cover
Contact Name
Endang Wahyuningsih
Contact Email
motorik@umkla.ac.id
Phone
+6281804424510
Journal Mail Official
motorik@umkla.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir Soekarno Km.1 Buntalan Klaten Tengah Klaten Jawa Tengah
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
MOTORIK
ISSN : 26851210     EISSN : 1907218X     DOI : https://doi.org/10.61902/motorik
Core Subject : Health,
MOTORIK: Jurnal ilmu kesehatan sebagai saran informasi di bidang Kesehatan yang berisikan hasil penelitian, studi kepustakaan, maupun tulisan-tulisan ilmiah. Jurnal ini mencakup artikel penelitian asli, artikel ulasan, dan komunikasi singkat, termasuk: Keperawatan, kebidanan, farmacy, kesehatan masyarakat dan lain-lain
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 1 (2019): Maret" : 8 Documents clear
EFEKTIVITAS FOOT MASSAGE DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP NYERI POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT ISLAM KLATEN Devi Permata Sari; Supardi Supardi; Sri Sat Titi Hamranani
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i1.19

Abstract

Latar Belakang: Penerapan terapi nonfarmakologi yang sedikit mempunyaidampak negative terhadap pasien, mudah dilakukan juga tidak memakan biayayang banyak sehingga dapat mengurangi skala nyeri post pembedahan terutamaSC yang signifikan,Tujuan: Untukk mengetahui Efektifitas Foot Massage danKompres Hangat terhadap tingkat nyeri Post Operasi Sectio caesarea.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengandesain eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancanganpretest postestnon-equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini semua pasienbersalin yang dilakukan dengan cara SC di RSI Klaten pada bulan April sampaiJuni 2018 dengan jumlah 330 pasien dengan menggunakan teknik samplingpurposive sampling didapatkan sebanyak 20 orang. Analisa data menggunakanpaired t=test, wilcoxon dan mann whitney.Hasil: Nyeri pasien post caesarea sebelum diberikan foot massage adalah denganrerata skor 4,6 dan setelah diberikan intervensi foot massage adalah dengan skor3,7.Nyeri pasien post caesarea sebelum diberikan intervensi kompres hangatadalah dengan rerata skor 5 dan setelah diberikan kompres hangat dengan rerataskor 2,80. Ada pengaruh foot masage terhadap nyeri pasien post operasi caesareadi RSI Klaten dengan p value = 0,029. Ada pengaruh kompres hangat terhadapnyeri pasien post operasi caesarea dengan p value = 0,004Kesimpulan. Kompres hangat lebih efektif dibandingkan dengan foot masageterhadap penurunan nyeri pasien post operasi caesarea dengan nilai p value =0,034.
PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN BEE POLLEN, SERBUK RIMPANG KENCUR, SERBUK RIMPANG KUNYIT, BIJI PINANG DAN DAUN SIRIH TERHADAP VOLUME URIN PADA TIKUS WISTAR PASCA PAPARAN STREPTOZOTOCIN (STZ) Muchson Arrosyid; Choiril H.M.
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i1.20

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit dengan pengobatan dapatberlangsung seumur hidup, sehingga perlu disediakan obat/bahan/ramuan yangmudah didapatkan untuk pemakaian jangka panjang. Di sekitar kita terdapatbahan yang banyak dan mudah didapat, sebagai contoh adalah campuran beepollen rimpang kencur, kunyit biji pinang dan daun sirihyang berfungsi sebagaiantioksidan dan dapat menurunkan volume urin pada penderita DM.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberiancampuran bee pollen rimpang kencur, kunyit biji pinangdan daun sirihterhadapvolume urin tikus wistar yang diinduksi dengan Streptozotocin (STZ).Metode penelitian ini menggunakan ujiShapiro-Wilk untuk mengetahuinormalitas data, kemudian dilanjutkan dengan uji Leuvene’s untuk mengetahuihomogenitas data. Selanjutnya jika data homogen dan terdistribusi normal, makadata diuji hipotesa dengan Anova One Way.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian campuran bee pollenrimpang kencur, kunyit biji pinangdan daun sirihdengan campuran 300 mg/200 gBB dapat menurunkan volume urin meskipun tidak seefektif metformin dengandosis 9 mg/200 gram BB.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNIKAHAN USIA DINI DI DESA.TOROBULU KEC. LAEYA KAB. KONAWE SELATAN TAHUN 2015-2017 Eka Wulandari; Sultina Sarita; Feryani Feryani
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i1.21

Abstract

Latar Belakang:Pernikahan dini adalah pernikahan pada remaja usia ≤ 20 tahun yangseharusnya belum siap untuk melaksanakan pernikahan. Perempuan muda di Indonesiadengan usia 10-14 tahun menikah sebanyak 0,2 persen atau lebih dari 22.000 wanitamuda berusia 10-14 tahun di Indonesia sudah menikah. Faktor yang mendasar sebagaipenyebab pernikahan usia dini yaitu latar belakang pendidikan yang rendah.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pernikahanusia dini di Desa.Torobulu Kec. Laeya Kab. Konawe Selatan Tahun 2015-2017.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik denganpendekatan cross-sectional, dengan jumlah sampel 59 orang yang menikah usia dini padatahun 2015-2017.Hasil penelitian: Sebagian besar reponden yang menikah usia dini disebabkan olehfaktor media massa, pendidikan, lingkungan sosial, budaya dan tidak disebabkan olehfaktor pendapatan orang tua.Kesimpulan:Ada hubungan antara media massa dengan pernikahan usia dini (pvalue =0,042), ada hubungan antara pendidikan dengan pernikahan usia dini (pvalue = 0,020), adahubunganantara lingkungan sosial dengan pernikahan usia dini (pvalue = 0,013), adahubunganyang budaya dengan pernikaha usia dini (pvalue = 0,034), dan tidak adahubungan antara pendapatan orang tua dengan pernikahan usia dini (pvalue = 0,311)
STUDI KOMPARASI STATUS SOSIAL EKONOMI ORANGTUA DENGAN RESIKO GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI KABUPATEN KLATEN Setianingsih Setianingsih; Yohana Lifa Ekowati; Retno Yuli Hastuti
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i1.22

Abstract

Kemiskinan, pendidikan, pekerjaan merupakan faktor–faktor sosial ekonomiyang menjadi faktor resiko dari kesehatan mental emosional. Adanya gangguanmental emosional akan mengakibatkan gangguan pada perkembangan anak danakan mempengaruhi dalam penyesuaian diri terhadap lingkungan sekitar. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui mengetahui hubungan status sosial ekonomiorang tua dengan resiko gangguan mental emosional pada anak usia prasekolah diKabupaten Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparasikatagorik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah anakusia prasekolah di kabupaten Klaten. Responden penelitian ini sebanyak 77responden dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan datamenggunakan kuesioner, teknik analisis data menggunakan uji statistik ChiSquare. Hasil penelitian status sosial ekonomi rendah yang memiliki resikogangguan mental emosional sebesar 16 anak (20,8%), normal 22 anak (28,6%)dan status sosial ekonomi tinggi memiliki resiko gangguan mental emosionalsebesar 7 anak (29,9%), normal 32 anak (70,1%). Hasil uji chi squaremenunjukkan ada hubungan antara status sosial ekonomi orang tua dengan resikogangguan mental emosional pada anak usia prasekolah (p value = 0,039 (p <0,05)). Kesimpulan status sosial ekonomi orang tua memiliki hubungan denganresiko gangguan mental emosional pada anak usia prasekolah di KabupatenKlaten.
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KARET KERBAU (Ficus elastica Roxb. Ex Hornem.)TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Saifudin Zukhri; Rahmi Nurhaini
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i1.23

Abstract

Tanaman Karet Kebo (Ficus elastica Roxb. Ex Hornem.) merupakan salah satujenis tanaman oleh masyarakat di Indonesia sebagai obat penurun tekanan darah,penurun kolesterol, stroke dan pengurang nyeri sendi. Staphylococcus aureusmenyebabkan berbagai infeksi dan keracunan pada manusia. Tujuan penelitian iniadalah mengetahui Kadar Hambat Minimum (KHM) ekstrak daun KaretKebo(Ficus elastica Roxb. Ex Hornem.)terhadap bakteri Staphylococcus aureus,yang selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar dalam pengembangan antibiotikherbal yang murah, aman, dan efektif.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Sampel yangdigunakan adalah ekstrak etanol Daun Karet Kebo California (Ficus elasticaRoxb. Ex Hornem.) yang diperoleh dari proses maserasi dan Staphylococcusaureus yang diperoleh dari Laboratorium Mikrobiologi Fakultas KedokteranUmum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Penelitian terbagi dalam 3kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif yang hanya mendapatkanaquadestilata, kelompok kontrol perlakuan yang terdiri dari seri konsentrasi 10%,20%, 30%, 40% dan 50% ekstrak etanol daun Ficus elastica Roxb. Ex Hornemdan kelompok kontrol positif dengan menggunakan tetrasiklin 30μg.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata daya hambat Ficus elasticaRoxb. Ex Hornem.untuk tiap konsentrasi 10 %, 20 %, 30 %, 40 % dan 50%,secara berturut-urut adalah 7,3mm, 9mm, 11mm, 13,6 mm dan 16,3 mm. Hasiltersebut menunjukkan bahwa pada konsentrasi 50 %, memiliki daya hambat yangkuat. Hasil tersebut relatif kecil bila dibanding dengan kontrol postif (tetracyclin30 μg), yang mencapai 42,3mm.Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih terdapat perbedaan aktivitas antarakelompok kontrol negatif dengan kelompok perlakuan serta kelompok kontrolpositif dengan nilai p value 0,000.
FACTORS PREGNANT WOMEN WITH THE INCIDENCE OF PREECLAMPSIA AT PUSKESMAS KRESEK IN 2017 Silfia Nuzulus Sa’idah; Solihati Solihati; Alni Sintapea; Ida Faridah
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i1.24

Abstract

According to research, Mardiani and Neli 2013. It can be seen that mostrespondents with mother age > 35 years 13 people (76.5%) are at risk ofpreeclampsia and vice versa that is not as risky as 10 people (11,2), And inPuskesmas Kresek most of the respondents 39 people (72,2%) at risk ofpreeclampsia and 15 people (27,8) are not at risk. The purpose to find out thefactors of pregnant women with the incidence of preeclampsia in PuskesmasKresek 2017. The research methodology used descriptive correlation research.The population in this study were pregnant women with preeclampsia inPuskesmas Kresek Kabupaten Tangerang April 2017. Samples taken for thisstudy using total sampling that is as much as 54 people pregnant women withpreeclampsia. The method of data analysis using Chi Square test. In PuskesmasKresek the factors of pregnant women with preeclampsia incidence at risky areage (72.2%) were not at risk (27.8%), based on unresponsive parity (72.2%) andat risk (27.8% ), Based on a history of unresponsive pre-eclampsia (79.6%) andat risk (20.4%), based on risk-free obesity (61.1%) (38.9%), based on the resultsof risky blood pressure (68.5%) are not at risk (31.5%). The conclusion is thatthere is an age correlation with preeclampsia occurrence in p = 0,01 (p <0,05),no parity relation with preeclampsia occured in p value = 1.71 (p> 0,05), norelationhistoryPreeclampsiawiththeincidenceofpreeclampsiawasobtainedp=3.22 (p> 0,05), there was an association of obesity with the incidence ofpreeclampsia obtained p = 0,01 (p <0,05), there was correlation of bloodpressure result with incidence of preeclampsia In get value p = 0,00 (p =<0,05).
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PERAWAT DALAM DETEKSI DINI DBD DI PELAYANAN KESEHATAN KABUPATEN KLATEN Rusminingsih E; Purnomo R.T
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i1.25

Abstract

Latar Belakang: DBD merupakan salah satu masalah kesehatan utama diIndonesia karena jumlah penderita dan luas daerah penyebarannya semakinbertambah seiring dengan mobilitas dan kepadatan penduduk. Keterlambatandeteksi dini gejala awal DBD dapat mengakibatkan resiko syok dan kematiankarena terlambat dalam perawatan. Perawat merupakan ujung tombak dalampelayanan kesehatan, kemampuan berfikir kritis dalam keperawatan mengujiketrampilan berfikir perawat tentang berbagai alasan rasional sebelum mengambilkeputusan dalam asuhan keperawatan untuk menyelesaikan masalah.Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yangberpengaruh terhadap kemampuan berfikir kritis perawat dalam deteksi dini DBDdi Pelayanan Kesehatan Kabupaten Klaten.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatifdengan pendekatan cross sectionaldengan populasi perawat yang bekerja RS danPuskesmas di wilayah Kabupaten Klaten. Pengambilan sampel menggunakanConsecutive Sampling dengan jumlah 45 sampel. Pengambilan data dilakukandengan menggunakan instrument berupa koesioner yang telah dilakukan ujivaliditas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square danSpearman Rho.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar respondenberjenis kelamin perempuan sebanyak 82,2%, dengan umur sebagian besar dalamkategori dewasa awal (51,1%), lama bekerja sebagian besar 5-10 tahun (51,1%),sebagian besar memiliki kemampuan berpikir kritis kurang (68,9%). Tidak adahubungan antara jenis kelamin, usia, lama bekerja dan instansi tempat bekerjadengan kemampuan berpikir kritis perawat dalam deteksi dini DBD dengan pvalue> 0.5.
EDUKASI MENGGOSOK GIGI TERHADAP KEMAMPUAN ANAK MENGGOSOK GIGI PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB SHANTI YOGA KLATEN Suyami Suyami; Romadhoni Tri Purnomo; Ria Sutantri
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i1.26

Abstract

Mentally disabled children have a level of intelligence that is so low thatto learn developmental task requires special assistance or services, especially inthe need for education and guidance programs. Children with intellectualdisabilities in SLB Shanti Yoga Klaten still lack understanding in brushing theirteeth properly. So that mentally disabled students only brush their teeth in certainparts that only students understand. One effort to improve the ability to brushteeth against mentally retarded children is to brush their teeth.This study aimedto determine the effect of brushing teeth on children's ability to brush teeth inmentally retarded children.This type of research uses a quasi-experimental research with pre andposttest without control design. The sample in this study were mentally retardedchildren with IQ> 50. The instrument used was a tooth brushing abilityquestionnaire that was adopted and validation was tested. Bivariate statisticaltest using paired t-test.The average age of children who became respondents inthis study was 7-8 years with male gender that is 11 children. The ability to brushteeth pretest obtained an average value of 6 with a standard deviation of 2.521,while for posttest obtained a value of 8.61 with a standard deviation of 2.913, theresults of the statistical test Paired T-Test obtained the results of <alpha (0.000<0.05).There is an effect of brushing teeth on the ability of children to brush theirteeth in mentally retarded children in SLB Shanti Yoga Klaten.

Page 1 of 1 | Total Record : 8