cover
Contact Name
Fazri
Contact Email
jurutera@unsam.ac.id
Phone
+6285261571533
Journal Mail Official
fazri@unsam.ac.id
Editorial Address
Jln. Prof. Dr. Syarif Thayeb, Meurandeh, Kota Langsa, Aceh, 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
JURUTERA (Jurnal Umum Teknik Terapan)
Published by Universitas Samudra
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Jurutera menerbitkan dalam berbagai topik dalam bidang rekayasa dan sains yang dapat dikategorikan kedalam tema-tema berikut: - Teknik Elektro dan Informatika - Teknik Geologi dan Pertambangan - Teknik Arsitektur dan Perencanaan Wilayah dan Kota - Teknik Mesin dan Industri - Teknik Sipil dan Lingkungan - Teknik Perkapalan, Sistem Perkapalan, dan Kelautan - Multidisiplin
Articles 160 Documents
Pengujian Unjuk Kerja Turbin Angin Type Savonius Dua Tingkat Delapan Sudu Lengkung U Syamsul Bahri Widodo; Suheri Suheri
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v1i01.716

Abstract

Krisis energi dewasa ini merupakan dampak dari ketergantungan terhadap energi fosil yang terus meningkat, padahal ketersediaannya sangat terbatas. Upaya untuk melepaskan diri dari penggunaan energi fosil menyebabkan sumber-sumber energi terbarukan menjadi alternatif yang semakin dimaksimalkan pemanfaatannya. Energi angin, yang merupakan salah satu energi terbarukan, dapat dikonversi menjadi energi listrik dengan cara menggerakkan generator listrik melalui perubahan gerak rotasi sudu turbin. Salah satu konsep turbin angin yang umum digunakan adalah turbin angin Savonius. Turbin ini dikenal memiliki efesiensi rendah, akan tetapi konstruksinya yang murah dan sederhana, serta dapat menerima angin dari segala arah dan torsi awal yang tinggi. Fokus penelitian ini adalah bagaimana menguji unjuk kerja turbin angin Savonius 2 tingkat sehingga dapat digunakan sebagai pembangkit listrik skala kecil melalui energi terbarukan yaitu angin sebagai sumber energi. Berdasarkan pada pengujian dengan beban generator, pada kecepatan angin 6,73 m/s, maka putaran maksimum yang dihasilkan Turbin angin Savonius 2 (dua) tingkat adalah 78 rpm dengan daya bangkitan 179.23 W. Putaran minimum yang dihasilkan adalah 30 rpm dan daya yang dibangkitkan adalah 4.91 W pada kecepatan angin 2.03 m/s. Sedangkan pada pengujian tanpa beban generator, putaran maksimum yang dihasilkan Turbin angin Savonius 1 (satu) tingkat adalah 83 rpm dengan daya yang dibangkitkan adalah 103.75 W pada kecepatan angin 7.01 m/s. Putaran minimum yang dihasilkan adalah 32 rpm dan daya yang dibangkitkan adalah 3.43 W pada kecepatan angin 2.25 m/s.
Kaji Eksperimental Kolektor Surya Dengan Parafin Sebagai Penyimpan Energi Panas Zaini Zaini; Dailani Dailani; Ahmad Syuhada
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v1i01.719

Abstract

Sebagian besar aplikasi pemanfaatan energi surya untuk pemanas air. Meskipun, pemanas air surya sudah umum digunakan, penelitian untuk meningkatkan kinerja sistem selalu diperlukan. Pada penelitian ini telah dirancang satu pemanas air surya yang dapat diandalkan untuk menyediakan panas pada cuaca berawan atau saat ketersediaan sinar surya dalam jangka pendek.Pemanas air surya yang dirancang dan dibuat adalah pemanas air surya tipe thermoshipon dengan kolektor plat datar berkuran 160 cm x 100 cm x 10 cm. Untuk peningkatan kinerja sistem digunakan material penyimpan panas yang diletakkan menyatu dalam kolektor. Sebagai material penyimpan panas digunakan lilin parafin. Pengujian sistem pemanas air yang dilengkapi dengan material penyimpan panas dilakukan pada kondisi cuaca Kota Banda Aceh. Dari hasil pengujian menunjukkan sistem pemans air mampu menaikkan temperatur air sampai 60 oC padakondisi hari cerah. Pengguanan material penyimpan panas mampu mempertahankan temperatur air pada 40-45 oC sampai jam 20:00 malam, dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penempatan lilin parafin sebagai material penyimpan panas menyatu dalam kolektor akan mampu meningkatkan efisiensi sistem pemanas air surya.
Kaji Eksperimental Kolektor Surya Dilengkapi Material Penyimpan Energi Panas Muhammad Amin; T.M.I Riayatsyah
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v1i01.720

Abstract

Pemanfaatan energi surya sebagian besar untuk pemanas air. Sistem pemanas air surya sudah umum digunakan namun masih memiliki beberapa hambatan sehingga selalu diperlukan penelitian untuk meningkatkan kinerja sistem pemanas air surya. Pada penelitian ini telah dirancang pemanas air surya yang dapat diandalkan untuk menyediakan air panas pada saat tidak tersedianya energi matahari atau sinar surya dalam jangka pendek. Pemanas air surya yang dirancang dan dibuat berukuran panjang 465 mm x 365 mm x 15 mm. Untuk meningkatkan kinerja sistem digunakan material penyimpan energi panas (PCM) diletakkan didalam kolektor surya yang berbentuk bola- bola. Material yang digunakan untuk penyimpan energi panas yaitu lilin lebah (beeswax). Pengujian sistem pemanas air surya dilakukan dilingkungan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala dengan kondisi cuaca Kota Banda Aceh. Dari hasil pengujian ditunjukkan sistem pemanas air surya mampu mencapai 58 0C, penggunaan material penyimpan energi panas mampu menaikkan temperatur air yang telah diganti pada temperatur 40 0C selama 2-3 jam sedangkan radiasi surya dan temperatur ruang kaca mulai menurun. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwamenggunakan material berubah fasa (PCM) sebagai material penyimpan energi panas akan mampu meningkatkan dan mempertahankan kinerja sistem pemanas air surya.
Perencanaan Ketel Uap Menggunakan Bahan Bakar Biomassa Sawit Dengan Kapasitas Uap 100 Ton/Jam Pada Daerah Aceh Selatan Ibrahim Ibrahim; Aqli Bill Haqqi
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v1i01.721

Abstract

Ketel uap/boiler merupakan suatu peralatan atau sistem yang bertujuan untuk merubah air menjadi uap yang berguna. Uap yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pembangkit tenaga. Perencanaan ketel uap ini termasuk pada skala besar dengan kapasitas uap yang dihasilkan sebesar 100 ton/jam menggunakan bahan bakar biomassa sawit (tandan kosong sawit/tankos dan cangkang) sebagai sumber bahan bakar. Ketel uap ini direncanakan pada daerah Aceh Selatan, dengan perkiraan penghasilan tandan kosong sawit sekitar 1,8 ton/jam. Ketel uap dengan kapasitas besar diharapkan bisa digunakan sebagai pembangkit energi listrik. Ketel uap ini direncakan dapat menghasilkan uap pada temperatur 100 120 oC. Tekanan uap di rencanakan 35 kg/cm. Jenis yang dirancang adalah ketel uap pipa air. Bahan ketel menggunakan bahan carbon steel.
Karakteristik Batubara Pada Cekungan Meulaboh Di Kabupaten Aceh Barat Dan Nagan Raya, Provinsi Aceh Hamdani Umar; Yossi Oktarini
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v1i01.722

Abstract

Batubara adalah batuan organik yang memiliki sifat-sifat fisika dan kimia yang kompleks yang mempengaruhi potensi kegunaannya. Kualitas batubara ditentukan oleh maseral dan mineral matter penyusunnya. Penentuan kualitas batubara dilakukan melalui analisis kimia pada batubara yang diantaranya berupa analisis proksimat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik batubara yang meliputi sifat kimia yang terkandung pada batubara Cekungan Meulaboh di Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya, Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan 30 sampel data batubara dari lokasi yang berbeda-beda. Analisis kualitas dari batubara dilakukan melalui analisis proksimat terhadap parameter kualitas batubara yang meliputi kandungan air (moisture content), kandungan abu (ash content), zat terbang (volatile matter), karbon tertambat (fixed carbon), kandungan sulfur (sulfur content) dan kalori (calorific value).
Analisis Pemanfaatan Boil-Off Gas Sebagai Bahan Bakar Kapal Pengangkut Gas Rizal, Teuku Azuar; Umar, Hamdani; Amin, Muhammad
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v1i01.723

Abstract

Kapal pengangkut LNG merupakan sarana utama yang paling handal dalam transportasi LNG di dunia. Dalam operasionalnya, setiap kapal pengangkut LNG akan menghasilkan boil-off gas akibat ekspansi dari tangki penyimpan LNG. Jumlah rata-rata BOG yang dapat dihasilkan adalah 0,15% dari kapasitas tangki ruang muat per hari. Untuk itu, ada peluang untuk memanfaatkan BOG sebagai bahan bakar kapal pengangkut LNG. Salah satu sistem penggerak mula yang dapat memanfaatkan BOG adalah penggerak mula yang menggunakan siklus gabungan turbin gas dan turbin uap. Paka kajian ini telah dilakukan analisa perbandingan penggunaan siklus kombinasi dengan 3 alternatif keluaran daya. Siklus kombinasi yang menjadi pilihan adalah yang membutuhkan bahan bakar yang rendah dan menghasilkan daya yang besar. Dari hasil analisa untuk kapal pengangkut dengan volume LNG 138.000 m3, diperoleh kombinasi turbin gas dengan daya keluar 25.060 KW dan turbin uap 5.000 KW, akan dapat beroperasi menggunakan BOG sebagi bahan bakar dibandingkan dengan kombinasi daya turbin gas 14.900 KW dan turbin uap 15.000 KW akan membutuhkan bahan bakar tambahan untuk penyediaan panas pada HRSG.
Pemetaan Laju Korosi Atmosferik Baja Konstruksi Di Industri Pabrik Kelapa Sawit; (Studi Kasus di PT Ensem Sawita) Muhammad Zulfri; Nurdin Ali; Syarizal Fonna; Syifaul Huzni; Banta Cut; Husaini .; Sri Mulyati
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v5i01.724

Abstract

Penyebab utama kegagalan dini infrastuktur baik terhadap sarana perumahan rakyat, fasilitas umum maupun industri adalah korosi. Terkait dengan industri yang tumbuh dan berkembang dengan pesat di Provinsi Aceh terutama Pabrik Kelapa Sawit (PKS), eksistensinya patut diperhatikan menyangkut dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat operasionalnya seperti limbah padat, cair dan gas. Limbah fasa gas terjadi karena penguraian zat organik yang terkandung dalam limbah cair, hasil pembakaran bahan bakar pada ketel uap (boiler). Sedangkan limbah fasa cair sebagian besar dihasilkan dari unit proses yang berasal dari pengembunan uap air. Kondisi ini menjadikan infrastruktur khususnya baja dilingkungan PKS menjadi lebih rentan terhadap serangan korosi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dampak operasional PKS terhadap korosi infrastruktur. Korosi infrastruktur difokuskan pada pengukuran tingkat korosifitas atmosferik pada baja konstruksi PKS dan infrastuktur pemukiman di lingkungannya. Beberapa baja yang dipakai oleh pabrik akan dipilih menjadi spesimen. Laju korosi dihitung dengan metode kehilangan massa dengan merujuk standar ASTM G50 Lokasi PKS dipilih di PKS PT Ensem Sawita. Hasil keseluruhan setelah dilakukan spesimen uji dilakukan eksposure selama 4 (empat) bulan lokasi tersebut, menunjukkan tingkat laju korosi yang terjadi pada 5 (lima) jenis baja konstruksi tersebut masih berada dalam batas ketahanan korosi relatif atau relative corrosion resistance nya dan masih digolongkan dalam kategori outstanding (< 1mpy). Sehingga pemakaian baja konstruksi dengan jenis baja plat strip, baja siku, baja silinder, baja plat pasaran dan baja karbon rendah relatif aman dilingkungan pabrik kepala sawit dan sekitarnya.
KARAKTERISTIK PERUSAHAAN KONSTRUKSI KUALIFIKASI KECIL DALAM PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN RESIKO DI KABUPATEN ACEH TIMUR, ACEH TAMIANG DAN KOTA LANGSA Yulina Ismida; Ipak Neneng Mardiah Bukit; Yusnawati Yusnawati
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 5 No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v5i02.726

Abstract

Kemampuan perusahaan konstruksi kualifikasi kecil terhadap pengelolaan resiko proyek merupakan kemampuan strategis dalam pengelolaan proyek konstruksi. Karakterisitik proyek yang bersifat sementara dengan sumber daya yang terbatas, memberikan peluang terjadinya resiko sangat tinggi. Manajemen resiko seharusnya diterapkan sejak awal inisiasi proyek dan harus menjadi bagian integral dari keseluruhan daur hidup proyek. Namun demikian, tidak semua perusahaan konstruksi kualifikasi kecil memiliki keamampuan dalam perencanaan resiko. Tahapan dalam manajemen resiko ada enam yaitu perencanaan resiko, identifikasi resiko, analisis resiko, penanganan resiko, monitoring dan evaluasi resiko dan pengawasan resiko. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran karakter perusahaan konstruksi kualifikasi kecil dan apa yang dilakukan perusahaan dalam tahapan sistem manajemen resiko tersebut. Lokasi penelitian adalah perusahaan konstrukis di tiga Kabupaten/Kota Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang dan Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan interview (wawancara) dan penyebaran angket (kuesioner). Pengujian yang dilakukan adalah validitas dan reliabilitas menggunakan Pearson Correlation Product Moment (PPM) dan Cronbach Alpha coefficient. Analisa hasil kuesioner menjelaskan prioritas resiko, dan dilanjutkan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mendapatkan hirarki antar variable dalam kuesioner. Batasan penelitian adalah empat tahapan pelaksanaan manajemen resiko yaitu identifikasi, analisis, pengananan dan monev resiko. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuesioner bernilai valid dengan nilai koefisien reliabilitas sebesar 0.828 dibandingkan dengan nilai rtabel = 0.274. Berdasarkan metode AHP, keterkaitan antar kriteria menunjukkan prioritas manajemen resiko adalah pada pengananan resiko. Sedangkan masing-masing elemen menunjukkan prioritas terhadap identifikasi jadwal pelaksanaan proyek, analisis sensitifitas alternatif penanganan, menghindari terjadinya resio dan koreksi desain. Prioritas yang dipilih oleh responden memberikan penilaian terhadap penerapan manajemen resiko oleh perusahaan kualifikasi kecil yang masih rendah.
Simulative Study of Fuel Performance of Jatropha Curcas Biodiesel versus Palm Oil Biodiesel on Fishing Vessel Rizal, Teuku Azuar; Umar, Hamdani
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v5i01.730

Abstract

The paper is investigated the application of Jatropha Curcas biodiesel (JCFAME) as well as Palm biodiesel (PFAME) as an alternative fuel and its performance effect in the diesel engines using Diesel–RK computational simulation. Both alternative fuel was simulated to run in four stroke marine diesel engine with 65 HP and single cylinder engine at 178 g/HP.h fuel consumption rate. The computational model will be running on different diesel fuel mode to simulate and investigate each fuel effect upon engine performance. The result of the simulation shown the effect of each alternative fuel in terms of rpm against brake mean effective pressure (BMEP), rpm against power and rpm against specific fuel consumption (SFC). Also, the comparison will be presented in term of Compression Ratio (CR) against BMEP, CR against SFC and CR against Thermal Efficiency (TE).
Kaji Eksperimenal Pemanas Air Untuk Skala Rumah Tangga Fazri Amir; Teuku Azuar Rizal; Muhammad Amin; Doni Risthiawan; Hamdani Umar; Nazaruddin Nazaruddin
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v5i01.732

Abstract

Sebagian besar aplikasi energi surya untuk pemanas udara. Meskipun, pemanas air surya sudah umum digunakan, penelitian untuk meningkatkan kinerja sistem selalu diperlukan. Pada penelitian ini telah dirancang satu pemanas air surya yang dapat diandalkan untuk menyediakan panas pada cuaca berawan atau saat disetujui sinar matahari dalam jangka pendek. Pemanas air surya yang dirancang dan dibuat adalah pemanas air surya tipe termoshipon dengan kolektor plat datar berkuran 160 cm x 100 cm x 10 cm. Untuk Meningkatkan kinerja sistem yang digunakan bahan penyimpan panas yang ditempatkan menyatu dalam kolektor. Pengujian sistem pemanas udara yang dilengkapi dengan bahan penyimpan panas dilakukan pada kondisi cuaca Kota Langsa. Dari hasil pengujian membuktikan sistem pemans udara mampu menaikkan suhu udara hingga 55 oC pada kondisi hari cerah. Pengguanan bahan penyimpan panas mampu mempertahankan suhu udara pada 35-45 o C sampai jam 20:00 malam, dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bahan penyimpan panas di kolektor akan mampu meningkatkan efisiensi sistem pemanas air surya.

Page 3 of 16 | Total Record : 160