cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalcendekia123@gmail.com
Phone
+6281999049329
Journal Mail Official
jihhcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH)
ISSN : 29874467     EISSN : 29874491     DOI : https://doi.org/10.61116/jiih.v1i2.168
Core Subject : Social,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan bidang IPS dan Humaniora.
Articles 57 Documents
ANALISIS PROSES SOSIAL DI DALAM DAN DI LUAR SEKOLAH M. SYAHRUL ROMADHONI; BINTI MAUNAH
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i1.453

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami Proses Sosial Dalam Lingkungan Sekolah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data diperoleh dari pengumpulan buku, jurnal dan hasil penelitian sebelumnya yang mendukung tema penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan langkah: penyajian data, penyaringan data, klasifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan berikut: (1) Proses pendidikan dapat dijadikan instrumen oleh individu untuk dapat berinteraksi secara tepat di masyarakat. (2) Proses sosialisasi di sekolah pada dasarnya tidak berbeda dengan proses sosialisasi di masyarakat dan keluarga, yakni menanamkan dan mewariskan kebudayaan kepada anak didik. (3) Dari proses terjadinya perubahan sosial, proses awal perubahan sosial adalah: Pertama,komunikasi (communication) di mana melalui kontak komunikasi, unsur-unsur baru dapat menyebar, baik berupa ide ide, gagasan, keyakinan, maupun kebenaran. Kedua, akulturasi (acculturation), yang merupakan proses penerimaan unsur-unsur kebudayaan baru secara lambat dengan tidak menghilangkan sifat kepribadian kebudayaan sendiri. Ketiga, asimilasi (assimilation), berupa suatu proses penerimaan unsur unsur kebudayaan baru yang berbeda. (4) Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta bangsa yang bermartabat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
IMPLEMENTASI ROLE-PLAYING GAME DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MELISA KHOYYIROH HARAHAP
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i1.454

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian pustaka yang bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Role-Playing Game (RPG) dalam upaya meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris. Keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek esensial dalam penguasaan bahasa asing, namun seringkali menjadi tantangan bagi pelajar karena faktor kurangnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, dan minimnya kesempatan praktik. Berdasarkan hasil telaah terhadap berbagai studi terdahulu, RPG terbukti memberikan kontribusi positif dalam menciptakan suasana belajar yang interaktif, meningkatkan motivasi belajar, serta melatih penggunaan bahasa secara kontekstual. RPG mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan terlibat dalam percakapan autentik yang menyerupai situasi kehidupan nyata. Selain itu, RPG juga memfasilitasi pembelajaran kolaboratif yang dapat meningkatkan kompetensi sosial dan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris secara lisan. Dengan demikian, metode RPG dapat dipertimbangkan sebagai strategi pengajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
PENDEKATAN KOMUNIKATIF DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA ASING AISYAH ARFANI RAMBE
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan komunikatif dalam pengajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Pendekatan komunikatif (Communicative Language Teaching/CLT) menekankan pentingnya kemampuan berkomunikasi yang efektif dalam situasi nyata sebagai tujuan utama pembelajaran bahasa. Literatur yang tersedia menunjukkan bahwa CLT lebih menekankan pada interaksi, pemahaman konteks sosial, serta pembelajaran yang berpusat pada siswa, yang dapat meningkatkan kemampuan berbicara, mendengarkan, dan menulis dalam bahasa target. Penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar CLT, manfaat, tantangan, serta pengaruhnya terhadap motivasi dan pencapaian siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Berdasarkan tinjauan pustaka yang dilakukan, pendekatan komunikatif terbukti lebih berhasil dalam mengatasi keterbatasan metode tradisional yang berfokus pada tata bahasa dan terjemahan, serta dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan relevan. Namun, penerapannya di berbagai konteks pendidikan, terutama di negara-negara non-bahasa Inggris, menghadapi beberapa tantangan terkait dengan keterbatasan sumber daya dan kesiapan pengajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan komunikatif dapat meningkatkan efektivitas pengajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, meskipun implementasinya memerlukan penyesuaian dengan kondisi lokal dan dukungan yang memadai bagi pengajar.
STRATEGI PENINGKATAN KEMAMPUAN SPEAKING UNTUK PEMBELAJAR BAHASA INGGRIS TINGKAT PEMULA ANGGI HANDAYANI HARAHAP
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i2.456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai strategi yang efektif dalam meningkatkan kemampuan speaking bagi pembelajar bahasa Inggris tingkat pemula. Mengingat pentingnya keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa, penelitian ini memfokuskan pada kajian literatur yang mencakup teori dan praktik dalam pembelajaran speaking. Berdasarkan tinjauan terhadap berbagai sumber akademik, ditemukan bahwa penggunaan strategi komunikasi aktif, seperti pembelajaran berbasis percakapan, role-playing, dan teknik pengulangan (repetition), sangat berperan dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Selain itu, integrasi teknologi, seperti aplikasi pembelajaran bahasa dan media sosial, juga terbukti efektif dalam memberikan kesempatan bagi siswa untuk berlatih secara mandiri di luar kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara strategi pengajaran tradisional dan teknologi modern dapat mempercepat perkembangan kemampuan speaking bagi pembelajar bahasa Inggris tingkat pemula. Oleh karena itu, disarankan bagi pendidik untuk mengadopsi pendekatan yang fleksibel dan beragam guna menciptakan lingkungan yang mendukung latihan berbicara secara konsisten.
PERAN BAHASA INGGRIS DALAM DUNIA PROFESIONAL DAN GLOBALISASI BAJURI SAHNAN
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i2.457

Abstract

Bahasa Inggris telah berkembang menjadi lingua franca global yang mendominasi berbagai aspek kehidupan, terutama dalam dunia profesional dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran bahasa Inggris dalam memperlancar komunikasi di sektor-sektor profesional, seperti bisnis, teknologi, pendidikan, dan diplomasi, serta dampaknya terhadap proses globalisasi. Melalui kajian literatur yang komprehensif, ditemukan bahwa penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam membangun jejaring internasional dan akses ke sumber daya global. Selain itu, bahasa Inggris juga memainkan peran penting dalam mobilitas tenaga kerja, transfer pengetahuan, dan integrasi pasar global. Namun, terdapat tantangan dalam ketidaksetaraan akses terhadap pendidikan bahasa Inggris yang memengaruhi kesenjangan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi oleh individu dan organisasi dalam mengadaptasi bahasa Inggris sebagai alat untuk mencapai tujuan profesional di era globalisasi. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi bagi kebijakan pendidikan bahasa yang dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam berkompetisi di tingkat global.
STRATEGI EFEKTIF UNTUK MENGATASI KECEMASAN BERBICARA DALAM BAHASA INGGRIS NAZARUDIN MANIK
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i2.458

Abstract

Penelitian ini mengkaji berbagai strategi efektif yang dapat diterapkan untuk mengatasi kecemasan berbicara dalam bahasa Inggris, suatu masalah yang umum dialami oleh pembelajar bahasa. Kecemasan berbicara dalam bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, sering kali menjadi hambatan signifikan dalam pembelajaran bahasa, yang memengaruhi kemampuan komunikasi dan motivasi belajar siswa. Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai pendekatan yang telah terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan berbicara, baik yang berbasis psikologis, pedagogis, maupun teknologi. Di antara strategi yang dibahas, termasuk teknik pengelolaan stres, penerapan pendekatan komunikatif, penguatan rasa percaya diri, serta penggunaan media digital dan teknologi dalam meningkatkan keterampilan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang melibatkan lingkungan yang mendukung, seperti kelas yang tidak menghakimi dan mendorong interaksi aktif, serta penerapan teknik relaksasi dan self-talk positif, dapat mengurangi tingkat kecemasan. Selain itu, penggunaan teknologi seperti aplikasi pembelajaran bahasa dan platform percakapan virtual juga telah terbukti membantu pembelajar untuk berlatih dengan lebih santai dan tanpa tekanan. Secara keseluruhan, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kombinasi antara pendekatan psikologis, pedagogis, dan teknologi dalam mengatasi kecemasan berbicara dalam bahasa Inggris dan memperkuat pengalaman pembelajaran yang lebih menyeluruh bagi para pembelajar.
PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS DALAM INDUSTRI PARIWISATA DAN PERHOTELAN DIAH KHOIRUNNISA HARAHAP
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i3.459

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan Bahasa Inggris dalam konteks dunia pariwisata dan perhotelan, dengan tujuan untuk menganalisis peranannya sebagai alat komunikasi internasional yang esensial. Dalam industri ini, Bahasa Inggris tidak hanya digunakan sebagai bahasa pengantar antar budaya, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan layanan pelanggan, memperluas jangkauan pasar, serta mendukung perkembangan ekonomi global. Literatur yang dianalisis mencakup berbagai aspek, mulai dari pengajaran Bahasa Inggris untuk keperluan profesional, tantangan yang dihadapi oleh pekerja industri pariwisata dalam berkomunikasi, hingga dampak penggunaan Bahasa Inggris terhadap pengalaman wisatawan. Hasil dari tinjauan pustaka ini menunjukkan bahwa kemampuan Bahasa Inggris yang baik dapat meningkatkan kualitas layanan dan profesionalisme, sekaligus memperkuat daya saing industri pariwisata dan perhotelan. Meskipun demikian, kesenjangan keterampilan bahasa di antara tenaga kerja lokal masih menjadi kendala yang perlu diatasi. Penelitian ini menyarankan perlunya program pelatihan Bahasa Inggris yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi industri pariwisata dan perhotelan di berbagai negara, khususnya negara berkembang yang menjadi tujuan wisata utama.
KENDALA UMUM DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI PENUTUR NON-NATIF AISYAH ARFANI RAMBE
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i3.460

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris bagi penutur non-natif sering menghadapi berbagai kendala yang dapat menghambat proses akuisisi bahasa yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kendala-kendala umum yang dihadapi oleh penutur non-natif dalam mempelajari bahasa Inggris. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan, terdapat beberapa faktor utama yang mempengaruhi kesulitan tersebut, antara lain perbedaan struktur linguistik antara bahasa pertama dan bahasa Inggris, keterbatasan kosakata, serta kesulitan dalam penguasaan aspek-aspek gramatikal dan fonologis bahasa Inggris. Selain itu, faktor psikologis seperti rasa cemas dan kurangnya motivasi juga turut berperan dalam menghambat kemampuan berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan yang lebih kontekstual dan adaptif, dengan memperhatikan latar belakang budaya dan bahasa ibu peserta didik, dapat membantu mengatasi kendala-kendala tersebut. Hasil dari kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif bagi penutur non-natif.
PENGEMBANGAN LITERASI BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI ANGGI HANDAYANI HARAHAP
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i3.461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan literasi bahasa Inggris pada anak usia dini, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi tersebut. Literasi bahasa Inggris pada anak usia dini memiliki peran penting dalam mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan globalisasi, terutama dalam era digital yang semakin mengedepankan penggunaan bahasa Inggris. Melalui tinjauan literatur yang komprehensif, penelitian ini menganalisis berbagai teori dan praktik pengajaran bahasa Inggris di tingkat pendidikan anak usia dini, termasuk metode pembelajaran yang efektif, media yang digunakan, serta lingkungan sosial yang mendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan bahasa Inggris sejak usia dini dapat meningkatkan keterampilan berbahasa anak, khususnya dalam aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pengembangan literasi bahasa Inggris ini sangat dipengaruhi oleh kualitas pengajaran, keterlibatan orang tua, serta penyediaan materi pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan kurikulum dan program pembelajaran yang lebih inovatif dan menyenangkan, serta pentingnya kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung perkembangan literasi bahasa Inggris pada anak usia dini.
PERAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI ERA DIGITAL BAJURI SAHNAN
Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) Vol. 2 No. 4 (2024): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiih.v2i4.462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris di era digital, dengan fokus pada cara teknologi mengubah metode pengajaran dan pembelajaran bahasa. Di tengah kemajuan pesat teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pembelajaran bahasa Inggris telah mengalami transformasi signifikan, baik dalam konteks pengajaran di ruang kelas maupun dalam pembelajaran mandiri melalui platform digital. Literatur yang tersedia menunjukkan bahwa teknologi, seperti perangkat lunak pendidikan, aplikasi pembelajaran bahasa, dan platform pembelajaran daring, memberikan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris secara lebih efektif dan interaktif. Teknologi tidak hanya memfasilitasi akses terhadap materi pembelajaran yang lebih bervariasi dan menarik, tetapi juga memungkinkan interaksi yang lebih luas antara pengajar dan pelajar, serta mendukung pembelajaran yang lebih personalisasi. Meskipun demikian, tantangan seperti kesenjangan akses terhadap teknologi dan kebutuhan akan keterampilan digital yang memadai bagi pengajar dan pelajar tetap menjadi isu penting. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai keuntungan yang ditawarkan oleh teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris, serta hambatan yang perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi teknologi dalam pendidikan bahasa.