cover
Contact Name
Muhammad Fadillah Zulhayudin
Contact Email
muhammad.zulhayudin@ikm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
periodical.osh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. DR. Soepomo Sh, Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Periodicals of Occupational Safety and Health
ISSN : -     EISSN : 2962584X     DOI : https://doi.org/10.12928/posh
Core Subject : Health, Engineering,
AIMS: Periodically publish the results of basic and applied research in the field of Occupational Safety and Health (K3) produced by researchers, academics, and practitioners. This journal is published to offer significant contribution to the development of science in the field of OHS, along with various chronicles of the dynamic changes occurring within. SCOPE: The main theme in this journal is Occupational Safety and Health (OSH) which is broad in nature. the sub-themes discussed in this journal include the fields of OSH in manufacturing industry (factories), construction, mining, petroleum, transportation, hospital, office, education service facilities, military, agriculture, animal husbandry, tourism, public and disabled facilities, household, industrial informal sector, and OSH history.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2022)" : 6 Documents clear
Hubungan pengetahuan, fasilitas sarana, dan dukungan keluarga dengan perilaku keselamatan mengemudi (safety driving) pada driver pandawa taksi Mahardika, Esa Ariyandi; Arianto, Machfudz Eko
Periodicals of Occupational Safety and Health Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/posh.v1i1.6400

Abstract

Safety driving suatu perilaku yang memiliki keterampilan dalam mengemudi aman dengan tujuan untuk meminimalisir serta menghindari adanya insiden lalu lintas. Masalah yang ditemukan pengetahuan driver taksi pandawa terhadap perilaku safety driving tergolong kurang baik. Hal ini terlihat dari perilaku driver yang masih melanggar aturan lalu lintas seperti melaju kecang dengan kecepatan 80km/jam, menerima panggilan telepon kerika sedang mengemudi, tidak menggunakan safety belt dan juga mengalami kecelakaan ringan hingga berat seperti enabrak trotoar, menabrak pohon, bahkan menabrak pengguna jalan lainnya. Mengetahui hubungan perilaku keselamatan mengemudi (safety driving) pada driver Pandawa Taksi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah driver taksi Pandawa berjumlah 60 orang dan menggunakan data primer. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan chi square test. Berdasarkan hasil yang didapatkan ada hubungan antara pengetahuan driver taksi pandawa dengan perilaku safety driving (P-Value 0.000). Fasilitas sarana driver terhadap perilaku mengemudi aman sebanyak 31 driver (51.7%) yang sesuai. Sehingga ada hubungan antara fasilitas dan sarana terhdapa perilaku safety driving pada driver taksi Pandawa. Hubungan dukungan keluarga dengan perilaku safety driving (P-Value 0.016) dinyatakan ada hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan perilaku safety driving pada driver taksi Pandawa.
Hubungan masa kerja, postur kerja dan beban kerja fisik dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja industri genteng di desa Sidoluhur Sleman Aprillia, Puput; Rifai, Muchamad
Periodicals of Occupational Safety and Health Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/posh.v1i1.6401

Abstract

Latar Belakang: Keluhan Muskuloskeletal adalah keluhan yang berada pada bagian otot skeletal atau otot rangka yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan sangat ringan hingga sangat sakit. Apabila otot menerima beban statis secara berulang dan dalam jangka waktu yang cukup lama maka akan dapat menyebabkan keluhan berupa kerusakan pada sendi, ligamen dan tendon. Menurut data Labour Force Survei (LFS) Great Britain tahun 2017 kasus musculoskeletal disorders menempati urutan kedua dengan rata-rata prevalensi 469.000 kasus atau 34,54% selama tiga tahun terakhir dari semua kasus penyakit akibat kerja yang ada. Keluhan yang dialami pekerja sentra industri genteng terjadi karena aktivitas yang dilakukan secara berulang dan dalam jangka waktu yang lama. Postur kerja yang tidak baik dengan beban kerja yang berlebih menjadikan faktor utama adanya kejadian keluhan Musculoskeletal Disorders. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 48 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Probability Sampling. Instrumen yang digunakan untuk menganalisis postur kerja dengan kejadian keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah lembar Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan untuk melihat keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) menggunakan lembar Nordic Body Map (NBM). Analisis data dengan Uji Chi-Square. Hasil: Analisis bivariat menunjukan ada hubungan antara masa kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja Sentra Industri Genteng Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, dengan nilai p value sebesar 0,005 (p value <0,05). Kemudian hubungan antara postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja Sentra Industri Genteng Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, dengan nilai p value sebesar 0,000 (p value <0,05). Begitupun hubungan antara beban kerja fisik dengan keluhan MSDs pada pekerja Sentra Industri Genteng Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, memiliki nilai p value sebesar 0,000 (p value <0,05). Kesimpulan: Ada hubungan secara statistik antara masa kerja, postur kerja, dan beban kerja fisik dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja Sentra Industri Genteng Di Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman.
Analisis Risiko Ergonomi Pada Petani Karet Di Desa Beringin Jaya Way Tuba Kabupaten Way Kanan, Lampung Wibawa, Muhammad Gede; ZulArdi, Subhan
Periodicals of Occupational Safety and Health Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/posh.v1i1.6404

Abstract

Background: Some methods for evaluating work postures include RULA, REBA, OWAS and QEC. Beringin Jaya Village there are 387 families with a population of 1,255 people. 85% of the population work as rubber farmers. Some rubber farmers in Beringin Jaya Village, farmers experience complaints of pain in the neck and back. The purpose of this study is to analyze the ergonomic risk of rubber farmers in the Beringin Jaya Village, Way Tuba, Way Kanan Regency, Lampung Methods: The design of this study was descriptive qualitative with a case study design and using the REBA survey tool. The research subjects in this study were rubber farmers in Beringin Jaya Village, Way Tuba, Way Kanan Regency, Lampung. The sampling technique in this study is snow ball sampling technique. The type of data in this study is primary data, obtained through observation, measurement and interviews. data analysis with Miles and Huberman modes. Results: the level of ergonomics risk in the treatment process scores 11+, the harvesting process scores 11+ at the tapping stage, the rubber gum scavenging stage scores 11+, the sales process gets a final score of 9. Conclusion: the level of ergonomic risk in all the work processes of farmers in Beringin Jaya Village, Way Tuba, Way Kanan district, Lampung Province get high to very high risk levels.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perasaan kelelahan kerja pada pekerja di CV. Sada Wahyu Kabupaten Bantul Fataruba, Indah Dzil Arsyi; Dwi Saptadi, Julian
Periodicals of Occupational Safety and Health Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/posh.v1i1.6405

Abstract

Latar Belakang: Kelelahan kerja merupaka kondisi utama disebabkan terjadinya kecelakaan, dan faktor kemampuan fisik yang lemah juga dapat mengurangi aktivitas kerja. Ada berbagai faktor kelelahan yang disebabkan oleh faktor internal yang berada di dalam tubuh seperti umur, jenis kelamin, ukuran tubuh, dan status gizi, sedangkan faktor eksternal berupa waktu kerja, kerja bergilir, dan istirahat. Hal ini sangat mengandalkan kemampuan fisik pekerja untuk melakukan pekerjaan agar sesuai dengan target hal itu dapat membuat pekerja mengalami lelah bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja di CV. Sada Wahyu. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif observasi analitik, memakai rancangan cross sectional dan sampel pekerja 42 orang. Analisis data menggunakan uji chi square dan confident interval 95%. Alat penelitian menggunakan kuesioner IFRC, timbangan dan microtoice. Hasil: Hasil untuk analisis univariat dalam penelitian ini yaitu umur tua 27 orang (64,3%), jenis kelamin perempuan 25 orang (59,5%), masa kerja lama 25 orang (59,4%), status gizi overweight 22 orang (53,4%), dan kelelahan kerja tinggi 23 orang (54,8%). Hasil analisis bivariat yang didapatkan yaitu ada hubungan antara umur (p value 0,016 < α 0,05), masa kerja (p value 0,008 < α 0,05) dan status gizi (p value 0,006 < α  0,05). Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kelelahan kerja (p value 0,904 > α 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara umur, masa kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kelelahan kerja.
Analisis unsafe action dan kecelakaan kerja pada bagian produksi kereta di PT Industri Kereta Api (INKA) Kota Madiun Jaya, Benjamin Prana; Hariyono, Widodo
Periodicals of Occupational Safety and Health Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/posh.v1i1.6406

Abstract

Latar Belakang: Terdapat kasus kecelakaan kerja di PT Industri Kereta Api (INKA) Kota Madiun, yang dapat dilihat dari data kecelakaan kerja. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut, adalah perilaku tidak selamat (unsafe action) pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan kerja PT Industri Kereta Api (INKA) Kota Madiun. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini membahas mengenai unsafe action yang menyebabkan kecelakaan kerja pada bagian produksi kereta di PT Industri Kereta Api (INKA) Kota Madiun. Subjek dalam penelitian yaitu 9 orang yang terdiri dari 1 staf MMLH, 4 penyelia, dan 4 pekerja. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, telaah dokumen, dan wawancara. Hasil: Hasil penelitian, bahwa unsafe action yang terjadi pada bagian produksi kereta di PT Industri Kereta Api (INKA) Kota Madiun, yaitu terjadi unsafe action seperti tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), penggunaan APD yang tidak benar, perilaku kurang teliti atau ceroboh, kurang pengalaman, dan kurang pengetahuan. Kecelakaan kerja yang terjadi pada bagian produksi terdiri dari tersandung, terjatuh, terbentur, tertimpa, dan mata kemasukan serpihan. Kesimpulan: Perilaku tidak selamat yang masih banyak dapat menyebabkan tingginya risiko kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja yang sering terjadi mengakibatkan cidera, hilangnya jam kerja, dan kerugian materi .
Faktor – faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada petani di Kelurahan Purwakarta, Kota Cilegon Syfanah, Hanny; Zulhayudin, Muhammad Fadillah
Periodicals of Occupational Safety and Health Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/posh.v1i1.6409

Abstract

Latar Belakang: Kegiatan bertani berisiko mengalami penyakit akibat kerja seperti keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan 5 orang petani sebagai sampel ditemukan 3 orang pria dan 2 orang wanita yang mengalami keluhan MSDS dengan usia >45 tahun dengan durasi kerja <8 jam dan posisi kerja membungkuk berdiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada petani di Kelurahan Purwakarta Kota Cilegon. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional dengan responden petani sebanyak 47 sampel. Pengumpulan data menggunakan formulir OWAS untuk postur kerja dan formulir NBM untuk keluhan MSDs dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji fisher exact. Hasil: Terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan keluhan MSDs p value= 0,039 <0,05. Sedangkat tidak terdapat hubungan antara usia dengan keluhan MSDs (p value= 0,432), masa kerja dengan keluhan MSDs (p value= 0,188), durasi kerja dengan keluhan MSDs (p value= 0,692), dan postur kerja dengan keluhan MSDs (p value=0,166). Kesimpulan: Terdapat hubungan anatara jenis kelamin dengan keluhan MSDs. Usia, masa kerja, durasi kerja, dan postur kerja tidak berhubungan dengan MSds.

Page 1 of 1 | Total Record : 6