cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,145 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,145 Documents clear
Deskripsi Peran Guru Dalam Membina Sikap Religius Siswa Sdn 1 Telaga Biru Winda Farma Gana; Ansar Ansar; Thamrin Kum
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5434

Abstract

The purpose of this study is to examine the role of teachers in fostering religious attitudes among students at SDN 1 Telaga Biru. This study employed a descriptive qualitative method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the Islamic Religious Education (PAI) teacher and the homeroom teachers of Grades IV and V. The findings indicate that teachers play three primary roles in cultivating students’ religious attitudes. First, as Mu’allim, teachers guide students by teaching religious values and integrating them into daily life. Second, as Mu’addib, teachers instill religious values by modeling exemplary behavior and serving as role models for their students. Third, as Mursyid, teachers provide continuous advice and reminders to encourage students to behave well and adhere to school rules. Overall, the study concludes that the development of students’ religious attitudes is carried out through three key approaches: habituation, exemplary behavior, and advisory guidance. It is recommended that efforts to foster students’ religious attitudes be carried out in collaboration with parents to ensure consistency between the school and home environment.
Perilaku Membaca dan Preferensi Buku Cetak sebagai Media SelfHealing di STIE Ciputra Makassar Muhammad Alfin Ramadhan; Nuriah Hasibuan; Dedy Hermawan; Andi Nur Khofifah Maghfirah M.
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena perilaku membaca civitas academica STIE Ciputra Makassar yang mempertahankan preferensi buku cetak di era digital. Studi ini secara khusus menganalisis pergeseran motivasi membaca dan peran buku fisik sebagai media pemenuhan kebutuhan psikologis (self-healing) di tengah ekosistem kampus yang terdigitalisasi. Penelitian kualitatif ini menerapkan desain studi kasus untuk memahami konteks kehidupan nyata secara mendalam. Tujuh partisipan yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan staf dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan Thematic Analysis berbantuan perangkat lunak NVivo untuk proses koding dan kategorisasi tema. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama. Pertama, motivasi membaca didominasi oleh kebutuhan psikologis untuk meredakan stres dan kecemasan (overthinking), yang sering kali dilakukan sebagai ritual malam hari (nocturnal bibliotherapy). Kedua, ditemukan resistensi mutlak (100%) terhadap format e-book yang didorong oleh tuntutan pengalaman sensori (embodied reading) dan keinginan untuk jeda dari layar (sensory break). Ketiga, pola penemuan informasi bersifat hibrida, di mana algoritma media sosial (TikTok/Instagram) berfungsi memicu minat baca (digital discovery), namun konsumsi akhir tetap dilakukan secara fisik di perpustakaan (analogue consumption). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa buku cetak berfungsi vital sebagai jangkar emosional (emotional anchor) bagi kesejahteraan mental mahasiswa (student well-being), bukan sekadar media informasi. Perpustakaan disarankan untuk mengadopsi kebijakan pengembangan koleksi yang humanis serta strategi promosi omnichannel yang mengintegrasikan tren konten digital dengan pengalaman fisik di ruang perpustakaan.
The Integration of Zakat Institutions and National Macroeconomic Policies Fauqah Nuri Aini; Nanda Suryadi; Raja Sakti Putra Harahap
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5441

Abstract

This study aims to analyze the integration between zakat institutions and national macroeconomic policies as an effort to strengthen the Islamic public finance system in Indonesia. Zakat holds a strategic role not only as a social worship but also as an economic instrument that can support fiscal and monetary policies in achieving public welfare. Using a qualitative descriptive approach through library research, this study examines various academic literatures, government regulations, and reports from national zakat institutions. The findings show that integrating zakat into macroeconomic policy can enhance income redistribution effectiveness, expand the government’s fiscal space, and strengthen national economic resilience. Zakat can also function as an automatic stabilizer to reduce social inequality and maintain economic balance. However, the implementation still faces several challenges, including institutional fragmentation, regulatory limitations, and transparency issues in management. This research concludes that the integration of zakat and national macroeconomic policy requires cross-institutional synergy, regulatory strengthening, zakat system digitalization, and government commitment to position zakat as part of a just and sustainable public policy aligned with the principles of maqashid al-shariah.
Penerapan Murottal Al-Qur’an terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di RSUD dr. Darsono Pacitan Yoga Putra Harda Tama; Ikrima Rahmasari; Ani Rosita; Agus Setyawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5442

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg. Penyakit ini dikenal sebagai silent killer karena sering tidak bergejala namun berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang berkembang adalah terapi mendengarkan murottal Al-Qur’an, yaitu metode relaksasi spiritual yang memberikan stimulasi auditori sehingga memicu pelepasan neuropeptida, mengaktivasi sistem saraf parasimpatis, dan menurunkan respons fisiologis terhadap stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendengarkan murottal Al-Qur’an terhadap tekanan darah pasien hipertensi di RSUD Dr. Darsono Pacitan. Desain penelitian menggunakan penelitian menggunakan case descriptive study dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penentuan diagnose keperawatan, perencanaan intervensi, implementasi, serta evaluasi. Sampel penelitian terdiri dari dua pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi dilakukan dengan memutar murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman selama 10–15 menit, sekali sehari, selama tiga hari berturut-turut. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi setiap hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kedua pasien setelah diberikan terapi murottal secara berkelanjutan. Kategori hipertensi pasien I menurun dari hipertensi sedang menjadi tekanan darah normal tinggi, sedangkan pasien II mengalami penurunan dari hipertensi sedang menjadi hipertensi ringan. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi murottal Al-Qur’an memiliki potensi sebagai intervensi komplementer yang efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Penyalahgunaan Oleh Pejabat Tun Melalui Susunan, Kedudukan, Dan Wewenang PTUN Kasus PTUN Jakarta No. 604/G/2023/PTUN.JKT Hardiana Puspitasari; Dewi Mutiara; Arina Syahla; Felita Fitriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5445

Abstract

Penelitian ini membahas dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh pejabat Mahkamah Konstitusi dalam penerbitan Keputusan MK Nomor 17 Tahun 2023, yang kemudian menjadi objek sengketa dalam perkara PTUN Jakarta No. 604/G/2023/PTUN.JKT. Melalui metode penelitian hukum normatif, kajian ini menelaah norma, asas, serta ketentuan hukum administrasi negara yang mengatur kewenangan pejabat tata usaha negara dan mekanisme pengawasan melalui Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dugaan penyalahgunaan kewenangan terlihat dari penerbitan keputusan oleh pejabat yang tidak tepat, tidak adanya pencabutan keputusan sebelumnya, serta penggunaan dasar hukum etik yang tidak sesuai untuk tindakan administratif. Kajian ini juga menegaskan bahwa susunan, kedudukan, dan kewenangan PTUN memberi ruang bagi pengujian setiap keputusan administratif, termasuk tindakan lembaga tinggi negara, selama tindakan tersebut tidak berkaitan dengan fungsi judisialnya. Temuan penelitian mempertegas pentingnya PTUN sebagai mekanisme kontrol terhadap tindakan administrasi negara untuk menjaga kepastian hukum dan mencegah tindakan sewenang-wenang.
Sinkronisasi Kedudukan Hukum Non-Eksekutif sebagai Tergugat Sengketa TUN: Konflik Norma UU No. 51 Tahun 2009 dan UU Administrasi Pemerintahan Auliya Okta Rahmadhani; Nabil Ihtisham; Pangestu Yoga Asrof; Rabbani Halomoan Rambe
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5446

Abstract

Penelitian ini menganalisis ketidaksesuaian normatif antara UU No. 51 Tahun 2009 tentang PTUN dan UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (UUAP). Konflik utamanya adalah perluasan definisi subjek yang dapat digugat. UUAP memperluas definisi Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) dan Pejabat Pemerintahan yang dapat digugat, termasuk lembaga non-eksekutif seperti komisi negara. Namun, UU PTUN masih menggunakan pendekatan struktural yang sempit, membatasi tergugat hanya pada pejabat eksekutif. Ketidaksesuaian ini menciptakan kekosongan hukum (judicial gap) dalam proses peradilan. Untuk memastikan perlindungan hukum melalui PTUN berjalan efektif, penelitian ini mengusulkan sinkronisasi penafsiran melalui model tafsir progresif-ekspansif. Metode yuridis normatif digunakan untuk merekomendasikan model ini. Tafsir ini menuntut hakim PTUN melihat UUAP sebagai dasar penafsiran baru, sehingga istilah "Pejabat Tata Usaha Negara" (Pasal 1 angka 10 UU PTUN) ditafsirkan secara fungsional. Penafsiran fungsional berarti siapa pun yang menjalankan fungsi administrasi pemerintahan harus dapat digugat, terlepas dari struktur lembaga (eksekutif, legislatif, atau yudikatif). Penafsiran progresif ini penting untuk menjamin akuntabilitas publik dan perluasan akses keadilan warga negara. Untuk konsistensi, Mahkamah Agung (MA) perlu mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) sebagai pedoman tunggal yang mengikat hakim PTUN untuk menganut tafsir fungsional UUAP.
Pengaruh Motivasi Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Toko Roti Gembong Pinggiran Farhan Andira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kompensasi terhadap kinerja karyawan di Toko Roti Gembong Pinggiran, sebuah usaha mikro kecil yang bergerak di bidang produksi roti. Penelitian dilatarbelakangi oleh permasalahan motivasi kerja yang fluktuatif, kompensasi yang dianggap belum memadai, serta kinerja yang tidak konsisten terutama pada jam-jam sibuk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sensus terhadap seluruh populasi sebanyak 30 karyawan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan motivasi serta kompensasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan motivasi dan penyempurnaan sistem kompensasi untuk meningkatkan kinerja karyawan di industri roti lokal.
Analisis Peran Pendidikan Seks dalam Mengurangi Beban Ekonomi Akibat Masalah Kesehatan Reproduksi Remaja di Indonesia Aiska Nelavaiza; Silmi Khairunnisa; Rahma Aulia Putri; Nigaluh Salsabila; Fitri Amalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5455

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi remaja di Indonesia, seperti kehamilan dini dan infeksi menular seksual (IMS), terus meningkat dan menimbulkan beban ekonomi melalui biaya perawatan serta hilangnya produktivitas akibat putus sekolah. Rendahnya pengetahuan reproduksi menjadi faktor utama. Pendidikan seks dipandang sebagai intervensi preventif yang dapat meningkatkan pemahaman, sikap, dan kemampuan remaja dalam mengambil keputusan sehat. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis efektivitas pendidikan seks dalam menurunkan risiko kesehatan reproduksi serta dampak ekonominya. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan seks komprehensif mampu menekan angka perilaku seksual berisiko, kehamilan dini, dan IMS, sehingga menurunkan biaya kesehatan langsung maupun tidak langsung. Kendala implementasi masih terkait norma sosial, keterbatasan tenaga pendidik, dan kebijakan yang belum optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kebijakan pendidikan seks sebagai investasi kesehatan dan ekonomi jangka panjang.
Strategi Guru dalam Menyesuaikan Pembelajaran dengan Transformasi Teknologi Salsya Fadila; Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5458

Abstract

Transformasi teknologi yang pesat dalam pendidikan menuntut guru mengadopsi strategi inovatif untuk menyesuaikan proses pembelajaran dengan perkembangan digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam menyesuaikan pembelajaran dengan transformasi teknologi. Studi literatur sistematis dilakukan dengan menggunakan artikel yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025, diambil dari Google Scholar, ResearchGate, SpringerLink, DOAJ, dan MDPI. Populasi terdiri atas artikel ilmiah nasional dan internasional yang membahas strategi guru, kompetensi digital, dan integrasi teknologi. Teknik purposive sampling dipilih sebanyak 20 artikel relevan. Data dianalisis menggunakan sintesis tematik untuk mengidentifikasi strategi pedagogis, tantangan, kompetensi digital, dan dampak terhadap efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan guru menerapkan model TPACK, blended learning, dan media digital interaktif untuk meningkatkan keterampilan abad 21. Hambatan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, resistensi terhadap perubahan, dan dukungan kelembagaan yang tidak merata. Kesimpulannya, keberhasilan transformasi teknologi bergantung pada sinergi antara kompetensi individu guru dan ekosistem pendidikan yang mendukung. Rekomendasi termasuk pengembangan profesional berkelanjutan dan dukungan kebijakan kelembagaan untuk memperkuat integrasi digital dalam pendidikan
Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Spiritual dan Moral pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Zamri Zamri; Rosmiati Rosmiati; Hasriyanti Mandalika Hasan; Sudarmin Sudarmin; Sutriana Sutriana; Sri Bulan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5460

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian sikap spiritual dan moral dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods). Pendekatan ini dipilih untuk mengintegrasikan kedalaman analisis kualitatif dan kekuatan pembuktian kuantitatif, sehingga menghasilkan instrumen yang komprehensif dan relevan dengan konteks pendidikan Indonesia. Model pengembangan ADDIE digunakan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sistematis, dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan indikator, pengembangan item instrumen, hingga implementasi dan evaluasi melalui uji coba lapangan. Data kualitatif diperoleh dari kajian literatur dan wawancara, sementara data kuantitatif dikumpulkan melalui survei menggunakan skala Likert terhadap 200 siswa SMA guna menguji validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki validitas konstruk yang kuat dan reliabilitas internal yang tinggi, sehingga layak digunakan dalam praktik evaluasi pembelajaran. Analisis tematik dari data kualitatif menegaskan kesesuaian indikator dengan nilai-nilai spiritual dan moral dalam ajaran Islam, sementara analisis kuantitatif melalui uji CFA dan Cronbach’s alpha memperkuat keandalan setiap item. Integrasi temuan kualitatif dan kuantitatif memastikan instrumen ini mampu memberikan gambaran autentik mengenai perkembangan sikap peserta didik. Oleh karena itu, instrumen ini berpotensi menjadi alat evaluasi yang efektif bagi guru PAI dalam mengukur dan mengembangkan karakter spiritual serta moral siswa secara lebih terararh dan sistematis.