cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 1,557 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 1,557 Documents clear
Analisis Semiotika Cancel Culture pada Film Oshi No Ko (Live Action) Mizra Ardiyansyah; Muhammad Fathoni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7395

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena cancel culture dalam film Oshi No Ko (Live Action) dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Film sendiri sebagai media audio visual memiliki kemampuan untuk membangun makna, membentuk persepsi, serta merepresentasikan fenomena sosial yang berkembang di era digital. Cancel culture adalah fenomena sosial yang ditandai dengan penghakiman massal, ujaran kebencian, dan tekanan psikologis terhadap public figure melalui media sosial. Film Oshi No Ko (Live Action) dipilih sebagai objek penelitian karena secara eksplisit menunjukkan sisi gelap dari industri hiburan, khususnya bagaimana konstruksi media dan opini publik berdampak pada kondisi psikologis seorang public figure muda, yang direpresentasikan melalui karakter Akane. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Roland Barthes yang mencakup makna denotatif, konotatif, dan mitos. Data diperoleh melalui observasi mendalam terhadap adegan-adegan film yang relevan dengan isu cancel culture serta dokumentasi visual berupa tangkapan layar, didukung oleh studi literatur dari jurnal ilmiah dan sumber terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa cancel culture direpresentasikan melalui simbol visual, narasi media, dan ekspresi karakter yang menegaskan adanya hukuman sosial, tekanan emosional, serta kerentanan psikologis. Pada tingkat mitos, film ini membangun pemaknaan bahwa media dan opini publik memiliki kuasa besar dalam membentuk realitas sosial dan menentukan nilai individu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian semiotika dan komunikasi visual dalam memahami representasi isu sosial kontemporer pada media film.
Peningkatan Sumber Daya Manusia pada Destinasi Wisata Pantai Ancol Septia Lestari; Dominique Lyneelle Puti; Steven Gilbert Aditia; Fachreza Ridho Thaimiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7399

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor strategis dalam menentukan kualitas pelayanan dan daya saing destinasi wisata, khususnya pada destinasi wisata perkotaan dengan tingkat kunjungan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas SDM di Destinasi Wisata Ancol serta mengidentifikasi aspek pelayanan yang perlu ditingkatkan guna mendukung kepuasan pengunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain deskriptif. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 35 pengunjung, sedangkan data kualitatif diperoleh dari analisis ulasan pengunjung pada platform Google Review. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan tematik, serta diperkuat dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum petugas Ancol dinilai ramah, sopan, dan profesional. Namun demikian, masih ditemukan kelemahan pada aspek responsivitas, kemudahan menemukan petugas di beberapa area, serta pengelolaan kebersihan dan fasilitas umum. Temuan ini selaras dengan Teori Pengembangan SDM dan Teori Kualitas Pelayanan (SERVQUAL), yang menegaskan bahwa peningkatan kompetensi, responsivitas, dan peran aktif SDM sangat berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan SDM merupakan faktor fundamental dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing destinasi wisata Ancol.
Pengembangan Inovasi Digital dalam Mempergunakan Fitur Virtual 360 Dan Memanfaatkan Virtual Reality (VR) di Museum Seni Rupa dan Keramik Adellia Putri Maycela; Adeline Putra Pratama; Ahamad Pahrezy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7401

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut museum untuk beradaptasi agar tetap relevan dan menarik bagi pengunjung, khususnya generasi muda. Museum Seni Rupa dan Keramik sebagai salah satu destinasi wisata edukatif di Jakarta menghadapi tantangan dalam menyajikan pengalaman belajar yang interaktif tanpa mengganggu aspek konservasi koleksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan kebutuhan pengunjung terhadap penerapan inovasi digital berupa fitur Virtual 360° dan Virtual Reality (VR) di Museum Seni Rupa dan Keramik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional cross-sectional. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara informal dengan pengelola museum, serta penyebaran kuesioner kepada pengunjung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase responden pada setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat penerimaan yang sangat tinggi terhadap penggunaan fitur Virtual 360° dan VR. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan pemahaman pengunjung terhadap koleksi museum, memperkaya pengalaman visual, meningkatkan keterlibatan (engagement), serta mendorong minat untuk berkunjung kembali. Dengan demikian, penerapan fitur Virtual 360° dan VR berpotensi menjadi media edukasi dan promosi yang efektif serta mendukung transformasi digital Museum Seni Rupa dan Keramik di era modern.
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL, TRANSFORMASIONAL, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI RESTORAN TEPIAN RASA CABANG CIREBON Bening Nur Fujilestari; Fery Hardiansyah; Muhammad Rizal Maulana; Dedi Muhammad Siddiq
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7402

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transaksional, transformasional, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di Restoran Tepian Rasa Cabang Cirebon, mengisi celah studi sebelumnya yang terbatas pada sektor restoran lokal. Tujuan penelitian adalah menguji hubungan kausal ketiga variabel tersebut menggunakan pendekatan kuantitatif survei dengan populasi 67 karyawan dan sampel 50 responden melalui simple random sampling. Instrumen kuesioner skala Likert dianalisis dengan SEM-PLS pada SmartPLS, meliputi uji validitas, reliabilitas, dan bootstrapping. Hasil menunjukkan kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan (β=0.396, t=2.883, p=0.004), sementara kepemimpinan transaksional (β=0.142, p=0.417) dan transformasional (β=0.051, p=0.805) tidak signifikan. Kesimpulan menyatakan kepuasan kerja sebagai prediktor utama kinerja di industri restoran dinamis, dengan rekomendasi praktis peningkatan lingkungan kerja dan keterbatasan sampel kecil.
Pengaruh Self-Efficacy Dan Grit terhadap Work Engagement (We) Yang Dimoderasi oleh Perceived Organizational Support (Studi pada Tenaga Perawat di RSUD Sambas) Helixyap Helixyap; Rian Andriani; Yen Efawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nurses play a vital role in providing healthcare services in hospitals as they are directly involved in patient care 24 hours a day. To provide optimal and professional services, nurses must possess high work engagement toward the hospital. High turnover rates are often caused by low work engagement, influenced by factors such as low self-efficacy and grit. These issues are expected to be addressed through Perceived Organizational Support (POS) provided by the organization. This study aims to determine and analyze the influence of self-efficacy and grit on work engagement, with Perceived Organizational Support (POS) acting as a moderating variable. This study aims to determine and analyze the influence of self-efficacy and grit on work engagement, with Perceived Organizational Support (POS) acting as a moderating variable. This research follows a quantitative approach. The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in 131 respondents who met the inclusion criteria. Statistical instruments used for data analysis included Moderated Regression Analysis (MRA), preceded by validity, reliability, and normality tests. The results of the study indicate that self-efficacy and grit have an influence on work engagement, and this relationship is moderated by Perceived Organizational Support (POS).
ANALISIS PENGARUH PRICE & PRODUCT SEPEDA GUNUNG DENGAN PURCHASE INTENTION SEBAGAI INTERVENING TERHADAP PURCHASE DECISION MOUNTAIN BIKE PASCA PANDEMI COVID-19 DI AA BIKE STORE CIKARANG Muhammad Rizqy Nurrahman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7404

Abstract

Pasca-pandemi COVID-19, industri sepeda Indonesia mengalami penurunan tajam setelah lonjakan penjualan, menyebabkan oversupply dan temuan sebelumnya yang inkonsisten tentang pengaruh harga dan produk. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh harga (X1) dan produk (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) melalui purchase intention (Z) sebagai intervening pada mountain bike di AA Bike Store Cikarang. Penelitian kuantitatif kausal menggunakan analisis jalur pada 107 responden sampel kuota dari komunitas Facebook sepeda gunung melalui kuesioner skala Likert. Data dianalisis dengan SPSS 27 dan SmartPLS 3.0, meliputi validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi berganda, dan uji hipotesis. Hasil menunjukkan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (β=0,347, p<0,05) dan niat (β=0,298, p<0,05); produk terhadap keputusan (β=0,312, p<0,05) dan niat (β=0,387, p<0,05), dengan niat memediasi kuat (β=0,456, p<0,05), menjelaskan 38,8% variasi Y. Kesimpulannya, harga dan produk mendorong pembelian melalui niat, merekomendasikan diferensiasi produk dan harga kompetitif untuk pemulihan industri.
Analisis Aspek Hukum Dalam Penerapan Sanksi Administratif Pajak Penghasilan Di Indonesia Adhyaksa Muhammad Ilham Soekotjo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the legal aspects of the application of administrative sanctions for income tax (PPh) in Indonesia, particularly in relation to legal certainty, proportionality of sanctions, and the authority of the tax authorities in imposing administrative tax measures. The research method used is normative legal research with a legislative approach, a case approach, and a conceptual approach. The results of the study show that although the legal basis for administrative sanctions for income tax is clearly regulated in the General Provisions and Tax Procedures Law (KUP Law), there are several legal issues such as multiple interpretations of articles, inconsistencies in implementing regulations, and the potential for arbitrariness in tax audits and assessments. This study concludes that legal certainty and the protection of taxpayer rights still need to be strengthened through improvements in regulations and standard procedures for tax law enforcement.
Meta-Analysis: Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Christine Dupe; Sri Haryuni; Yeni L. N. A
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia dan memberikan dampak nyata terhadap kesehatan ibu dan janin. Meta-analisis ini bertujuan mengintegrasikan temuan dari 10 penelitian primer yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian KEK pada ibu hamil. Proses meta-analisis dilakukan secara sistematis melalui penentuan kriteria inklusi, penelusuran literatur pada database terakreditasi, pengkodean artikel, serta penghitungan dan interpretasi effect size menggunakan pendekatan Hedges’s g. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan pengaruh faktor risiko bersifat beragam, mulai dari efek sangat kecil hingga sangat besar. Secara keseluruhan, seluruh studi menunjukkan konsistensi efek dengan nilai effect size gabungan sebesar 0.301 dan tingkat signifikansi yang kuat (p < 0.001), sehingga mengindikasikan adanya hubungan nyata antara variabel risiko dan kejadian KEK. Faktor dominan yang ditemukan dalam analisis ini meliputi status gizi ibu, asupan energi yang tidak memadai, frekuensi makan yang kurang, tingkat pendidikan rendah, serta stres psikologis selama kehamilan. Sementara itu, sebagian faktor lain seperti pekerjaan atau indikator sosial tertentu menunjukkan pengaruh yang lemah atau tidak signifikan secara statistik. Uji homogenitas memperlihatkan tidak adanya heterogenitas antar studi (I² = 0%), sehingga penggunaan model efek tetap dianggap tepat. Selain itu, pemeriksaan funnel plot menunjukkan tidak terdapat bias publikasi yang berarti. Temuan ini menegaskan bahwa KEK merupakan kondisi multifaktorial dan penanggulangannya memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan intervensi gizi, pelayanan kesehatan yang memadai, edukasi kesehatan ibu, dan dukungan sosial yang berkelanjutan
Hubungan Tingkat Pengetahuan ,Riwayat Anemia, Dan Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Pucung Kota Bekasi Azzahra Iman Nazwa; Dayuningsih Dayuningsih; Saka Adhijaya Pendit
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7409

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that affects a child's physical growth, cognitive development, and long-term health. Factors such as maternal knowledge, history of anemia during pregnancy, and exclusive breastfeeding play a significant role in the incidence of stunting in toddlers. This study aims to determine the relationship between these three factors and stunting in toddlers in the Teluk Pucung Community Health Center (Puskesmas Teluk Pucung) working area, Bekasi City. The method used was quantitative with a cross-sectional design, involving 80 mothers with toddlers at risk of stunting, selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using Chi-square at a significance level of 0.05. The results showed a significant relationship between maternal knowledge and stunting (p = 0.005), and all three variables were shown to contribute to the overall growth status of toddlers. In conclusion, maternal knowledge, history of anemia, and exclusive breastfeeding practices were significantly associated with the incidence of stunting. These findings are expected to form the basis for developing educational programs, preventing anemia, and increasing the coverage of exclusive breastfeeding optimally.
Indikator Sistem Demokrasi Berbasis Konsep Otonomi Daerah Di Tinjau Dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Muhammad Irpan; Ernawati Suwarno
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7411

Abstract

The Implementation of a Democracy Indicator System Based on Concept of Regional Autonomy, Since The reformation in 1998, give a great hope for occurrence change all aspects of national and state life. That are politics, economics, and law. One of pillars democracy is concept of division power known by montesquieu in his theory of triaspolitica which divides nation power into three nation political powers (executive, judicial and legislative). Democracy is a foundation and mechanism for application power based on the principle of equation and human equality, which places human as owner of sovereignty which known as the principle of people sovereignty. Regional autonomy is authority of autonomous regions to regulate and manage the interests of local society according to their own initiatives based on society’s aspirations in accordance with legislation regulations. Article number 1 of Regulations Number 23 of 2014 about Regional Government mention that decentralization is the handover of government authority by the government to autonomous regions based on the principle of autonomy. Indonesia is a unitary state form of Republic as mention in Article 1 number (1) of the Constitution 1945. Following up on these provisions, Article 18 of the Constitution 1945 confirms that the Unitary State of the Republic Indonesia is divided into Provincial Regions and Provincial Regions divided into Regencies and Cities each Province, Regency and City has Regional Government that is regulated by Law, So in the context of the Unitary State, relationship of authority between the central and the regions in Indonesia is based on three patterns, namely decentralization, deconcentration, and co-administration (medebewind). Regional Government It can be said to be democratic if in a democratic system, authority and power are built and maintained based on the agreement of the citizen. While in an undemocratic system the citizen’s agreement is not part of the requirements. The concept of regional autonomy reflects the democratic value because it has fulfilled the spirit of democracy in the society in purpose of construction by taking agreements between the local society and the government from the lowest level, that is village / village office, sub-district to Regency / City.

Page 88 of 156 | Total Record : 1557