cover
Contact Name
Nike Vonika
Contact Email
versahekmatyar@poltekesos.ac.id
Phone
+6281220025612
Journal Mail Official
jurnal@poltekesos.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 367 Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial
ISSN : 14125153     EISSN : 25028707     DOI : https://doi.org/10.31595/peksos.v20i1
Core Subject : Social,
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial is a scholarly refereed journal to expand knowledge and promote the fields of social work, social welfare, and community development. Its major focus is on the development of social work as well as social welfare and community development issues. It aims is to explore the social work theory and practice at the micro, mezzo, and macro level. The journal wants to support the publication to embodies the aspirations and conceptual thinking of the various local, national, and international studies in the context of social work, social welfare, and community development.
Articles 256 Documents
Motivasi Generasi Z dalam Memakai Jasa Pinjaman Online di Kota Bengkulu Cindy Anela Dewilta; Herlina, Muria; Hila, Syahrio Marta
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 24 No 2` (2025): PEKSOS (In Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v24i2`.1654

Abstract

Online loans, commonly referred to as pinjol in Indonesia, are loans conducted online via websites or mobile applications without requiring collateral. In other words, borrowing through online loan platforms can be done without face-to-face interaction. The phenomenon of online loan usage among young people reflects dynamic changes in their financial behavior, which need to be understood more deeply. This study aims to examine the underlying motivations behind Generation Z's use of online lending services, particularly to understand whether these motivations stem from intrinsic or extrinsic factors. The research employs a qualitative approach with a descriptive method. Informants were selected using the snowball sampling technique, in which initial informants recommended subsequent participants until sufficient data were obtained. This research uses data collection techniques by of means observation, interviews and documentation. This research uses data collection techniques by of means observation, interviews and documentation. The research results show that most informants decisions to use online loans were influenced by external factors, particularly threats or pressing circumtances. This was evident in the need to quickly obtain funds to pay for boarding, tuition, installments, or debts arising from online gambling activities. Meanwhile, only a small proportion of informants were driven by intrinsic motivation in using online loan services.
Kontrol Sosial yang Dipersepsi Siswa terhadap Kenakalan Remaja di SMPN 27 Kota Bandung Agun, Enjelica; Santi, Kanya Eka; Samosir, Irniyati
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 24 No 2` (2025): PEKSOS (In Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v24i2`.1662

Abstract

Penelitian ini menggambarkan kontrol sosial yang dipersepsi siswa terhadap kenakalan remaja yang difokuskan pada rumusan masalah penelitian. Teori kontrol sosial menjelaskan bahwa ikatan yang kuat dengan lingkungan sosial dapat mencegah individu melakukan tindakan menyimpang. Dengan menggunakan kontrol sosial, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran karakteristik responden, kelekatan (attachment) dengan lingkungan sosialnya, komitmen (commitment) terhadap aturan dalam sebuah lingkungan sosial, keterlibatan (involvement) dalam aktivitas positif maupun aktivitas yang bermanfaat, dan keyakinan (belief) terhadap norma dan nilai yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Jumlah responden sebanyak 30 orang yang diambil dengan menggunakan teknik sensus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Uji validitas alat ukur menggunakan face validity dan uji reliabilitas menggunakan alpha cronbach. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol sosial yang dipersepsi siswa dalam kondisi baik, namun masih belum optimal untuk mengatasi kenakalan remaja. Aspek kelekatan, memperoleh skor total 1.226 dari skor ideal 1.920, sebesar 63,85%, yang berada pada garis kontinum dengan kategori sedang. Aspek komitmen memperoleh skor total sebesar 1.361 dari skor ideal sebesar 1.920 dengan presentase sebesar 70,88% berada pada garis kontinum kategori sedang. Aspek keterlibatan memperoleh skor total sebesar 810 dari skor ideal sebesar 1.320 atau sebesar 61,36% berada pada kategori sedang. Aspek keyakinan memperoleh skor total sebesar 955 dari skor ideal sebesar 1.440 atau sebesar 66,31% berada pada kategori sedang. Total skor seluruh komponen sebesar 4.352 berada pada garis kontinum sedang dibandingkan dengan skor ideal sebesar 6.600. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti mengusulkan program “Peningkatan Kontrol Sosial Bersama Anak dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di SMPN 27 Kota Bandung”
Strategi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi dalam Menavigasi Dinamika Kehidupan Sosial-Ekonomi di Kota Bandung: Sebuah Studi Realitas Sosial Istyawan, Aryohaji; Yuliani, Dwi; Haryani, Ayi
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 24 No 2` (2025): PEKSOS (In Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v24i2`.1689

Abstract

Perempuan rawan sosial ekonomi (PRSE) merupakan kelompok masyarakat rentan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber daya sosial dan ekonomi di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang terus berubah. Dalam konteks Kota Bandung, meskipun tingkat kemiskinan menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir, belum seluruh lapisan masyarakat merasakan hasil pembangunan secara merata. Kondisi ini menuntut kelompok PRSE untuk mengembangkan strategi adaptif dalam mempertahankan kesejahteraan keluarga sekaligus menavigasi berbagai ketidakpastian sosial dan ekonomi yang muncul di lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sosial yang dikembangkan oleh perempuan rawan sosial ekonomi dalam menavigasi dinamika kehidupan sosial-ekonomi melalui pendekatan realitas sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan perempuan PRSE yang dipilih secara purposive di Kelurahan Sukabungah, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke melalui tahapan transkripsi, pengkodean, kategorisasi, dan interpretasi tematik untuk mengungkap makna dari pengalaman sosial informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PRSE mengembangkan tiga strategi utama, yaitu: (1) membangun jaringan dan relasi sosial sebagai sumber dukungan material dan emosional; (2) menciptakan hubungan harmonis dengan keluarga serta lingkungan sekitar sebagai bentuk ketahanan sosial; serta (3) memanfaatkan akses terhadap program perlindungan sosial seperti bantuan pangan non tunai, layanan kesehatan, dan pendidikan sebagai penopang ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi sosial yang dijalankan PRSE berakar pada kekuatan relasi sosial, solidaritas komunitas, dan nilai-nilai gotong royong yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat perkotaan, yang secara kolektif membentuk ketahanan sosialekonomi perempuan di tengah ketimpangan sosial.
Implementasi Teknik Modifikasi Tingkah Laku untuk Meningkat Self Management Penyandang Disabilitas Mental di Sentra Phalamartha Sukabumi Syahla Julia Hasbi; Rini Hartini Rinda Andayani; Silvia Fatmah Nurusshobah
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 24 No 2` (2025): PEKSOS (In Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v24i2`.1708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi teknik modifikasi tingkah laku dalam 4 aspek yaitu self motivation, self control, self development dan self organization. Penelitian ini menggunakan pendekatan Single Subject Design dengan metode kuantitatif. Responden penelitian ini adalah penyandang disaabilitas mental yang sedang menerima pelayanan di Sentra Phalamartha Sukabumi dengan menetapkan sampel berdasarkan hasil rekomendasi dari pekerja sosial. Instrumen yang digunakan dalam mengukur baseline A1, treatmen (B1) dan baseline A2 ditentukan berdasarkan hasil asesmen perilaku yang telah dilakukan, sehingga diperoleh 4 perilaku spesifik yaitu mengikuti kegiatan vokasional, bangun pagi pukul 06.00 WIB, perawatan diri (mandi) dan interaksi dengan teman satu Sentra. Teknik modifikasi tingkah laku yang digunakan adalah modelling, positif reinforcement, motivation, advice and instruction dan behavioral contract. Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan pada RN yang memiliki self management pada kategori sedang dengan hasil pengukuran dari ke empat aspek memiliki skor 289, dimana pada aspek self motivation memiliki skor 68, aspek self control memiliki skor 81, aspek self development memiliki skor 71 dan aspek self organization memiliki skor 69. Peningkatan ini menunjukkan bahwa teknik modifikasi tingkah laku berhasil meningkatkan kemampuan self-management subjek secara signifikan, dengan hasil yang berkelanjutan dalam aktivitas sehari-hari seperti bangun pagi, mandi mandiri, dan berinteraksi sosial dengan teman-teman di lingkungan sekitar.
POLA INTERAKSI SOSIAL SESAMA LANJUT USIA KORBAN PENELANTARAN DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA LASWI BANDUNG Illian, Deo Rizal Miftakhul; Andayani, Rini Hartini Rinda; Ardiyantika, Sulistyary
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 24 No 2` (2025): PEKSOS (In Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v24i2`.1738

Abstract

This study aims to obtain an empirical picture of the interaction patterns of fellow elderly victims of neglect at the Tresna Werdha Laswi Bandung Social Institution which includes: (1) informant character; (2) elderly social contact; (3) elderly communication (4) elderly social interaction patterns. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. The informants in this study are 4 people, including 3 PPKS, elderly abandoned and 1 caregiver with the determination of informants using purposive sampling. The data collection techniques used are in-depth interviews, observations and documentation studies. The results of the study show that in the pattern of social interaction, some elderly people in PSTW Laswi have been able to adapt to a new environment so that they are able to interact with other elderly but there are also those who have not been able to adapt well to the new environment which makes their social interaction disrupted. Based on this, the researcher proposed a program, namely "Elderly Continue to Be Together"
Gambaran Komitmen Anggota Organisasi Dalam Pelaksanaan Program Kerja Karang Taruna Talaga Mas Di Desa Cinangsi, Cibogo, Kabupaten Subang Firdaus, Muhammad Ananta; Dani, Rian; Susilowati, Ellya
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 24 No 2` (2025): PEKSOS (In Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v24i2`.1743

Abstract

This research is focus on the commitment of Karang Taruna members in implementing five areas of youth potential distribution as Karang Taruna work programs, namely social, cultural, religious, sports, creative economy. The method used is a descriptive method with a quantitative approach. The results of the research that has been done are that the good and very good categories dominate compared to other categories for the commitment of organizational members in implementing work programs that can be seen from the dimensions, namely the Willingness of Organizational Members in Implementing Work Programs, with a good category of 87% Willingness of Organizational Members in Implementing Work Programs, with a good category of 94% and the desire to remain/loyalty in the organization in implementing work programs with a good category of 95% Keywords: Commitment of Organization Members, implementation, Work Program