cover
Contact Name
Vania Snatika Putri
Contact Email
farmasindo@poltekindonusa.ac.id
Phone
+6282220441849
Journal Mail Official
farmasindo@poltekindonusa.ac.id
Editorial Address
Politeknik Indonusa Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasindo: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25486667     EISSN : 27759032     DOI : 10.46808
Core Subject : Health, Science,
The journal includes various fields of pharmaceuticals sciences such as: Pharmacy, Pharmacokinetics, Community and Clinical Pharmacy, Medical, Alternative medicines, Synthetic Organic Chemistry, Organic Chemistry of Natural Material, Biochemistry, Chemical Analysis, Microbiology, Tissue Culture, Botany and Animals Related to Pharmaceutical Products, Midwifery, Health Analyst, Nutrition and Public Health, Pharmacology and Toxicology
Articles 83 Documents
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP SWAMEDIKASI DEMAM PADA ANAK DI DUKUH JEBOLAN RANDUSARI TERAS BOYOLALI Wahyu Dwi Sri Pamuji; Dewi Weni Sari; Aptika Oktaviana Trisna Dewi
Jurnal Farmasindo Vol 7 No 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swamedikasi atau pengobatan sendiri dalam pengertian umum adalah upaya pengobatan sendiri dengan menggunakan obat-obatan, obat tradisional atau cara lain tanpa bantuan tenaga kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang paling umum selama pengobatan sendiri adalah demam. Demam adalah suatu keadaan dimana suhu tubuh lebih dari normal yaitu lebih dari 38⸰C yang disebabkan oleh kondisi tubuh yang menghasilkan panas lebih banyak dari yang dapat dikeluarkannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan ibu tentang pengobatan mandiri demam pada anak di Halmet Jebolan Randusari Teras Boyolali. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif non-eksperimental dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan langsung kepada responden. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 53 responden dan teknik pengumpulan data menggunakan total sampling. Data merupakan persentase dari setiap jawaban kuesioner yang telah diisi oleh responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48 (91%) responden mempunyai tingkat pengetahuan baik dan 5 (9%) responden mempunyai pengetahuan cukup.
PENGARUH VARIASI ASAM STEARAT TERHADAP FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN BODY SCRUB KOMBINASI EKSTRAK UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) dan PATI BENGKOANG (Pachyrhizus erosus L.) Purwaningsih Purwaningsih
Jurnal Farmasindo Vol 7 No 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan tradisional (OT) merupakan salah satu warisan budaya bangsa Indonesia yang dimanfaatkan untuk mencegah dan mengobati penyakit. Salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat adalah ubi ungu (Ipomoea batatas L.). Ubi jalar ungu merupakan jenis ubi jalar yang paling banyak mengandung pigmen dan senyawa flavonoid. Pigmen antosianin dan senyawa flavonoid yang diekstraksi dari ubi jalar ungu diduga dapat digunakan sebagai antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksperimen. Ekstrak ubi jalar ungu diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Formulasi body scrub ekstrak ubi jalar ungu dibuat dengan variasi asam stearat dengan konsentrasi 10%, 12%, dan 14%. Evaluasi fisik sediaan lulur meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji waktu pengeringan, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji hedonik. Hasil evaluasi fisik lulur pada ketiga formula yaitu pada F1, F2 dan F3 berturut-turut, uji organoleptik warna dan bau sama. Uji homogenitas dengan butiran kasar. Uji daya rekat 1,37±0,11; 1,48 ± 0,13 dan 1,55 ± 0,14. Uji daya sebar 3,59±0,08; 3,40 ± 0,37 dan 3,50 ± 0,14. uji waktu kering 18,37±0,87; 16,02 ± 1,09 dan 15,25 ± 0,12. Uji hedonik diperoleh formula 2 yang dianggap terbaik dari ketiga kriteria penilaian oleh responden. Berdasarkan hasil SPPS dengan uji Kruskal-Wallis dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi pengemulsi asam stearat tidak berpengaruh nyata terhadap evaluasi fisik.
PENGARUH VARIASI CARBOPOL DAN CMC-NA SEBAGAI GELLING AGENT TERHADAP FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN GEL LENDIR BEKICOT (Achatina Fulica) Istiara Subekti
Jurnal Farmasindo Vol 7 No 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bekicot (Achatina fulica) mengandung achasin yang dapat digunakan sebagai anti jerawat. Untuk memudahkan penggunaannya dibuat dalam bentuk sediaan gel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan evaluasi gel lendir bekicot (Achatina Fulica) dengan variasi konsentrasi karbopol dan pembentuk gel CMC-Na. sebagai pembentuk gel terhadap sifat fisik sediaan gel lendir bekicot (Achatina Fulica). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Sediaan gel dibuat menggunakan bahan aktif lendir bekicot (Achatina Fulica) dengan berbagai konsentrasi gelling agent karbopol 1%, karbopol: CMC-Na 0,5%: 0,5%, dan CMC-Na 1%. Hasil uji organoleptik sediaan gel F1 berwarna putih, F2 berwarna putih pekat, F3 bening. Uji homogenitas menunjukkan sediaan homogen, uji pH sediaan gel F1= 3,86±0,030; F2= 4,87±0,15; F3= 6,90±0,08, F1 dan F2 tidak memenuhi syarat pH kulit 4,5-6,5. Uji adhesi F1= 1,03±0,01 detik; F2= 1,13±0,015 detik; F3= 1,07±0,01 tidak sesuai dengan parameter persyaratan uji adhesi. Uji daya sebar F1= 5,41±0,28; F2= 4,75±0,25; dan F3= 1,07±0,01. F3 memenuhi syarat uji daya sebar yaitu 5-7cm, uji viskositas F= 13070 ±116; F2= 35889±163; F3= 3530±133. F1 dan F2 memenuhi persyaratan viskositas yaitu 2000-4000 cps. Hasil uji hedonik yang paling disukai panelis adalah F3. Berdasarkan hasil SPSS menggunakan metode One Way Anova dan kruskall-wallis dapat dikatakan bahwa variasi gelling agent karbopol dan CMC-Na berpengaruh signifikan terhadap hasil evaluasi fisik daya sebar, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap viskositas, adhesi, dan pH.