cover
Contact Name
T Faizin
Contact Email
jurnalattabayyun@gmail.com
Phone
+6285277367635
Journal Mail Official
jurnalattabayyun@gmail.com
Editorial Address
https://journal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/attabayyun/about/editorialTeam
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
AT-TABAYYUN: Journal Islamic Studies
ISSN : 24775614     EISSN : 30218659     DOI : https://doi.org/10.47766/atjis.v1i1
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies (P-ISSN: 2477-5614; e-ISSN: 3021-8659) is a multi-disciplinary publication dedicated to the scholarly study of all aspects of Islam and of the Islamic world. Particular attention is paid to works dealing with history, geography, political science, economics, anthropology, sociology, law, literature, religion, philosophy, international relations, environmental and developmental issues, as well as ethical questions related to scientific research. The Journal seeks to place Islam and the Islamic tradition as its central focus of academic inquiry and to encourage comprehensive consideration of its many facets; to provide a forum for the study of Islam and Muslim societies in their global context; to encourage interdisciplinary studies of the Islamic world that are cross-national and comparative; to promote the diffusion, exchange, and discussion of research findings; and to encourage interaction among academics from various traditions of learning.
Articles 66 Documents
ANALISIS BAHASA JURNALISTIK PADA BERITA PEMILIHAN PRESIDEN DI SERAMBINEWS.COM EDISI APRIL 2019 Rita Suryani
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 5 No. 2 (2023): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v5i2.3203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ciri-ciri bahasa jurnalistik dan penyimpangan bahasa jurnalistik pada berita pemilihan presiden di Serambinews.com edisi April 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi berita berdasarkan observasi dan dokumentasi. Adapun unit analisis beritanya yaitu berita pada edisi Rabu 17 April 2019 dengan judul berita pertama “Di Pecinan Peunayong, Jokowi-Ma’ruf Amin unggul di sejumlah TPS” dan berita kedua “Prabowo-Sandi Unggul di Aceh Jaya. Hasil penelitian pada berita pertama terdapat ciri-ciri bahasa jurnalistik yang sederhana, padat, jelas dan demokratis. Kemudian terdapat penyimpangan sintaksis (penulisan kalimatnya kurang tepat), penyimpangan klerikal (huruf kapital dan tanda hubung), penyimpangan semantik dan penyimpangan tanda baca. Pada berita kedua terdapat ciri-ciri bahasa jurnalistik yang sederhana, menarik, padat dan jernih. Penyimpangannya pada tanda baca, penyimpangan sintaksis (tata bahasa) dan penyimpangan huruf kapital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi perkembangan ilmu komunikasi serta rujukan bagi wartawan, editor dan pihak yang terlibat dalam struktur redaksional media massa.
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH Zahari; Masriadi; Jafaruddin
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2024): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v6i1.3337

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1). Pengaturan Hukum Penyiaran Aceh dalam mengaktualisasi nilai keislaman dan Kearifan budaya local masyarakat Aceh (2) Program Penyiaran Aceh dalam penguatan nilai-nilai syariat Islam dan kearifan budaya Lokal masyarakat Aceh. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan Istrumen Pengumpulan data Interview dan Focus Gruop Diskusi, Informan Kunci dalam Anggota Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Aceh, Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Asisten 1 Pemerintah Aceh. Teori yang digunakan dalam penelitian ini, teori Struktur Kounikasi Organisasai, Agenda Setting Teori Komunikasi Massa. Hasil pembahasan Penelitian (1) Bahwa Pengaturan Hukum Penyiaran Aceh dalam mengaktualisasi nilai ke-Islaman dan kearifan budaya local masyarakat Aceh di atur dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh pada pasal 153 disebutkan Pemerintah Aceh mempunyai kewenangan menetapkan ketentuan di bidang pers dan penyiaran berdasarkan nilai Islam dan Qanun Aceh Nomor 8 tahun 2014 tentang Pokok-pokok Syariat Islam pada pasal 35 di sebutkan Pengawasan atas isi siaran dalam kegiatan usaha penyelenggaraan penyiaran dilaksanakan oleh KPI Aceh sesuai dengan ketentuan Qanun. (2.) Bahwa Program penyiaran Aceh yang mencakup program siaran jurnalistik, program siaran faktual, dan program siaran non faktual dalam rangka pengembangan potensi Aceh serta dikerjakan dan diproduksi oleh sumberdaya dan lembaga penyiaran di Aceh berdasarkan nilai Islam, Penyiaran di Aceh harus menjaga isi atau sirkulasi produk pers dan penyiaran yang tidak bententangan dengan nilai Islam. Kesimpulan demi terwujudnya Penyiaran Aceh yang sehat dan bermatabat serta dilandasi wawasan keIslaman dengan menjunjung tinggi nilai kearifan budaya lokal masyarakat Aceh. Komisi Penyiaran Indonesia Aceh perlu membangun komunikasi dan mensosialisasikan Pengaturan hukum Penyiaran Aceh terhadap Pemangku kepentingan dan Mitra kerja untuk dapat menyusun Roadmap Program penyiaran Aceh.
KOMUNIKASI ISLAMI DALAM REPRESENTASI KELUARGA : (Analisis Semiotika pada film Keluarga Cemara) Saleh, Muhammad; Jannah, Wirdatul
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2024): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v6i1.3338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi komunikasi Islami dalam keluarga pada film Keluarga Cemara. Dengan pendekatan analisis semiotika, studi ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai dan praktik komunikasi Islami tergambar dalam interaksi keluarga di film tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Keluarga Cemara berhasil merepresentasikan komunikasi Islami yang tercermin dalam sikap saling menghargai, empati, kejujuran, dan musyawarah di antara anggota keluarga. Film ini dapat menjadi media edukasi dan transformasi budaya yang efektif bagi masyarakat untuk membentuk keluarga yang sakinah.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ORANG TUA DALAM MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG PADA REMAJA DI KOTA LHOKSEUMAWE Yuliana Restiviani
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2024): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v6i1.3339

Abstract

Dalam fase perkembangan remaja, remaja sering mengalami berbagai tantangan, salah satu tantangan yang sering dihadapi remaja adalah munculnya perilaku menyimpang. Perilaku menyimpang pada remaja merupakan perilaku negatif yang buruk atau sikap dan tingkah laku yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga tingkah lakunya tidak diperkenankan di masyarakat. Perilaku menyimpang pada remaja dapat berupa kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, tawuran antar pelajar atau geng, penggunaan minuman keras dan mabuk-mabukan, merokok, seks bebas dan penyimpangan sosial lainnya, demikian pula dengan remaja di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas komunikasi antarpribadi orang tua dalam mengatasi perilaku menyimpang pada remaja di Kota Lhokseumawe, teori yang digunakan adalah, teori efektivitas komunikasi berdasarkan aspek-aspek komunikasi interpersonal humanistik menurut DeVito. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan mengutamakan kajian pustaka (library research) dan deskriptif analitis untuk mengeksplorasi temuan atau fakta-fakta aktual berdasarkan data dan hasil observasi selama proses penelitian. Penelitian ini memperkuat referensi bahwa komunikasi antarpribadi orang tua memang telah terbukti efektif dalam mengatasi perilaku menyimpang pada remaja, termasuk pada remaja Kota Lhokseumawe. Orang tua yang mampu menjalin komunikasi yang baik dan terbuka dengan anak-anaknya cenderung dapat mendeteksi dan mengatasi perilaku menyimpang lebih dini. Empati merupakan dimensi kunci dari pencegahan perilaku menyimpang pada remaja. Empati merujuk pada kemampuan orang tua untuk memahami dan merasakan apa yang dialami oleh anak remajanya, sehingga mereka akan merasa nyaman untuk berbagi dan mencari solusi bersama-sama ketika terlibat permasalahan, dan pada akhirnya orang tua dapat lebih efektif untuk membimbing dan mencegah remaja agar tidak terlibat dalam perilaku menyimpang.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA SMARTPHONE PADA GENERASI Z (GEN-Z) DI IAIN LHOKSEUMAWE Oknita
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2024): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v6i1.3340

Abstract

Peneliti ini berjudul Efektivitas Komunikasi Antarpribadi Terhadap Penggunaan Media Smartphone pada Generasi Z (Gen-Z) di IAIN Lhokseumawe yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas komunikasi antarpribadi terhadap penggunaan media smartphone pada generasi Z (Gen-Z). Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dan skunder. Informan penelitian terdiri dari mahasiswa IAIN Lhokseumawe yang tergolong Gen-Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika sedang berkomunikasi antarpribadi secara langsung (face to face) pada waktu yang bersamaan juga tidak dapat menghindari proses komunikasi antarpribadi melalui perantara media (smartphone). Dimana pada saat berkomunikasi, salah satu diantara keduanya komunikator atau komunikan mendapat panggilan dari smartphonenya. Hal ini tidak mengakibatkan komunikasi tidak efektif dengan ditemukan adanya karakteristik komunikasi efektif yang dikemukakan oleh Devito yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sifat positif, keseteraan. Temuan, yang perlu diperhatikan dalam komunikasi antarpribadi adalah etika berkomunikasi dengan meminta izin atau meminta maaf terlebih dahulu kepada lawan bicara untuk menerima panggilan dari smartphonenya. Setelah itu komunikasi dilanjutkan kembali. Dan fenomena komunikasi antarpribadi secara langsung sekaligus terjadi komunikasi antarpribadi secara tidak langsung (perantara smarphone) sudah menjadi kebiasaan biasa (budaya baru) yang sudah diterima dalam masyarakat.
STRATEGI KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL GURU SEKOLAH DASAR DI DAERAH BERKEMBANG (Studi di SDN 1 Banda Sakti Kota Lhokseumawe) Isna Inda
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2024): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v6i1.3357

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi instruksional guru Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, yang terletak di daerah berkembang. Studi kualitatif ini menggunakan metode studi kasus untuk memahami praktik komunikasi guru di kelas dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru di daerah tertinggal harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang kurang mendukung, dengan menerapkan kreativitas dan fleksibilitas dalam merancang strategi komunikasi instruksional yang efektif. Temuan ini dapat memberikan masukan berharga bagi upaya peningkatan kualitas pembelajaran di daerah-daerah terpinggirkan.
ESENSI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT ISLAM DAN FILSAFAT BARAT Azmi, Izzam; Chilya Nur Hidayah; Zukhrufa Diana Azza; M. Yunus Abu Bakar
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2024): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v6i2.1989

Abstract

Manusia didefinisikan gabungan antara jasmani dan rohani, manusia memiliki perbedaan dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Manusia memiliki rasa ingin tahu terhadap dunia sekitarnya yang kemudian menjadi sumber pemikiran, dan filsafat berakar dari hasrat rasa ingin tahu. Melalui praktik berfilsafat, manusia dapat mencapai tingkat pengetahuan yang lebih tinggi. Adapun esensi manusia dalam perspektif filsafat Islam yang menegaskan bahwa manusia adalah ciptaan Allah. Dengan menciptakan manusia, Allah memberikan potensi-potensi yang terkait dengan fitrah manusia, sehingga manusia memiliki potensi dan sifat-sifat yang sesuai dengan rancangan Ilahi. Sedangkan esensi manusia dalam perspektif filsafat Barat yang didasarkan pada kesadaran terhadap materi, sehingga semua prinsip, potensi, dan nilai manusia dievaluasi dari perspektif materialistik, dan telah berkembang selama ribuan tahun, mencakup beragam teori dan pandangan, masih menjadi topik perdebatan dan penelitian yang mendalam dalam dunia filsafat modern. Berdasarkan penjelasan di atas, artikel ini mengulas mengenai konsep esensi manusia dalam kerangka filsafat islam dan barat. Dalam penelitian ini digunakan metode analisis komparatif. Melalui pendekatan ini dibandingkan pandangan tentang esensi manusia yang dikemukakan oleh para filosof Barat dan Islam.
NASIONALISME MENURUT HADITS RIWAYAT TIRMIDZI NO 3860 DAN PASAL 27 UUD 1945 Harmaini, Ryan Lukman El Hakim; Arifin, Tajul
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2024): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v6i2.6401

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena brain drain yang terjadi di Indonesia. banyak sekali talenta muda yang memilih untuk mencari penghidupan di luar negeri ketimbang di Indonesia. Ada yang berbendapat bahwa mereka yang mencari penghidupan di luar negeri akibat dari rasa nasionalisme yang rendah. Artikel ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan yuridis normatif dan menggunakan teknik studi literatur. Hasilnya bahwa selama warga negara masih berkontribusi terhadap kemajuan negara, mereka tidak melanggar Undang-Undang yang berlaku. Bahkan Rasulullah tetap mencintai tanah airnya walaupun masyarakatnya sangat membenci beliau, bahkan mengusir beliau sehingga beliau hijrah menuju Kota Madinah. Penduduk kota Madinah sangat menerima beliau dan mematuhi perintah Rasulullah. Hal ini menandakan bahwa Nasionalisme dapat dilakukan di mana saja tidak memandang tempat.
PENGEMBANGAN MATERI AJAR PAI BERBASIS VIDEO TERHADAP MOTIVASI PESERTA DIDIK DI MAS AL-MUBARAK, KECAMATAN SAMALANGA Jazuli; Maya Safitri
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2024): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v6i2.6738

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan materi ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis video di Madrasah Aliyah Swasta Al-Mubarak, dengan fokus pada topik Teori Masuknya Islam ke nusantara dalam buku ajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil pengembangan materi ajar PAI dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui video pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan analisis kebutuhan, perencanaan, produksi serta uji coba di madrasah. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran sangat efektif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik terhadap materi PAI. Uji coba di kelas XII 1 MAS Al-Mubarak menunjukkan respon positif dari peserta didik dengan hasil rata-rata skor 85% masuk pada kriteria sangat paham. Penggunaan video pembelajaran juga menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih terfokus dan tertib. Dalam kesimpulannya, pengembangan materi ajar PAI berbasis video memberikan kontribusi positif terhadap pembelajaran Mata Pelajaran PAI di MAS Al-Mubarak, menunjukkan bahwa strategi ini efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di tingkat menengah atas.
PENDIDIKAN ISLAM DALAM AGAMA MEMENUHI KEBUTUHAN MANUSIA Tantia Kasih; Hanafiyah, Mukhtar
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2024): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v6i2.6739

Abstract

Pendidikikan agama islam memiliki peran yang sangat penting dari berbabagai aspek kehidupan manusia.yaitu memberikan pemahaman tentang nilai nilai islami dan ajaran agama islam lebih mendalam sehingga kita masyarakat muslim dapan mengimplementasikan pengetahuan tersebut.Tujuan pendidikan agama islam tidak lain hanya untuk membuat manusia yang tidak tau menjadi tau dan membentuk ahlak yang baik.Seperti di kehidupan kita manusia membutuhkan pendidikan sebagai panduan dalam perjalanan hidup .Dengan adanya pendidikan agama islam kita dapat lebih dekat dengan Allah SWT karena kita mengetahui perintahnya dan larangan nya.Dalam masyarakat dengan adanya pendidikan tersebut kita bisa berbaur dengan masyarakat dengan ahlakul karimah.