cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 370 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN KUAT LEKAT TULANGAN POLOS DENGAN TULANGAN BERULIR Gunawan Tarigan
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 2 (2018): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu percobaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui perilaku dari sifat– sifat monolit balok terhadap material tarik lainnya adalah melalui percobaan tarik (pull out test). Melalui percobaan ini, tulangan beton yang sudah ditanamkan ke dalam beton dengan bentuk serta ciri-ciri yang telah ditentukan akan ditarik dengan kecepatan konstan sampai beton tersebut pecah atau tercabut baja tulangannya. Oleh karena itu nantinya diharapkan diperoleh nilai–nilai perilaku beton seperti kuat lekat baja tulangan terhadap beton. Melalui percobaan tarik (pull out test) ini pula kita dapat membandingkan kuat lekat baja tulangan ulir yang umumnya dipergunakan dalam proyek besar terhadap kuat lekat tulangan polos yang umumnya dipergunakan dalam proyek skala kecil. Dengan demikian, dapat diketahui dan dibuktikan secara empiris bahwa nilai kuat lekat baja tulangan ulir adalah jauh lebih besar dari pada kuat lekat tulangan polos untuk material dan campuran beton yang sama. 
ANALISA PERSEDIAAN PRODUK FURNITURE DAN AKSESORISE DENGAN MENGGUNAKAN METODE ABC DI PT. HOME CENTER Wirda Novarika; Luthfi Parinduri; Dhiva Darvito
Buletin Utama Teknik Vol 16, No 3 (2021): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan kondisi persaingan yang semakin tinggi antar perusahaan, dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sangat berpengaruh pada perkembangan perusahaan terutama di sektor industri, perusahaan dituntut untuk terus melakukan perbaikan terutama pada kualitas produksi, sehingga dapat bersaing di pasar lokal maupun internasional. Setiap perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur memerlukan bahan baku yang menunjang jalannya proses produksi perusahaan yang bersangkutan, sehingga pengendalian persediaan menjadi hal yang cukup penting. Oleh karena itu diperlukan penanganan yang baik pada persediaan bahan baku. Melalui analisis data biaya dan pola konsumsi sumber daya, manajemen dapat mulai merekayasa kembali proses manufakturing untuk mencapai pola keluaran mutu yang lebih efisien dan lebih tinggi. Berdasarkan hasil analisis ABC dapat diidentifikasi klasifikasi persediaan Aksesorise. Kelas A memiliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 47,61% dari total persediaan, yang terdiri dari 2 item (20%) persediaan. Kelas B memiliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 37,28% dari total persediaan, yang terdiri dari 3 item (30%) persediaan yaitu : Lampu Gantung, Sprei, Gorden. Kelas C memiliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 15,10% dari total persediaan, yang terdiri dari 5 item (50%) persediaan yaitu : Bunga Artifisial, Keset, Vas, Bingkai foto, Jam dinding.
PENERAPAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL DALAM MENGENDALIKAN KUALITAS KERTAS BOBBIN (Studi Kasus : PT. Pusaka Prima Mandiri) Yudianto Yudianto; Luthfi Parinduri; Bonar Harahap
Buletin Utama Teknik Vol 14, No 2 (2019): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi perusahaan diantaranya masalah kualitas pada produk kertas bobbin yang tidak memenuhi spesifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kecacatan yang terjadi pada produk kertas bobbin telah terkendali secara statistik, menganalisa jenis cacat yang paling mendominasi, menemukan penyebab terjadinya cacat dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecacatan. Penelitian ini mengamati 3 jenis cacat yaitu cacat cracked, cacat wrinkle dan cacat hole pada produk kertas bobbin. Penelitian ini menggunakan metode Statistical Process Control. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengendalian kualitas produk kertas bobbin pada PT. Pusaka Prima Mandiri masih dalam batas kendali, Jenis kecacatan yang paling banyak terjadi pada kertas bobbin adalah kecacatan wrinkle sebesar 42.11 % dari total produk cacat pada bulan Maret 2018. Dari hasil observasi lapangan dan wawancara, faktor-faktor yang menjadi penyebab kecacatan kertas bobbin adalah karena tidak sesuainya tekanan pada mesin embosser sehingga kertas berkerut, settingan mesin yang tidak sesuai pada dryer, settingan pada wire reel dan hisapan vacuum foil tidak sesuai dan operator kurang memonitor mesin yang sedang beroperasi.
ANALISA EFEKTIVITAS PRODUKSI PADA STASIUN KERNEL MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DI PT. VAREM SAWIT CEMERLANG Rici Ananda; Tri Hernawati; Siti Rahma Sibuea
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 2 (2022): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Varem Sawit Cemerlang (PT.VSC) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan buah kelapa sawit dengan kapasitas 35 ton/jam, pada PT.VSC Stasiun yang sangat minim perhatian adalah stasiun kernel sehingga sering mengalami kerusakan yang mengakibatkan kerugian serta tidak efektif nya aktivitas produksi. Stasiun kernel terdiri dari beberapa mesin diantaranya cake bracker conveyor (CBC), depericarper, nut sillo, ripple mill, claybatch, dan kernel sillo yang merupakan mesin vital pada rantai produksi stasiun kernel. Tingginya delay timed dan Downtime serta tidak maksimalnya performance menyebabkan terganggunya aktivitas produksi serta kerugian bagi perusahaan.Tujuan dilakukan penelitian ini ialah menganalisa proses aktivitas produksi dengan menggunakan metode Overall Equipment effectiveness (OEE). Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai OEE pada stasiun kernel dengan Avaibility 94,8% kemudian Performance 88,9% dan Quality 88,7% dengan nilai OEE 74,7% dan dari hasil analisa mesin yang mengalami kendala paling tinggi ialah Nut sillo dan mesin riplle mill sehingga dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa stasiun kernel masih berada di bawah standar yang diinginkan perusahaan yaitu dengan nilai OEE 80% dan berada jauh di bawah standar internasional yaitu 85% sehingga stasiun kernel perlu melakukan perbaikan terutama pada Nut sillo  dan Riplle mill, dan juga terutama pada faktor Performance dan Quality yang menjadi prioritas perbaikan nilai OEE.
PENGARUH TOTAL QUALITY MANAGEMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. SUMBER SAWIT MAKMUR Suliawati Suliawati; Luthfi Parinduri; Hermi Diana Siregar
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Total Quality Management terhadap kinerja karyawan di PT. Sumber Sawit Makmur melalui tiga faktor TQM yaitu kerjasama tim, pendidikan dan pelatihan, serta pelibatan dan pemberdayaan karyawan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 20. Metode pengumpulan sampel menggunakan purpose sampling. Sampel yang diambil sebanyak 85 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Secara simultan Total Quality Management berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Sumber Sawit Makmur. Namun, jika dilihat secara parsial hanya variabel kerjasama tim dan pendidikan dan pelatihan yang berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas masing-masing sebesar 0,001 dan 0,000 sedangkan variabel pelibatan dan pemberdayaan karyawan tidak berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas 0,202. 2) Hasil regresi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 80,5%  hal ini menandakan bahwa besar persentase variabel ketiga faktor dari sebelas faktor Total Quality Management dapat menjelaskan kinerja karyawan sedangkan 19,5% dijelaskan oleh variabel lain.
AMBANG BATAS KEBISINGAN LINGKUNGAN KERJA AGAR TETAP SEHAT DAN SEMANGAT DALAM BEKERJA Muslih Nasution
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bising merupakan media pengganggu dalam lingkungan kerja, sehingga perlu penanganan yang lebih baik agar tidak mengganggu aktifitas kehidupan sehari-hari, kemampuan  setiap orang  dalam    menerima suara bising tidak sama, apa lagi  diterima dalam waktu yang lama dan frequensi yang tinggi dalam seharian dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan menimbulkan rasa pekak yang berkepanjangan, dan dapat mengganggu kesehatan, sehingga perlu penanganan serius untuk membuat lingkungan kerja jadi nyaman dalam seharian dengan Kata-Kata Kunci : Ambang Batas, Bising, Lingkungan, Suara,
EVALUASI PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM ( CRITICAL PATH METHODE) PADA PROYEK PEMBANGUNAN MALL SUZUYA JLN.KARYA WISATA MEDAN JOHOR Ananda Wilson Simanungkalit; Marwan Lubis; Ronal HT Simbolon
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik proyek dipandang dalam tiga dimensi yaitu unik, melibatkan sumber daya dan membutuhkan organisasi, sehingga proses penyelesaiannya harus berpeganggan pada tiga kendali yaitu sesuai spesifikasi yang di tetapkan, time schedule dan sesuai biaya yang direncanakan dan semua diselesaikan secara simultan sehingga proyek kontruksi berbeda dengan yang lain nya pemahaman kontruksi dibagi dalam dua kelompok yaitu tekonologi kontruksi yang merupakan metoda atau teknik yang digunakan untuk mewujudkan bangunan fisik dan manajemen kontruksi yang mengatur bagaimana sumber daya yang terlibat di dalam nya dapat di aplikasikan secara tepat sehingga penetapan tujuan, pereencanaan, pengorganisasian, pengisian staff, pengarahan, pengawasan, pengendalian, dan koordinasi berjalan dengan baik. Maka untuk mengoptimalisasikan jangka waktu proyek untuk pekerjaan yang bisa dipercepat serta bisa mentargetkan penyelesaian proyek pembangunan tersebut diperlukan suatu alternative pemecahan masalah, yaitu dengan dengan mengaplikasikan metode CPM (Critical Path Methode). Dari hasil penelititan ini didapatkan hampir seluruh rangkaian kegiatan proyek merupakan jalur kritis. Sehingga proyek ini adalah proyek crease progress dan tentunya pengaruh terhadap biaya yang akan dikeluarkan, dan akan lebih banyak memerlukan sumber daya yang lebih besar pula namun dapat mempersingkat waktu dari schedule awal. Dan tentunya manajemen proyek telah mempertimbangkan sebelum nya karena yang terpenting proyek kontruksi harus tepat biaya, tepat waktu dan tepat mutu. Beberapa kegiatan yang dapat dipercepat antar lain adalah kegiatan-kegiatan utama yaitu pekerjaan persiapan. Pada kondisi rill perusahaan, waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan proyek adalah 150 minggu sedangkan dengan menggunakan metode CPM (Critical Path Methode) percepatan diperoleh waktu selama 130 minggu. Sehingga metode CPM (Critical Path Methode) dapat menghasilkan waktu penyelesaian proyek lebih cepat 20 minggu.
ANALISA PERSEDIAAN KAYU DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) Ahmad Zulfikar; Luthfi Parinduri; Abdurrozzaq Hasibuan
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di CV. Harapan Jaya Mebel yang berada di  Sei Rampah.  CV. Harapan Jaya Mebel merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri kayu. Dalam melakukan produksi pabrik ini kesulitan mendapakan kayu dikarenakan selalu menunggu bahan baku yang lama dikirim dari penyedia kayu. Dalam penanganan masalah pengendalian persediaan yang terjadi peneliti ingin membantu perusahaan dengan menggunakan pendekatan metode Economic Order Quantity (EOQ). Dengan menggunakan metode EOQ pembelian lebih ekonomis dengan jumlah 776 m3. Dengan  2 kali pemesanan dalam waktu 1 tahun dan hanya menghabiskan biaya persediaan sebesar Rp. 915.700,-. Jika dibandingkan dengan kebijakan perusahaan yang melalukan pemesanan sebanyak 24 kali dalam setahun dengan jumlah 1.780 m3. Yang menghabiskan biaya persediaan sebesar Rp. 2.216.000,-. Kesimpulannya dengan menggunakan metode EOQ dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp. 1.300.300,-. Sarannya perusahaan hendaknya mempertimbangkan penggunaan EOQ  dalam kebijakan pengadaan kayu karena dapat melakukan pembelian kayu yang optimal  dengan biaya yang lebih kecil  dibanding dengan kebijakan perusahaan.
ANALISA NILAI RUANG HENTI KHUSUS (RHK) KENDARAAN RODA DUA DI PERSIMPANGAN JL. IMAM BONJOL – JL. PERDANA KOTA MEDAN Marwan Lubis
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 1 (2017): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejalan dengan pesatnya perkembangan kota,tuntutan lalu lintas yang semakin padat, dan permintaan masyarakat terhadap kendaraan yang semakin besar memerlukan perhatian maupun penilaian kerja untuk kondisi persimpangan. Tidak seimbangnya jumlah lalu lintas, rendahnya tingkat pelayanan tundaaan serta antrian lalu lintas sehingga menyebabkan arus lalulintas kecil pada persimpangan.sebagai mana hal tersebut diatas, dicoba untuk mengadakan studi mengenai Ruang Henti Khusus (RHK) pada persimpangan bersinyal. Studi ini menggunakan metode pendekatatan dari  MKJI 1997 dan Time Slice serta Evaluasi Tingkat Keberhasialan RHK dengan meninjau persimpangan jalan Perdana – jalan Imam Bonjol. Dalam mengatasi arus lalu lintas pada suatu jalur dari suatu persimpangan jalan,perlu ditinjau dari waktu hijau dan lebar jalan serta pelayanan  RHK terhadap kapasitas serta pergerakan arus. Dari hasil perhitungan dengan metode tersebut diatas diketahui bahwa persimpangan tersebut memiliki arus lalu lintas lebih kecil atau sedikit tundaan pada bagian (Utara) yang diperoleh dari metode MKJI sebesar 5867 smp/jam dan Time Slice sebesar 5545 smp/jam,artinya selisih dari kedua Metode tersebut menjelaskan arus lalu lintas mengecil dari kondisi normal (MKJI) dengan Tingkat keberhasilan RHK sebesar sebesar 89% sedangkan bagian (Timur) arus lalu lintas dengan metode MKJI sebesar 5534 smp/jam dan Time Slice sebesar 5187 smp/jam dengan Tingkat Keberhasilan RHK sebesar 93%. Disini menunjukkan bahwa arus lalu lintas berjalan lancar disebabkan pelayanan RHK yang membuat arus jenuh dan tundaan mengecil sehigga rata-rata kendaraan bisa lolos di fase pertama pada waktu hijau.
IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN PADA KLINIK BERBASIS ANDROID DENGAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT Anggi Islamiati Lubis; Marina Elsera
Buletin Utama Teknik Vol 16, No 3 (2021): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini permasalahan yang dihadapi Klinik Harian Tari adalah perusahaan jasa pelayanan yang bergerak dalam bidang kesehatan. Di dalam klinik tersebut terdapat berbagai kegiatan operasional yang banyak mengumpulkan, menyimpan, dan memproses data yang semuanya masih dilakukan secara manual. Seperti pada bagian pemberian obat masuk dan obat keluar masih dilakukan secara manual, pendataan pasien juga masih dilakukan dengan tulis di kertas, pendataan rekam medis juga masih ditulis pada buku besar sehingga pencarian keseluruhan data yang masih manual membutuhkan waktu lama sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat melakukan manajemen klinik sehingga dapat memudahkan pihak klinik. Setiap pasien akan diberikan aplikasi E-klinik berbasis android sehingga dapat melihat jadwal dokter dan data rekam medis. Pada implementasi system manajemen klinik menggunkan model pengembangan perangkat lunak RAD dan mysql sebagai databasenya.