cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalcendekia123@gmail.com
Phone
+6281999049329
Journal Mail Official
jihhcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH)
ISSN : 29874467     EISSN : 29874491     DOI : https://doi.org/10.61116/jiih.v1i2.168
Core Subject : Social,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan bidang IPS dan Humaniora.
Articles 67 Documents
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepercayaan Konsumen terhadap Keputusan Penggunaan Jasa Ekspedisi Nur Febriyanti; Mutmainnah Mutmainnah
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v4i1.904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian pada PT Win Semesta Depele cabang Jakarta Selatan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 96 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (nilai sig. = 0,000; koefisien regresi = 0,630). Demikian pula, kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (nilai sig. = 0,000; koefisien regresi = 0,356). Secara simultan, kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (nilai sig. = 0,000; R² = 0,796), artinya 79,6% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh kualitas pelayanan dan kepercayaan konsumen. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan kepada perusahaan untuk memperkuat pelatihan karyawan, memperbaiki sistem penanganan keluhan, serta menyelaraskan layanan dengan kebutuhan pelanggan secara lebih personal.
Fenomena Intervensi Ormas dalam Pembangunan Industri Mobil Listrik di Indonesia Irfan Sobari
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 3 No. 4 (2025): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v3i4.636

Abstract

Fenomena intervensi organisasi masyarakat (ormas) dalam industri sering menimbulkan permasalahan serius, baik bagi industri itu sendiri maupun pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, motif, serta dampak intervensi ormas terhadap pengembangan industri mobil listrik, termasuk implikasinya terhadap kebijakan pemerintah, investasi, dan penerimaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi Systematic Literatur Review dalam pemberitaan media mengenai industri otomotif listrik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ormas berperan dalam intervensi pemalakan atau pungutan liar, finansial, psikologis, hubungan sosial, media massa, administratif, kekuasaan, dan bisnis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan ormas dalam industri mobil listrik memiliki dampak negatif, dan diperlukan regulasi yang jelas agar intervensi dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor otomotif listrik Indonesia.
Kolaborasi Platform Edtech dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Sri Nurhalisah; Supriadi Torro; Liza Dwi Eftiza Khairunniza
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 3 No. 4 (2025): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v3i4.721

Abstract

Platform edtech dalam era sekarang menghadirkan banyak tantangan baru yakni adanya ketidakmerataan kesiapan pengajar dan siswa dalam menggunakan teknologi. Kolaborasi platform edtech sangat penting untuk diteliti karena Kerja sama antara berbagai platform bisa menyatukan kelebihan yang dimiliki masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kerjasama antara platform EdTech dapat memperluas akses pendidikan di Indonesia, khususnya untuk menjangkau wilayah yang memiliki keterbatasan dalam hal infrastruktur, serta menyoroti pentingnya kerja sama antara pengembang teknologi melalui pendekatan studi literatur integratif. Penelusuran dilakukan pada Google Scholar dan SINTA dengan rentang waktu 2018-2025 menggunakan kriteria inklusi yang meliputi artikel edtech. Analisis tematik terhadap 14 dokumen yang memenuhi kriteria menunjukan bahwa platform digital dapat mendorong perubahan dalam pendidikan ke arah model yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, literatur menunjukkan bahwa edtech di Indonesia dapat meningkatkan mutu Pendidikan di Indonesia.
Kolaborasi Teknologi dengan Manusia dalam Perencanaan Pendidikan Dewi Sandrayani Andakke; Supriadi Torro; Liza Dwi Eftiza Khairunniza
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 3 No. 4 (2025): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v3i4.752

Abstract

Kolaborasi manusia dan teknologi semakin penting dalam perencanaan pendidikan di era digital. Kajian ini bertujuan menganalisis bentuk, manfaat, dan tantangan integrasi teknologi—seperti kecerdasan buatan dan learning analytics—dengan peran manusia dalam proses perencanaan pendidikan. Penelitian menggunakan studi literatur integratif dengan penelusuran pada Google Scholar, ERIC, dan SINTA untuk publikasi tahun 2018–2024, kemudian dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi meningkatkan ketepatan analisis dan efisiensi pengambilan keputusan, namun interpretasi data dan penentuan kebijakan tetap bergantung pada manusia. Tantangan utama muncul pada literasi digital, infrastruktur, dan bias algoritma. Temuan ini menegaskan perlunya model kolaborasi manusia–teknologi yang lebih sistematis dalam perencanaan pendidikan.
Hubungan Tingkat Religiusitas dengan Motivasi Belajar pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Gattan Rafani Azzam; Sutiawan Sutiawan; Harina Novira Fitriani
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v4i1.1125

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya faktor religiusitas dalam menunjang motivasi belajar siswa, khususnya pada jenjang sekolah menengah pertama, di mana siswa berada pada fase perkembangan psikologis dan pembentukan karakter. Meskipun pembinaan religius telah banyak diterapkan di sekolah, keterkaitannya dengan motivasi belajar siswa masih memerlukan pembuktian empiris. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat religiusitas, tingkat motivasi belajar, serta hubungan antara religiusitas dan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 18 Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas IX yang dipilih sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui angket religiusitas dan angket motivasi belajar menggunakan Skala Likert, yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat religiusitas siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan nilai rata-rata 41,30, sedangkan motivasi belajar siswa juga berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan nilai rata-rata 40,90. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara religiusitas dan motivasi belajar dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,491 dan nilai signifikansi p < 0,01. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas siswa, maka semakin tinggi pula motivasi belajar yang dimiliki. Dengan demikian, religiusitas dapat menjadi salah satu faktor pendukung dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di lingkungan sekolah.
Pengaruh Religiusitas terhadap Perilaku Berbahasa dalam Perspektif Psikologi Agama pada Siswa Sekolah Dasar Hazna Selvia Kamilah; Putri Awaliah Nursakinah; Guntur Maulana; Fadel Muhammad Sandia
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v4i1.1126

Abstract

Religiusitas memiliki peranan penting dalam pendidikan dasar Islam karena berfungsi sebagai landasan pembentukan karakter dan perilaku sosial peserta didik, termasuk dalam etika berbahasa. Meskipun sekolah dasar Islam telah menerapkan berbagai program pembiasaan keagamaan, nilai religius tersebut belum sepenuhnya tercermin secara konsisten dalam perilaku komunikasi siswa. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara internalisasi nilai religius dan praktik berbahasa sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat religiusitas siswa sekolah dasar Islam serta menganalisis keterkaitannya dengan perilaku berbahasa siswa dalam perspektif psikologi agama. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode campuran (mixed method). Data kuantitatif diperoleh melalui angket religiusitas yang mengacu pada lima dimensi religiusitas Glock dan Stark, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi perilaku berbahasa dan wawancara dengan guru. Subjek penelitian berjumlah 65 siswa SDIT Insan Cermat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat religiusitas yang tinggi hingga sangat tinggi serta menampilkan perilaku berbahasa yang relatif santun dalam interaksi dengan guru dan teman sebaya. Pembahasan mengungkapkan bahwa religiusitas berkontribusi sebagai sumber nilai dalam membentuk etika komunikasi siswa, meskipun pengaruh tersebut tetap dipengaruhi oleh faktor psikologis dan situasional. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan religiusitas melalui pembiasaan keagamaan yang terintegrasi memiliki peran penting dalam membina perilaku berbahasa yang beretika pada siswa sekolah dasar Islam.
Nilai Pendidikan Islam dalam Membangun Karakter Islami Siswa melalui Kegiatan Gebyar Ramadhan Muhammad Jafar
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v4i1.1127

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam implementasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dan kontribusinya dalam pembentukan karakter Islam pada siswa melalui kegiatan Gebyar Ramadhan (Perayaan Ramadhan) di SMP Negeri 1 Muara Badak. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, berlokasi di SMP Negeri 1 Muara Badak, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, implementasi nilai-nilai PAI terintegrasi secara efektif melalui kebiasaan ibadah berjamaah (salat berjamaah harian) yang menumbuhkan disiplin dan ketaatan, serta program berbagi (sedekah dan layanan sosial) yang menanamkan kesadaran sosial dan tanggung jawab. Kedua, mekanisme kontribusi program ini adalah melalui percepatan internalisasi nilai dengan memanfaatkan momentum spiritual Ramadan dan menciptakan pembelajaran berbasis praktik kolektif intensif (seperti Jurnal Praktik Harian), yang mengubah pengetahuan moral menjadi tindakan moral. Ketiga, faktor pendukung utama adalah komitmen pemimpin sekolah dan sinergi guru lintas mata pelajaran sebagai teladan, sementara faktor penghambat signifikan meliputi dukungan keluarga yang kurang optimal dalam pemantauan tindak lanjut di rumah dan fasilitas ibadah yang terbatas.