cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
khidmatjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Khidmat : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30312795     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Khidmat is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 166 Documents
Kurikulum PAI Berwawasan Anti Korupsi Nuraisyah, Nuraisyah
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kurikulum PAI berwawasan anti korupsi. Studi ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis dari berbagai sumber tertulis berupa buku dan jurnal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berwawasan anti korupsi harus mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab ke dalam setiap aspek pembelajaran, mulai dari konten hingga metode pengajaran dan evaluasi. Dengan melibatkan analisis kebutuhan, pengembangan materi yang relevan, penggunaan metode interaktif, serta keterlibatan orang tua dan masyarakat, kurikulum ini dapat menjadi alat efektif untuk membentuk karakter siswa.
Peningkatan Keterampilan Peserta Didik Dalam Pengolahan Keripik Salak Melalui Metode Praktek Hasibuan, Widia Hairani
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Peningkatan keterampilan peserta didik XII APHP SMK Negeri 1 Batangtoru dalam Pengolahan keripik salak melalui metode praktek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peningkatan Pemahaman Teori dan Praktik Metode praktek secara langsung memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menerapkan teori yang telah dipelajari dalam proses nyata. Hal ini meningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka dalam mengolah bahan baku menjadi produk jadi, seperti keripik salak. 2) Keterampilan Teknis yang Lebih Baik Dengan seringnya praktek, keterampilan teknis peserta didik, seperti pemilihan bahan, teknik penggorengan yang tepat, dan penggunaan alat yang sesuai, menjadi lebih terasah. Kesalahan yang sering terjadi di awal dapat diperbaiki melalui pembelajaran dari pengalaman langsung. 3) Peningkatan Kepercayaan Diri Pengalaman praktek secara langsung membuat peserta didik lebih percaya diri dalam mengolah keripik salak. Mereka lebih terbiasa dengan proses produksi dan lebih siap menghadapi tantangan dalam industri pengolahan makanan di masa depan. 4) Kreativitas dan Inovasi Praktek memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan ide-ide baru dalam menciptakan variasi produk keripik salak. Melalui eksplorasi berbagai teknik dan bahan tambahan, mereka mampu menciptakan produk yang lebih menarik dan berpotensi diterima di pasaran. 5) Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Selama praktek, peserta didik sering bekerja dalam kelompok, yang membantu mereka mengembangkan keterampilan komunikasi, kerjasama, dan manajemen waktu, yang penting dalam dunia kerja. Secara keseluruhan, metode praktek terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan peserta didik, baik dari segi teknis maupun non-teknis, sehingga mereka lebih siap menghadapi dunia industri.
Project Based Learning Pengolahan Roti Manis SMK Negeri 1 Batangtoru Nainggolan, Helperika Nursaria
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk project based learning pengolahan roti manis SMK negeri 1 batangtoru. Di dalam roti mengandung protein yang cukup tinggi yang dapat digunakan di dalam menyehatkan serta membantu perkembangan otot manusia. Kandungan senyawa vitamin ddalam roti goreng berfungsi sebagai vitamin untuk membantu penyerapan kalsium bagi tulang, senyawa lemak yang ada di dalam makanan ini dapat menjaga kesehatan kulit manusia, sedangkan kandungan karbohidrat serta lemak yang di perlukan tubuh sebagai cadangan energi. Produk biskuit terdiri dari berbagai bentuk dan mempunyai struktur lebih padat dengan tektur mulai dari rapuh atau renyah sampai relatif keras, serta kadar airnya rendah sehingga lebih awet dari pada roti.
Hubungan Persepsi Siswa Tentang Pemberian Hukuman Dalam Pembelajaran PAI Jumini, Jumini
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi merupakan cara untuk mendapatkan pengetahuan khususnya tentang kejadian pada saat tertentu, maka persepsi tersebut terjadi kapan saja jika stimulus dirasakan oleh indera. Adanya perubahan persespsi, menunjukkan bahwa persepsi adalah bersifat aktif dan selektif. Penilaian/interpretasi selanjutnya akan berpengaruh pada cara/perilaku siswa terhadap guru. hukuman merupakan salah satu alat yang diperlukan dalam suatu pendidikan. Hukuman diberikan sebagai akibat dari pelanggaran, kejahatan, atau kesalahan yang dilakukan anak didik. Pemberian hukuman tidak bisa sembarangan, ada peraturan mengaturnya. Dapat diartikan bahwa hukuman itu ada kategori dan kriteria untuk menerapkannya dalam membantu peningkatan aktivitas belajar dalam pendidikan.Sedangkan Purwanto menjelaskan bahwa hukuman adalah penderitaan yang diberikan atau ditimbulkan dengan sengaja oleh seseorang (orang tua, guru, dan sebagainya) sesudah terjadi suatu pelanggaran, kejahatan atau kesalahan. Dalam hal ini hukuman diterapkan apabila adanya pelanggaran yang dilakukan oleh siswa, baik di sengaja maupun tidak di sengaja.
Pengaruh Penggunaan Model pembelajaran Make A Match Dalam Pembelajaran PAI Pitriani, Adesyah
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan model pembelajaran sangatlah penting. Artinya, bagaimana pendidik dapat memilih kegiatan pembelajaran yang paling efektif dan efisien untuk menciptakan pengalaman belajar yang baik, yaitu yang dapat memberikan fasilitas kepada peserta didik mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan hasil pendidikan, tidak terkecuali dalam bidang Pendidikan Agama Islam salah satunya pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Mata pelajaran Akidah Akhlak merupakan satu bagian dari Pendidikan Agama Islam yang mempelajari tentang, tauhid, syirik, akhlak terpuji, akhlak tercela dan lain sebagainya. Model pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa, karena keunggulan dari model pembelajaran ini terletak pada segi kepraktisannya. Meskipun cukup praktis dan sederhana, model mencari pasangan dapat melatih serta mengkondisikan siswa bersikap mandiri sekaligus bekerjasama atau berkomunikasi dengan orang lain dalam suasana yang menyenangkan.
Meningkatkan Hasil Belajar PAI Melalui Penerapan Pembelajaran Accelerated Learning (AL) Taufik Siregar, Rahmat
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar merupakan suatu proses perubahan. Perubahan tidak hanya berkaitan dengan penambahan ilmu, tetapi juga berbentuk kecakapan, keterampilan, sikap, pengertian, harga diri, minat, watak, penyesuaian diri. Jelasnya menyangkut segala aspek organisme dan tingkah laku pribadi seseorang, yaitu, “Belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya”. Pembelajaran Accelerated Learning (AL) adalah metode pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan, kreatifitas, dan motivasi siswa. Metode ini juga membantu siswa untuk mencapai tujuan belajar secara maksimal. Beberapa prinsip pembelajaran AL adalah: Melibatkan seluruh tubuh, pikiran, emosi, indra, dan syaraf. Belajar adalah berkreasi, bukan mengkonsumsi, Kerja sama antar siswa membantu mempercepat proses pembelajaran, Pembelajaran berlangsung pada banyak tingkatan secara simultan Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam menerapkan pembelajaran AL adalah: Menciptakan suasana kondusif, Menghubungkan materi dengan pengetahuan sebelumnya, Memberikan gambaran besar materi, Menentukan tujuan. Pembelajaran AL merupakan inovasi dalam pendidikan yang didasarkan pada gagasan bahwa pengetahuan harus diciptakan dan dikonstruksi secara aktif oleh siswa.
Evektivitas Penggunaan Metode Pembelajaran Dalam Pembelajaran PAI Marpaung, Yanti
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas penggunaan metode pembelajaran adalah sejauh mana tujuan pembelajaran dapat dicapai oleh peserta didik. Pembelajaran yang efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan mengembangkan kemampuan mereka. Berikut beberapa indikator pembelajaran yang efektif: Pengelolaan pelaksanaan pembelajaran, Proses komunikatif, Respon peserta didik, Aktivitas belajar, Hasil belajar. Untuk memilih metode pembelajaran yang tepat, Anda dapat: Memahami materi yang akan dijelaskan, Menentukan tujuan pembelajaran, Memahami karakteristik siswa, Memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan materi dan karakteristik siswa. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas pembelajaran adalah: Pengorganisasian materi yang baik, Komunikasi yang efektif, Penguasaan dan antusiasme terhadap materi pelajaran, Sikap positif terhadap siswa . Metode pembelajaran sangat dibutuhkan dalam sekolah, khususnya bagi pembelajaran di dalam kelas. model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran tutorial. makin tepat metode yang digunakan oleh guru dalam mengajar, diharapkan makin efektif pula pencapaian tujuan pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif STAD Pada Materi Mobilitas Sosial Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah PAB 4 Patumbak II Arimbi, Nuriska Dwi; Ritonga, Sakti; Rohman, Fatkhur
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Mobilitas Sosial di kelas VIII MTs PAB 4 PATUMBAK II. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian quasi eksperimen. Sampel penelitian ini adalah tiga puluh siswa kelas VIII-A yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tiga puluh siswa kelas VIII-2 yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Uji t sampel berpasangan menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen pada materi mobilitas sosial jauh lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Setelah adopsi pembelajaran kooperatif STAD, kelas eksperimen mampu mencapai hasil belajar rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol.Hasil uji t-sampel independen menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki skor rata-rata 78,67 dengan simpangan baku 7,871 poin. Dengan skor rata-rata 72,73 dan simpangan baku 5,994, kelompok kontrol mencatat skor rata-rata tertinggi. Jika dibandingkan dengan model pembelajaran tradisional, hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif STAD menghasilkan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa yang lebih besar daripada model pembelajaran konvensional.
Pengaruh Pembelajaran Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SMPS Al-Washliyah 4 Medan Rahmdina Marpaung, Nabila
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis seberapa Pengaruh Pembelajaran Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SMPS Al-Washliyah 4 Medan dalam menentukan model pembelajaran yang mudah dan menarik pada kegiatan pembelajaran dikarenakan siswa salah satu faktor yang dapat meningkatkan pengetahuan dan mempermudah siswa dalam pembelajaran di kelas.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran bahwa siswa sangat berpengaruh dalam kegiatan pembelajaran, dari hasil penelitian ini kita bisa melihat dan membuktikan bahwasannya seberapa Pengaruh Pembelajaran Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SMPS Al-Washliyah 4 Medan.
Analisis Lingkungan Sosial Pesantren Terhadap Kemandirian Santri Ramatul Andika, Rahmat; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati, Gusmirawati
Khidmat Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan sosial di pesantren memiliki peran penting dalam mendorong pembentukan kemandirian santri, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana lingkungan sosial di Pondok Pesantren Iqra' memengaruhi tingkat kemandirian santri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analitik, penelitian ini mendalami dinamika interaksi sosial di lingkungan pesantren. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan santri, pengasuh, dan staf, observasi langsung terhadap kegiatan sehari-hari dan pola interaksi, serta analisis dokumen seperti pedoman kegiatan dan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial pesantren yang didukung oleh disiplin yang ketat, budaya kerja sama, dan tanggung jawab rutin berperan besar dalam membangun kemandirian santri. Namun, beberapa tantangan ditemukan, seperti perbedaan latar belakang sosial santri dan keterbatasan fasilitas, yang dapat memengaruhi efektivitas pembinaan. Kesimpulannya, lingkungan sosial pesantren memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengembangan kemandirian santri. Dengan pengelolaan yang lebih optimal, lingkungan ini dapat semakin mendukung pencapaian hasil yang lebih baik. Penelitian ini memberikan masukan bagi pengelola pesantren untuk menciptakan suasana yang lebih mendukung pengembangan kemandirian santri.

Page 10 of 17 | Total Record : 166