuk mengidentifikasi bentuk dasar, proses pembentukan, serta fungsi penggunaan reduplikasi dalam teks sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduplikasi utuh sebesar 57,1% merupakan bentuk yang paling dominan ditemukan dalam buku cerpen Perempuan Pelangi karya Nelly Martin. Ditemukan pula reduplikasi sebagian 1,7%, reduplikasi perubahan bunyi 9,2%, serta reduplikasi dasar berafiks dengan prefiks ber-, meN-, ter-, berkonfiks ber-an, se-nya, berkonfiks me-kan dan me-i, serta bersufiks -an 31,9%. Penggunaan reduplikasi dalam cerpen tidak hanya berfungsi secara gramatikal, tetapi juga memiliki fungsi estetis dan ekspresif untuk memperkuat suasana, penegasan makna, intensitas tindakan, serta penggambaran emosi tokoh dalam cerita.
KOMPOSITUM DAN INTEGRASI LEKSIKAL SERAPAN DALAM CARPON BAHASA SUNDA Arjuna Satria Dewa Bagaskara; Davina Dwiarini; Sausanarij Putri Winoto
ASMARALOKA : Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomer 1 Februari 2026
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v4i2.694

Abstract

Abstract: Sebagai bahasa daerah dengan penutur terbanyak kedua di Indonesia, bahasa Sunda menghadapi tekanan dari bahasa Indonesia dan bahasa asing dalam ranah formal, sementara kajian morfologi yang sudah ada lebih banyak menyoroti afiksasi dan tipologi sintaksis ketimbang komposisi sebagai proses leksikal yang berdiri sendiri. Korpus carpon Majalah Manglé pun, meski sudah beberapa kali dijadikan objek kajian kebahasaan, hampir selalu didekati dari sudut representasi sosial dan gender, bukan struktur morfologis. Penelitian ini mengisi titik kosong tersebut dengan mengkaji kompositum bahasa Sunda dalam delapan carpon Majalah Manglé melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan metode agih, dengan uji sisip sebagai instrumen pembeda antara kompositum dan frasa sintaksis biasa. Sepuluh kompositum teridentifikasi dan tersebar ke dalam lima pola gramatikal, yaitu N+N, N+Adj, Det+N, V+Adj, dan V+N, dengan N+N sebagai pola dominan yang konsisten dengan kecenderungan komposisi pada bahasa-bahasa Melayu-Polinesia Barat. Dari sisi tipe semantis, delapan kompositum bersifat endosentris dan dua bersifat eksosentris. Temuan paling bernilai adalah teridentifikasinya tiga kompositum bermuatan unsur serapan dari bahasa Arab dan bahasa Indonesia yang telah mencapai integrasi morfologis penuh, sebuah pola yang konsisten dengan temuan terdahulu tentang penembusan leksikon Arab ke dalam sistem speech level bahasa Sunda. Penelitian ini menempatkan kompositum serapan bukan sebagai gejala interferensi yang mengganggu kemurnian bahasa, melainkan sebagai bukti vitalitas dan keluwesan sistem morfologis Sunda dalam merespons kontak bahasa secara berkelanjutan.