cover
Contact Name
Sumiati
Contact Email
sumiati@unismuh.ac.id
Phone
+6285399471771
Journal Mail Official
sumiati@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No.259, Gn. Sari, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90221
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
IQRA : Jurnal Magister Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 25805304     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
IQRA: Jurnal Pendidikan Islam ISSN 2580-5304 (Online/elektronik) merupakan platform akademis yang berkomitmen untuk menerbitkan artikel-artikel berkualitas tinggi yang terkait dengan institusi pendidikan Islam yang memiliki afiliasi tertentu. Jurnal ini berfokus pada berbagai aspek pendidikan Islam pada tingkat mikro, meso, dan makro. Dengan menyajikan wacana ilmiah yang mendalam, IQRA memberikan kontribusi dalam pemahaman filsafat pendidikan Islam, kajian kepemimpinan madrasah, serta dinamika politik pendidikan Islam. Dalam meliput tingkat mikro, IQRA mengeksplorasi esensi pendidikan Islam sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari di tingkat individual dan keluarga. Analisis filosofis terkait pendidikan Islam membantu membentuk pemahaman yang lebih mendalam terhadap nilai-nilai fundamental yang terkandung dalam sistem pendidikan tersebut. Pada tingkat meso, jurnal ini membahas aspek kepemimpinan madrasah, menyoroti tantangan dan inovasi yang dihadapi oleh para pemimpin pendidikan Islam di tingkat lembaga. Di sisi lain, pada tingkat makro, IQRA mengeksplorasi peran politik pendidikan Islam dalam konteks sosial dan politik yang lebih luas. Dengan fokus pada berbagai dimensi ini, Jurnal IQRA bertujuan untuk menjadi sumber rujukan yang berharga bagi para akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan yang tertarik dalam mengembangkan dan memahami pendidikan Islam secara holistik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 107 Documents
Konsep Pendidikan Akhlak dalam Pendidikan Islam Agil Husain Abdullah
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 6 No. 1 (2026): IQRA: JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis moral dan anomali adab yang kerap terjadi di kalangan peserta didik pada era modern menegaskan urgensi pendidikan akhlak agar diprioritaskan di atas pencapaian kognitif semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual mengenai esensi dan implementasi pendidikan akhlak dalam perspektif pendidikan Islam. Melalui pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi dari berbagai literatur relevan dan dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak merupakan manifestasi praksis dari akidah yang lurus, yang berfungsi sebagai kompas moral bagi seorang Muslim. Telaah pemikiran tokoh pendidikan Islam seperti Ibnu Qayyim, Imam Al-Ghazali, dan Sa'id Hawwa mengungkapkan bahwa pendidikan akhlak bertumpu pada pelestarian fitrah, penyucian jiwa (tazkiyat an-nafs), serta pembentukan kepribadian Islami yang menyeluruh. Di Indonesia, orientasi ini selaras dengan tahapan capaian pembelajaran nasional yang dirancang sistematis, mulai dari pengenalan budi pekerti dasar pada anak usia dini hingga tahap pencegahan penyakit hati dan sosial pada tingkat menengah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan akhlak merupakan ikhtiar sadar, holistis, dan berkesinambungan yang esensial untuk membentuk generasi berakhlak mulia (akhlakul karimah) yang mampu menghadirkan keharmonisan relasi dengan Allah Ta'ala, sesama manusia, dan alam semesta.  
Strategi Promosi dan Komunikasi dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat di TPQ Baitul Ghoni Kota Malang Rifa'i Ahmad Suzaki; Herman Silvia Isna Auladah; Qonita Shofia Niswah; Choirul Luthfi Muhammad; Budianto Langgeng
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 6 No. 1 (2026): IQRA: JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur'an Education Park (TPQ) is a non-formal Islamic educational institution that plays an important role in shaping children's religious character from an early age. However, the development of non-formal Islamic educational institutions still faces various challenges, particularly in promotion and communication, which affect community participation. This study aims to analyze the promotion and communication strategies implemented at TPQ Baitul Ghoni Malang City, identify the obstacles encountered, and formulate efforts to increase community participation. This study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Research informants consisted of the head of TPQ, teachers, parents, and community leaders. The results showed that the effectiveness of promotion and communication at TPQ Baitul Ghoni still faces several challenges, including limited utilization of digital media, ineffective internal communication coordination, low parental involvement through digital communication media, and the absence of a strong institutional branding strategy. Therefore, optimizing social media, strengthening internal communication, utilizing digital technology, and developing partnerships with the community are necessary to increase community participation in non-formal Islamic educational institutions.
Studi Filsafat Pendidikan Islam: Aliran-Aliran dalam Filsafat Pendidikan Islam Dwi Suci Maharani; Rinawati Rinawati; Suriani K Suriani K; M. Amin M.Amin
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 6 No. 1 (2026): IQRA: JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk landasan konseptual dan arah pengembangan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji berbagai aliran dalam Filsafat Pendidikan Islam serta karakteristik dan kontribusinya terhadap pemikiran dan praktik pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis sumber-sumber klasik dan kontemporer yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat beberapa aliran utama dalam Filsafat Pendidikan Islam, antara lain aliran religius-normatif, rasional-filosofis, dan pragmatis-rekonstruktif. Setiap aliran memiliki pandangan tersendiri mengenai tujuan pendidikan, peran pendidik dan peserta didik, serta metode pembelajaran. Pemahaman terhadap aliran-aliran tersebut memberikan wawasan yang komprehensif dalam merumuskan sistem pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar ajaran Islam. Dengan demikian, kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi akademisi dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan pendidikan Islam yang integratif dan berkelanjutan.
Tujuan dan Fungsi Filsafat Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter Insan Kamil Masiadi Masiadi; Sulaeha Ardiwah; Musakkir Musakkir; Muh Amin
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 6 No. 1 (2026): IQRA: JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dalam konteks Islam merupakan sarana pembinaan akhlak dan keimanan yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis tujuan filsafat pendidikan Islam serta fungsinya dalam konteks pembelajaran dan pengembangan pendidikan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa tujuan utama filsafat pendidikan Islam adalah membentuk kepribadian muslim yang berakhlak mulia, berilmu, dan mendekatkan hamba kepada Penciptanya. Fungsi filsafat pendidikan Islam mencakup peran sebagai landasan filosofis bagi kebijakan pendidikan, pedoman penyusunan kurikulum, serta alat seleksi terhadap nilai-nilai luar agar tetap selaras dengan ajaran Islam. Kesimpulannya, filsafat pendidikan Islam memberikan arah fundamental dalam membentuk insan kamil yang beriman dan bertakwa.
Tinjauan Menyeluruh tentang Definisi dan Ruang LingkupManajemen Pendidikan Islam Modern Fahmi Fahmi; Abd Haris Abd Haris; Irsyadah Ibrahim Irsyadah Ibrahim; Andi Amiruddin Andi Amiruddin
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 6 No. 1 (2026): IQRA: JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen pendidikan Islam merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada proses administratif, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan moral Islam. Penelitian ini membahas definisi dan ruang lingkup manajemen pendidikan Islam secara komprehensif untuk memberikan pemahaman teoritis dan praktis mengenai pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep manajemen pendidikan Islam secara etimologis dan terminologis, serta memetakan ruang lingkup manajemennya yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengawasan, kurikulum, peserta didik, pendidik, sarana prasarana, keuangan, dan hubungan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan menganalisis literatur terkait manajemen pendidikan Islam klasik maupun kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan Islam memiliki karakteristik khas yaitu integrasi nilai-nilai syariat dalam setiap proses pengelolaan pendidikan. Ruang lingkup manajemennya meliputi seluruh komponen pendidikan yang bekerja secara sistematis dan terpadu untuk mewujudkan tujuan pendidikan Islam. Kesimpulannya, manajemen pendidikan Islam berperan penting dalam mengarahkan lembaga pendidikan agar berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan ajaran Islam
Materi Kurikulum dalam Filsafat Pendidikan Islam Asmi Fakhrunnisa; Rosmini; Muammar Kadafi; Muh Amin Umar
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 6 No. 1 (2026): IQRA: JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan elemen fundamental dalam sistem pendidikan Islam karena berfungsi sebagai instrumen utama dalam mentransmisikan nilai, pengetahuan, dan tujuan pendidikan. Dalam perspektif filsafat pendidikan Islam, kurikulum tidak hanya dipahami sebagai kumpulan mata pelajaran, melainkan sebagai refleksi dari pandangan hidup (worldview) Islam yang berakar pada tauhid. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep materi kurikulum dalam filsafat pendidikan Islam dengan menekankan landasan filosofis, epistemologis, dan aksiologisnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis filosofis-kritis terhadap karya-karya tokoh pendidikan Islam klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa materi kurikulum pendidikan Islam harus bersifat integratif, holistik, dan kontekstual, mencakup pengembangan aspek spiritual, intelektual, moral, dan sosial peserta didik. Dengan demikian, kurikulum pendidikan Islam diharapkan mampu membentuk insan kamil yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia serta responsif terhadap dinamika zaman.
Konsep Manusia dalam Filsafat Pendidikan Islam Sri Damayanti Syam; Zulfahmi Zulfahmi; Jufri Sabae; M Amin
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 6 No. 1 (2026): IQRA: JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membahas hakikat manusia dalam perspektif filsafat pendidikan Islam serta implikasinya terhadap konsep dan praktik pendidikan Islam. Permasalahan utama yang dikaji meliputi hakikat manusia sebagai makhluk pendidikan, pandangan filsafat pendidikan Islam tentang manusia, serta implikasi konsep penciptaan manusia terhadap filsafat pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan menelaah sumber-sumber primer berupa Al-Qur’an dan literatur filsafat pendidikan Islam, serta sumber-sumber sekunder berupa buku dan artikel ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manusia dalam filsafat pendidikan Islam dipahami melalui tiga konsep utama, yaitu al-basyar yang menekankan aspek biologis dan jasmaniah, al-insan yang menegaskan potensi rasional, moral, dan spiritual manusia, serta an-nās yang merepresentasikan dimensi sosial dan kolektif manusia. Ketiga konsep tersebut menegaskan bahwa manusia merupakan subjek sekaligus objek pendidikan yang memiliki potensi fitrah berupa akal, qalbu, dan jasmani yang harus dikembangkan secara terpadu melalui proses pendidikan sepanjang hayat. Implikasi konsep penciptaan manusia terhadap filsafat pendidikan Islam menuntut adanya sistem pendidikan yang holistik, berorientasi pada pengembangan manusia seutuhnya, serta berlandaskan nilai-nilai ilahiah. Dengan demikian, filsafat pendidikan Islam berfungsi sebagai landasan normatif dan filosofis dalam merumuskan tujuan, metode, dan arah pendidikan Islam agar mampu melahirkan manusia beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Page 11 of 11 | Total Record : 107