cover
Contact Name
Rizky Saputra
Contact Email
rizkysaputra@graha-kirana.com
Phone
+6282257366060
Journal Mail Official
jmeb@graha-kirana.com
Editorial Address
Jalan Kirana Raya No.20, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20151
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 30325382     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis (JMEB) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana, Medan, Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali per tahun. Jurnal ini berisi artikel penelitian, pengembangan konseptual, tinjauan kritis yang berkaitan dengan bidang ekonomi, manajemen dan bisnis, seperti Manajemen Sumber Daya Manusia, Pemasaran, Manajemen Operasional dan Produksi, Manajemen Bisnis, Kewirausahaan, E-Commerce dan isu-isu ekonomi lainnya.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2024)" : 3 Documents clear
DAMPAK KEBERADAAN DOSEN TIDAK TETAP TERHADAP PERKEMBANGAN INSTITUSI PERGURUAN TINGGI: KAJIAN PADA ASPEK AKADEMIK DAN MANAJERIAL Arsania, Rara Fristi; Salabi, Agus Salim
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/jmeb.v3i2.99

Abstract

This study aims to analyze the impact of part-time lecturers on the development of higher education institutions, focusing on academic and managerial aspects. The presence of part-time lecturers in universities has become increasingly common, especially in response to the challenges of flexible and efficient teaching needs. However, their contribution to the quality of education and institutional management remains a subject of debate. This research employs a qualitative approach with a case study conducted at several universities in Indonesia. Data was collected through interviews with academic administrators, full-time, and part-time lecturers, as well as analysis of human resource management policy documents. The findings indicate that part-time lecturers play a significant role in enhancing teaching flexibility, but challenges related to teaching consistency and integration within academic teams were identified. From a managerial perspective, part-time lecturers provide efficiency in budget management and meeting teaching staff requirements but may add complexity to performance management and evaluation processes. This study suggests the need for more structured and professional policies in managing part-time lecturers to ensure sustainable educational quality and more effective human resource management. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keberadaan dosen tidak tetap terhadap perkembangan institusi perguruan tinggi, dengan fokus pada aspek akademik dan manajerial. Keberadaan dosen tidak tetap di perguruan tinggi menjadi semakin umum, terutama dalam menghadapi tantangan kebutuhan pengajaran yang fleksibel dan efisien. Namun, kontribusi mereka terhadap kualitas pendidikan dan pengelolaan institusi masih menimbulkan berbagai perdebatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengelola akademik, dosen tetap, dan dosen tidak tetap, serta analisis dokumen kebijakan pengelolaan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen tidak tetap berperan penting dalam meningkatkan fleksibilitas pengajaran, namun terdapat kendala terkait konsistensi pengajaran dan integrasi mereka dalam tim akademik. Dalam aspek manajerial, dosen tidak tetap memberikan efisiensi dalam pengelolaan anggaran dan pemenuhan kebutuhan tenaga pengajar, namun dapat menambah kompleksitas dalam pengelolaan kinerja dan evaluasi. Penelitian ini menyarankan perlunya kebijakan pengelolaan dosen tidak tetap yang lebih terstruktur dan profesional, guna memastikan kualitas pendidikan yang berkelanjutan serta pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif. 
ANALISIS PERSEPSI BUDAYA ORGANISASI DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN PRINCIPLE DAN DISTRIBUTOR Syafri, Muhammad; Saputra, Rizky
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/jmeb.v3i2.100

Abstract

This study aims to analyze the perception of organizational culture and its relationship with job satisfaction among employees working at Principle and Distributor companies. Organizational culture refers to a set of values, norms, and practices that form the foundation of behavior within an organization, while job satisfaction reflects the level of happiness and contentment an individual has with their work. This research uses a quantitative approach with a survey method involving 50 respondents from both types of companies. Data were collected through questionnaires that measured perceptions of organizational culture dimensions such as innovation, results orientation, teamwork, and stability, as well as job satisfaction from both intrinsic and extrinsic aspects. The analysis results show a significant positive relationship between perceptions of organizational culture and employee job satisfaction, with the dimension of teamwork having the greatest influence. This study indicates the importance of strengthening organizational culture to enhance job satisfaction, which in turn can drive productivity and employee loyalty. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi budaya organisasi dan hubungannya dengan kepuasan kerja pada karyawan yang bekerja di perusahaan Principle dan Distributor. Budaya organisasi merupakan sekumpulan nilai, norma, dan praktik yang menjadi dasar perilaku dalam organisasi, sementara kepuasan kerja mencerminkan tingkat kebahagiaan dan kepuasan individu terhadap pekerjaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 50 responden dari kedua jenis perusahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi terhadap dimensi budaya organisasi seperti inovasi, orientasi hasil, kerja tim, dan stabilitas, serta kepuasan kerja dari aspek intrinsik dan ekstrinsik. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara persepsi budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan, dengan dimensi kerja tim memiliki pengaruh paling besar. Studi ini mengindikasikan pentingnya penguatan budaya organisasi untuk meningkatkan kepuasan kerja, yang pada gilirannya dapat mendorong produktivitas dan loyalitas karyawan.
DINAMIKA EKONOMI MONETER INTERNASIONAL DALAM PERDAGANGAN GLOBAL Widiana, Ayu; Br. Sitepu, Fika Elisa; Natasya, Nadia; Nur'ain, Sellyn Jastin; Sakuntala, Dwinta
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/jmeb.v3i2.98

Abstract

Abstract Changes in international monetary economics affect global trade, with dependence on the US dollar and the digitization of payment systems as key factors. Exchange rate fluctuations, US policies, as well as the emergence of cryptocurrency and CBDC (Central Bank Digital Currency) influence economic stability, particularly in developing countries. Countries need to manage their reliance on the dollar and prepare technology to address the challenges of digitalization in the financial system. This research uses a qualitative approach to analyze its impact and provide policy recommendations for developing countries. The reliance on the US dollar affects global economic stability. Despite efforts to diversify through technologies like cryptocurrency and CBDC, the dollar remains dominant. The digitization of payment systems facilitates transactions but creates challenges related to volatility, regulation, and security. Developing countries need to strengthen infrastructure and cooperate in managing capital flows to maintain global economic stability. AbstrakPerubahan dalam ekonomi moneter internasional mempengaruhi perdagangan global, dengan ketergantungan pada dolar AS dan digitalisasi sistem pembayaran sebagai faktor utama. Fluktuasi nilai tukar, kebijakan AS, serta munculnya cryptocurrency dan CBDC memengaruhi stabilitas ekonomi, terutama di negara berkembang. Negara-negara perlu mengelola ketergantungan pada dolar dan mempersiapkan teknologi untuk menghadapi tantangan digitalisasi dalam sistem keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis dampaknya dan memberikan rekomendasi kebijakan bagi negara berkembang. Ketergantungan pada dolar AS memengaruhi stabilitas ekonomi global. Walaupun ada upaya diversifikasi melalui teknologi seperti cryptocurrency dan CBDC, dolar tetap dominan. Digitalisasi sistem pembayaran memudahkan transaksi, tetapi menimbulkan tantangan terkait volatilitas, regulasi, dan keamanan. Negara berkembang perlu memperkuat infrastruktur dan bekerja sama dalam mengelola arus modal untuk menjaga stabilitas ekonomi global.

Page 1 of 1 | Total Record : 3