cover
Contact Name
Nike Vonika
Contact Email
versahekmatyar@poltekesos.ac.id
Phone
+6281220025612
Journal Mail Official
jurnal@poltekesos.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 367 Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial
ISSN : 14125153     EISSN : 25028707     DOI : https://doi.org/10.31595/peksos.v20i1
Core Subject : Social,
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial is a scholarly refereed journal to expand knowledge and promote the fields of social work, social welfare, and community development. Its major focus is on the development of social work as well as social welfare and community development issues. It aims is to explore the social work theory and practice at the micro, mezzo, and macro level. The journal wants to support the publication to embodies the aspirations and conceptual thinking of the various local, national, and international studies in the context of social work, social welfare, and community development.
Articles 263 Documents
PERILAKU MALADAPTIF SISWA DALAM PENDIDIKAN BERASRAMA: ANALISIS STUDI KASUS KUALITATIF INTERVENSI PEKERJAAN SOSIAL DI SEKOLAH RAKYAT Raden Rasman
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 25 No 1 (2026): PEKSOS (In Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v25i1.1796

Abstract

Penelitian ini mengkaji perilaku maladaptif siswa dalam lingkungan pendidikan berasrama yang melayani kelompok rentan secara sosial dan ekonomi pada Sekolah Rakyat di Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk perilaku maladaptif, menganalisis dimensi koping adaptif sebagai kerangka analitis, serta mengeksplorasi intervensi pekerjaan sosial yang diterapkan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap enam siswa (Subjek 1–6), satu wali asuh (Subjek 7), satu guru bimbingan dan konseling (Subjek 8), satu psikolog (Subjek 9), dan satu kepala sekolah (subjek 10), dilengkapi dengan studi dokumentasi dan studi pustaka. Panduan wawancara disusun berdasarkan empat sub-dimensi koping adaptif: (1) Pandangan Hidup, (2) Respon terhadap Masalah, (3) Respon Psikologis, dan (4) Interaksi Hubungan. Temuan menunjukkan bahwa perilaku maladaptif mencakup kesulitan beradaptasi di lingkungan berasrama, penarikan diri sosial, ketidakpatuhan terhadap peraturan, serta hambatan dalam proses belajar. Intervensi pekerjaan sosial terbukti meningkatkan kemampuan adaptasi siswa secara bertahap.
Peran BAZNAS Kota Surabaya Dalam Peningkatan Kesejahteraan Sosial Mustahik Melalui Bantuan Alat Kerja Rombong di Kecamatan Gunung Anyar Mariza Amalia Olifeana
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 25 No 1 (2026): PEKSOS (In Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v25i1.1871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya lewat inisiatif "Surabaya Berdaya", yang difokuskan pada pemberdayaan mustahik demi mendongkrak taraf hidup dan kemandirian finansial melalui penyediaan sarana usaha berupa rombong di wilayah Kecamatan Gunung Anyar. Riset ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data dihimpun melalui wawancara mendalam bersama para pihak terkait, pengamatan langsung di lapangan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Surabaya memegang andil krusial dalam memfasilitasi modal kerja berupa rombong bagi mustahik di Gunung Anyar. Intervensi ini memberikan impresi positif pada aspek material, yang diindikasikan oleh kenaikan omset harian, stimulasi produktivitas warga, serta penekanan laju pengangguran lokal. Proses pendampingan dan peninjauan berkala diselenggarakan oleh aparat kelurahan dan kecamatan setiap triwulan guna memantau dinamika pendapatan serta memetakan hambatan operasional pedagang. Kendati demikian, problematika internal terkait tata kelola usaha oleh penerima manfaat masih kerap ditemukan. Oleh sebab itu, penguatan program pembinaan dan supervisi yang lebih ketat mutlak diperlukan agar efektivitas bantuan modal kerja ini dapat lebih optimal dalam mentransformasi kesejahteraan sosial mustahik.
Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Local Economic Resource Development (LERD) untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Sukahati, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut Wendy Pradytia
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 25 No 1 (2026): PEKSOS (In Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v25i1.1904

Abstract

Abstract This study aims to analyze a local economic development strategy based on Local Economic Resource Development (LERD) to improve community welfare in Sukahati Village, Cilawu District, Garut Regency. The study is motivated by the gap between the village’s considerable local resource potential and community welfare conditions that have not improved optimally. This research employed a qualitative approach with an instrumental case study design. Informants were selected purposively and expanded through limited snowball sampling, including village government officials, BUMDes representatives, farmer groups, MSME actors, women’s groups, youth, community leaders, and residents involved in local economic activities. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, documentation, and focus group discussions. The data were analyzed thematically through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal five main themes: agriculture-based household economic vulnerability, unintegrated local potential, low added value of local commodities, suboptimal village economic institutions, and strong social capital that has not yet been fully transformed into productive economic power. This study confirms that LERD can serve as a strategic framework for connecting local assets, community capacity, village institutions, value chains, market access, and multi-stakeholder collaboration. The findings imply the need to revitalize BUMDes, strengthen MSMEs, diversify agricultural products, involve women and youth, and integrate LERD strategies into village development planning. Keywords: BUMDes, community empowerment, LERD, local economy, village welfare Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan ekonomi lokal berbasis Local Economic Resource Development (LERD) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sukahati, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara potensi sumber daya lokal yang cukup besar dan kondisi kesejahteraan masyarakat yang belum berkembang secara optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. Informan dipilih secara purposif dan diperluas melalui snowball sampling terbatas, meliputi aparat pemerintah desa, unsur BUMDes, kelompok tani, pelaku UMKM, kelompok perempuan, pemuda, tokoh masyarakat, dan warga yang terlibat dalam aktivitas ekonomi lokal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dokumentasi, dan diskusi kelompok terarah. Data dianalisis secara tematik dengan tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama, yaitu kerentanan ekonomi rumah tangga berbasis pertanian, potensi lokal yang belum terintegrasi, rendahnya nilai tambah komoditas, kelembagaan ekonomi desa yang belum optimal, dan modal sosial yang belum sepenuhnya menjadi kekuatan ekonomi produktif. Penelitian ini menegaskan bahwa LERD dapat menjadi kerangka strategis untuk menghubungkan aset lokal, kapasitas masyarakat, kelembagaan desa, rantai nilai, akses pasar, dan kolaborasi multipihak. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya revitalisasi BUMDes, penguatan UMKM, diversifikasi produk pertanian, pelibatan perempuan dan pemuda, serta integrasi strategi LERD ke dalam perencanaan pembangunan desa. Kata Kunci: BUMDes, ekonomi lokal, kesejahteraan desa, LERD, pemberdayaan masyarakat