cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
khidmatjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Khidmat : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30312795     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Khidmat is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 166 Documents
Penerapan Model Discovery Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Q.S AT-TIN 95:30 Fitriani, Fitriani
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Penerapan Model Discovery learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Q.S At-Tin 95:30. Untuk mengetahui kemampuan siswa sebelum menggunkan metode penerapan model Discovery learning rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi Q.S.At-Tin Kelas IV SDN 016531 Sei Nadoras Tahun Pelajaran 2023/2024 " Melalui pembelajaran Problem based learning dapat meningkatkan ketrampilan aktivitas siswa, hasil belajar, pada pembelajaran PAI materi Quran surat AT-tin pada siswa kelas IV SDN 016531 Sei Nadoras yang ditunjukkan pada pengamatan saat pembelajaran berlangsung dan dapat terlihat dengan meningkatnya hasil belajar siswa pada siklus I adalah 41,5%, pada siklus II adalah 91%. Hal ini tampak bahwa peserta didik memahami cara baca Al-quran dengan baik.
Efektivitas Pembelajaran Daring oleh Guru PAI dalam Meningkatkan Keberagaman Pemahaman Siswa SDN 016505 Taman Sari Usifa, Nisa
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran daring yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 016505 Taman Sari dan dampaknya terhadap keberagaman pemahaman siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran daring memberikan akses yang lebih luas terhadap materi ajar, terdapat tantangan dalam hal interaksi dan keterlibatan siswa. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi karena kurangnya interaksi langsung dengan guru. Namun, penggunaan media digital seperti video pembelajaran dan kuis interaktif membantu meningkatkan minat siswa. Selain itu, faktor pendukung seperti dukungan orang tua dan fasilitas teknologi berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran daring. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi guru dalam menggunakan teknologi untuk mengoptimalkan pembelajaran daring dan meningkatkan keterlibatan siswa. Dengan demikian, pembelajaran daring dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pendidikan agama, asalkan diimbangi dengan strategi yang tepat untuk mengatasi kendala yang ada.
Model Pembelajaran PAI Berbasis Gamifikasi Meningkatkan Minat dan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Keagamaan Di SDN 010033 Perk. Hessa Rani Samosir, Atika
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar sering kali menghadapi tantangan dalam meningkatkan minat dan partisipasi siswa. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar adalah dengan menerapkan model pembelajaran berbasis gamifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran PAI berbasis gamifikasi dan mengetahui faktor pendukung serta penghambatnya dalam meningkatkan minat dan partisipasi siswa di SDN 010033 Perk. Hessa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru PAI, direktur kurikulum, dan perwakilan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran PAI berbasis gamifikasi dapat meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran keagamaan. Faktor pendukung yang terlihat antara lain adanya permainan interaktif, pemberian poin dan hadiah, serta penggunaan teknologi yang memudahkan akses informasi. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi dan kurangnya kesadaran guru dalam menerapkan model ini. Pembelajaran berbasis gamifikasi telah terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penelitian sebelumnya. Dalam konteks PAI, model ini dapat diintegrasikan dengan materi keagamaan untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Guru PAI harus berinovasi dalam menggunakan teknologi untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan menyenangkan.
Peningkatan Keterampilan Guru PAI melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi di Sekolah Dasar Darna Samosir, Ismai
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis kompetensi dalam meningkatkan keterampilan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis kompetensi dapat meningkatkan keterampilan guru PAI dalam mengajar, terutama dalam hal penggunaan teknologi edukatif dan perancangan materi yang interaktif.Guru yang mengikuti pelatihan berbasis kompetensi menunjukkan peningkatan dalam keterampilan mengajar, seperti kemampuan menggunakan aplikasi pembelajaran daring dan merancang kegiatan belajar mengajar yang lebih dinamis. Selain itu, pelatihan juga membantu guru dalam mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif dengan siswa, sehingga meningkatkan motivasi belajar siswa.Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dalam implementasi pelatihan berbasis kompetensi, seperti keterbatasan waktu dan sumber daya. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah meningkatkan alokasi waktu dan sumber daya untuk pelatihan guru PAI. Selain itu, kerjasama dengan lembaga pendidikan lainnya juga perlu ditingkatkan untuk memperoleh sumber daya yang lebih luas.Dengan demikian, diharapkan keterampilan guru PAI dapat terus meningkat, sehingga dapat memberikan pengajaran yang lebih efektif dan meningkatkan kualitas pendidikan agama bagi siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pelatihan guru di bidang Pendidikan Agama Islam serta menjadi referensi bagi sekolah lain dalam menerapkan strategi serupa. Semoga abstrak ini memberikan gambaran jelas tentang tema penelitian yang lebih spesifik tentang peningkatan keterampilan guru PAI melalui pelatihan berbasis kompetensi di sekolah dasar.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis ICT di UPTD SDN 016503 Tanah Rakyat Lestari, Tri
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) serta pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada UPTD SDN 016503 Tanah Rakyat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ICT dalam pembelajaran PAI meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa secara signifikan. Guru menggunakan berbagai platform digital, seperti video pembelajaran, kuis interaktif, dan media sosial untuk menyampaikan materi ajar secara lebih variatif dan interaktif. Namun, hambatan yang dihadapi adalah kurangnya fasilitas pendukung dan rendahnya literasi digital sebagian siswa. Implementasi pembelajaran berbasis ICT memerlukan pelatihan intensif bagi guru agar mampu mengintegrasikan teknologi secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PAI berbasis ICT berpotensi mengembangkan kemampuan kritis dan analitis siswa serta relevan dengan tuntutan pendidikan di era digital. Diperlukan kolaborasi antara pemangku kepentingan pendidikan untuk mengatasi kendala dan memastikan pemanfaatan ICT yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengembangan kurikulum PAI yang lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
Implementasi Metode Pembelajaran Aktif oleh Guru PAI dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Siswa SD Yusleni, Yusleni
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode pembelajaran aktif oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan pemahaman keagamaan siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD). Metode pembelajaran aktif, yang mencakup diskusi kelompok, simulasi, serta permainan edukatif, telah terbukti efektif dalam melibatkan siswa secara langsung dalam proses belajar, sehingga meningkatkan pemahaman konseptual dan aplikatif terhadap ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran aktif dapat menciptakan suasana kelas yang interaktif, mendorong partisipasi siswa, dan menumbuhkan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi ajar seperti akidah, ibadah, dan akhlak. Faktor pendukung utama keberhasilan metode ini adalah kreativitas guru dalam menyusun materi pembelajaran dan keterlibatan siswa dalam setiap tahapan kegiatan. Adapun tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan waktu, kurangnya fasilitas pendukung, serta perbedaan karakteristik siswa. Temuan ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan untuk guru PAI guna meningkatkan keterampilan dalam menerapkan metode pembelajaran aktif serta pengadaan sarana pendukung yang memadai. Dengan demikian, pemahaman keagamaan siswa dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga mereka mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter Siswa Di UPTD SDN 016553 Aek Bange Marhaini, Marhaini
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan karakter siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran sentral dalam membentuk karakter siswa melalui beberapa strategi yang efektif.Guru PAI menerapkan strategi keteladanan, di mana mereka berperan sebagai contoh bagi siswa dengan menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai akhlak. Selain itu, guru juga menggunakan metode pembiasaan untuk membentuk kebiasaan baik pada siswa, seperti memberikan salam dan berdoa sebelum belajar. Diskusi kelompok juga digunakan untuk membahas isu-isu moral dan etika dalam konteks kehidupan sehari-hari, sehingga siswa dapat berbagi pengalaman dan belajar dari satu sama lain.Penggunaan media pembelajaran interaktif seperti video dan aplikasi pembelajaran juga terbukti efektif dalam menarik perhatian siswa dan memudahkan mereka memahami konsep-konsep akhlak. Keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan juga ditemukan sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai akhlak yang diajarkan di sekolah.Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan yang dihadapi oleh guru PAI, seperti kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar dan keterbatasan waktu dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah meningkatkan kerjasama antara guru dan orang tua serta menyediakan pelatihan bagi guru untuk mengembangkan metode pengajaran yang lebih inovatif.Dengan demikian, diharapkan nilai-nilai akhlak dapat tertanam dengan baik pada siswa, sehingga mereka dapat menjadi individu yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab di masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan agama Islam serta menjadi referensi bagi praktik pendidikan di masa depan. Semoga abstrak ini memberikan gambaran jelas tentang tema penelitian yang lebih spesifik tentang peran guru PAI dalam pembentukan karakter siswa di sekolah dasar.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru PAI terhadap Prestasi Belajar Siswa di SDN 013862 Punggulan Lestari, Endang
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap prestasi belajar siswa di Sekolah Dasar SDN 013862 Punggulan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 siswa dan wawancara dengan 5 guru PAI. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,75. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi pedagogik guru berkontribusi pada peningkatan prestasi belajar siswa.Guru PAI yang memiliki kompetensi pedagogik yang baik mampu merancang pembelajaran yang efektif, mengelola kelas dengan baik, serta menggunakan metode pengajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor pendukung, seperti keterlibatan orang tua dan fasilitas belajar yang memadai. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya sumber daya dan waktu pelatihan bagi guru masih perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah meningkatkan program pelatihan bagi guru PAI untuk memperkuat kompetensi pedagogik mereka, sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan agama Islam di tingkat dasar dan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.
Strategi Guru PAI Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlak Pada Siswa Sekolah Dasar Rosa Indah, Nurhayani
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai akhlak pada siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan berbagai strategi efektif untuk menanamkan nilai-nilai akhlak, seperti: Pembelajaran Berbasis Proyek: Guru menggunakan proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari untuk membuat siswa memahami nilai-nilai akhlak dalam konteks yang lebih nyata. Diskusi Kelompok: Guru mengadakan diskusi kelompok untuk memfasilitasi siswa dalam berbagi pengalaman dan memahami nilai-nilai akhlak dari berbagai sudut pandang. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai akhlak yang diajarkan di sekolah. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar dan keterbatasan waktu dalam pembelajaran menjadi hambatan dalam implementasi strategi tersebut.Penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah meningkatkan kerjasama antara guru dan orang tua serta menyediakan pelatihan bagi guru untuk mengembangkan metode pengajaran yang lebih inovatif. Dengan demikian, diharapkan nilai-nilai akhlak dapat tertanam dengan baik pada siswa, sehingga mereka dapat menjadi individu yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab di masyarakat. Semoga abstrak ini memberikan gambaran jelas tentang tema penelitian yang lebih spesifik tentang strategi guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai akhlak pada siswa sekolah dasar.
Kendala dan Solusi dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Br Lubis, Novalina
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar, serta mencari solusi yang efektif untuk mengatasi kendala tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya motivasi siswa, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan kurangnya dukungan dari orang tua. Selain itu, guru juga menghadapi tantangan dalam mengadaptasi metode pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa modern.Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa solusi yang dapat diimplementasikan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Salah satu solusi adalah dengan menggunakan teknologi edukatif yang dapat membuat pembelajaran lebih interaktif dan menarik. Selain itu, guru juga dapat meningkatkan motivasi siswa dengan memberikan penghargaan dan pujian yang berkelanjutan. Dukungan dari pihak sekolah dan kerjasama dengan orang tua juga sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI.Penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah meningkatkan infrastruktur teknologi dan menyediakan pelatihan bagi guru untuk mengembangkan keterampilan penggunaan teknologi edukatif. Selain itu, kerjasama dengan orang tua dan komunitas lokal juga perlu ditingkatkan untuk memperkuat dukungan yang diberikan kepada siswa. Dengan demikian, diharapkan proses pembelajaran PAI di sekolah dasar dapat lebih efektif dan meningkatkan kualitas pendidikan agama bagi siswa. Semoga abstrak ini memberikan gambaran jelas tentang tema penelitian yang lebih spesifik tentang kendala dan solusi dalam proses pembelajaran PAI di sekolah dasar.

Page 9 of 17 | Total Record : 166