cover
Contact Name
T Faizin
Contact Email
jurnalattabayyun@gmail.com
Phone
+6285277367635
Journal Mail Official
jurnalattabayyun@gmail.com
Editorial Address
https://journal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/attabayyun/about/editorialTeam
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
AT-TABAYYUN: Journal Islamic Studies
ISSN : 24775614     EISSN : 30218659     DOI : https://doi.org/10.47766/atjis.v1i1
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies (P-ISSN: 2477-5614; e-ISSN: 3021-8659) is a multi-disciplinary publication dedicated to the scholarly study of all aspects of Islam and of the Islamic world. Particular attention is paid to works dealing with history, geography, political science, economics, anthropology, sociology, law, literature, religion, philosophy, international relations, environmental and developmental issues, as well as ethical questions related to scientific research. The Journal seeks to place Islam and the Islamic tradition as its central focus of academic inquiry and to encourage comprehensive consideration of its many facets; to provide a forum for the study of Islam and Muslim societies in their global context; to encourage interdisciplinary studies of the Islamic world that are cross-national and comparative; to promote the diffusion, exchange, and discussion of research findings; and to encourage interaction among academics from various traditions of learning.
Articles 72 Documents
PERAN WHATSAPP DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN KERJA NELAYAN BELAWAN Dita Nabila Khairani; Afriadi Amin; Maria Ulfa Batoebara
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2026): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v8i1.8158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial WhatsApp dalam komunikasi jaringan nelayan di Kampung Nelayan Seberang Belawan serta kaitannya dengan aspek kesehatan dan keselamatan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala lingkungan, nelayan aktif, serta pihak Kepolisian Air dan Udara (Polairud). Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp berperan sebagai media komunikasi utama dalam pertukaran informasi di kalangan nelayan, baik terkait aktivitas melaut, kondisi cuaca, maupun informasi keselamatan. Struktur jaringan komunikasi yang terbentuk cenderung bersifat terpusat, dengan tokoh tertentu sebagai pusat penyebaran informasi. Selain itu, penggunaan WhatsApp juga mendukung terbentuknya modal sosial berupa kepercayaan dan solidaritas antar nelayan. Namun, pemanfaatannya dalam aspek keselamatan kerja masih belum optimal karena keterbatasan akses dan literasi digital sebagian nelayan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa WhatsApp memiliki peran strategis dalam memperkuat komunikasi jaringan nelayan, namun diperlukan peningkatan pemanfaatan yang lebih efektif, khususnya dalam mendukung kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan nelayan.
PERAN MEDIATOR NON-LITIGASI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA RUMAH TANGGA: PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM ADAT ACEH DI KECAMATAN SIMPANG TIGA Yusriadi
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2026): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v8i1.8264

Abstract

Penelitian ilmiah ini berjudul, “Peran Mediator Dalam Penyelesaian Sengketa Rumah Tangga Perspektif hukum Islam. Persengketaan rumah tangga akhir-akhir ini sangat kerap terjadi. Hal ini di sebabkan karena berbagai faktor seperti faktor ekonomi, faktor keegoisan sehingga hilangnya keserasian. Adapun Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran mediator dalam Penyelesaian Sengketa Keluarga, bagaimana proses pelaksanaannya dan bagaimana menurut hukum Islam tentang proses mediasi. Dari masalah yang ada maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisir terjadinya persengketaan dengan cara mengkaji apa saja peran dari mediator dalam melakukan proses mediasi, untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaannya dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap proses mediasi. Dalam menemukan informasi maka peneliti menggunakan metode kualitatif sebagai metode penelitian. metode kualitatif adalah metode yang menekankan pada pengamatan fenomena dan lebih meneliti ke substansi makna dari fenomena tersebut serta menggunakan teknik pengumpulan data dengan adanya observasi, wawancara dan hasil dokumentasi. Dalam menyelesaikan masalah untuk meminimalisir terjadi persengketaan maka di perlukannya jasa mediasi dalam penyelesaian sengketa yang melibatkan mediator. Dalam proses pelaksanaannya mediator harus mempunyai kemampuan personal yang dimiliki pada dirinya dengan berperan aktif dalam proses mediasi seperti pandai dalam bernegosiasi, mewawancarai dan membimbing para pihak. Islam menganjurkan jika terjadi persengketaan antara suami istri maka yang menjadi mediator (Hakam) adalah perwakilan keluarga dari pihak istri dan perwakilan keluarga dari pihak suami yang bersengketa hal ini disebabkan, keluarga lebih mengenal persengketaan tersebut.