cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,551 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 2,551 Documents clear
Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Kesadaran Berdemokrasi di Kalangan Siswa Ali Iskandar Zulkarnain; Roshim Ahmad Musyaffa; Nazila Rahmadana; Arina Kanzun Maraya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.182

Abstract

Kajian ini membahas tentang implementasi pendidikan kewarganegaraan untuk bisa membangun kesadaran demokrasi di kalangan siswa di seluruh Indonesia. Kajian ini menggunakan metode kajian literatur dari berbagai sumber ilmiah dengan rentang waktu 10 tahun yang lalu dengan menganalisis peran PKN sebagai instrumen penting untuk bisa menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada siswa sebagai generasi muda. Hasil dari kajian ini yaitu implementasi PKN memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan karakter demokrasi siswa melalui berbagai metode pembelajaran seperti kegiatan diskusi kelompok, pembelajaran aktif, simulasi pemilihan ketua, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis. Dalam implementasinya memiliki beberapa faktor pendukung yaitu diantaranya kompetensi guru motivasi siswa, ketersediaan sarana prasarana dan program sekolah yang bisa mendukung adanya praktik demokrasi secara sederhana. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu adanya perbedaan karakter siswa, lingkungan keluarga, dan kurangnya perhatian orang tua. Selain dari faktor penghambat dan faktor pendukung, terdapat upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi hambatannya yaitu dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dengan metode partisipatif pemanfaatan digital dan keterlibatan siswa dalam suatu organisasi. Kajian ini memiliki kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran pkn yang lebih efektif dan membangun kesadaran demokrasi di kalangan siswa di Indonesia
Penerapan Moderasi Beragama Melalui Kegiatan Interfaith dalam Dialog di Kalangan Siswa SMP Rani Rani; Shella Aulia Putri; Siti Rahmawati; Ali Iskandar Zulkarnain
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.183

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan moderasi beragama melalui aktivitas dialog lintas iman di kalangan siswa sebagai langkah memperkuat toleransi dan keharmonisan antarumat beragama. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya memperkenalkan pemahaman lintas agama sejak dini untuk mengurangi potensi perselisihan dan mempererat ikatan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami peran dialog lintas iman sebagai sarana yang efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa keterlibatan siswa dalam dialog lintas iman dapat meningkatkan kesadaran mereka terhadap keberagaman, memperluas wawasan mengenai kepercayaan lain, dan menumbuhkan sikap saling menghargai. Oleh karena itu, penerapan dialog lintas iman di lingkungan pendidikan dapat menjadi strategi signifikan dalam membangun budaya dialogis dan memperkokoh karakter moderat pada generasi muda.
Penerapan Kepatuhan Syariah dan Sumber Daya Manusia pada Hotel Syariah di Kabupaten Banyumas Sinta Anggraeni; Mardhika Ardi Pambudi; Hendro Sukoco
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.184

Abstract

Perkembangan bisnis saat ini terus berjalan, apalagi dengan penggunaan latar belakang agama. Sebagian pebisnis, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya agama Islam tentunya ini menjadi jalan untuk menyediakan kebutuhan konsumen salah satunya di bidang pariwisata yang berbasis syariah. Pariwisata halal adalah segmen dalam industri pariwisata yang diperuntukkan bagi wisatawan Muslim. Dalam konteks ini, layanan yang diberikan kepada para wisatawan mengikuti prinsip-prinsip dan aturan-aturan Islam. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah memberikan pemahaman dan informasi kepada khalayak umum mengenai bagaimana penerapan hotel syariah dalam mengelola manajemennya. Karena pada hakikatnya seluruh kegiatannya wajib memenuhi prinsip syariah antara lain, harus memenuhi prinsip keadilan (maslahah), prinsip keseimbangan (‘adl), prinsip keseimbangan (tawazun), kemaslahatan (maslahah), dan universalisme (alamiyah). Dalam operasional dan pengelolaan sumberdaya manusia di hotel syariah yang terdapat di Kabupaten Banyumas, dengan kuisioner yang dibagikan dan pelaksanaan wawancara menghasilkan bahwa prinsip syariah benar dilakukan dan dilaksanakan penerapannya di hotel-hotel syariah di Kabupaten Banyumas seperti kesejahteraan karyawan diperhatikan dengan memperhatikan keadilan dan kemaslahatan untuk semua karyawan, tidak hanya itu kesejahteraan spiritual karyawan juga diperhatikan oleh manajemen atau pengelola hotel. Selain itu etika islam yang digunakan tidak hanya dilakukan oleh saat berinteraksi dengan tamu saja akan tetapi sesame karyawan juga menerapkan hal tersebut. Secara prosedural sesuai syariah.
Pengaruh Kecerdasan Spiritual dan Kecerdasan Emosional terhadap Motivasi Kerja Pengurus Koperasi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Intan Kurnia Utari; Nurseri Hasnah Nasution; Hasril Atieq Pohan; Emi Puspita Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.185

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan pengolahan data berupa angka-angka. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional terhadap motivasi kerja pengurus Koperasi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. Kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional dapat memberikan dapak pada motivasi kerja pengurus yang dilakukan, kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional ini dapat mempengaruhi perilaku dan pekerjaan pada setiap individu dalam bekerja untuk mendapatkan hasil kerja yang optimal. Penelitian ini menggunakan pengelohan data dengan pengambilan sampel sebanyak 51 responden yaitu pengurus Koperasi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, dengan teknik pengumpulan data berupa angket dan kuesioner, data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda, pengujian hipotesis uji (T) dan uji (F) serta koefisien determinasi (R2) dibantu dengan program SPPS for windows versi 25. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa kecerdasan spiritual berpengaruh terhadap motivasi kerja, kecerdasan emosional berpengaruh terhadap motivasi kerja, serta kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional berpengaruh terhadap motivasi kerja pengurus Koperasi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang dilihat dari nilai t-hitung kecerdasan spiritual (2.021) dan kecerdasan emosional (4.212) lebih besar dari t-tabel (1.67722) dengan taraf siginifikan 5% yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Presentasi pengaruhnya sebesar 63,4% dan sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
Peningkatan Pemahaman dan Pengamalan Akhlaq Karimah Sebagai Cerminan Kepribadian Muslim Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas V dan VI SDN 020 Pangkalan Tampoi Warniati Warniati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.191

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan akhlaq karimah siswa sebagai bagian dari pembentukan kepribadian Muslim dan karakter bangsa. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas V dan VI SDN 020 Pangkalan Tampoi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap makna dan contoh akhlaq karimah, serta peningkatan dalam praktik sehari-hari seperti kejujuran, sikap hormat, dan empati sosial. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis tindakan dapat meningkatkan kualitas karakter siswa dalam konteks pendidikan dasar.
Analysis of the Use of Shopee Paylater in E-Commerce on Consumer Finance: An Islamic Economic Perspective Imam Kamaluddin; Amin Fonda Astiti Rob Rahayu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.192

Abstract

This study aims to determine the impact of PayLater on consumer finance and Islamic economic views on PayLater. Technology and information are developing very quickly, and this aims to make it easier for humans to meet increasingly complex needs. One of them is PayLater, which is used for online transaction payments. However, some things are considered inappropriate behind the convenience offered and can plunge users into debt traps. This study uses a type of qualitative research with a library research approach and is analyzed using content analysis. The result of this study is that PayLater must be balanced with good financial literacy because, in addition to offering convenience, some things can harm its users, such as triggering consumptive behavior and debt entanglement. In Islamic economics, PayLater is not allowed or prohibited because there are indications of riba in the fine of 5%, an additional fee of 2.95%, and administrative costs taken from the percentage of the transaction value of 1%.
Implementasi Problem Based-Learning dalam Pendidikan Kewarganegaraan Tentang Penguatan Nasionalisme Siswa Perdana Kusuma; Randy Surya Pratama; Ali Iskandar ulkarnain
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam Pendidikan Kewarganegaraan sebagai strategi untuk memperkuat rasa nasionalisme siswa. Penelitian ini menganalisis bagaimana PBL dapat melibatkan siswa dalam pembelajaran berbasis masalah nyata dan menumbuhkan kesadaran nasional di tengah tantangan global yang meningkat, kemerosotan moral, dan krisis identitas di kalangan generasi muda. Studi ini juga menelusuri bagaimana PBL memfasilitasi kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta internalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dengan mengumpulkan artikel ilmiah yang relevan dan telah tervalidasi. Artikel-artikel tersebut dianalisis berdasarkan fokusnya terhadap penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya dalam memperkuat nasionalisme siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Problem Based Learning mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, tanggung jawab sosial, dan identitas kebangsaan. Siswa yang terlibat dalam kegiatan PBL menjadi lebih reflektif, analitis, dan aktif dalam menyelesaikan isu-isu sosial dan kewarganegaraan yang kontekstual. PBL juga membantu siswa dalam menghargai keberagaman serta memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Problem Based Learning merupakan strategi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan kompetensi kewarganegaraan dan karakter kebangsaan siswa. Penerapannya dalam Pendidikan Kewarganegaraan menjadikan pembelajaran lebih bermakna dan transformatif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menilai dampak PBL secara kuantitatif dalam konteks pendidikan yang lebih luas.
Peran Penyuluh Agama dalam Mencegah Pernikahan Dini di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember Perspektif Fungsionalisme Struktural Awaliya Safithri; Nur Halimah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran penyuluh agama dalam mencegah pernikahan dini di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, dengan menggunakan perspektif fungsionalisme struktural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan untuk memahami fenomena sosial secara mendalam. Fenomena pernikahan dini di wilayah ini menjadi tantangan besar karena berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan generasi muda. Dalam menghadapi masalah ini, penyuluh agama berperan sebagai agen perubahan sosial dengan pendekatan keagamaan yang edukatif untuk mengubah cara pandang masyarakat mengenai kesiapan menikah. Melalui kerangka Teori AGIL Talcott Parsons, peran penyuluh dianalisis berdasarkan empat fungsi sosial. Pada aspek Adaptation, penyuluh agama beradaptasi dengan budaya lokal, menggunakan metode dakwah kreatif seperti pengajian remaja dan diskusi di balai desa untuk menyampaikan bahaya pernikahan dini. Pada aspek Goal Attainment, mereka menetapkan tujuan menurunkan angka pernikahan dini melalui program penyuluhan kesehatan reproduksi, pentingnya pendidikan, serta kolaborasi dengan sekolah, puskesmas, dan pemerintah desa. Dalam aspek Integration, penyuluh menjaga harmoni sosial dengan pendekatan persuasif yang menghargai kearifan lokal. Mereka memperkuat nilai keagamaan dan menjadi perekat antar elemen masyarakat. Pada aspek Latency, mereka menjaga motivasi sosial melalui ceramah, konsultasi pribadi, dan kegiatan komunitas, sehingga nilai-nilai tentang kesiapan pernikahan dapat bertahan dan menjadi bagian dari pola pikir masyarakat Ledokombo.
Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah Kiki Melisa; Nur Lutfia; Aldo Saptura; Ali Iskandar Zulkarnain
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.195

Abstract

Studi ini menyelidiki bagaimana nilai-nilai moderasi beragama (wasathiyah) diterapkan dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Aliyah atau sekolah. Di tengah meningkatnya ekstremisme keagamaan dan intoleransi, moderasi beragama menjadi pendekatan penting untuk menanamkan nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan pemahaman yang mendalam tentang keberagaman pada generasi muda. Studi ini mengevaluasi ide moderasi beragama dalam Islam, melihat kurikulum PAI dari sudut pandang moderasi, melihat bagaimana nilai moderasi terintegrasi dalam materi Aqidah, Fikih, Akhlak, dan sejarah Islam, dan menemukan kesulitan untuk menerapkannya. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif untuk mempelajari literatur terkait moderasi beragama dan kurikulum PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama dapat diintegrasikan dalam semua aspek pembelajaran PAI dengan menekankan sikap tawassuth (tengah-tengah), tawazun (seimbang), i'tidal (proporsional), tasamuh (toleran), musawah (kesetaraan), dan syura (musyawarah). Implementasi nilai-nilai ini menghadapi tantangan konseptual, struktural, kultural, dan kompetensi guru.
Citraan Gerak dan Penglihatan dalam Kumpulan Puisi Balada Orang-Orang Senja Karya Sobirin Zaini Sri Rahayu; Hermaliza Hermaliza; Adristi Afdal; Nur Raudhoturrahmah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.196

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya citraan gerak dan penglihatan dalam mengekspresikan imajinasi secara jelas dalam sebuah puisi karena tanpa pemahaman terhadap imajinasi, akan sulit untuk memahami makna yang terkandung dalam puisi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, menganalisis dan menginterpretasikan kumpulan puisi Balada Orang-Orang Senja Karya Sobirin Zaini dengan menggunakan teori dari Rachmat Djoko Pradopo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu dengan menggunakan teknik Hermeneutik. Dengan langkah- langkah analisis data sebagai berikut, 1). Mengklasifikasikan data sesuai masalah penelitian, 2). Menganalisis data berdasarkan teori Rachmat Djoko Pradopo (2009). Setelah di lakukan analisis data ditemukan hasil penelitian tentang Citraan gerak dan penglihatan dalam kumpulan puisi Balada Orang-Orang Senja karya Sobirin Zainin. Bahwa di dalam kumpulan puisi tersebut penggunaan citraan yang menciptakan suasana khusus, membangkitkan berbagai emosi pembaca serta dapat merasakan dan mengaitkan makna puisi dengan konteks hidup mereka sendiri. Citraan puisi yang dominan digunakan yaitu gerak dan penglihatan. Hal ini menunjukkan kecenderungan penyair dalam menggunakan citraan yang berkaitan dengan sentuhan fisik atau perlakuan secara langsung, serta keberagaman penggunaan citraan dalam karya puisi tersebut. Kata Kunci: Citraan, gerak, penglihatan, puisi

Page 4 of 256 | Total Record : 2551