cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalcendekia123@gmail.com
Phone
+6281999049329
Journal Mail Official
jiimcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM)
ISSN : 29874513     EISSN : 29874505     DOI : https://doi.org/10.61116/jiim.v1i3.247
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan bidang IPA dan Matematika.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): Mei" : 5 Documents clear
Potensi Pengembangan Media Digital Berbasis Flora dan Fauna Endemik Makkiyatul Mukaromah
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 3 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan (needs assessment) dan potensi pengembangan media pembelajaran digital yang mengintegrasikan flora dan fauna endemik Banyuwangi ke dalam materi Biologi SMA/MA. Latar belakang penelitian adalah rendahnya relevansi materi Biologi yang bersifat universal dengan konteks lingkungan lokal, khususnya di Banyuwangi yang kaya akan keanekaragaman hayati endemik (misalnya, Rafflesia zollingeriana dan Banteng Jawa). Penelitian ini menggunakan desain Survei Kebutuhan Kualitatif-Kuantitatif Campuran dengan melibatkan 30 siswa kelas X dan XI, 5 Guru Biologi, dan 2 Pakar Konservasi/Lingkungan di Banyuwangi. Data dikumpulkan melalui angket kebutuhan siswa, wawancara terstruktur dengan guru, dan analisis silabus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% siswa merasa materi Biologi saat ini kurang relevan dan 85% guru kesulitan mencari media yang kontekstual. Potensi pengembangan media digital sangat tinggi, khususnya dalam format Aplikasi Mobile Berbasis Augmented Reality (AR) yang dapat menyajikan visualisasi 3D Banteng Jawa atau proses penyerbukan Rafflesia. Studi menyimpulkan adanya kesenjangan signifikan antara materi ajar Biologi dan konteks lokal, sehingga pengembangan media digital berbasis endemik Banyuwangi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan minat belajar, relevansi materi, dan kesadaran konservasi siswa.
Implementasi Manajemen K3 pada Laboratorium Kimia oleh Guru dan Siswa Ikrimatus Sholeha
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 3 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif persepsi dan implementasi Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di laboratorium Kimia oleh guru dan siswa SMA di Kabupaten Banyuwangi. Laboratorium Kimia merupakan tempat vital untuk praktik ilmiah, namun juga berisiko tinggi terhadap kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan desain Survei Kualitatif-Kuantitatif Campuran (Mixed Methods) dengan melibatkan 5 Guru Kimia, 5 Pranata Laboratorium/Teknisi, dan 50 Siswa kelas XI IPA dari lima SMA berbeda di Banyuwangi. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert (untuk mengukur persepsi risiko dan kepatuhan prosedur), sementara data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi kinerja praktik. Hasil penelitian menunjukkan tingkat persepsi risiko siswa (Rata-rata 3.8/5.0) berada pada kategori sedang, namun tingkat kepatuhan implementasi K3 (Rata-rata 2.9/5.0) berada di kategori rendah, terutama dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan pengelolaan limbah B3. Wawancara mengungkap bahwa hambatan utama adalah minimnya anggaran rutin untuk pemeliharaan APD dan budaya quick-fix yang mengabaikan prosedur baku. Studi menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan signifikan antara pengetahuan prosedural K3 dan perilaku aktual di lapangan, menuntut intervensi melalui pelatihan praktis dan pengawasan struktural yang lebih ketat.
Strategi Guru dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Inklusif untuk Mengatasi Math Anxiety pada Siswa I Putu Erdi Hendra
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 3 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Manajemen Kelas Kualitatif yang diterapkan oleh Guru Matematika di Banyuwangi dalam dua konteks krusial: menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mereduksi Kecemasan Matematika (Math Anxiety) pada siswa. Math Anxiety adalah hambatan afektif signifikan yang menghambat potensi akademik siswa. Penelitian ini menggunakan desain Studi Kasus Kualitatif Multisitus dengan memilih tiga Guru Matematika SMA/SMK di Banyuwangi yang teridentifikasi berhasil menciptakan kelas yang suportif. Partisipan penelitian meliputi 3 Guru Matematika, 6 siswa dengan tingkat Math Anxiety sedang/tinggi, dan 3 guru Bimbingan Konseling (BK). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif (minimal 4 sesi per guru), dan analisis dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mencerminkan praktik inklusif. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga strategi manajemen kelas yang berhasil: (1) Error-as-Opportunity: Guru secara eksplisit mengubah kesalahan menjadi sumber belajar bersama, bukan kegagalan individu; (2) Flexible Grouping: Penggunaan pengelompokan yang dinamis dan non-hierarkis untuk menghilangkan stigma "siswa pintar" dan "siswa lambat"; dan (3) Affective Scaffolding: Guru menggunakan humor, kontak mata, dan waktu tunggu (wait-time) yang lebih lama untuk mengurangi tekanan kognitif. Studi menyimpulkan bahwa Manajemen Kelas Afektif oleh guru berperan penting dalam memediasi hubungan antara pembelajaran dan emosi siswa, sehingga menciptakan safe space kognitif yang inklusif.
Interpretasi Fenomenologis dari Perspektif Siswa pada Materi Listrik Dinamis di Sekolah Menengah Atas Rini Afridamayanti Supomo
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 3 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam esensi pengalaman siswa (fenomenologi) dalam memahami konsep-konsep abstrak Listrik Dinamis di SMA Negeri 1 Buntu Pane, dengan fokus pada akar miskonsepsi dari perspektif siswa. Miskonsepsi dalam Fisika seringkali bersifat persisten karena berakar pada intuisi dan pengalaman sehari-hari (commonsense knowledge). Penelitian ini menggunakan desain Studi Fenomenologis Kualitatif Interpretatif yang melibatkan 15 siswa kelas XII IPA yang teridentifikasi mengalami miskonsepsi pada materi Listrik Dinamis (Arus, Tegangan, Hambatan, Hukum Ohm, dan Rangkaian). Data dikumpulkan melalui Wawancara Eksploratif Semi-Terstruktur yang diikuti oleh Tes Diagnostik Tiga Tingkat (Three-Tier Diagnostic Test) untuk memvalidasi keberadaan miskonsepsi, serta Analisis Sketsa Konseptual yang dibuat siswa. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga akar miskonsepsi fenomenologis: (1) The Sinking Energy Model: Siswa mempersepsikan energi listrik ‘habis’ dalam proses, bukan berubah bentuk (attenuation model); (2) Consumption vs. Flow Confusion: Kebingungan antara kecepatan aliran (arus) dan jumlah energi yang digunakan (tegangan/hambatan); dan (3) Linear Causality Bias: Kecenderungan untuk melihat rangkaian sebagai proses sekuensial satu arah, mengabaikan sifat interdependensi sistemik. Studi menyimpulkan bahwa miskonsepsi berakar pada metode analogi yang tidak tepat yang digunakan guru dan dominasi pendekatan matematis yang mengabaikan pemahaman konseptual.
Peran Pendidikan Lingkungan dalam Membangun Kesadaran pada Pengelolaan Sampah Kimia Rumah Tangga Ajeng Putri Cahyani
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 3 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Kimia dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan kompetensi praktis siswa dalam pengelolaan sampah kimia rumah tangga (Household Hazardous Waste - HHW) di komunitas SMA/SMK di Banyuwangi. HHW, seperti baterai bekas, pembersih lantai, dan aerosol, merupakan sumber polusi lingkungan yang sering terabaikan dalam kurikulum sekolah. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Partisipatif (Participatory Action Research - PAR) dengan siklus 1: Asesmen Kebutuhan dan Siklus 2: Intervensi Edukasi. Partisipan penelitian meliputi 40 siswa anggota Klub Sains/Pecinta Alam dari dua sekolah di Banyuwangi. Data dikumpulkan melalui Pre-test/Post-test (mengukur kesadaran dan pengetahuan HHW), Wawancara Terfokus, dan Analisis Produk (pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) pengelolaan HHW sederhana). Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan HHW dari rata-rata 55% (Pre-test) menjadi 85% (Post-test) setelah intervensi berbasis Kimia (materi Kimia Hijau dan Toksikologi Dasar). Hasil kualitatif menunjukkan peningkatan Tingkat Efikasi Diri siswa dalam mengedukasi keluarga dan komunitas mereka. Studi menyimpulkan bahwa integrasi konsep Kimia (sifat asam-basa, reaktivitas) dengan isu lingkungan lokal adalah metode efektif untuk mentransformasi pengetahuan menjadi tindakan konservasi yang bertanggung jawab di tingkat komunitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5