cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH)
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 2986562X     DOI : https://doi.org/10.51178/jerh
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) mempublikasi artikel yang berfokus kepada penelitian-penelitian pendidikan dan humaniora, fokus kajian jurnal sebagai berikut : 1. Pendidikan dan Pembelajaran 2. Pendidikan Sosial 3. Psikologi Pendidikan 4. Teknologi Pendidikan 5. Budaya Pendidikan 6. Pendidikan Ekonomi 7. Pendidikan Islam 8. Psikologi Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 81 Documents
Dialektika Islam dan Budaya Lokal: Analisis Nilai Kemanusiaan dalam Tradisi Nusantara Andini, Andini; Anendra, Anendra; Jupinse, Anche; Putra, Deko Rio
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Volume 4 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jerh.v4i1.3415

Abstract

Penelitian ini menganalisis dialektika antara Islam dan budaya lokal di Nusantara dengan fokus pada pembentukan nilai kemanusiaan dalam tradisi masyarakat. Studi ini bertolak dari asumsi bahwa interaksi agama dan budaya tidak berlangsung secara satu arah, tetapi melalui proses integrasi, negosiasi, dan adaptasi yang dinamis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dengan menelaah literatur akademik terbitan 2020–2026 yang relevan dengan tema Islam Nusantara, hubungan agama dan budaya, serta teori akulturasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam di Nusantara berkembang melalui mekanisme akulturasi yang selektif dan kontekstual. Ajaran normatif Islam tetap dipertahankan sebagai fondasi teologis, sementara unsur budaya lokal mengalami penafsiran ulang agar selaras dengan prinsip keadilan, musyawarah, solidaritas, dan toleransi. Proses ini melahirkan corak keberagamaan yang humanis, inklusif, dan adaptif terhadap realitas sosial masyarakat plural. Penelitian ini menegaskan bahwa nilai kemanusiaan menjadi titik temu dalam merawat harmoni antara agama dan budaya sekaligus menjadi modal sosial dalam menghadapi tantangan globalisasi dan radikalisme.