cover
Contact Name
T Faizin
Contact Email
jurnalattabayyun@gmail.com
Phone
+6285277367635
Journal Mail Official
jurnalattabayyun@gmail.com
Editorial Address
https://journal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/attabayyun/about/editorialTeam
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
AT-TABAYYUN: Journal Islamic Studies
ISSN : 24775614     EISSN : 30218659     DOI : https://doi.org/10.47766/atjis.v1i1
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies (P-ISSN: 2477-5614; e-ISSN: 3021-8659) is a multi-disciplinary publication dedicated to the scholarly study of all aspects of Islam and of the Islamic world. Particular attention is paid to works dealing with history, geography, political science, economics, anthropology, sociology, law, literature, religion, philosophy, international relations, environmental and developmental issues, as well as ethical questions related to scientific research. The Journal seeks to place Islam and the Islamic tradition as its central focus of academic inquiry and to encourage comprehensive consideration of its many facets; to provide a forum for the study of Islam and Muslim societies in their global context; to encourage interdisciplinary studies of the Islamic world that are cross-national and comparative; to promote the diffusion, exchange, and discussion of research findings; and to encourage interaction among academics from various traditions of learning.
Articles 71 Documents
PERAN SERTA MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN DAYAH SHAFAL ‘ULUM AL-AZIZIYAH Della, Dinanda Minta
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 7 No. 1 (2025): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v7i1.6737

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam peran serta masyarakat terhadap perkembangan Dayah Shafal ‘Ulum Al-Aziziyah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai peran serta masyarakat terhadap dayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menyediakan fasilitas, dana, dan pengajar yang berkualitas untuk Dayah Shafal Ulum Al-Aziziyah. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosial dan budaya juga membantu memperkuat program pendidikan di dayah tersebut. Namun, masih ada beberapa tantangan, seperti kurangnya kesadaran dan koordinasi antara berbagai pihak di masyarakat, yang perlu diatasi untuk mempercepat perkembangan dayah ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pengelola dayah, pemerintah, dan masyarakat untuk bekerja sama lebih baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di dayah.
PROGRAM TAHFIDZ AL-QURAN DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL-QURAN SISWA DI SMP NUSAIBAH LEADERSHIP ISLAMIC BOARDING SCHOOL Anjani, Adhistria Rahma; Siti Aisah; Wahyudin, Muhammad; Salam, Mochamad Fadlani
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 7 No. 1 (2025): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v7i1.6743

Abstract

Penelitian ini mengkaji program tahfidz di SMP Nusaibah Leadership Islamic Boarding School yang bertujuan mencetak generasi Muslim bertakwa, intelektual, dan berjiwa kepemimpinan. Program ini membentuk karakter Generasi Tauhid, Rabbani, Qur’ani, dan Dakwah, dengan target hafalan minimal 6 juz Al-Quran. Persiapan harian meliputi doa dan muroja'ah sebelum dan setelah kegiatan utama. Evaluasi dilakukan setiap hari, dilaporkan mingguan dan bulanan kepada orang tua. Hambatan utama meliputi metode pembelajaran yang terus diperbaiki, ketidakhadiran guru, kurangnya motivasi siswa, dan dukungan orang tua yang minim. Sarana dan prasarana memadai, menyediakan tempat yang nyaman untuk menghafal. Program tahfidz ini menunjukkan hasil positif meskipun ada hambatan yang diatasi melalui evaluasi dan perbaikan terus-menerus. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan program tahfidz efektif dalam mencapai tujuan pendidikan Islam yang komprehensif, membentuk karakter siswa sesuai visi dan misi sekolah.
PESANTREN LEMBAGA PENDIDIKAN TERTUA DI INDONESIA DAN PERKEMBANGANNYA Anjani, Adhistria Rahma; Putri Amanah; Sitti Chadidjah
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 7 No. 1 (2025): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v7i1.6744

Abstract

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang memainkan peran penting dalam perkembangan pendidikan Islam di nusantara. Berawal dari sistem pendidikan tradisional yang menekankan pada pengajaran kitab kuning dan nilai-nilai keislaman, pesantren telah mengalami berbagai transformasi signifikan sesuai dengan perkembangan zaman. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah berdirinya pesantren, struktur pendidikan, serta kontribusi pesantren dalam pembentukan karakter dan intelektual umat Islam di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi tantangan dan peluang yang dihadapi pesantren berjuang melawan takhayul dan agama serta kepercayaan pada semua tuhan, karena pesantren awalnya dimaksudkan sebagai agama monoteistik. Setelah hadirnya pesantren baru, “nilai-nilai hitam” yang sebelumnya ada di lingkungan tersebut dikontraskan dengan “nilai-nilai putih” yang ditawarkan oleh pesantren, dan pesantren selalu keluar sebagai pemenang. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan Islam di Indonesia serta menjadi referensi bagi studi lebih lanjut mengenai lembaga pendidikan pesantren.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TERPADU DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI KEGIATAN EKONOMI PENDUDUK DI LINGKUNGAN SEKITAR KELAS IV MIN 13 ACEH UTARA TAHUN 2022/2023 Khathimah, Husnul
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2024): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v6i2.6746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MIN 13 Aceh Utara pada materi kegiatan ekonomi penduduk di lingkungan sekitar melalui implementasi model pembelajaran terpadu tipe connected. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil tes awal menunjukkan hanya 22,2% siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Pada siklus I, terjadi peningkatan menjadi 36,1%, dan pada siklus II, ketuntasan belajar mencapai 86,1%, melampaui target ≥ 80%. Hasil ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran terpadu tipe connected dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa.
TATA KELOLA KEPEMIMPINAN DAYAH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENDIDIKAN KONTEMPORER: Studi Kasus Di Dayah Misbahul Huda Buket Rata Kota Lhokseumawe Syafrendi, Mohd Rifky Abdallah
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 7 No. 1 (2025): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v7i1.6748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kepemimpinan di Dayah Misbahul Huda, sebuah lembaga pendidikan Islam tradisional di Aceh, dalam menghadapi tantangan pendidikan kontemporer seperti integrasi teknologi, perubahan kurikulum, dan tuntutan globalisasi. Fokus utama adalah peran teungku sebagai pemimpin otoriter yang mengarahkan kebijakan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan teungku, guru, dan santri. Analisis tematik mengungkapkan bahwa kepemimpinan di Dayah Misbahul Huda berhasil memadukan tradisi dan inovasi, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk pengembangan karakter dan intelektual santri. Meskipun ada resistensi terhadap modernisasi, dayah ini menunjukkan adaptabilitas melalui penggunaan teknologi dan keterlibatan aktif dengan komunitas sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kepemimpinan otoriter yang dijalankan dengan pendekatan kolegial dapat mempertahankan esensi pendidikan Islam sambil membuka ruang bagi inovasi. Studi ini menyoroti pentingnya strategi adaptif dalam menghadapi tantangan pendidikan modern dan menegaskan kontribusi signifikan dayah dalam pendidikan dan pengembangan sosial di masyarakat. Dengan demikian, Dayah Misbahul Huda menjadi contoh bagaimana institusi pendidikan tradisional dapat tetap relevan dan berkelanjutan di era globalisasi, melalui inovasi dan kolaborasi yang tepat.
IMPLEMENTASI METODE IQRA’ DAN TAHSIN DI SMP MUHAMMADIYAH 7 SUMBERSARI Widah Fauziyah; Idris, Muhammad; Danis, Pahmi Muhammad; Salam, Mochamad Fadlani
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 7 No. 1 (2025): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v7i1.6749

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi metode Iqra’ dan Tahsin di SMP Muhammadiyah 7 Sumbersari untuk meningkatkan keterampilan membaca dan memahami Al-Qur'an. Metode Iqra’, yang merupakan pendekatan bertahap, memudahkan siswa menguasai huruf dan tajwid Al-Qur'an. Metode Tahsin berfokus pada peningkatan kualitas bacaan dengan menekankan tajwid dan tartil. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa metode Iqra’ efektif untuk membantu siswa baru mempelajari Al-Qur'an dengan cepat dan sistematis. Metode Tahsin secara signifikan meningkatkan kualitas bacaan siswa yang sudah mengenal huruf Al-Qur'an namun kurang memahami tajwid. Kombinasi kedua metode ini meningkatkan keterampilan teknis membaca dan menumbuhkan kecintaan serta motivasi siswa dalam mempelajari Al-Qur'an. Dukungan dari guru yang kompeten dan fasilitas yang memadai sangat penting untuk keberhasilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Iqra’ dan Tahsin di SMP Muhammadiyah 7 Sumbersari efektif dan dapat dijadikan model bagi sekolah lain yang ingin meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur'an
IMPLEMENTASI PROMOTION MIX DUTA WISATA DALAM STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PARIWISATA KABUPATEN BENER MERIAH Fitriana; Ainol Mardhiah; Muchlis; Harinawati; Zahari
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2026): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v8i1.7280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi elemen promotion mix yang diterapkan oleh Duta Wisata Kabupaten Bener Meriah dalam strategi komunikasi pemasaran pariwisata guna meningkatkan jumlah pengunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas unsur Dinas Pariwisata Kabupaten Bener Meriah, Duta Wisata (Ikatan Beru Bujang Gayo Bener Meriah), dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bauran promosi (promotion mix) yang dilakukan oleh duta wisata telah berjalan melalui lima elemen utama. Pada elemen periklanan (advertising), pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook telah dilakukan, namun belum optimal karena pengelolaannya masih cenderung pasif dan kurang konsisten. Pada promosi penjualan (sales promotion), duta wisata aktif terlibat dalam event-event besar daerah dan kegiatan sosialisasi edukatif di sekolah. Pemasaran langsung (direct marketing) dan penjualan pribadi (personal selling) menunjukkan efektivitas yang tinggi melalui interaksi tatap muka, komunikasi yang ramah, persuasif, serta penampilan profesional yang membangun kepercayaan pengunjung. Sementara itu, strategi hubungan masyarakat (public relation) diterapkan melalui pembekalan sikap positif, pendekatan partisipatif dengan pengelola destinasi, serta pembinaan hubungan harmonis dengan masyarakat. Secara keseluruhan, strategi komunikasi duta wisata telah mencerminkan prinsip komunikasi yang efektif, tetapi memerlukan penguatan pada pengelolaan konten digital, konsistensi promosi, dan perluasan jangkauan pasar.
IMPLEMENTASI STRATEGI DIRECT INSTRUCTION DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA SIRAJUL IBAD ACEH SELATAN Siddi Mauidhah; Maya Safitri
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2026): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v8i1.7753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi Direct Instruction (pembelajaran langsung) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Sirajul Ibad Aceh Selatan. Pemilihan strategi ini didasari oleh kebutuhan guru untuk menyajikan materi secara terstruktur agar mudah dipahami oleh siswa dan tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Strategi Direct Instruction merupakan model pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher-centered), di mana guru bertindak sebagai sumber utama informasi dalam mentransfer pengetahuan selangkah demi selangkah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi dengan guru PAI serta siswa kelas X di SMA Sirajul Ibad Aceh Selatan. Data sekunder didukung oleh dokumen, foto, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi Direct Instruction di SMA Sirajul Ibad Aceh Selatan telah dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah yang sistematis, meliputi: (1) Menyiapkan siswa; (2) Menyampaikan tujuan; (3) Melakukan presentasi; (4) Melakukan demonstrasi; (5) Memberikan latihan terbimbing; (6) Evaluasi; dan (7) Feedback. Guru mampu menciptakan suasana belajar yang berkesan dan menyenangkan dengan menyisipkan gurauan atau intermezzo seperti game konsentrasi agar pembelajaran tidak monoton. Keberhasilan strategi ini dibuktikan dengan meningkatnya pemahaman siswa terhadap materi PAI, kemampuan siswa dalam mempraktikkan keterampilan keagamaan (seperti berwudhu), serta peningkatan hasil belajar siswa secara keseluruhan.
IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SDN 3 NISAM Fitrahmi; Maya Safitri
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2026): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v8i1.7765

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa di SDN 3 Nisam, di mana sebagian siswa masih pasif dalam proses pembelajaran, kurang berpartisipasi dalam diskusi, dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning/PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa di SDN 3 Nissam, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri dari guru kelas, siswa, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model Project Based Learning (PjBL) di SDN 3 Nissam dilakukan melalui kegiatan pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan siswa secara aktif dalam diskusi, kerja sama kelompok, pencarian informasi, dan penyelesaian tugas proyek. Penerapan model ini mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa, terlihat dari meningkatnya keberanian siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat selama proses pembelajaran berlangsung. Faktor pendukung implementasi PjBL meliputi peran guru sebagai fasilitator, antusias siswa, kerja sama kelompok, dan lingkungan belajar yang kondusif. Sedangkan faktor penghambatnya meliputi kurangnya rasa percaya diri sebagian siswa, keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, serta keterbatasan fasilitas pembelajaran. Dengan demikian, penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa di SDN 3 Nissam dan menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif serta berpusat pada siswa.
ETIKA PUISI DALAM QS. AL-SYU‘ARĀ’ 224–227 DAN SASTRA ISLAM AWAL Vina Naila; R. Myrna Nur Sakinah
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2026): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v8i1.7913

Abstract

Artikel ini membahas pandangan Al-Qur’an terhadap puisi dan penyair melalui analisis QS. al-Syu‘arā’ [26]: 224–227 dalam konteks sastra Islam awal. Kajian ini berangkat dari anggapan bahwa ayat tersebut sering dipahami sebagai penolakan terhadap puisi, padahal struktur ayat menunjukkan adanya kritik yang bersifat selektif sekaligus pengecualian etis bagi penyair tertentu. Penelitian ini bertujuan menjelaskan kritik Al-Qur’an terhadap penyair, membandingkan penafsiran empat kitab tafsir klasik, serta menghubungkan ayat tersebut dengan perubahan fungsi puisi Arab pada masa Nabi Muhammad SAW. Penelitian menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan tafsir komparatif dan analisis sastra-budaya. Sumber primer meliputi QS. al-Syu‘arā’ [26]: 224–227 serta tafsir al-Ṭabarī, Ibn Kathīr, al-Qurṭubī, dan al-Jalālayn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak menolak puisi sebagai bentuk seni bahasa. Kritik ayat 224–226 diarahkan kepada penyair yang menyebarkan kebatilan, menggunakan bahasa tanpa tanggung jawab, dan tidak menunjukkan kesesuaian antara perkataan serta tindakan. Ayat 227 menegaskan bahwa puisi dapat diterima apabila berlandaskan iman, amal saleh, zikir, dan pembelaan terhadap kezaliman. Puisi Ḥassān ibn Thābit memperlihatkan transformasi fungsi puisi dari kebanggaan kesukuan menuju dakwah, pembelaan Islam, dan penguatan solidaritas umat.