cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 83 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 83 Documents clear
Parenting Styles and Their Influence on the Learning Discipline of Grade V Students at SD Negeri I Marawali Nia Kartika; Madi Madi; La Jusu; Abdul Rahim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.415

Abstract

This study aims to examine the application of parenting styles on the learning discipline of Grade V students at SD Negeri 1 Marawali. The focus of this research includes the types of parenting styles used by parents (authoritarian, democratic, and permissive) and their impact on students’ disciplinary behavior in the learning context. A descriptive qualitative approach was employed, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research population consisted of 26 individuals: 13 Grade V students and their 13 parents. The findings indicate that the dominant parenting style used by parents is the democratic style, followed by permissive and authoritarian styles. Students’ learning discipline was observed through several indicators such as punctuality in arriving at school, adherence to learning activities, and compliance with assignments and school rules. It was found that students raised with a democratic parenting style tend to exhibit better learning discipline compared to those with other parenting styles. This study highlights the crucial role of parents in shaping children’s discipline from an early age through the application of appropriate and consistent parenting strategies.
Implementation of the Merdeka Belajar Curriculum in Islamic Religious Education Learning at SD Negeri 2 Bone-Bone, Grade IV A Wahyuli Wahyuli; Maudin Maudin; Rusli Rusli; Abdul Rahim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.416

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) learning at SD Negeri 2 Bone-Bone and to identify the challenges and solutions encountered during the process. The background of this research is based on the shift in the national education paradigm, which emphasizes learning freedom, active student participation, and character development through the Profil Pelajar Pancasila (Pancasila Student Profile). This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The subjects of the study include the Islamic Religious Education teacher and Grade IVA students. The findings indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum in PAI learning has been carried out with adjustments based on local context and student needs. However, several obstacles remain, such as limited teacher training, lack of understanding of instructional tools, and challenges in learning assessment. Solutions include internal teacher training, the use of digital learning resources, and enhanced collaboration between teachers and students. This study is expected to contribute to the development of effective Islamic Religious Education teaching practices in the era of the Merdeka Curriculum.
Classification of Coal Quality Based on Proximate Analysis at CV. Bara Mitra Kencana to Meet the Requirements of Ombilin Power Plant Ahmad Fadhly; Jevie Carter Putra; Rudy Anarta; Trisna Prima Sari S
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.3908

Abstract

Coal quality and classification was essential, as coal served as an alternative energy resource for industry. Prior to utilization, coal quality and classification were analyzed through laboratory testing. One method that was applied was the proximate analysis based on ASTM D388 standards. This study used coal samples collected from three coordinate points at CV. Bara Mitra Kencana. The test results indicated variations in coal quality. Coal from this location was utilized as fuel for the Ombilin Steam Power Plant (PLTU), with a blending process carried out beforehand to improve the economic value of lower-quality coal. The coal quality received by PLTU Ombilin was recorded at 17.00%, with a significant improvement observed after blending. Based on laboratory analysis, the coal was classified as bituminous—high volatile A, which was generally caking in nature. The calorific value obtained was 14,316 Btu/lb for sample I, and 14,062 Btu/lb for samples II and III. These results demonstrated that the calorific value of coal from CV. Bara Mitra Kencana exceeded 14,000 Btu/lb, thereby meeting the quality standards required for power plant operations.
Analisis Sistem Rekapitulasi Dalam Meningkatkan Akurasi Hasil Pilkada 2024 (Study KPU Kota Kotamobagu) Heriyana Amir; Betty Epsilon Idroos; Lanny Ointu; Mishart Ajinullah Manoppo; Frans Tuto A Manoppo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.4051

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 merupakan proses demokrasi yang menuntut rekapitulasi suara yang akurat untuk memastikan transparansi dan keandalan hasil akhir. Penelitian ini mengeksplorasi sistem rekapitulasi yang diterapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu untuk meningkatkan akurasi hasil Pilkada 2024. Pendekatan penelitian kualitatif digunakan dengan menggabungkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mekanisme rekapitulasi mengintegrasikan teknologi SIREKAP, verifikasi berjenjang, dan kolaborasi di antara berbagai pemangku kepentingan. Adopsi sistem ini telah berkontribusi dalam meningkatkan akurasi penghitungan suara, meminimalisir kesalahan, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap proses pilkada. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan teknologi dan kesiapan sumber daya manusia masih ada. Studi ini merekomendasikan untuk meningkatkan kemampuan staf, mengoptimalkan teknologi, dan terus mengevaluasi sistem rekapitulasi untuk meningkatkan kualitas pemilu di masa depan.
Resolusi Kiai Dalam Menyikapi Carok (Studi Analisis Dekonstruksi Dakwah Bil Hikmah dalam Penyelesaian Carok) Ahmad Ahmad; Hasbi Ash Shiddiqi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.4236

Abstract

Carok adalah budaya kekerasan Madura yang masih melekat hingga kini. Para Blater, selaku pemegang otoritas kekuasaan social budaya Madura yang sering mempromosikan identitas carok dengan celuritnya. Sementara Kiai merupakan otoritas kekuasaan dengan artikulasi penguasa Musholla dan Masjid. konstruk solusi dakwah bil hikmah yang ditawarkan Kiai selama ini berkutat pada dakwah lemah lembut dan tidak langsung melalui jejaring Pesantren, Madrasah, Majelis taklim, pengajian ataupun kegiatan ritual keagamaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif. Sumber data primer penelitian ini data kualitatif dengan makna Dakhwah bil Hikmah, baik sumber tafsir, hadits ataupun jurnal yang membahas tentang dakwah bil hikmah. Analisa Data dalam penelitian ini akan menggunakan analisis deskriptif. Analisis yang digunakan adalah dekonstruksi Jacques Derrida. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pemaknaan konstruktif dakwah bil hikmah ini perlu didekonstruksi. Pemaknaan dekonstruksi dakwah bil hikmah Kiai dalam penyelesaian carok berupa pendalaman tawhid cinta kematian dengan mempertaruhkan nyawa; menyiapkan mental siap bertarung dengan menempa diri jago silat, jago tarung dan jago main celurit. Sementara rekonstruksi pemaknaan dakwah bil hikmah penyelesaian carok di lakukan dengan kemampuan melakukan keseimbangan antara menjadi penjaga Masjid plus penghunus celurit, siap mati melakukan nahiy munkar. Inilah profil yang dicontohkan dan diuswahkan oleh Nabi Muhammad. Inilah Resolusi Kiai dalam penyelesaian Carok. Penelitian ini berkontribusi dalam pemaknaan dakwah bil hikmah yang lebih kontekstual terhadap kepedulian dalam penyelesaian Carok. Dakwah bil hikmah selama ini justeru menjadi payung apologi kalangan Kiai untuk tidak terlibat langsung dalam penyelesaian carok. Penelitian memiliki keterbatasan belum menggali secara fenomenologis pemaknaan dakwah bil hikmah yang telah dilakukakn oleh Kiai serta praktik dan implementasinya dalam penyelesaian carok. Carok adalah budaya kekerasan Madura yang masih melekat hingga kini. Para Blater, selaku pemegang otoritas kekuasaan social budaya Madura yang sering mempromosikan identitas carok dengan celuritnya. Sementara Kiai merupakan otoritas kekuasaan dengan artikulasi penguasa Musholla dan Masjid. konstruk solusi dakwah bil hikmah yang ditawarkan Kiai selama ini berkutat pada dakwah lemah lembut dan tidak langsung melalui jejaring Pesantren, Madrasah, Majelis taklim, pengajian ataupun kegiatan ritual keagamaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif. Sumber data primer penelitian ini data kualitatif dengan makna Dakhwah bil Hikmah, baik sumber tafsir, hadits ataupun jurnal yang membahas tentang dakwah bil hikmah. Analisa Data dalam penelitian ini akan menggunakan analisis deskriptif. Analisis yang digunakan adalah dekonstruksi Jacques Derrida. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pemaknaan konstruktif dakwah bil hikmah ini perlu didekonstruksi. Pemaknaan dekonstruksi dakwah bil hikmah Kiai dalam penyelesaian carok berupa pendalaman tawhid cinta kematian dengan mempertaruhkan nyawa; menyiapkan mental siap bertarung dengan menempa diri jago silat, jago tarung dan jago main celurit. Sementara rekonstruksi pemaknaan dakwah bil hikmah penyelesaian carok di lakukan dengan kemampuan melakukan keseimbangan antara menjadi penjaga Masjid plus penghunus celurit, siap mati melakukan nahiy munkar. Inilah profil yang dicontohkan dan diuswahkan oleh Nabi Muhammad. Inilah Resolusi Kiai dalam penyelesaian Carok. Penelitian ini berkontribusi dalam pemaknaan dakwah bil hikmah yang lebih kontekstual terhadap kepedulian dalam penyelesaian Carok. Dakwah bil hikmah selama ini justeru menjadi payung apologi kalangan Kiai untuk tidak terlibat langsung dalam penyelesaian carok. Penelitian memiliki keterbatasan belum menggali secara fenomenologis pemaknaan dakwah bil hikmah yang telah dilakukakn oleh Kiai serta praktik dan implementasinya dalam penyelesaian carok.
Komunikasi Krisis Pemerintah Daerah Medan dalam Menangani Bencana Banjir: Studi Kasus di Kecamatan Medan Maimun Sabrin Sabrin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.4296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi krisis yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Medan dalam merespons bencana banjir, khususnya di Kecamatan Medan Maimun. Komunikasi krisis yang efektif menjadi krusial dalam mengelola informasi, mengurangi kepanikan publik, dan mempercepat penanganan bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi krisis yang dilakukan masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sistem peringatan dini, kurangnya koordinasi antarlembaga, serta minimnya pelibatan masyarakat lokal dalam penyebaran informasi. Meski demikian, terdapat upaya pemerintah dalam membangun kanal komunikasi digital dan memanfaatkan media lokal untuk menyampaikan informasi tanggap darurat. Studi ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas komunikasi krisis secara sistemik, termasuk pelatihan juru bicara, pembentukan tim komunikasi darurat, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengelolaan komunikasi bencana yang lebih responsif dan inklusif.
Hubungan Romantis Antar Pasangan Yang Belum Menikah Dia Asri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.4326

Abstract

Harga diri dan komitmen hubungan pada relasi diadik, serta sikap positif ditengarai menjadi penyebab munculnya perilaku seks pranikah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui secara empiris apakah harga diri, komitmen hubungan, dan sikap terhadap perilaku seks pranikah memengaruhi perilaku seks pranikah pada mahasiswa. Penelitian ini melibatkan 287 orang mahasiswa. Structural Equation Model digunakan untuk menguji hipotesis di dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model empirik yang didapatkan sesuai dengan model teoretik yang dibangun. Namun demikian, hanya komitmen hubungan, dan sikap terhadap hubungan seks pranikah yang memengaruhi dilakukannya perilaku seks pranikah pada mahasiswa. Kata kunci: harga diri; komitmen hubungan; mahasiswa; perilaku seks pranikah; sikap terhadap perilaku seks pranikah.
Students’ Motivation in Learning English at MTs Cendekia Muhammadiyah Kotamobagu Wahyu Wijayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.4368

Abstract

Motivation is one of the most important aspects of the learning process. Without motivation, learning objectives are difficult to achieve. When students possess motivation in the learning process, they will better understand the material, especially English. The purpose of this study is to determine the students’ motivation in learning English among seventh-grade students at MTs Cendekia Muhammadiyah Kotamobagu. This research employed a descriptive qualitative method. The data were collected through a student motivation questionnaire consisting of ten items and an interview containing five questions. The data were analyzed using percentages and descriptive explanations. The main findings show that the students are generally highly motivated. Based on the results of the questionnaire and interviews, it can be concluded that the seventh-grade students at MTs Cendekia Muhammadiyah Kotamobagu possess strong motivation in learning English. The questionnaire results revealed that most students agreed with the positive statements, indicating their enjoyment in learning English. Furthermore, the interview results show that students are highly interested in learning English. However, teachers should be more creative in using media, strategies, or materials in the teaching and learning process to further enhance students’ motivation.
Spiritual Intelligence as the Foundational Principle in the Conceptual Framework of Islamic Educational Psychology Prasetio Rumondor
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.4407

Abstract

Islamic education aims to be holistic, not only developing intellectual abilities but also cultivating students’ moral, character, and spiritual dimensions. This study is important because current literature mostly focuses on measuring or applying spiritual intelligence, while few studies position it as a foundational principle of Islamic educational psychology. The study aims to develop a conceptual framework that places spiritual intelligence at the core of Islamic education and explores its implications for curriculum design, teaching strategies, and character development. The method employed is a conceptual literature review with descriptive-analytical analysis of relevant books, journals, and scientific publications. Findings indicate that integrating spiritual intelligence into curricula, humanistic approaches, and faith-based learning methods enhances ethical awareness, self-regulation, interpersonal competence, and holistic character development. In conclusion, spiritual intelligence should serve as a conceptual foundation in Islamic education. The study recommends designing curricula and teaching strategies that comprehensively emphasize moral-spiritual values.
Peran Guru Sebagai Konselor dalam Mengatasi Masalah Psikologis Siswa di SMP Islam Terpadu Irsyadul Abidin Rischa Yullyana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.4455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai konselor dalam mengatasi masalah psikologis siswa di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Irsyadul Abidin. Dalam konteks pendidikan Islam terpadu, guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing dan konselor bagi siswa dalam menghadapi berbagai permasalahan emosional, sosial, maupun akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting sebagai konselor dengan memberikan bimbingan personal, konseling kelompok, dan pembinaan spiritual. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu dan kurangnya pelatihan konseling profesional bagi guru. Upaya yang dilakukan sekolah untuk mengatasi kendala tersebut meliputi pembinaan guru melalui pelatihan konseling dan peningkatan kerja sama antara guru BK dan guru mata pelajaran. Kesimpulannya, guru di SMP IT Irsyadul Abidin telah menjalankan peran konselor secara efektif dalam mendukung kesehatan psikologis dan perkembangan karakter siswa.