cover
Contact Name
Mohamad Zaenudin
Contact Email
mzaenudin@jgu.ac.id
Phone
+6288210653240
Journal Mail Official
mesin@jgu.ac.id
Editorial Address
Jl. Boulevard Raya No. 2, Tirtajaya, Sukmajaya, Depok 16412, Jawa Barat, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Integrated Mechanical Engineering Journal
ISSN : -     EISSN : 30267579     DOI : https://doi.org/10.56904/imejour
Integrated Mechanical Engineering Journal (IMEJOUR) merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi riset dan pengembangan terkini dalam bidang teknologi. Ruang lingkup IMEJOUR meliputi bidang Teknik Mesin dan yang terkait. Fokus and Scope: 1. Desain Manufaktur 2. Konversi Energi dan Energi Terbarukan 3. Ilmu dan Teknik Material Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Pemuatan artikel di jurnal ini dialamatkan ke kantor editor. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari dan/atau editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (November dan Mei).
Articles 32 Documents
Pengaruh Kecepatan Penggilingan dan Ukuran Saringan Terhadap Kapasitas Produksi Penggilingan Jagung Menggunakan Mesin Penggiling Jagung Sederhana Erwin Kristian; Mohamad Zaenudin; Ida Bagus Indra
Integrated Mechanical Engineering Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Integrated Mechanical Engineering Journal (IMEJOUR) Vol. 3 No. 2 November 2025
Publisher : Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Global Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56904/imejour.v3i02.152

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut masyarakat untuk berpikir kreatif dan berinovasi guna menghasilkan produk yang berkualitas. Banyak peralatan bantu yang dirancang untuk menyederhanakan proses kerja. Selain itu, proses produksi juga dituntut untuk lebih cepat, berbiaya rendah, mudah dirawat, serta mampu meningkatkan kualitas dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk itu, diperlukan mesin yang tepat guna meningkatkan pengolahan produk pertanian, terutama dalam menciptakan sistem penggilingan jagung yang praktis dan ekonomis. Penelitian ini berfokus pada mesin penggiling jagung yang dirancang dengan mekanisme penggilingan yang dimodifikasi. Spesifikasi mesin ini meliputi pisau ber-bilah 3 (tiga) dengan variasi pengaturan kecepatan dan ukuran saringan yang berbeda. Mesin ini terbuat dari stainless steel untuk memastikan hasil yang lebih bersih dan memperpanjang umur pakai mesin. Metode pengujian dilakukan sebanyak tiga kali untuk setiap konfigurasi bilah, dengan menggunakan variasi kecepatan 100% dan 50% dimer. Setiap uji coba dilakukan dengan menggiling 0,5 kg jagung menggunakan dua ukuran saringan (3 mm dan 6 mm) untuk menilai kehalusan jagung yang digiling. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa semakin besar ukuran saringan, maka semakin cepat proses penggilingannya, yang juga linier dengan peningkatan cepat putaran mesin yang meningkatkan kapasitas produksi. Namun demikian, pada saringan yang lebih besar (6 mm), perbedaan kecepatan putaran tidak terlalu berpengaruh, sehingga untuk mendapatkan hasil penggilingan yang lebih kasar tidak diperlukan kecepatan maksimal (100%), cukup dengan pengaturan kecepatan 50%.
Bagaimana Program Keteknikan Mesin Bertahan Ditengah Penurunan Minat pada Bidang STEM dan Disrupsi AI? Mohamad Zaenudin; Adhes Gamayel; Yasya Khalif Perdana Saleh; M. Luqman Saiful Fikri; M. Untung Zaenal Priyadi
Integrated Mechanical Engineering Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Integrated Mechanical Engineering Journal (IMEJOUR) Vol. 3 No. 2 November 2025
Publisher : Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Global Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56904/imejour.v3i2.153

Abstract

Berdasarkan data penerimaan mahasiswa baru dari Kemendikti-Saintek, bidang STEM secara umum mengalami pengurangan minat. Hal ini ditengarai dikarenakan berbagai faktor, seperti dukungan yang dinilai kurang, pengaplikasian kurikulum yang belum aktual, serta kesan bidang STEM yang jauh dari konteks pembelajaran yang bermakna. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, namun cakupannya dinilai kecil, jika dibandingkan dengan keseluruhan sistem pendidikan di Indonesia. Oleh sebab itu, beberapa solusi ditawarkan untuk memperbaiki hal tersebut, seperti dukungan dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk pemerintah, industri, dan institusi pendidikan, investasi dalam mendorong pendidikan di bidang STEM, serta promosi secara lebih masif terhadap bidang STEM melalui kegiatan seperti seminar, workshop, sertifikasi, pameran, dan konten edukasi melalui sosial media. Langkah seperti tersebut diharapkan dapat menarik minat siswa dan mahasiswa pada bidang STEM dalam upaya menyokong kebutuhan tenaga terampil di bidang STEM dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Page 4 of 4 | Total Record : 32