cover
Contact Name
Nuryani Tri Rahayu
Contact Email
srimulyeni88@gmail.com
Phone
+6281809294840
Journal Mail Official
jurnalijss@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.pdpi.or.id/index.php/ijss/about/editorialTeam
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
IJSS
ISSN : 30218373     EISSN : 29883016     DOI : https://doi.org/10.58818/ijss.v2i1
The focus and scope of this journal are quite broad but limited to the social sciences. The scopes are many areas in social sciences such as politics, sociology, media and information, international relations, and anthropology including cultural and bioanthropology, social biology, multiculturalism, believe and culture, culture and education, anthropology of demography, economic anthropology, anthropology of law, anthropology of linguistics, history, anthropology of ecology, socio-psychology, humanities, culture, law, language, and communication Etc., as relevant.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): JULY- IJSS" : 5 Documents clear
Deskriptive Literature Review Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi bagi Perempuan Penyandang Disabilitas Faranisa Salsabilah; Hastin Trustisari
Indonesian Journal of Social Science Vol. 2 No. 2 (2024): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v2i2.55

Abstract

Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama terhadap kesehatan yang diatur dalam undang-undang. Namun, implementasi dari pemenuhan hak kesehatan reproduksi ini belum terpenuhi secara komprehensif bagi penyandang disabilitas. Hal ini disebabkan karena masih terbatasnya informasi, edukasi dan program pendidikan terkait kesehatan seksual dan reproduksi pada penyandang disabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemenuhan hak kesehatan seksual dan reproduksi bagi Perempuan penyandang disabilitas. Metode yang digunakan adalah descriptive literature review dengan membaca jurnal jurnal terkait. Hasil yang didapatkan bahwa pemenuhan hak kesehatan reproduksi bagi perempuan penyandang disabilitas belum terlaksana dengan baik disebabkan oleh belum adanya pelaksanaan dari instansi pemerintah terkait. Kesimpulannya adalah perlu adanya koordinasi, komunikasi, sosialisasi dan bersinergi antar instansi pemerintah dengan masyarakat dalam melihat kebutuhan perempuan penyandang disabilitas karena penting untuk mengkampanyekan pemenuhan atas hak kesehatan seksual dan reproduksi bagi perempuan penyandang disabilitas bukan dengan informasi tetapi juga dalam pelaksanaaannya.
Hak Layanan Aksesbilitas Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kota Jakarta Sianipar, Samuel togasihar adiputra; Hastin Trustisari
Indonesian Journal of Social Science Vol. 2 No. 2 (2024): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v2i2.66

Abstract

Aksesbilitas sangatlah penting bagi Setiap individu dalam kehidupan memiliki kebutuhan, karena manusia memiliki berbagai hal yang harus dipenuhi untuk dapat bertahan hidup. Demikian pula dengan para penyandang disabilitas juga memiliki pemenuhan kebutuhannya sendiri. Seperti hal nya aksesbilitas dalam pelayanan public di kota Jakarta  bagi disabilitas yang tentu harus di perhatikan mulai dari hak dan layanan yang baik bagi disabilitas. Artikel ini menggunakan metode naratif. Artikel ini bertujann bertujuan menggambarkan layanan dan isu masalah yang terjadi pada pelayanan aksesbilitas public di kota Jakarta bedasarkan Dekret Kementerian Pekerjaan Umum No. 468/KPTS tahun 1998 menegaskan bahwa aksesibilitas adalah fasilitas yang diberikan kepada orang-orang dengan disabilitas untuk  memastikan kesempatan  yang  sama  dalam  semua  aspek  kehidupan.  Aksesibilitas  sangat  penting,  terutama  bagi penyandang disabilitas Hasil studi literatur secara online di temukan 15 artikel hasil kajian menggambarkan 1. Hak layanan 2. Aksesbilitas Yang Baik 3.Transportasi yang mendukung Bedasarkan hal tersebut Maka Pemerintah di daerah setempat harus menyadari dan focus untuk meningkatkan Hak layanan bagi para penyandang disabilitas dan memberikan kenyamanan layanan yang baik bagi penyandang disabilitas. Sehinggak tidak adanya lagi ketidaksetaraan di tengah tengah masyarakat di Ibu Kota Jakarta
Penerapan Ajaran Tri Dharma Dari Raden Mas Sahid Relevansinya Di Masa Sekarang Fajar Tegar Ardiansyah; Nurpeni Priyatiningsih; Sawitri, Sawitri
Indonesian Journal of Social Science Vol. 2 No. 2 (2024): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v2i2.74

Abstract

Penelitian ini memiliki harapan dapat memberikan pengetahuan bagi para pembaca mengenai sejarah perjuangan dari Raden Mas Sahid melawan penjajahan Belanda sampai tercetuslah sebuah ajaran yang diberi nama Ajaran Tri Dharma yang sampai saat ini masih relevan diterapkan dimasa sekarang. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian menjelaskan mengenai sejarah perjuangan dari Raden Mas Sahid ketika melawan penjajahan Belanda dan selama melakukan perlawanan dengan penjajah, lalu tercetuslah Ajaran Tri Dharma yang pada awalnya digunakan oleh Raden Mas Sahid sebagai sebuah pedoman atau motivasi kepada para pengikutnya agar selalu semangat dan jangan pantang menyerah. Ajaran yang baik untuk dapat menjadi contoh dalam kehidupan di ajaran Raden Mas Sahid itu tiji tibeh mati siji mati kabeh. Pada tulisan jurnal yang berjudul penerapan pada ajaran Tri Dharma Raden Mas Sahid mewariskan ajaran ini untuk generasi selanjutnya dan dari isi Ajaran Tri Dharma tersebut dapat diterapkan dimasa sekarang sebagai warisan dari Raden Mas Sahid yang masih relevan sesuai dengan perkembangan jaman. Perilaku yang baik dapat diterapkan dan diteruskan untuk kegiatan di sekolah, Masyarakat, kehidupan sehari-hari dan sangat relevan. Menumbuhkan jiwa nasionalisme bagi Masyarakat dan khususnya generasi muda.
Kapasitas Kelembagaan Pemerintah Daerah dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan: Studi Kasus Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal di Kota Bogor Silvia Dian Anggraeni1; Naeli Fitria; Rusdi J. Abbas; M. Fauzi Abdul Rachman; Octavia Adiel Permata; Muhamad Fadilah Aziz; Intan Putri Permatasari
Indonesian Journal of Social Science Vol. 2 No. 2 (2024): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v2i2.75

Abstract

Kajian mengenai peran pemerintah daerah dan pemerintah kota dalam mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) semakin berkembang. Tren urbanisasi yang cepat di kota-kota besar di Indonesia menuntut pemerintah kota untuk mengembangkan solusi yang inklusif serta memastikan akses layanan publik, seperti air bersih, sanitasi, serta energi, dapat terjangkau oleh seluruh warganya. Kota Bogor terpilih sebagai pilot project oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mengimplementasikan tujuan SDGs melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2015-2024. Ini menunjukkan bahwa indikator-indikator dalam RPJMD Kota Bogor telah diselaraskan dengan indikator SDGs. Salah satu langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor adalah membangun infrastruktur Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), termasuk tangki septik komunal dan individual, untuk menyediakan akses sanitasi yang lebih baik. Meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam realisasi pembangunan infrastruktur IPAL ini, seperti keterbatsan anggaran, kondisi lahan yang kurang mendukung, minimnya partisipasi masyarakat, serta kendala teknis, pengelolaan IPAL komunal di Kota Bogor dinilai cukup berkelanjutan dengan skor 54,23 dari 100. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini menganalisis kapasitas kelembagaan Pemerintah Kota Bogor dalam mencapai SDGs melalui beberapa indikator, yaitu: (1) kapasitas strategis atau kepemimpinan, (2) kapasitas analisis dan manajemen data, (3) kapasitas manajemen organisasi, dan (4) kapasitas manajemen kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah memiliki fondasi kapasitas kelembagaan di keempat aspek tersebut. Namun, beberapa aspek kapasitas tampaknya belum tercapai secara optimal, terutama kapasitas analitis dan kapasitas strategis.
Perilaku FoMO (Fear of Missing Out) pada Mahasiswa Pasim Bandung Alya Nur Intan; Riska Hikmah Alwiyah; Mulyeni, Sri; Herlina, Herlina
Indonesian Journal of Social Science Vol. 2 No. 2 (2024): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v2i2.76

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak Fear of Missing Out (FoMO) pada perilaku mahasiswa dengan fokus pada media sosial. Metode penelitian kuantitatif dilakukan dengan desain cross-sectional, melibatkan 77 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Nasional Pasim Bandung. Pengumpulan data menggunakan kuesioner online, mengevaluasi aspek FoMO seperti "Need to be long," "Anxiety," "Addiction," dan "Need for Popularity." Hasil penelitian menunjukkan variasi respons mahasiswa terhadap FoMO. Beberapa menunjukkan pemahaman mendalam terhadap dinamika media sosial, sementara sebagian lain masih mencari validasi melalui konten populer. Mahasiswa yang tidak merasa kesal ketika tidak di-mention cenderung memiliki keseimbangan yang lebih baik antara kehidupan online dan offline. Sebaliknya, mereka yang kesulitan menghentikan diri dari melihat update di media sosial sering mengalami tekanan yang mengganggu keseimbangan hidup. Pembahasan menyoroti pentingnya literasi digital dan manajemen waktu di lingkungan kampus untuk membantu mahasiswa mengelola dampak FoMO. Kesimpulan menekankan perlunya kesadaran akan keseimbangan dalam penggunaan media sosial dan saran implementasi program edukasi untuk mendukung kesejahteraan mental mahasiswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5