cover
Contact Name
Nisa Muthiah
Contact Email
nisamuthiah@fk.unmul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nisamuthiah@fk.unmul.ac.id
Editorial Address
jl Krayan, Kampus gn Kelua, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Mulawarman Dental Journal
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 28285883     DOI : 10.30872/mul. dent. j.
Core Subject : Health, Science,
MOLAR (Mulawarman Dental Journal) is a scientific journal affiliated with Dentistry Study Programme, Medical Faculty of Mulawarman University. It is a biannually journal, published in March and September. MOLAR provide original article of research, review article and case report in the term of dental science and education dissemination.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2024): MOLAR September 2024" : 5 Documents clear
Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur Khairi, Nur Hijria Miftahul; Muthi’ah, Nisa; Utami, Nuryanni Dihin
Mulawarman Dental Journal Vol 4, No 2 (2024): MOLAR September 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v4i2.10705

Abstract

Latar Belakang: Perilaku kontrol plak merupakan bentuk upaya pencegahan terjadinya penyakit periodontal. Perilaku mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan. Kontrol plak dilakukan secara mekanis dengan menyikat gigi dan membersihkan daerah interdental serta secara kimiawi dengan penggunaan obat kumur dan penggunaan fluoride pada pasta gigi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku kontrol plak sebagai upaya pencegahan penyakit periodontal pada kelompok usia remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 68,75% responden memiliki pengetahuan kontrol plak dengan kategori sedang, 60,42% responden memiliki sikap kontrol plak dengan kategori sedang, dan 48,96% responden melakukan tindakan kontrol plak dengan kategori sedang.  Kesimpulan: Perilaku kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur berada dalam kategori sedang. Edukasi dan pelatihan diperlukan untuk meningkatkan perilaku kontrol plak pada masyarakat khususnya remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb Fadhilah, jihan; Alhawaris, Alhawaris; Kuntari, Indriana Dwi
Mulawarman Dental Journal Vol 4, No 2 (2024): MOLAR September 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v4i2.10714

Abstract

Pendahuluan : Pengetahuan tentang kesehatan gigi dinilai dari pengetahuan tentang gigi sehat, dan cara melakukan perawatan gigi yang benar. Anak remaja sering mengalami masalah kebersihan gigi dan mulut. Tingkat kebersihan gigi dan mulut dapat dilihat dari proses pembentukan plak. Upaya mencegah timbulnya plak dengan melakukan kontrol plak. Kontrol plak dapat dilakukan secara mekanis dan kimiawi. Kontrol plak secara mekanis dengan menggunakan sikat gigi. Banyak macam produk yang dirancang untuk membersihkan bagian interproksimal gigi salah satunya yaitu dental floss dan alat bantu lainnya tongue scraper untuk menjaga kebersihan lidah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pelajar terhadap alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb. Metode : Penelitian deskriptif observasional. Populasi penelitian adalah siswa SMP Negeri 1 Tanjung Redeb sebanyak 232 responden (stratified random sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil : Karakteristik responden terbanyak adalah jenis kelamin perempuan (52,6%), usia 13 tahun (37,9%), dan sumber informasi dari dokter gigi (21,5%). Pengetahuan pelajar berdasarkan jenis kelamin terbanyak dengan kategori rendah yaitu laki-laki 57 responden (24,6%), usia terbanyak dengan kategori rendah usia 13 tahun sebanyak 42 responden (18,1%), sumber informasi terbanyak didapat dari dokter gigi sebanyak 125 responden (21,5%). Kesimpulan : Pelajar di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb rata-rata memiliki pengetahuan tentang alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut kategori rendah.Kata kunci: Pelajar, pengetahuan, alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut
Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V Rizki, Annisa Miftaqul; Mozartha, Martha; Kesumaputri, Bebbi Arisya; Anastasia, Danica; Merdekawati, Listia Eka
Mulawarman Dental Journal Vol 4, No 2 (2024): MOLAR September 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v4i2.15561

Abstract

Latar belakang: Restorasi kelas V menyajikan tantangan bagi klinis karena tingginya risiko kebocoran mikro pada daerah servikal sekaligus adanya tuntutan estetika. Resin komposit single-shade merupakan material yang relatif baru di pasaran dan diklaim dapat menyamai semua warna gigi. Resin komposit bulk-fill diketahui menunjukkan stress penyusutan polimerisasi yang lebih rendah dan aplikasi yang lebih mudah. Tujuan: Mengetahui perbandingan kebocoran mikro resin komposit  single-shade dengan resin komposit bulk-fill pada restorasi kelas V. Metode: Penelitian eksperimental dengan sampel 20 gigi premolar rahang atas, dibagi menjadi dua kelompok (n=10), dan dipreparasi kavitas kelas V dengan ukuran 3x3x3 mm. Kelompok A ditumpat dengan resin komposit single-shade, kelompok B ditumpat dengan resin komposit bulk-fill. Sampel dimasukkan ke inkubator dengan suhu 37°C selama 24 jam, kemudian dilakukan proses thermocycling manual pada suhu 5°C dan 55°C sebanyak 100x. Gigi direndam dalam metilen biru selama 24 jam. Sampel dipotong dengan menggunakan separating disc dalam arah bukal ke palatal, dan kebocoran mikro diamati dengan stereomikroskop perbesaran 40x. Hasil: Nilai skor rata-rata kebocoran mikro resin komposit single-shade lebih tinggi dibandingkan resin komposit bulk-fill. Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut (p<0,05). Simpulan: Resin komposit single-shade memiliki kebocoran mikro yang lebih besar dibandingkan dengan resin komposit bulk-fill. 
Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Periode Tahun 2017-2022 Fithriah, Nur; Pramasari, Cristiani Nadya; Danial, Danial
Mulawarman Dental Journal Vol 4, No 2 (2024): MOLAR September 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v4i2.10690

Abstract

 Pendahuluan: Kista odontogenik telah lama dikenal sebagai masalah klinis pada rongga mulut dan sering ditemukan dalam praktik kedokteran gigi hingga masa kini. Kista odontogenik yaitu kista yang berasal dari jaringan odontogenik dan sebagian besar dilapisi oleh epitel yang berasal dari epitel odontogenik. Gambaran klinis yang paling umum ditemukan adalah pembengkakan namun dengan rasa sakit yang kurang, kecuali kista menjadi terinfeksi atau terkait dengan gigi non-vital. WHO (2017), mengklasifikasikan kista odontogenik menjadi dua yaitu, kista perkembangan (developmental cyst) dan kista inflamasi (inflammatory cyst). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kista odontogenik rongga mulut di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan desain penelitian observasional deskriptif, dan data yang dikumpulkan merupakan data sekunder berupa rekam medis pasien yang menderita kista odontogenik Hasil: Dijumpai 46 pasien dengan diagnosis kista odontogenik, 39% menderita kista dentigerous, 52% kista radikular,7% keratokista odontogenik dan 2% kista glandular odontogenik. Dengan kelompok usia paling banyak terjadi pada remaja 35% dan dewasa 35%. Berdasarkan jenis kelamin, dijumpai pada perempuan sebanyak 54% dan laki laki 46%. Berdasarkan lokasi anatomis, dijumpai pada mandibula sebanyak 52% dan maksila 48%. Kesimpulan: Kista odontogenik yang paling banyak ditemukan adalah kista radikular. Dengan kelompok usia paling banyak terjadi pada remaja dan dewasa. Kista odontogenik lebih banyak dijumpai pada perempuan dibanding  laki laki, dan lebih banyak dijumpai pada mandibula dibanding maksila.
Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021 Azimah, Ain Richlatul; Sulistiani, Dewi Arsih; Yani, Sinar
Mulawarman Dental Journal Vol 4, No 2 (2024): MOLAR September 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v4i2.10715

Abstract

Pendahuluan: Upaya dasar dalam pengendalian plak atau kontrol plak dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara mekanis yaitu dengan sikat gigi dan dental floss untuk area interdental yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi dan kimiawi dengan menggunakan moouthwash. Selain itu terdapat salah satu metode perawatan yang berfokus pada bakteri penyebab kerusakan gigi yaitu dengan melakukan terapi bakteri pengganti bagi bakteri yang menyebabkan kerusakan, seperti dengan menggunakan bakteri probiotik. Adanya pengetahuan yang baik mengenai dental floss dan probiotik oral sangatlah penting bagi mahasiswa kedokteran terutama kedokteran gigi. Terjadinya perubahan pengetahuan dan sikap dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu melalui media massa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan dan sikap terkait penggunaan dental floss dan probiotik oral. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental dan rancangan penelitian one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Data diperoleh sebanyak 60 sample dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner online dan intervensi menggunakan video animasi. Hasil: Terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan sebesar 8,47 menjadi 9,85 dan nilai rata-rata sikap sebesar 48,27 menjadi 50,72. Hasil uji Wilcoxon menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan skor rata-rata terkait pengetahuan (p value = 0,005) dan sikap (p value = 0,010) sebelum dan sesudah dilakukan edukasi menggunakan media video. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media audio visual terkait pengetahuan dan sikap penggunaan dental floss dan probiotik oral pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman angkatan 2020-2021. Kata kunci: Media audio visual, dental floss, probiotik oral

Page 1 of 1 | Total Record : 5