cover
Contact Name
Suhendra
Contact Email
aka.suhendra@yahoo.com
Phone
+6281346481122
Journal Mail Official
mekanisasi.jtmp@gmail.com
Editorial Address
Kawasan Pendidikan Tinggi, Jl. Sejangkung Desa, Sebayan, Kec. Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat 79463
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Mekanisasi: Jurnal Teknik Mesin Pertanian
ISSN : -     EISSN : 30258766     DOI : https://doi.org/10.47767/mekanisasi
Core Subject : Engineering,
Mekanisasi menerbitkan dan mempublikasikan artikel hasil penelitian asli (original), ulasan ilmiah (review) dan hasil inovasi dengan ruang lingkup meliputi rekayasa mesin pertanian; produksi dan manufaktur mesin pertanian; otomasi, instrumentasi dan sistem kontrol bidang pertanian; dan konversi energi bidang mesin pertanian. Mekanisasi diterbitkan 2 kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2024): April" : 5 Documents clear
Kajian Eksperimen Power Thresher Berukuran Sedang pada Padi Varietas Ringkak Suhendra, Suhendra; Sanubary, Iklas; Rediansyah, Rediansyah
Mekanisasi : Jurnal Teknik Mesin Pertanian Vol 2 No 1 (2024): April
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (PPPM), Politeknik Negeri Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/mekanisasi.v2i1.752

Abstract

Penanganan pascapanen padi merupakan upaya strategis untuk meningkatkan produksi padi, menekan kehilangan hasil serta untuk menghasilkan gabah dengan kondisi yang baik. Salah satu proses yang berperan dalam kegiatan pascapanen adalah penerapan teknik perontokan padi yang tepat. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu kajian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecepatan putar mekanisme perontokan dengan hasil kinerja power thresher berukuran sedang dan mengetahui hasil dari kapasitas pengumpanan, kapasitas perontokan, tingkat kebersihan dan efisiensi perontokan pada power thresher berukuran sedang pada varietas padi lokal Ringkak. Pengujian dilakukan dengan 3 perlakuan yaitu pada kecepatan putar silinder perontok 600 rpm, 640 rpm, dan 680 rpm. Berdasarkan hasil pengujian, kecepatan putar silinder perontok dalam pengoperasian power thresher berukuran sedang direkomendasikan pada kecepatan putar 680 rpm yang dapat menghasilkan kapasitas pengumpanan 585,89 kg/jam, kapasitas perontokan gabah 325,19 kg/jam, tingkat kebersihan 97,58% dan efisiensi perontokan 98,13%.
Rancang Bangun dan Uji Kinerja Mesin Pengupas Buah Pinang Tipe Screw Syahrizal, Iman; Bastani, Qoriman; Mahmuda, Diah; Santoso, Pande Putu Agus
Mekanisasi : Jurnal Teknik Mesin Pertanian Vol 2 No 1 (2024): April
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (PPPM), Politeknik Negeri Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/mekanisasi.v2i1.756

Abstract

Umumnya proses pengupasan buah pinang dikalangan petani masih dilakukan secara manual dengan menggunakan pisau atau alat yang dibuat khusus. Cara pengupasan manual ini memerlukan waktu yang lama dan tenaga kerja yang banyak. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa mesin pengupas buah pinang dan mengekplorasi pengaruh kecepatan putaran screw pengupas terhadap efisiensi hasil pengupasan. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development), fokus penelitian dilakukan pada model elemen pengupas untuk menghasilkan efisiensi pengupasan yang baik. Proses penelitian dibagi menjadi dua tahapan yaitu tahapan rancang bangun dan tahapan uji kinerja mesin. Tahapan rancang bangun terdiri dari rancangan konstruksi, rekayasa elemen pengupas, perhitungan mekanisme mesin, pemilihan material, dan proses pabrikasi. Sedangkan tahapan uji kinerja dilakukan untuk mengetahui kemampuan mesin melakukan pengupasan. Uji kinerja mesin dilakukan menggunakan sampel buah pinang yang sudah dikeringkan. Proses uji kinerja mesin dilakuan dengan 3 tingkatan kecepatan putaran (rpm) diantaranya 632 rpm, 700 rpm, dan 800 rpm. Dari perancangan ini dihasilkan mesin pengupas buah pinang yang sederhana dengan dimensi yang kecil, sehingga memberikan kemudahan dalam pengoperasian dan perawatannya. Mesin ini memiliki ukuran panjang 98 cm, lebar 52,5 cm, dan tinggi 92 cm, menggunakan penggerak motor bakar bensin berkapasitas 6,5 HP, yang dilengkapi dengan transmisi pulli dan sabuk untuk memutar screw pengupas. Hasil pengujian menunjukkan efisiensi pengupas tertinggi sebesar 75% yang terjadi pada kecepatan putaran 700 rpm.
Pembuatan Mesin Pengering Kopra Tipe Rak dengan Pemanas Tempurung Kelapa Ningsih, Irma Fahrizal Butsi; Fariz, Muhammad; Anjiu, Leo Dedy; Sanubary, Iklas; Sundari, Ellys Mei
Mekanisasi : Jurnal Teknik Mesin Pertanian Vol 2 No 1 (2024): April
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (PPPM), Politeknik Negeri Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/mekanisasi.v2i1.764

Abstract

Pembuatan sistem mesin pengering kopra tipe rak dengan pemanas tempurung kelapa untuk mengatasi permasalahan pada proses pengeringan kopra. Cara membuat mesin pengering kopra tipe rak melalui tahapan Pembuatan rangka pengering, Pembuatan ruang pengering, Pembuatan rak pengering, Pembuatan aliran panas, Pembuatan rangka tungku pembakaran, Pembuatan ruang pembakaran. Dengan adanya penelitian ini maka dapat menghasilkan suatu alat pengering kopra untuk meningkatkan kesempurnaan mesin yang dapat meningkatkan daya guna dari kopra. Dari hasil pengujian dengan kecepatan angin 6,1 m/s diperoleh penyusutan kadar air tertinggi sebesar 43,2 % dengan massa tempurung kelapa sebesar 10.000 g dan untuk kecepatan angin 7,6 m/s diperoleh penyusutan kadar air tertinggi sebesar 39,8 % dengan massa tempurung kelapa sebesar 10.000 g.
Rekayasa dan Uji Kinerja Mesin Pengurai Sabut Kelapa Yusuf, Yusuf; Suhendra, Suhendra; Anjiu, Leo Dedy; Erwin, Erwin; Apriani, Winda
Mekanisasi : Jurnal Teknik Mesin Pertanian Vol 2 No 1 (2024): April
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (PPPM), Politeknik Negeri Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/mekanisasi.v2i1.766

Abstract

Sabut kelapa saat ini dianggap sebagai produk samping dari tanaman kelapa. Pengolahan sabut kelapa dapat dilakukan menggunakan mesin pengurai sabut. Sabut kelapa dimasukan ke dalam mesin pengurai untuk memisahkan bagian serat dan gabus. Mekanisme pengurai sabut berupa poros dengan mata pencacah yang berputar untuk mengurai sabut sehingga bagian serat dan butiran sabut terpisah. Berdasarkan hasil uji verifikasi, mesin pencacah sabut kelapa hasil rekayasa berdimensi panjang 129 cm, lebar 67 cm, tinggi 108 cm, bahan rangka dari baja karbon profil L 4x4 cm, mata mekanisme pencacah terbuat dari besi strip lebar 3 cm tebal 5 mm, tinggi mata pencacah 14,5 cm, jumlah mata pengurai 24 buah dengan jumlah alur 4 buah, menggunakan penggerak engine 6,5 HP. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata kapasitas pengumpanan pada mesin pencacah sabut kelapa sebesar 10,89 kg/jam.
Uji Eksperimen Posisi Peletakan Light trap Tenaga Surya Santoso, Pande Putu Agus; Yudistira, Tantio; Syahrizal, Iman; Masara'T, Sudirman
Mekanisasi : Jurnal Teknik Mesin Pertanian Vol 2 No 1 (2024): April
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (PPPM), Politeknik Negeri Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/mekanisasi.v2i1.777

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menjelaskan posisi terbaik untuk meletakkan light trap tenaga surya. (2) Menjelaskan rata-rata jumlah hama yang tertangkap pada setiap titik (pingir jalan, tengah sawah, dan tepi hutan). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perancangan, pembuatan dan uji kinerja. Hasil penelitian ini adalah (1) possi terbaik untuk meletakkan light trap tenaga surya adalah di tepi hutan. (2) rerata jumlah hama yang tertangkap berdasarkan lokasi peletakan light trap adalah: tepi jalan (14,2), tengah sawah (19,1), dan tepi hutan (25,8). Berdasarkan cuaca rerata jumlah hama yang tertangkap pada saat malam yang cerah adalah 27,07 ekor, dan rerata jumlah hama yang tertangkap pada hari hujan adalah 12,33 ekor.

Page 1 of 1 | Total Record : 5