cover
Contact Name
Yayuk Kurnia Risna
Contact Email
jling.umuslim2021@gmail.com
Phone
+628126705175
Journal Mail Official
jling.umuslim2021@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Program Pascasarjana Universitas Almuslim
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Almuslim
Published by Universitas Almuslim
ISSN : 28086856     EISSN : 30318831     DOI : https://doi.org/10.51179/jla
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Lingkungan Almuslim adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Program Pascasarjana Universitas Almuslim dengan nomor p-ISSN 2808-6856 dan e-ISSN 3031-8831. Jurnal Lingkungan Almuslim yang memiliki tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang berciri tropis, dimana pembaca jurnal ini diharapkan dari peneliti/ilmuwan di bidang pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, mahasiswa bidang terkait dan praktisi. Proses Review menggunakan sistem Double Blind Review artinya antara penulis dan reviewer tidak saling kenal.
Articles 66 Documents
METODE EMPIRIS UNTUK MENGANALISIS ALIRAN LIMPASAN PERMUKAAN DALAM PERANCANGAN SUMBERDAYA AIR Azizah, Cut; Lizar, Cut Ayu; Risna, Yayuk Kurnia
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 3 No 1 (2024): JURNAL LINGKUNGAN ALMUSLIM
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jla.v3i1.2522

Abstract

Aliran limpasan merupakan bagian dalam siklus hidrologi khususnya pada siklus limpasan. siklus limpasan adalah siklus hidrologi yang terjadi pada fase lahan. Aliran limpasan merupakan bagian dari curah hujan yang mengalir di atas permukaan tanah menuju ke sungai, danau dan lautan. Pada perancangan sumberdaya air, aliran limpasan diprediksi untuk mendapatkan nilai besarnya debit puncak dan waktu tercapainya debit puncak, volume dan penyebaran air larian. Untuk memperkirakan aliran limpasan yang berdasarkan curah hujan lebat atau maksimum, dapat diklasifikasikan dalam tiga cara yaitu (1) empiris, (2) statistik atau kemungkinan, dan (3) unit hidrograf. Ada dua metode empiris yang mudah digunakan yaitu metode rasional dan metode dan Soil Conservation Service (SCS). Metoda rasional merupakan metode yang digunakan untuk menghitung besarnya aliran limpasan puncak (peak runoff) dalam ukuran debit (volume/waktu), sedangkan SCS digunakan untuk menghitung besarnya aliran limpasan permukaan (surface runoff) dalam satu daerah aliran sungai. Hasil perhitungan metoda rasional digunakan untuk memperkirakan besarnya suatu konstruksi dalam menahan laju puncak aliran limpasan. Sedangkan hasil pehitungan SCS untuk memprediksi luasnya suatu kontruksi dalam menampung volume aliran limpasan permukaan
ANALISIS PENERAPAN SISTEM IRIGASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL D.I PAYA PIE KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN, ACEH Lizar, Cut Ayu; Azizah, Cut; Risna, Yayuk Kurnia
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 3 No 1 (2024): JURNAL LINGKUNGAN ALMUSLIM
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak, Aliran limpasan merupakan bagian dalam siklus hidrologi khususnya pada siklus limpasan. siklus limpasan adalah siklus hidrologi yang terjadi pada fase lahan. Aliran limpasan merupakan bagian dari curah hujan yang mengalir di atas permukaan tanah menuju ke sungai, danau dan lautan. Pada perancangan sumberdaya air, aliran limpasan diprediksi untuk mendapatkan nilai besarnya debit puncak dan waktu tercapainya debit puncak, volume dan penyebaran air larian. Untuk memperkirakan aliran limpasan yang berdasarkan curah hujan lebat atau maksimum, dapat diklasifikasikan dalam tiga cara yaitu (1) empiris, (2) statistik atau kemungkinan, dan (3) unit hidrograf. Ada dua metode empiris yang mudah digunakan yaitu metode rasional dan metode dan Soil Conservation Service (SCS). Metoda rasional merupakan metode yang digunakan untuk menghitung besarnya aliran limpasan puncak (peak runoff) dalam ukuran debit (volume/waktu), sedangkan SCS digunakan untuk menghitung besarnya aliran limpasan permukaan (surface runoff) dalam satu daerah aliran sungai. Hasil perhitungan metoda rasional digunakan untuk memperkirakan besarnya suatu konstruksi dalam menahan laju puncak aliran limpasan. Sedangkan hasil pehitungan SCS untuk memprediksi luasnya suatu kontruksi dalam menampung volume aliran limpasan permukaan.
ANALISIS DEFORESTASI DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KRUENG PEUSANGAN TAHUN 2022-2023: Analysis of Deforestation in the Krueng Peusangan River Basin From 2022-2023 nuraida, nuraida; Hafaz Furqan; Sayed Ahmad Zaki Yamani
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Lingkungan Almuslim
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

River Watersheds (DAS) in Indonesia have an important role in the hydrological cycle and ecosystem, but many are in critical condition due to high deforestation. This research focuses on the Peusangan watershed in Aceh Province, which has experienced significant levels of deforestation in recent years. The aim of the research is to analyze the rate of deforestation in the Peusangan watershed in 2022-2023 and understand its impact on the local ecosystem. The method used involves analyzing land cover data using Geographic Information System (GIS) technology with satellite image data. The research results show that there was forest loss of 1,066 hectares during this period, with a deforestation percentage of 1.49%. These findings provide a real picture of the forest damage that has occurred and the importance of conservation measures to maintain the sustainability of the Peusangan watershed ecosystem. It is also hoped that this information can increase public awareness about the negative impacts of deforestation and encourage active participation in forest conservation efforts.
ILham PENGAMATAN POHON TIDUR SIAMANG DAN GIBBON DI STASIUN PENELITIAN SORAYA SUBULUSSALAM: OBSERVATION OF SIAMANG AND GIBBON SLEEPING TREES AT SORAYA SUBULUSSALAM RESEARCH STATION) amar, aidil; Reza Ilham Akbar; Syifa Saputra; Reza Fahmi; Munawar
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Lingkungan Almuslim
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract, Leuser Management is within the Leuser Ecosystem Area but outside the Leuser National Ecosystem Park. The first research station is Ketambe in the southeastern part and the second research station is Suaq Balimbing in the southern part of Aceh, both of which are in the Leuser Ecosystem Area and are also in the Gunung Leuser National Park (Leuser Management Unit, 1997). Research objectives: To identify the types of sleeping trees chosen by gibbons and gibbons as sleeping places and to analyze environmental factors that influence the choice of these trees as well as observing the sleeping behavior patterns of these two primate species. Results and discussion Daily roaming distance of Siamang Siamang Sleeping Tree Position at the Soraya Research Station The Soraya Research Station in Subussalam, Aceh, is an important location for the study of gibbons and their ecology in their natural habitat. The sleeping gibbon trees at this research station may be a major focus in understanding gibbon behavior and ecology in the region. On the Soraya track trail, shown in Figure IV.1, the yellow track is the waypoint for the siamang as well as the position of the sleeping gibbon tree. In this research, there were 12 positions/points of gibbon sleeping trees at the Soraya research station. The following is a track image of the position of the gibbon tree sleeping during the research, which can be seen in Figure IV.1.
Community Perceptions On The Utilization Of Bamboo As A Non-Timber Forest Product Syifa; Miranti Keumala, Rarar; Amar, Aidil; Yamani, Said Ahmad Zaki
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Lingkungan Almuslim
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

studi tentang persepsi dan praktik masyarakat lokal mengenai pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, khususnya bambu yang bertujuan untuk memahami perspektif masyarakat mengenai bambu sebagai HHBK dan untuk menilai potensi pemanfaatannya secara berkelanjutan. Pendekatan penelitian kualitatif dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi dengan 30 pengrajin bambu lokal. Analisis data difokuskan pada pemahaman sikap masyarakat terhadap pengelolaan bambu, tantangan yang dihadapi, dan peluang pengembangan ekonomi. Temuan penelitian menunjukkan sikap positif masyarakat terhadap pemanfaatan bambu. Mayoritas responden menyatakan setuju akan pentingnya pengelolaan bambu yang berkelanjutan untuk manfaat ekonomi dan lingkungan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, termasuk akses pasar yang terbatas, kurangnya keterampilan teknis, dan dukungan pemerintah yang tidak memadai. Hasil penelitian ini menyoroti potensi bambu sebagai sumber daya yang berharga bagi masyarakat pedesaan. Dengan mempromosikan praktik-praktik pengelolaan bambu yang berkelanjutan, maka akan memungkinkan untuk meningkatkan mata pencaharian masyarakat setempat, melestarikan keanekaragaman hayati, dan memitigasi perubahan iklim. Studi ini merekomendasikan pengembangan produk bambu bernilai tambah, program peningkatan kapasitas untuk pengrajin lokal, dan pembentukan hubungan pasar yang efektif untuk mewujudkan potensi bambu sebagai HHBK.
A POTENSIAL EKONOMI HUTAN MANGROVE DI PERCUT SEI TUAN: POTENSIAL EKONOMI HUTAN MANGROVE DI PERCUT SEI TUAN Rahmawati, Rahmawati; Nuraida; Iriadi, Ridwan; Hanum, Erlia
Jurnal Lingkungan Almuslim Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Lingkungan Almuslim
Publisher : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study assessed the potential of the mangrove forest ecosystem in Percut Sei Tuan, Deli Serdang Regency, North Sumatera, with the aim of evaluating the biodiversity, ecological function, and economic potential of the mangrove forest. The research was conducted through field surveys, vegetation inventory, and interviews with  30 local people. The results showed that the mangrove forest area in Percut Sei Tuan has high species diversity with seven main mangrove species. The ecological functions of mangroves as coastal protection, pollutant filters, and living places for coastal fauna are also clearly identified. In addition, the results of this study show great economic potential, which can be utilized sustainably, through activities such as ecotourism, fish farming, and non-timber forest product management. This study recommends the need for community-based management that takes into account conservation aspects and sustainable development of the local economy