cover
Contact Name
Qholiva Yuni Fadilla
Contact Email
qholiva.yuni.fadilla@umy.ac.id
Phone
+6282323199490
Journal Mail Official
audiens.ik@umy.ac.id
Editorial Address
Department of Communication Studies, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jl. Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta 55183
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Audiens
ISSN : -     EISSN : 27224856     DOI : https://doi.org/10.18196/jas
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Audiens focuses on issues of media review, whether print, electronic, film, social media and new media and various on communication including: 1. Advertising, Public Relations, and Broadcasting 2. Social Media, New Media, Information Communication and Technology 3. Health Communications, Disaster Communications, Sport Communication 4. Political Communication, Political Marketing 5. Multiculturalism, Islam and Communication
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2024): December" : 15 Documents clear
Meredesign Pesan Pembangunan Untuk Kesetaraan Gender di Madura (Sebuah Literatur Review) Surokim, Surokim; Rosyidi, Moch. Imron
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.533

Abstract

Di Madura khususnya Kabupaten Bangkalan angka buta huruf mencapai angka 76.517 di usia 15 hingga 59 tahun dari jumlah penduduk 1,3 juta. Selain itu memasuki era SDGs madura masih dirumitkan dengan permasalahan budaya Patriarki, seperti adanya upaya Raperda Poligami oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada akhir tahun 2016 serta legitimasi kyai mengenai Poligami, bahwa posisi Kyai di masyarakat madura seolah melegalkan poligami. Sehingga poin ke lima dari tujuh belas poin utama SDGs akan sulit tercapai. Di satu sisi masyarakat Madura memiliki kearifan lokal yang sangat unik mengenai kedudukan perempuan. Metode penelitian ini menggunakan studi Pustaka. Maka artkel ini berusaha memberikan solusi bagaimana mengemas pesan pembangunan dengan cara mengetahui karakter audiens. Berdasarkan kearifan lokal tersebut dirasa baik mengkomunikasikan kesetaraan gender dengan pendekatan  ecofeminism. Pembangunan dan inovasi macam apapun tidak akan bermanfaat jika tidak dikomunikasikan. Menurut Childers seorang komunikator pembangunan harus mengetahui audiens, sehingga berangkat dari perspektif itu dirasa perlu merumuskan suatu wacana pembangunan kesetaraan gender dalam bingkai ecofeminism, sehingga dapat memberikan motivasi publik Madura akan pentingnya kesetaraan gender.
Menentang Stereotip Gender dalam Iklan SKINTIFIC x Fimela – International Women’s Day 2024 Hanifah, Nurul; Faturrochman, Azis; Dwi Arifianto, Budi
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana iklan "Skintific x Fimela" mendekonstruksi stereotip gender perempuan melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Dengan menganalisis elemen visual, teks narasi, dan simbol-simbol dalam iklan, penelitian ini mengungkap bahwa iklan tersebut menampilkan perempuan sebagai sosok yang kuat, berprestasi, dan mampu melampaui batas-batas tradisional, seperti menjadi atlet bela diri dalam arena internasional. Narasi yang disampaikan tidak hanya mendorong perempuan untuk melampaui stereotip gender, tetapi juga menginspirasi audiens untuk percaya pada kemampuan mereka dalam mencapai impian. Selain itu, konteks perayaan Hari Perempuan Internasional semakin memperkuat pesan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan yang menjadi inti dari iklan ini. Temuan ini menunjukkan bahwa iklan "Skintific x Fimela" tidak sekadar mempromosikan produk, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai sosial yang mencerminkan pemberdayaan perempuan modern yang inspiratif dan mandiri.
The Representation of Javanese People in the Film "De Oost" by Jim Taihuttu: A Semiotic Analysis by Roland Barthes Arya, Aurel Evan; Sokowati, Muria Endah
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.543

Abstract

Jim Taihuttu's film "De Oost" explores the Dutch colonial period in Indonesia and has drawn attention from researchers interested in how Javanese people are portrayed in cinema. The study employs Roland Barthes' semiotic analysis to analyze the film's representations, revealing that Javanese characters are frequently depicted in stereotypical and subordinate roles that are influenced by Western perspectives. This analysis examines both the apparent and deeper meanings of the representations. Although certain sequences endeavor to demonstrate the complexity and agency of Javanese characters, these representations continue to primarily perpetuate preexisting stereotypes, underscoring the necessity of more precise and equitable media representations. In the film "De Oost," Javanese characters are predominantly depicted in a manner that aligns with the Orientalist perspective, which implies that they are frequently portrayed as stereotypical and of lesser significance. The majority of Javanese characters are depicted in stories that are dominated by Western perspectives, despite the fact that certain sequences attempt to demonstrate their depth and strength. This means that even though there are moments of resistance, the overall portrayal doesn't significantly challenge the dominant narrative.
Social Marketing Strategy of TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara to Increase Reading Literacy Interest on Pulau Ende in 2022–2024 Azhar, Iren Sadeva; Tri Hastuti Nur Rochimah
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.545

Abstract

The low reading literacy in Indonesia, especially in remote areas such as Ende Island, East Nusa Tenggara, is a serious problem that requires concrete solutions. One initiative to overcome this problem is through the Community Reading Park (TBM). This study aims to analyze the social marketing strategy implemented by TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara in increasing reading literacy on Ende Island 2022-2024. With a social marketing theory approach and 6P elements (Product, Price, Place, Promotion, Policy, Partnership), this study uses a descriptive qualitative method through interviews, literature studies, and documentation. The results of the study show that TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara has succeeded in developing a strategy that integrates culture and religion in its literacy program, as well as using collaborative promotion with an emotional approach and utilizing opinion leaders to influence people's reading interest. Collaboration with Al-Quran Learning Places (TPA) and schools strengthens program implementation. Supportive government policies also strengthen this strategy. However, TBM still faces obstacles in terms of limited funds and resources to support the continuation of the program.
Pelanggaran Etika Pariwara Indonesia dalam Iklan Pengobatan Alternatif di Media Luar Griya Adriana, Raya; Ramadhanti, Ayona Wulan; Muttaqien, Muhammad
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pelanggaran etika dalam iklan pengobatan alternatif di media luar griya daerah Yogyakarta, khususnya iklan pengobatan ambeien dan klaim penyembuhan kanker tanpa operasi, dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan pengobatan alternatif mengobati tanpa operasi di media luar griya daerah Yogyakarta melanggar Etika Pariwara Indonesia (EPI) dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen, terutama dalam hal klaim penyembuhan tanpa bukti ilmiah, penggunaan bahasa yang vulgar, serta janji penyembuhan instan yang berpotensi menyesatkan. Iklan-iklan ini juga ditempatkan di lokasi yang tidak sesuai, melanggar aturan estetika dan ketertiban publik. Penelitian ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap standar etika dalam periklanan untuk melindungi konsumen, khususnya dalam iklan kesehatan, serta perlunya literasi etika di kalangan praktisi periklanan dan masyarakat. Penelitian lanjutan disarankan untuk menggali regulasi yang lebih rinci guna melindungi konsumen dari iklan yang tidak jujur.

Page 2 of 2 | Total Record : 15