cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 1,557 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 1,557 Documents clear
Penerapan Sanksi Pidana terhadap Tindak Pidana Pengkhianatan terhadap Negara dan Terorisme Berdasarkan KUHP dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 dalam Sistem Hukum Civil Law di Indonesia Sujoko Bagus; Zainal Arifin Hoesein
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sanksi pidana terhadap tindak pidana pengkhianatan terhadap negara dan terorisme berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 dalam sistem hukum civil law di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pengkhianatan terhadap negara dalam KUHP masih merefleksikan paradigma hukum pidana klasik yang berorientasi pada perlindungan keamanan negara, sedangkan pengaturan tindak pidana terorisme dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 mengadopsi pendekatan hukum pidana modern yang menitikberatkan pada pencegahan dan penanggulangan kejahatan luar biasa. Perbedaan filosofi pemidanaan tersebut menimbulkan tantangan dalam konsistensi penerapan sanksi pidana dan kepastian hukum. Studi kasus terorisme dan perkara makar menunjukkan bahwa pendekatan represif memiliki keterbatasan apabila tidak didukung kebijakan non-penal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan harmonisasi norma, penguatan pengawasan yudisial, serta integrasi pendekatan penal dan non-penal guna menciptakan sistem hukum pidana yang adil, efektif, dan sejalan dengan prinsip hak asasi manusia.
Akibat Hukum bagi Pelaku Perbuatan Melawan Hukum yang Tidak Melaksanakan Ganti Rugi dalam Kasus Tort dan Kecelakaan Berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Meni Apriani; Zainal Arifin Hoesein
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum bagi pelaku perbuatan melawan hukum yang tidak melaksanakan kewajiban ganti rugi dalam kasus tort dan kecelakaan lalu lintas berdasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah lemahnya pelaksanaan kewajiban ganti rugi oleh pelaku meskipun telah terdapat dasar normatif yang jelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus melalui analisis putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpatuhan pelaku dalam melaksanakan ganti rugi menimbulkan akibat hukum lanjutan berupa upaya eksekusi perdata, serta tidak menghapus kemungkinan pertanggungjawaban pidana. Namun, dalam praktik, mekanisme eksekusi putusan perdata masih menghadapi berbagai kendala struktural dan kelembagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban belum optimal dan memerlukan penguatan regulasi, penegakan hukum yang efektif, serta pengembangan pendekatan keadilan restoratif. Dengan demikian, pembaruan kebijakan hukum perdata menjadi penting untuk menjamin kepastian hukum dan keadilan substantif bagi korban.
Analisis Pembentukan Qanun Gampong Lampisang Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar Sufardan Sufardan; Bukhari Ali; Bustamam Usman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7054

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk menguraikan proses pembentukan Qanun Gampong Lampisang, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup dua hal, yaitu: bagaimana proses pembentukan Qanun Gampong Lampisang Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar serta apa saja kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif, di mana penulis memaparkan fakta mengenai pembentukan Qanun Gampong Lampisang Kabupaten Aceh Besar Nomor 02 Tahun 2020 tentang Pemerintahan dan Pembangunan Gampong, yang kemudian ditinjau berdasarkan Peraturan Bupati Aceh Besar Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Gampong. Melalui metode ini, penulis berupaya menyajikan gambaran nyata mengenai proses pembentukan qanun tersebut dengan menganalisis dokumen, membaca kembali peraturan yang berlaku, kemudian mendeskripsikan hasilnya secara sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran tuha peut dalam perumusan qanun gampong di Gampong Lampisang belum optimal. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman anggota tuha peut terhadap tugas yang diamanatkan dalam Qanun Kabupaten Aceh Besar Nomor 02 Tahun 2020, khususnya dalam aspek penguasaan pengetahuan dan keahlian. Seharusnya setiap anggota tuha peut memiliki kompetensi yang memadai agar dapat melaksanakan perannya secara efektif, terutama dalam perumusan qanun. Kelemahan lain adalah kurang tegasnya sikap tuha peut dalam pengambilan keputusan saat musyawarah, sehingga sering menimbulkan perbedaan pendapat dengan perangkat gampong lainnya yang pada akhirnya menghambat proses perumusan qanun. Kendala utama yang dihadapi tuha peut juga terletak pada keterbatasan penguasaan empat bidang ilmu, yaitu tauhid, fiqih, akhlak, dan tasawuf. Idealnya, anggota tuha peut merupakan orang-orang yang memahami dan mampu menerapkan pengetahuan dari keempat bidang tersebut. Selain itu, perbedaan pandangan antara tuha peut dengan perangkat gampong lainnya kerap menimbulkan perdebatan yang menyebabkan proses pembentukan qanun tidak berjalan lancar.
Studi Komparasi Non Conviction Based Asset Forfeiture Tindak Pidana Korupsi di Indonesia dan Amerika Serikat Badra Fahrizal; Zainal Arifin Hoesein
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7055

Abstract

Salah satu persoalan utama dalam pemberantasan korupsi di Indonesia adalah lemahnya efektivitas dalam pemulihan kerugian keuangan negara (asset recovery). Meskipun pelaku telah dijatuhi hukuman pidana, negara sering kali gagal mengembalikan aset hasil tindak pidana karena keterbatasan mekanisme hukum yang hanya berfokus pada pemidanaan pelaku (follow the suspect) dan belum sepenuhnya berorientasi pada pelacakan serta perampasan aset hasil kejahatan (follow the asset). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pengaturan serta implementasi mekanisme Non-Conviction Based Asset Forfeiture (NCB Asset Forfeiture) dalam tindak pidana korupsi di Indonesia dan Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan perbandingan (comparative approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder, kemudian dianalisis secara interpretatif dan sistematis. Indonesia telah meratifikasi United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) 2003 melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2006, namun penerapan prinsip NCB Asset Forfeiture belum terlembaga secara komprehensif dalam sistem hukum nasional. Oleh karena itu, Indonesia perlu memperkuat kerangka regulasi, kelembagaan, dan prosedur penerapan perampasan aset tanpa pemidanaan dengan mencontoh praktik hukum Amerika Serikat, agar pengembalian kerugian negara akibat korupsi dapat dilakukan secara efektif, efisien, dan berkeadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia masih menggunakan sistem conviction-based forfeiture, di mana perampasan aset hanya dapat dilakukan setelah adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht). Sebaliknya, Amerika Serikat telah menerapkan sistem civil dan administrative forfeiture yang memungkinkan perampasan aset tanpa putusan pidana melalui gugatan in rem terhadap aset itu sendiri.
Analisis Jenis, Penyebab, dan Penanganan Defect Beton pada Struktur Bangunan Gedung Sherly Nuari; Rico Trisno
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7056

Abstract

Pekerjaan struktur beton pada proyek gedung masih rentan mengalami berbagai jenis defect yang berpotensi menurunkan mutu, durabilitas, dan kinerja struktur apabila tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis defect beton yang terjadi pada struktur gedung, menganalisis faktor penyebabnya, serta mengevaluasi dampak dan metode penanganan yang diterapkan di lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus pada empat proyek gedung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, pengukuran, dan wawancara teknis dengan tim proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect beton yang dominan meliputi retak, keropos, honeycomb, overpouring, geripis, sambungan plin tidak rata, dan sisa material. Penyebab utama defect berasal dari ketidaksesuaian pelaksanaan pekerjaan, khususnya pada tahap pemadatan beton, pemasangan bekisting, proses curing, dan pengawasan mutu. Dampak defect tidak hanya memengaruhi kualitas visual bangunan, tetapi juga berpotensi menurunkan durabilitas dan kinerja struktur. Metode perbaikan seperti patching, grouting, dan injection terbukti efektif dalam mengatasi defect sesuai karakteristiknya, namun memerlukan tambahan biaya dan waktu pelaksanaan. Penelitian ini menegaskan bahwa pencegahan melalui peningkatan kualitas pelaksanaan dan pengendalian mutu merupakan strategi paling efektif dalam meminimalkan terjadinya defect beton pada proyek gedung.
Pengaruh Emotional Value, Perceived Quality, Perceived Price Terhadap Keputusan Pembelian Produk Private Label di MG Store Padang Henryanto Abaharis; Karisma Julianti; Romi Susanto; Jhon Fernos
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7062

Abstract

This study aims to determine the effect of emotional value, perceived quality, and perceived price on the purchase decisions of private label products at MG Store Padang. This type of research is quantitative, with the research subjects being consumers who shop at MG Store Padang. The data collection technique used in this study is a questionnaire. The sampling technique is non-probability sampling with a sample size of 96 people. The results of the study indicate that emotional value (X1) has a positive and significant effect on the purchase decisions of private label products at MG Store Padang. In addition, the test results show that the variable perceived quality (X2) does not affect the purchase decisions of private label products at MG Store Padang. The test results also show that the variable perceived price (X3) does not affect the purchase decisions of private label products at MG Store Padang.
Analisis Efisiensi Dan Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Tolikara Yeperson Narek; Westim Ratang; Jhon U. Blesia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7064

Abstract

The study purpose was. This study aims to analyse the efficiency, effectiveness, and optimisation efforts of regional financial management in Tolikara Regency during the period 2015–2022. Materials and methods. The assessment was carried out through an analysis of efficiency and effectiveness ratios based on a comparison between revenue realisation, expenditure realisation, and budget targets, and was reinforced with qualitative data from interviews with local financial management officials. Results. The results showed that regional financial management in Tolikara Regency was not yet optimal. The main obstacles affecting financial performance included: slow court proceedings and APBD (Regional Budget) determination, delays in DPA (Regional Budget Allocation) distribution, internet network constraints, and geographical challenges that hampered communication and financial reporting. The average level of efficiency in regional financial management during the research period was 95.15%, indicating that performance was in the inefficient category, as expenditure realisation was relatively high compared to revenue. Meanwhile, the average level of effectiveness was 90.49%, which is in the effective category, although it did not reach the ‘highly effective’ standard (≥100%). Conclusions. Efforts to optimise PAD that have been and need to be undertaken include intensification strategies—such as strengthening tax collection administration, supervision, and increasing the capacity of the apparatus—and extensification strategies through the development of new sources of revenue such as the tourism sector, kiosks/MSMEs, and the potential of forest products. The largest contributor to PAD to date is restaurant tax, while data on regional levies is not yet available.
Konsep Ketuhanan dalam Al-Qur’an dan Implementasinya dalam Sikap Toleransi dan Moderasi Beragama dalam Kehidupan Sehari-hari Nora Elmirna; Mukayat Al Amin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep ketuhanan dalam Al-Qur’an serta menganalisis implementasinya dalam pembentukan sikap toleransi dan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an memuat nilai-nilai ketuhanan yang menekankan keesaan Allah, keadilan, kasih sayang, dan larangan memaksakan keyakinan, yang secara langsung berkontribusi terhadap terciptanya sikap keberagamaan yang inklusif dan humanis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis tekstual terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan tauhid, kebebasan beragama, keadilan, dan hubungan antarumat beragama. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep tauhid tidak hanya bermakna pengakuan terhadap keesaan Tuhan, tetapi juga mencakup pengembangan akhlak sosial seperti menghormati perbedaan, menahan diri dari tindakan ekstrem, serta menjunjung nilai keadilan dalam interaksi sosial. Implementasi nilai ketuhanan ini dalam kehidupan sehari-hari terlihat melalui perilaku menghargai hak beragama orang lain, menghindari ujaran kebencian, mengedepankan dialog, dan menjaga kerukunan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap konsep ketuhanan dalam Al-Qur’an dapat menjadi dasar yang kuat dalam membangun moderasi beragama dan memperkuat harmoni sosial dalam masyarakat multikultural
Analisis Pengaruh Net Interest Margin terhadap Pertumbuhan Laba pada Industri Perbankan: Bukti Empiris dari PT Bank Victoria International Tbk Santi Sartika; Nisa Nurparidah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7066

Abstract

Banking performance is greatly influenced by a bank's ability to manage interest income and maintain profit stability, especially in volatile economic conditions. Changes in the Net Interest Margin (NIM) are an important indicator that can affect profit growth, so they need to be examined empirically. This study aims to analyse NIM developments, profit growth developments, and test the effect of NIM on profit growth at PT Bank Victoria International Tbk. This study uses a quantitative approach with an explanatory method. The research population consists of all annual financial reports of PT Bank Victoria International Tbk, and the sample was selected using the purposive sampling technique, namely financial reports for the 2018–2023 period that met the data availability criteria. Secondary data was obtained through official company publications. The analysis was conducted through descriptive analysis, correlation, simple regression, and influence testing using statistical software. The results show that NIM and profit growth fluctuated during the observation period. NIM is positively related to profit growth, but it is not the main determinant of the company's profit increase. Profit growth is more influenced by other factors such as operational efficiency, asset quality, provision expenses, and non-interest income. The implications of this study emphasise the need for a more comprehensive income and risk management strategy, including strengthening the quality of productive assets, diversifying income, and improving cost efficiency, in order to achieve sustainable profit growth.
Analisis Pengaruh Electronic Word of Mouth (EWOM) dalam Mempengaruhi Keputusan Berkunjung ke Dinoland Garut Taofik Hidayat; Andi Muhammad Rudhan; Lisna Rindiani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7067

Abstract

Rapid developments in digital technology have made information about tourist destinations more accessible to the public, one of which is through Electronic Word of Mouth (EWOM). This study aims to analyse the influence of EWOM on the decision to visit Dinoland Garut. This study uses a quantitative approach with descriptive and associative methods. The population in this study was visitors to Dinoland Garut, with sampling techniques using incidental non-probability sampling. The number of samples used was 68 respondents, selected based on specific criteria. Data was collected through questionnaires distributed directly to visitors who had visited Dinoland. The results showed that there was a significant influence between EWOM and the decision to visit. Good information management through digital platforms can increase visitor interest, thereby increasing the decision to visit. The implication of this study is that tourism destination managers need to utilise EWOM as a marketing strategy to increase the number of visitors and improve the image of tourism destinations in the public eye.

Page 53 of 156 | Total Record : 1557