Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Articles
159 Documents
Konsep Pengelolaan Lingkungan Belajar Anak Melalui Kegiatan Indoor dan Outdoor di SDN 28 Bilah Hulu
Siregar, Juriani
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Lingkungan belajar adalah salah satu faktor terpenting terwujudnya pembelajaran. Suasana yang kondusif akan sangat berpengaruh pada proses belajar mengajar yang terjadi di sekolah. Suasana yang tenang akan mendorong anak mudah berkonsentrasi dalam pembelajaran. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep pengelolaan lingkungan belajar anak melalui kegiatan indoor dan outdoor di SDN 28 Bilah Hulu?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep pengelolaan lingkungan belajar anak melalui kegiatan indoor dan outdoor di SDN 28 Bilah Hulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pengelolaan lingkungan belajar anak melalui kegiatan indoor dan outdoor di SDN 28 Bilah Hulu. dilakukan melalui bermain. Pada kegiatan indoor permainan yang dilakukan yaitu mewarwani buah apel, dan kantong bilangan. Sedangkan pada kegiatan outdoor permainan yang dilakukan yaitu permainan balon terjepit dan tutup gelas. Melalui bermain dapat mengembangkankan potensi yang dimiliki anak. Maka dari itu pengelolaan lingkungan belajar indoor dan outdoor mengutamkan keamanan, kenyamanan dan mutu.
Pengaruh Pembelajaran Konvensional Sikap Guru Untuk Menghadapi Siswa Yang Menyontek di Kelas III Pada Anak Sekolah Dasar di SD Negeri 015921 Kedai Ledang
Yunita Siregar, Fitri
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perilaku menyontek menjadi fenomena yang perlu diperhatikan dalam pendidikan. Perilaku menyontek dapat terjadi disemua jenjang pendidikan baik sekolah dasar, sekolah menengah, bahkan perguran tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku menyontek siswa sekolah dasar yang meliputi: alasan siswa sekolah dasar menyontek, cara siswa dasar menyontek dan frekuensi siswa sekolah dasar dalam menyontek. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sumber data berasal dari wawancara dan teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi. Subjek berasal dari kelas III dengan pengambilan sampel informal secara snowball sampling. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan perilaku menyontek disekolah dasar masih terjadi dengan alasan soal terlalu sulit, tidak bisa mengerjakan, takut nilai jelek. cara yang digunakan siswa sekolah dasar dalam melakukan praktik menyontek berbeda-beda meliputi: kode tangan, melihat jawaban teman, membawa catatan kecil dan menulis diatas meja, dan saling melempar penghapus. Frekuensi menyontek siswa sekolah dasar masih bervarariasi, umumnya dilakukan saat ujian berlangsung, namun ada juga yang dilakukanya saat mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
Upaya Meningkatkan Aspek Perkembangan Bahasa Melalui Media Magic Box Pada Anak Usia 8 Tahun di SDN 12 Bilah Hulu
Rivai, Syahbbrina
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran magic box dalam meningkatkan aspek perkembangan bahasa pada materi hewan pada anak 8 tahun di SDN 12 Bilah Hulu. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Dari data yang dihasilkan melalui observasi, wawancara dan pemberian pre test. Adapun penelitian ini dilakukan di SDN 12 Bilah Hulu Dengan jumlah anak sebanyak 13 anak yang terdiri dari 10 laki laki dan 3 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak pada materi mengenal hewan meningkat setelah adanya tindakan dengan menggunakan media magic box. Pada saat dilakukan pre test di pra siklus, persentase perkembangan bahasa anak yaitu 38,46% atau 5 orang yang mulai berkembang sementara itu 61,53% atau 8 orang lainnya belum berkembang. Kemudian mengalami peningkatan pada siklus 1 yaitu sebanyak 1 anak memperoleh kriteria perkembangan sangat baik dengan persentase 7,69% dan berkembang sesuai harapan sebanyak 4 orang dengan persentase 30,76% sementara 8 orang anak memperoleh kriteria mulai berkembang dengan persentase 61,53%. Kemudian pada siklus 2 mengalami peningkatan yaitu sebanyak 11 anak memperoleh kriteria berkembang sangat baik dengan persentase 84,61% dan 2 anak memperoleh kriteria berkembang sesuai harapan dengan persentase 15,38%. Dengan demikian media magic box dapat digunakan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 8 tahun di SDN 12 Bilah Hulu Dengan demikian media magic box layak digunakan anak.
Pengasuhan Parenting Islami Dalam Berpakaian Pada Anak Usia Dini Umur 6-7 Tahun di SDN 23 Panai Tengah
Juliana, Juliana
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Untuk mengetahui cara orang tua mengajarkan berpakaian yang baik pada anak ,2). Cara orang tua menjaga penampilan Anak , Sebagaimana Anak adalah anugerah terindah yang harus kita syukuri yang diberikan oleh Allah. Rasa syukur yang dapat dilakukan oleh kedua orang tua adalah dengan mengasuh, menyayangi, mencintai dan memberikan pendidikan yang layak untuk anaknya. Orang tua bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan anaknya, mengajari, mengarahkan dan mendidik. Tanggung jawab Inilah yang disebut bentuk pengasuhan. Tujuan dari pengasuhan itu sendiri adalah untuk membentuk anak-anak menjadi manusia yang sehat, cerdas, berkarakter mulia, berakhlak serta mampu menjadi generasi kuat bukan generasi yang lemah dan memiliki masa depan yang cerah. Agar semua ini terwujud maka orang tua harus mengetahui dan menerapkan pola asuh yang benar sesuai dengan tahapan perkembangan anaknya berdasarkan Syariah Islam yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam berbagai sunnahnya. Orang tualah yang berperan penting untuk mengarahkan kehidupan anak mengarah kepada kebaikan atau keburukan, mengarah pada kecerdasan atau kebodohan, mengarah pada akhlak mulia. Peran orang tua tidak hanya ibu namun Ayah juga sangat berperan dalam mengasuh anaknya dan hampir setiap waktu anak akan selalu bersama kedua orang tuanya.
Penggunaan Permainan Puzzle Huruf Hijaiyah Dalam Pengembangan Kecerdasan Anak Usia 7-8 Tahun
Harahap, Muliani
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peneitian ini mengemukakan permasalahan tentang kemampuan anak-anak megenal huruf hijayah di kelas 1 SDN 06 Rantau Utara masih rendah dalam mengenal huruf hjaiyah tersebut. Penelitian ini bertujuan melalui kegiatan bermain dengan media puzzle huruf hijaiyah diharapkan bahwa peserta didik, terutama anak-anak kelompok B, akan dapat menambah pemahaman mereka tentang huruf hijaiyah. Tidak hanya itu, aktivitas ini pula diharapkan bisa meningkatkan kecerdasan linguistik, spesialnya keahlian bahasa pada kanak- kanak. Metodologi riset yang digunakan merupakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriftif, dimana informasi hasil riset yang digunakan berbentuk kalimat, tidak berbentuk angka. Riset ini dicoba di SDN 06 Rantau Utara. Hasil riset bahwasanya pemakaian game media puzzle bisa signifikan tingkatkan keahlian anak dalam memahami huruf hijaiyah di kelas 1 SDN 06 Rantau Utara. Selain itu, media ini juga berpotensi untuk mengembangkan kecerdasan linguistik anak, karena pemahaman huruf hijaiyah memungkinkan mereka untuk mengucapkan bunyi-bunyi huruf tersebut. Dengan demikian, perkembangan bahasa pada anak dapat lebih terlatih dan berkembang dengan baik.
Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran PAI
Nasution, Yusral
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI adalah sebuah kebutuhan yang penting di era digital saat ini. Dengan pemanfaatan teknologi, pembelajaran PAI dapat menjadi lebih interaktif, fleksibel, dan menarik bagi siswa. Teknologi memungkinkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran secara luas, memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran Islam, dan menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari melalui cara-cara yang relevan dan inovatif.
Strategi Guru PAI dalam Membina Moral Peserta Didik
Ritonga, Bascanti
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru PAI dalam membina moral peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam upaya membina moral peserta didik, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) harus melaksanakan berbagai langkah strategis yang mencakup pemahaman karakter siswa, penciptaan lingkungan belajar yang positif, dan keteladanan dalam sikap. Integrasi nilai-nilai moral dalam setiap pelajaran, penggunaan metode pembelajaran interaktif, serta keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial juga menjadi kunci dalam proses ini. Selain itu, membangun komunikasi yang baik dengan orang tua, evaluasi berkala, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk membantu siswa menghadapi tantangan moral di era modern.
Kolaborasi Guru PAI Dalam Mengatasi Perilaku Bullying
Suriani, Suriani
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi antar guru PAI dalam mengatasi perilaku Bullying. Studi ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis dari berbagai sumber tertulis berupa buku dan jurnal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi perilaku bullying di sekolah sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung. Melalui berbagai langkah strategis, seperti membangun kesadaran bersama, mengadakan pelatihan, mengembangkan kurikulum inklusif, dan membentuk tim penanganan bullying, guru PAI dapat memainkan peran kunci dalam mencegah dan menangani kasus bullying.
Implementasi Profil Pelajar Rahmatan Lil’Alamin Pada Mata Pelajaran PAI
Darmiah, Bina
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi profil pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin pada mata pelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Profil Pelajar Rahmatan Lil 'Alamin dalam pembelajaran PAI merupakan langkah penting dalam membentuk siswa yang tidak hanya memahami ajaran agama secara teoritis, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai kasih sayang, keadilan, toleransi, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Melalui integrasi nilai-nilai ini dalam kurikulum, metode pengajaran yang kontekstual, kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung, serta lingkungan sekolah yang kondusif, siswa dapat tumbuh menjadi individu yang berakhlak mulia dan berperan sebagai agen perdamaian dan kebaikan dalam masyarakat. Dukungan dari guru, sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan nilai-nilai ini terinternalisasi dengan baik dan berkelanjutan.
Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar: Peran Guru sebagai Teladan
Yani, Ahmad
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Character education has a very important role in shaping students' personalities, especially at the elementary school level. Islamic Religious Education (PAI) as one of the subjects taught in elementary schools has great potential in developing students' characters. Teachers as educators have a very important role, not only in transferring knowledge, but also in being role models for students. This study aims to analyze the role of PAI teachers in character education in elementary schools and how teachers act as role models for students. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through interviews with PAI teachers, learning observations, and documentation. The results of the study showed that PAI teachers act as role models in implementing character values such as honesty, discipline, tolerance, and compassion. This role is very important in fostering character values that can be applied by students in everyday life. Teachers who demonstrate good and consistent behavior can have a significant influence on the development of students' character.