cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 370 Documents
SIMULASI MONTE CARLO DALAM MEMPREDIKSI JUMLAH PENGIRIMAN DAN TOTAL PENDAPATAN Ivo Andika Hasugian; Khabiril Muhyi; Nia Firlidany
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 2 (2022): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prediksi penjualan adalah anggaran yang berisi perkiraan tentang kegiatan perusahaan dalam jangka waktu tertentu periode yang akan datang dan berisi perkiraan keadaan atau posisi keuangan perusahaan di masa yang akan datang. Hasilnya dari prediksi penjualan adalah pernyataan atau penilaian yang diukur terhadap kondisi masa depan mengenai penjualan sebagai proyeksi teknis permintaan konsumen potensial untuk periode tertentu. Namun, perkiraan hasil yang diperoleh mungkin tidak sama dengan rencana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi jumlah pengiriman dan total pendapatan selama 100 hari ke depan. Hal ini memudahkan pengelola perusahaan untuk menerapkan strategi bisnis secara cepat dan optimal. Data yang digunakan adalah data pengiriman selama 7 hari sebelumnya yang diolah dengan menggunakan simulasi Metode Monte Carlo. Dari hasil simulasi Metode Monte Carlo PT. XYZ didaptakan prediksi untuk 100 hari ke depan akan melakukan pengiriman total sebanyak 900 pengiriman dan mendapatkan total pendapatan sebesar Rp. 2.250.000,-. Simulasi Monte Carlo dapat membantu perusahaan mengevaluasi perusahaan. Simulasi pengiriman menggunakan Metode Monte Carlo sangat penting untuk meningkatkan produktivitas baik dalam penjualan maupun bagi karyawan untuk memahami sistem pengiriman. Perancangan simulasi menggunakan metode Monte Carlo dapat mempermudah pencarian masalah dalam sistem nyata dan pembelajaran yang kompleks untuk memahami sistem pengiriman.
PENGARUH PERBEDAAN NILAI ABSORBSI DALAM CAMPURAN ASPAL BETON Gunawan Tarigan
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Absorsi merupakan penyerapan air oleh campuran. Absorsi dalam campuran tidak boleh besar hal ini untuk meminimalkan potensi stripping atau pelemahan ikatan antar aspal dengan agregatnya. Oleh karena itu nilai absorsi dibatasi maksimal 3% untuk agregat yang akan digunakan untuk lapisan permukaan dengan bahan pengikat aspal. Agregat yang diuji pada penelitian ini berasal dari tiga quarry yaitu quarry Selayang, Sibiru-biru dan Namorambe (Armed) di mana menurut pengamatan staf dari PT Adhi Karya bahwa material dari ketiga quarry ini perlu diteliti karena mempunyai karakter material yang berbeda. Setelah diadakan pengamatan secara umum hasil penelitian ini menunjukkan bahwa agregat yang memiliki butiran yang lebih kasar mempunyai nilai absorbsi yang lebih tinggi  di mana nilai absorbsi untuk quarry Selayang 1,416% , Sibiru-biru 2,037% dan Namorambe 3,072. Analisa Marshall menunjukkan bahwa rongga dalam mineral agregat (VMA) dan rongga dalam campuran (VIM) dalam Campuran Laston lapis aus (AC-WC) cenderung naik pada quarry Selayang yang menyebabkan rongga dalam agregat semakin kecil dan naik lagi pada quarry Sibiru-Biru dan Namorambe yang menyebabkan rongga dalam agregat semakin besar. Stabilitas cenderung naik  pada quarry Selayang  menurun pada quarry Sibiru-Biru dan menurun kembali pada quarry Namorambe. Hal ini diakibatkan pengaruh berbedaan absorbsi semakin meningkatkan VMA dan VIM serta menurunkan kepadatan. Flow cenderung meningkat pada quarry Selayang dan menurun pada quarry Sibiru-Biru dan quarry Namorabe mengakibatkan campuran semakin elastis. Marshall Quotient (MQ) cenderung meningkat pada quarry Selayang dan quarry Sibiru-Biru, mengakibatkan campuran semakin mendekati kekakuan. Stabilitas untuk quarry Selayang 1037 kg, Sibiru-Biru 988,64 dan Namorambe 848,64 kg.Kata-Kata  Kunci : Marshall Test, Absorbsi, Agregat, Quarry
APLIKASI BOILER SEBAGAI PEMBANGKIT UAP DALAM MENENTUKAN EFISIENSI Muslih Nasution; Suhardi Napid
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 3 (2022): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengambilan panas dari bahan bakar melalui media uap digunakan boiler, panas yang diperoleh dibawa oleh uap tergantung laju pembangkitan uap, tekanan dan temperatur uap.  Boiler adalah sebagai alat pembangkit uap atau penghasil uap harus selalu siap dalam menjalankan fungsinya. Efisiensi boiler selalu berubah-ubah sesuai dengan beban operasinya, efisiensi yang berubah-ubah terjadi karena banyaknya panas yang hilang dari hasil pembakaran, maka dari itu untuk dapat mengurangi terjadinya energi panas yang tidak efisien perlu dilakukan peningkatan performa dari suatu boiler dengan cara memantau setiap unit boiler agar dapat beroperasi dengan baik dan menurunkan kerugian kalornya. Maka perlu dilakukan pengevaluasian prestasi kerja terhadap efisiensi pada boiler. Perhitungan efisiensi boiler dengan kapasitas uap 7 ton/jam dilakukan perbandingan hasil perkalian laju massa uap dan entalpi dengan laju massa bahan bakar dan nilai panas tinggi yang mana nilai entalpi uap diperoleh hasil dari interpolasi entalpi. Untuk menganalisa besaran efisiensi dalam 7 hari diperoleh efisiensi terbesar pada hari ke 6 yaitu  65,61 % namun perbedaan tidaklah signifikan dengan nilai efisiensi lainnya.
PELATIHAN PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL BAGI WARGA DESA SEI NAGALAWAN Luthfi Parinduri; Bonar harahap; Antoni Antoni
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 2 (2020): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat untuk mentransfer teknologi tepat guna yang mudah diterapkan dan memberikan nilai tambah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknik UISU, untuk kelompok remaja masjid dan Karang Taruna warga Desa Sei Nagalawan – Kecamatan Perbaungan. Pelatihan membuat VCO mengunakan kelapa yang mudah diperoleh di desa tersebut, menggunakan proses yang ramah lingkungan tanpa menggunakan BBM maupun energi lainnya sehingga berbiaya rendah. Sejauh ini belum ada anggota masyarakat dan warga yang mengolah kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) komoditas yang sangat baik bagi kesehatan. Produk VCO saat ini umumnya dipasarkan di apotik dengan harga yang cukup mahal. Jika teknologi ini diterapkan di masyarakat maka kelapa yang dihasilkan di desa ini dapat diolah menjadi VCO. Produksi VCO warga Desa Sei Nagalawan tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah masyarakat desa sekaligus petani/pekebun kelapa.
ANALISIS PENINGKATAN STABILITAS TEGANGAN DENGAN MENGGUNAKAN KAPASITOR Yusmartato Yusmartato
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 1 (2017): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan listrik telah meningkat secara substansial sedangkan perluasan pembangkitan tenaga listrik, transmisi tenaga listrik sangat terbatas, karena  pembatasan lingkungan serta sumber daya yang terbatas. Sebagai akibatnya  beberapa saluran transmisi, faktor daya membatasi transfer. Studi Aliran daya pada sistem pembangkitan Sumatera Bagian Utara meliputi wilayah Sumatera Utara dan Aceh yang dikelola oleh PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagut, ETAP 4.0 (Electrical Transient Analizer Program) merupakan program yang dapat menampilkan secara GUI (Graphical User Interface) dengan jumlah bus unlimited. Salah satu kegunaan ETAP 4.0 adalah untuk Studi aliran daya. Data yang dibutuhkan ETAP 4.0 untuk studi aliran daya pada sistem pembangkitan Sumatera Bagian Utara adalah one-line diagram, nominal kV, dan rating generator, bus, transformator, transmisi, dan pengaman. Metode pendekatan aliran daya yang digunakan adalah metode Newton-Raphson dengan iterasi maksimum 99 dan ketepatan 0,000001. Permasalahan aliran daya yang ditinjau adalah sistem keadaan normal, salah satu transmisi terputus, salah satu pembangkit tidak beroperasi. Hasil studi aliran daya untuk setiap permasalahan didapatkan tegangan bus paling rendah, losses tertinggi di transmisi. Daya yang disalurkan paling besar yaitu di transmisi pembangkit, namun untuk operasi pembangkit baru di transmisi Tegangan Tinggi. Untuk memperbaki kualitas daya penyaluran dari pembangkit ke beban, perubahan tegangan yang bermasalah dan meningkatkan sistem stabilitas. Penulisan ini bertujuan untuk verifikasi kemampuan kapasitor dalam meningkatkan regulasi tegangan (stabilitas tegangan) dalam sistem transmisi tenaga listrik, dari kapasitor ini disimulasikan menggunakan ETAP 4.0 disertakan dalam model Newton-Raphson.
ANALISA PENGARUH CACAT PRODUKSI TERHADAP EFISIENSI BLOW MOLDING PLANT PT. PACIFIC MEDAN INDUSTRI Abdul Haris Nasution; Ahmad Bakhori; Irfan Fahmi Nasution
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 3 (2023): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cetak tiup (blow molding) merupakan salah satu proses manufaktur yaitu mengolah bahan mentah menjadi barang jadi. Blow molding merupakan salah satu bagian dari divisi produksi PT Pacific Medan Industri yang mengolah resin jenis HDPE (high density polyethylene) menjadi produk berupa jerigen, selanjutnya jerigen akan masuk ke bagian filling plant untuk dilakukan pengisian minyak untuk selanjutnya dilakukan proses packing untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri walaupun luar negeri, prinsip kerja blow molding plant PT Pacific Medan Industri adalah diawali dengan masuknya material ke dalam hopper untuk dilakukan pemanasan di dalam screw extruder, lalu material akan turun untuk kemudian mold akan menjepit lelehan resin tersebut kemudian di tiup dengan bantuan blow pin untuk mengisi material ke seluruh sisi mold lalu dilanjutkan dengan proses post-cooling yang kemudian sisa material akan putus karena punching handle untuk kemudian produk selesai di produksi untuk di cek kualitas jerigen yang dihasilkan.
PERBANDINGAN METODE MONONOBE DAN METODE VAN BREEN UNTUK PENGUKURAN INTENSITAS CURAH HUJAN TERHADAP PENAMPANG SALURAN DRAINASE Nadya Al Husna Purba; Anisah Lukman; Jupriah Sarifah
Buletin Utama Teknik Vol 16, No 2 (2021): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase merupakan suatu sistem untuk menyalurkan air hujan. Evaluasi saluran drainase diperlukan untuk mengetahui kapasitas penampang dengan menghitung debit banjir rencana menggunakan metode Rasional dengan membandingkan metode Mononobe dan metode Van Breen pada intensitas curah hujannya . Analisa debit banjir rencana dilakukan dengan menghitung curah hujan rencana dengan metode distribusi yang dipilih yaitu Log Pearson Tipe III. Dari hasil analisa debit banjir rancangan periode ulang 2 tahun di dapat untuk metode Mononobe QRasional = 0,00486 m³/det sedangkan QEksisting = 0,7213 m³/det sementara untuk metode Van Breen QRasional = 0,14575 m³/det sedangkan QEksisting = 0,7213 m³/det pada bagian kanan. Dari hasil perbandingan QRasional dan QEksisting juga dapat diketahui bahwa penampang saluran drainase di JL. R.A. Kartini Kecamatan Lubuk Pakam baik kanan maupun kiri QRasional dengan metode Mononobe layak diigunakan dibangdingkan metode Van Breen. Berdasarkan bentuk penampang drainase, trapesium lebih mampu menampung debit curah hujan dibandingkan dengan bentuk persegi, yaitu dengan QRasional = 0,00486 m³/det sedangkan QEksisiting = 0,7213 m³/detsementara untuk bentuk persegi QRasional = 0,00486 m³/det sedangkan QEksisiting 0,3550 m³/det. Hasil evaluasi menunjukkan saluran drainase pada JL. R.A. Kartini Kecamatan Lubuk Pakam mampu menampung debit banjir rancangan Q2, Q5 dan Q10 dengan metode Mononobe.
MENENTUKAN INDEKS SAIDI DAN SAIFI PADA SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH DI PT. PLN WILAYAH NAD CABANG LANGSA Jamilah Husna; Zulfadli Pelawi; Yusniati Yusniati
Buletin Utama Teknik Vol 14, No 1 (2018): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu sistem daya listrik terdiri tiga komponen yaitu : pusat-pusat tenaga listrik, saluran-saluran transmisi, dan sistem distribusi. Dalam penggunaan daya listrik sistem distribusi merupakan bagian yang penting dalam sistem penyaluran dari sistem tenaga listrik secara keseluruhan, di mana sistem ini berfungsi untuk menyalurkan dan mendistribusikan tenaga listrik secara langsung ke masing-masing beban. Sehingga dalam hal ini perlu ditingkatkan kualitas pelayanan seperti meningkatkan keadaan sistem jaringan dan mampu meminimalkan terjadinya gangguan pada sistem tenaga listrik khususnya pada jaringan distribusi. Melalui pendistribusian tenaga listrik disalurkan hingga dapat dimanfaatkan pelanggan atau masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu agar konsumen/pelanggan dapat menikmati dengan baik, maka sistem jaringan distribusi itu harus handal di segala bidang, baik dalam komponen-komponen sistem maupun operatornya. Upaya peningkatan kinerja pengoperasian jaringan distribusi untuk memperoleh pendistribusian tenaga listrik yang handal diperlukan beberapa cara. Salah satu cara yang umum dilaksanakan adalah dengan memperoleh data-data gangguan berdasarkan jumlah rata-rata gangguan (System Avarage Interruption Duration Index =SAIDI) dan frekuensi gangguan (System Avarage Interruption Frequency Index = SAIFI). Dalam hal ini PT. PLN (Persero) sebagai pemegang satu-satunya kelistrikan di Indonesia menggunakan metode SAIDI dan SAIFI untuk memperoleh jumlah rata-rata gangguan dan jumlah frekuensi gangguan yang digunakan untuk menilai unjuk kerja dimasa lalu dibandingkan dengan memperkirakan dimasa yang akan datang.  
ANALISA KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN KOL YOS SUDARSO KM 9,5 – JALAN RUMAH POTONG HEWAN DI KELURAHAN MABAR, KECAMATAN MEDAN DELI KOTA MEDAN Nawaf Arrasidy; Gunawan Tarigan; Hamidun Batubara
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sarana transportasi yang tidak seimbang dibandingkan dengan laju pertambahan kepemilikan kendaraan bermotor merupakan salah satu faktor penyebab menurunnya kinerja suatu ruas jalan dan simpang.Salah satu simpang yang mengalami permasalahan kinerjanya adalah simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran kondisi simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal, terutama yang berkaitan dengan kondisi operasional simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal. Pengambilan data lalu lintas dilakukan dengan mencatat jumlah kendaraan yang melewati simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal tiap 15 menit selama 2 jam. Hasil pengumpulan data primer berupa arus lalu lintas pada jam-jam puncak, geometrik ruas jalan dan persimpangan tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal, kecepatan sesaat, dan hambatan samping. Data sekunder berupa data jumlah penduduk. Analisis dilakukan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Berdasarkan perhitungan kinerja untuk kondisi simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal pada keadaan sekarang, didapat waktu sibuk pada simpang tiga Rumah Potong Hewan tak bersinyal diambil pada hari senin 09 september 2020dan jam puncak pukul 16.00-18.00. Hasil perhitungan didapat jumlah arus total (Q) 6069 smp/jam, nilai kapasitas (C) 7344 smp/jam dan derajat kejenuhan (DS) 0,83 melebihi batas kejenuhan yang disarankan oleh MKJI yaitu0,75. Untuk meningkatkan kondisi operasional dari simpang tiga Rumah Potong Hewan dapat dilakukan beberapa alternative penanganan yaitu pelebaran jalan dan pemasangan lampu lalu lintas pada setiap jaringan jalan di persimpangan, pemberian belok kiri langsung, larangan menurunkan penumpang.
PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Luthfi Parinduri; Marlanfar Marlanfar; Abdul Halim
Buletin Utama Teknik Vol 14, No 3 (2019): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap bentuk perusahaan mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan lingkungan sekitarnya melalui program-program social seperti program pendidikan dan lingkungan dan lain sebagainya. Yang demikian itu disebut corporate social responsiblity (CSR). Corporate Social Responsibility merupakan suatu komitmen berkelanjutan oleh dunia usaha untuk bertindak etis dan memberikan kontribusi kepada pengembangan ekonomi dari komunitas setempat ataupun masyarakat luas, bersaman dengan peningkatan taraf hidup pekerja beserta keluarganya.   Penerapan CSR di indonesia muncul diakhir dekade 1990-an. Kondisi penting yang melahirkan CSR di Indonesia karena gerakan sosial berupa tekanan dari LSM lingkungan, LSM buruh, serta LSM Perempuan. Selain itu adanya kesadaran untuk menjalankan praktik CSR dari perusahaan. Program CSR sudah mulai bermunculan di Indonesia seiring telah disahkannya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

Page 10 of 37 | Total Record : 370