cover
Contact Name
-
Contact Email
pkk.binahusada@gmail.com
Phone
+6281366289746
Journal Mail Official
pkk.binahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syech Abdul Somad No. 28 Kel. 22 Ilir Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bina Husada
ISSN : 18299377     EISSN : 2829887X     DOI : https://doi.org/10.58231/jkbh
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Bina Husada, in general, covers all subjects regarding medical and health. The example of the covered research areas as follows: Medical, the scope topics covered include surgery internal medicine, cardiology, orthopedics, infectious diseases, and HIV/AIDs, obstetrics and gynecology, oncology, neurology, immunology, anesthesia, cardiovascular medicine, complementary medicine, dentistry, oral medicine, and others research about medical Public Health, the scope topics covered include Epidemiology, Health Education and Promotion, Environmental Health, Occupational Health and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Sexual and Reproductive Health, Hospital Managemen, Nutrition Science.
Articles 84 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI DESA TANJUNG KEMALA KECAMATAN LUBAI KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2019 Angri Ternando; Santi Rosalina
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 01 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting atau pendek merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak. Berdasarkan hasil survei di Puskesmas Beringin tahun 2018 didapatkan dari 18 orang balita yang di ukur, 13 orang diantaranya mengalami stunting.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak balita di Desa Tanjung Kemala Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah studi analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak balita usia 24 – 59 bulan di Desa Tanjung Kemala, sampel 46 responden dengan teknik Total Sampling. Penelitian ini dilakukan dari Mei sampai Juli 2019 bertempat di Desa Tanjung Kemala. Data dalam penelitian ini didapatkan dengan cara menggunakan kuesioner, selanjutnya data yang telah terkumpul dilakukan analisis dengan menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p value ? 0,05.Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan berat badan lahir rendah p value = 0,053, status ekonomi p value = 0,874, dan ada hubungan ASI eksklusif = 0,000 dengan kejadian stunting pada anak balita. Diharapkan pada tenaga kesehatan Puskesmas Beringin ketika mendapatkan anak yang lahir dengan keadaan berat badan lahir rendah, maka tenaga kesehatan memberikan informasi bahwa mereka memiliki risiko untuk menderita stunting.
ANALISIS KEJADIAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA PEMANEN KELAPA SAWIT DI PT. GADING CEMPAKA GRAHA OGAN KOMERING ILIR TAHUN 2019 Eko Hermanto; Welly Suwandi
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 02 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) adalah gangguan yang mempengaruhi fungsi normal sistem musculoskeletal akibat paparan berulang berbagai faktor risiko di tempat bekerja. Sistem musculoskeletal meliputi tendon, bantalan tendon (tendon sheath), ligamen, bursa, pembuluh darah, sendi, tulang, otot, dan persarafan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian Musculoskeletal Disorder (MSDs) pada pekerja pengelolaa n kebun kelapa sawit PT.Gading Cempaka Graha OGAN Komering Ilir Tahun 2019.Jenis Penelitian ini mengg unakan desain penelitian kuantitatif survey analitik dengan pendekatan desain cross sectional.populasi dalam penelitian ini adalah pekerja di perkebunan berjumlah 30 sampel dengan pengambilan sampel total sampling.penelitian dilakukan pada tanggal 22 Juli 2019.dengan mengunakan kuisoner. Hasil dari penelitian ini ada hubungan antara umur p value = 0,017, Jenis Kelamin p value = 0,090, masa kerja p value = 0,045 dan beban kerja p value = 0,037 dengan kejadian musculoskeletal disorders (MSDs). Tidak ada hubungan pendidikan kebiasaan merokon value = 0,037 dengan kejadian musculoskeletal disorders (MSDs). Saran diharapkan pihak perusahaan dalam memberikan suatu posisi pekerjaan mempertimbangkan umur,jenis kelamin dan masa kerja serta dalam memperkerjakan pekerja sudah menentukan beban kerja dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja seperti kejadian musculoskeletal disorders (MSDs).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN PENERAPAN SMK3 PADA PEKERJA PEMANEN KELAPA SAWIT DI PT. GADING CEMPAKA GRAHA OKI TAHUN 2019 Fadil Barokah; Ali Harokan
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 02 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia usaha nasional saat ini sedang menghadapi perubahan dan besar dan cepat sebagai dampak globalisasi dan liberalisasi perdagangan dunia. Perubahan besar dan cepat tersebut ditandai dengan semakin berkembangnya perindustrian dengan menggunakan teknologi sehingga diperlukan peningkatan kualitas sumberdaya manusia serta pelaksanaan yang konsisten dari Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya analisis faktor-faktor yang berhubungan penerapan SMK3 dengan kejadian kecelakaan pada pekerja pemanen kelapa sawit di PT Gading Cempaka Graha OKI tahun 2019. Penelitian di mulai pada bulan juli tahun 2019, sasaran penelitian adalah pekerja pemanen sawit yang berjumlah 31 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, yang akan di analisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur dengan penerapan SMK3 p value 0, 320 dan pendidikan p value 0,660, ada hubungan antara lingkungan kerja dengan penerapan SMK3 p value 0,020, OR 0,082 dan ada hubugan komitmen K3 dengan penerapan SMK3 p value 0,010, OR 22,253 di perkebunan kelapa sawit PT Gading Cempaka Graha OKI Tahun 2019. Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan antara penerapan SMK3 dan tidak hubungan antara pendidikan dengan Penerapan SMK3, ada hubungan antara lingkungan kerja dengan penerapan SMK3 dan ada hubungan antara komitmen K3 dengan penerapan SMK3. Disarankan agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan kerja dan lebih menekankan komitmen serta keselamatan kesehatan pekerja pada pemanen kelapa sawit demi kenyamanan dan keselamatan dan kesehatan pekerja.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALANG PANGERAN KECAMATAN PEMULUTAN BARAT KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 Eni Sari; Elina
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 02 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan bakteri mycobacterium tuberculosis, yang dapatmenyerang berbagai organ, terutama paru-paru. Jumlah penderita TB Paru di Puskesmas Talang Pangeran tahun 2016 ada 26penderita, 2017 ada 14 penderita dan tahun 2018 ada 45 penderita. Penelitian ini bertujuan diketahuinya faktor-faktor yangberhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Talang Pangeran Kecamatan Pemulutan BaratKabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatifdengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien dan tetangga yang berada di sekitarwilayah kerja Pusekesmas Talang Pangeran tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 responden dengan 45kasus dan 45 kontrol. Uji statistik dengan menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan (?=0.05). Hasil penelitianini menunjukan bahwa ada hubungan antara ventilasi rumah, pencahayaan, kepadatan hunian rumah, kontak serumah, dankebiasaan merokok dengan kejadian tuberkulosis paru. Simpulan penelitian ini ada hubungan antara ventilasi rumah,pencahayaan, kepadatan hunian rumah, kontak serumah, dan kebiasaan merokok dengan kejadian tuberkulosis paru diwilayah kerja Puskesmas Talang Pangeran Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir tahun 2019. Disarankan untuklebih meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang penyakit TB paru, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, sertamemberikan pemahaman khusus kepada penderita TB dan keluarga
ANALISIS FAKTOR RISIKO ERGONOMI PADA PEKERJA DIBAGIAN PANEN KELAPA SAWIT DI PT GADING CEMPAKA GRAHA KABUPATEN OKI TAHUN 2019 Fahmi Sepwill Yon; Heriziana Hz
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 02 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan ergonomi di lingkungan kerja merupakan salah satu upaya kesehatan dan keselamatan kerja. Pelayanan kesehatan kerja yang diberikan melalui penerapan ergonomi, diharapkan dapat meningkatkan mutu kehidupan kerja. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada 15 pekerja di bagian panen terdapat keluhan yang dirasakan pekerja diketahui bahwa 93,3% atau 14 pekerja merasakan adanya keluhan dibeberapa anggota tubuh mereka, keluhan terbesar dirasakan pada bagian punggung, lengan, leher, dan kaki. Penelitian ini bertujuan diketahuinya analisis faktor risiko ergonomi pada pekerja dibagian panen kelapa sawit di PT Gading Cempaka Graha Kabupaten OKI Tahun 2019. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja dibagian panen yaitu 60 pekerja. Sampel penelitian ini berjumlah 60 responden, metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan checklist dan dianalisa dalam foto, video, menggunakan alat ukur ergonomic criteria. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan (?=0.05). penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23-29 Juli 2019. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara postur kerja (p=0,016), frekuensi (p=0,007), durasi kerja (p=0,026) dan beban kerja (p=0,033), dengan resiko ergonomi pada pekerja dibagian panen sawit. Simpulan penelitian ini ada hubungan antara postur kerja, frekuensi, durasi kerja dan beban kerja dengan risiko ergonomi pada pekerja dibagain panen sawit. Disarankan untuk agar lebih memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja dalam bekerja dan lebih meningkatkan kesadaran tentang bahaya resiko ergonomi yang dapat diakibatkan karena beban kerja, lingkungan kerja dan kapasitas kerja yang tidak sesuai.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NYA PEMAKAIAN KARTU INDONESIA SEHAT ( KIS) DI PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG TAHUN 2019 Endang Maria; Martawan Madari
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 02 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kartu Indonesia Sehat (KIS) adalah kartu yang memiliki fungsi untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Penggunanya sendiri dapat menggunakan fungsi KIS ini di setiap fasilitas kesehatan tingkat pertama dan tingkat lanjut. Data kunjungan pasien dari Puskesma Pembina plaju Palembang tahun, sepanjang tahun 2016 dari 43.867 pasien, 34.727 diantaranya masih belum menggunakan kartu Indonesia sehat dalam menggunakan pelayanan kesehatan. Untuk tahun 2017, ada sebanyak 6.111 dari 35.797 pasien yang belum menggunakan Jaminan Kesehatan. Penelitian ini bertujuan diketahuinyafaktor – faktor yang berhubungan dengan rendahnya persentasi pemakaian kartu Indonesia sehat tahun 2019. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien KIS dipuskesmas Pembina dengan jumlah populasi 41.908 Palembang tahun 2019. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden teknik pengambilan sampel menggunakan accindental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisi Bivariat dengan menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan (?=0,05). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4-10 Juli 2019. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara pendidikan (p= 0,030) pekerjaan (p= 0,038) pendapatan (p= 0,001) jarak tempuh (p= 0,028) dengan pemakai kartu indonesia sehat di Puskesmas Pembina Palembang tahun 2019. Simpulan penelitian ini ada hubungan pendidikan, pekerjaan, pendapatan, jarak tempuhdengan pemakai kartu indonesia sehat. Disarankan untukpihak Puskesmas agar meningkatkan pelayanan kesehatan serta penyuluhan dan sosialisasi dalam bentuk leafleat atau spanduk tentang hal-hal yang berkaitan dengan pemanfaatan dan penggunaan kartu Indonesia sehat sehingga masyarakat lebih memanfaat fasilitas kesehatan yang disediakan oleh pemerintah.
ANALISIS PERILAKU PETANI NANAS PENGGUNA PESTISIDA DALAM PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI DESA TANJUNG MEDANG KECAMATAN KELEKAR KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2019 Fitriyani; Yusnilasari
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 03 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pestisida merupakan zat, senyawa kimia (zat pengatur tumbuh dan perangsang tumbuh), organisme renik, virus dan zat lainlain yang digunakan untuk melakukan perlindungan tanaman atau bagian tanaman. Penggunaan pestisida yang tidak bijaksana dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya ialah keracunan. Keracunan pestisida pada petani terkait dengan beberapa faktor antara lain faktor dari dalam tubuh (eksternal) dan faktor dari luar tubuh (internal). Penelitian ini bertujuan diketahuinya perilaku petani nanas pengguna pestisida dalam pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) di Desa Tanjung Medang Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim Tahun 2019. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 52 responden, metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan (?=0.05). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01-07 Juli 2019. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pengetahuan dan sikap, serta tidak ada hubungan antara massa kerja dengan perilaku penggunaan APD pada petani nanas. Simpulan penelitian ini ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pengetahuan dan sikap, serta tidak ada hubungan antara massa kerja dengan perilaku penggunaan APD pada petani nanas. Disarankan untuk agar lebih memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja dalam bekerja dan lebih meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan APD untuk keselamatan dan peningkatan produktifitas hasil kerja dalam bekerja.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMASPEMULUTAN KECAMATAN PEMULUTAN KABUPATENOGAN ILIR TAHUN 2019 Enny Yuniarti; Atma Deviliawati
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 02 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data stunting menurut WHO di Asia pada tahun 2017 untuk Asia Selatan sebesar 58,7%, Asia Tenggara 14,9%, Asia Timur 4,8%, Asia Barat 4,2% dan Asia Tengah 0,9%. Data prevalensi balita stunting yang dikumpulkan World Health Organization (WHO), Indonesia termasuk ke dalam negara ke tiga dengan prevalensi tinggi di regional Asia Tenggara/South-East Asia Regional (SEAR). Rata-rata prevalensi balita stunting di Indonesia tahun 2005-2017 adalah 36,4%. Dari data yang didapatkan di Puskesmas Pemulutan Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir balita dengan berat badan lahir rendah tahun 2016 sebesar 14%, tahun 2017 sebesar 18,3%. Pada data tahun 2018 terdapat balita stunting sebesar 18,9%. Penelitian ini bertujuan diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan stunting pada balita di Puskesmas Pemulutan Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir tahun 2019. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2019. Desain penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalahibu-ibu yang mempunyai balita dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Uji statistik dengan menggunakan chi square dengan tingkat kemaknaan (?=0,05). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara ekonomi keluarga (p=0,002)dengan sunting pada balita sertatidak ada hubungan antara pengetahuan (p=0,137), jumlah anggota keluarga (p=0,253) dan ASI Eksklusif(p =0,435) dengan sunting pada balita.Disarankan kepada pihak puskesmas untuk bekerja sama dengan institusi yang terkait agar menyalurkan makanan tambahan sehingga membantu petugas kesehatan dalam penanggulangan stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas pemulutan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TATANAN RUMAH TANGGA DI KELURAHAN 10 DAN 11 ULU WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAGASWIDAK PALEMBANG TAHUN 2019 Halli Whindanahi; Atma Deviliawati
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 03 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data angka Rumah Tangga Ber-PHBS menurut Riskesdes pada tahun 2013 adalah sebesar 32,3%. Menurut Kemenkes RI tahun 2013 didapatkan data 60% rumah tangga yang melaksanakan PHBS pada tahun 2013 belum tercapai serta terjadi penurunan capaian sebesar 1,44%. Rata-rata prevalensi Jumlah rumah tangga ber-PHBS tahun 2016-2018 di Kota Palembang yaitu 64,30%, 65,79%, 66,8 %. Dari data yang didapatkan di Puskesmas Nagaswidak Palembang menunjukan cakupan persentase rumah tangga ber-PHBS paling rendah terdapat di Wilayah Kerja Puskesmas Basuki Rahmat dan di Wilayah Kerja puskemas Nagaswidak yaitu sebesar 43%.Penelitian ini bertujuan diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) tatanan rumah tangga di kelurahan 10 dan 11 ulu wilayah kerja puskesmas nagaswidak palembang tahun 2019. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2019. Desain penelitian adalah kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah Rumah tangga yang bertempat di wilayah kerja Puskesmas Nagaswidak Palembang dengan jumlah sampel 98 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Uji statistik dengan menggunakan chi square dengan tingkat kemaknaan (?=0,05). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0,000)dengan PHBS tatanan rumah tangga, ada hubungan antarasikap (p=0,006), dengan PHBS tatanan rumah tangga, ada hubungan antara lingkungan (p=0,012)dengan PHBS tatanan rumah tangga, ada hubungan peran petugas kesehetana (p =0,001) dengan PHBS tatanan rumah tangga. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti menyarankan kepada pihak puskesmas untuk bekerja sama dengan masyarakat terkait penyuluhan dan edukasi tentang PHBS sehingga membantu masyarakat dalam penerapan PHBS tatanan rumah tangga.
HUBUNGAN LAMA, BEBAN, SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA DI PT. WASKITA PROYEK TOL KAPAL BETUNG TAHUN 2019 Hasannudin; Yusnilasari
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 03 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan akibat kerja dapat diartikan juga menurunnya efisiensi, performa kerja dan berkurangnya ketahanan atau kekuatan fisik tubuh untuk terus melanjutkan pekerjaan yang dilakukan oleh seorang tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya hubungan lama, beban, dan shift kerja dengan kelelahan kerja pada Operator Alat Berat Di PT. WASKITA Proyek Jalan Tol Kapal Betung Tahun 2019. Desain penelitian ini kuantitatif dengan survey analitik dengan rancangan cross sectional yang artinya rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan. Sampel penelitian adalah berjumlah 30 respoden yang diambil secara total populasi untuk diambil secara total populasi. Instrument penelitian mengunakan kuesioner dengan analisa bivariat dengan uji chi square p value < 0,05 penelitian dilaksanakan pada tanggal 25 juli 2019. Lama kerja ( p value = 0,678) beban kerja (p value = 0,031) shift kerja (p value =0,046) dengan kelelahan kerja pada pekerja operator alat berat di PT.Waskita Proyek Tol Kapal Betung tahun 2019. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja. Ada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja. Ada hubungan antara shift kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja operator alat berat di PT.WASKITA proyek tol kapal betung tahun 2019.