cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 161 Documents
PROTOTIPE BALANCING ROBOT DENGAN METODE KENDALI PID Zaini, Indro; Khoswanto, Handry; Pasila, Felix
Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.861 KB) | DOI: 10.9744/jte.10.1.34-39

Abstract

Saat ini teknologi untuk alat transportasi ataupun kegiatan yang mendukung manusia semakin berkembang. Salah satunya adalah balancing robot yang sekarang semakin banyak berkembang dan digunakan oleh perorangan ataupun industri. Balancing robot bisa digunakan dalam bentuk transportasi berupa segway atapun alat bantu untuk produksi pada pabrik. Untuk masalah keseimbangan pada robot, digunakan PID Control yang bertujuan untuk mengembalikan posisi robot dari posisi awal miring menjadi tegak atau seimbang. Berdasarkan hasil pengujian pada posisi tidur, robot tidak dapat mengembalikan posisi menjadi tegak atau seimbang dikarenakan adanya osilasi gangguan pada robot.
IDENTIFIKASI PARAMETER LOW PASS FILTER MENGGUNAKAN TEKNIK REKONSTRUKSI DIAGRAM BODE Sugiarto, Indar; Pasila, Felix; Rudy, Mulia
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2003): SEPTEMBER 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.558 KB) | DOI: 10.9744/jte.3.2.

Abstract

In execute some parameter identification can do with various way, one of we know is adaptive technique. Looking at it from mathematics point of view of course adaptive technique is very difficult. Another method which can used such like Bode Diagram method, because it is only need frequency data and gain/phase to get the parameter system. The hardware is being produced like a minimum system MCS-51, ADC, DAC, plant like a amplifier and low pass filter first order and second order, frequency source (VCO), peak detector, and Matlab 6.1 programming. Minimum system is used for send data to DAC and read data from ADC. Output from DAC is used for VCO to produced frequency. The frequency that is being produced is used for input of the plant. Output from plant becomes input for peak detector. Next, output from peak detector will change into binary data with ADC and send the binary data to minimum system. Minimum system send the data to PC. Then the data will be proceed by software of Matlab 6.1. Until can get the data like value of gain, cut off frequency, and gradient system. This data is need to produce transfer function. From research at low pass filter -20 dB/decade and -40 dB/decade we can get that method is being used can run, with error 1,288 % Abstract in Bahasa Indonesia : Identifikasi Parameter dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya yang sudah kita kenal adalah dengan Teknik Adaptive. Teknik adaptive ditinjau dari segi matematis memang sangat rumit. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan Bode Diagram, karena hanya membutuhkan data frekuensi dan/atau penguatan untuk mendapatkan parameter sistem. Pada alat yang dibuat terdiri dari minimum sistem MCS-51, ADC, DAC, plant yang terdiri dari amplifier serta low pass filter orde satu dan orde dua, sumber frekuensi (VCO), peak detector, dan program Matlab 6.1. Minimum sistem berfungsi untuk mengirim data ke DAC dan membaca data dari ADC. Output dari DAC digunakan pada VCO untuk membangkitkan frekuensi. Frekuensi yang dihasilkan digunakan sebagai input pada plant. Kemudian output dari plant akan menjadi input bagi peak detector. Selanjutnya output yang dihasilkan peak detector akan diubah oleh ADC menjadi data biner dan mengirimkannya ke minimum sistem. Minimum sistem akan mengirimkan data ini ke PC. Kemudian data ini diproses dengan menggunakan Matlab 6.1. Sehingga didapat data berupa besarnya penguatan, frekuensi cut off, dan kemiringan sistem. Data ini dibutuhkan untuk mendapatkan transfer function. Dari pengujian pada low pass filter -20 dB/decade dan -40 dB/decade diperoleh hasil bahwa metode yang digunakan dapat berjalan, dengan error rata-rata sebesar 1,288 %. Kata kunci : Low Pass Filter, Transfer Function, Diagram Bode, dan Frekuensi Cut Off
PEMBUATAN INVERTER SATU FASA 100 WATT MENGGUNAKAN KONVERTER BUCK Adena, Yeremia; Tumbelaka, Hanny Hosiana; Khoswanto, Handry
Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.129 KB) | DOI: 10.9744/jte.11.2.66-70

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang konverter dc ? ac (inverter) satu fasa 100 watt yang menghasilkan bentuk gelombang output ac sinusoidal. Inverter ini menggunakan konverter buck yang didukung oleh inverter dorong-tarik dan dikontrol menggunakan modulasi lebar pulsa (Pulse Width Modulation). Penguat operasional (op-amp) memiliki kemampuan untuk menghasilkan gelombang PWM. Inverter yang telah dirancang mampu menghasilkan gelombang sinusoidal dengan tegangan ac 211 volt tanpa menggunakan beban.
DESIGN AND IMPLEMENTATION OF SCADALARM IN A DRINK PRODUCTION PROCESS USING WONDERWARE Sugiarto, Indar; Pasila, Felix
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 2 (2004): SEPTEMBER 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.844 KB) | DOI: 10.9744/jte.4.2.

Abstract

Automation systems in industrial world need a kind of method to control automatically all continuing process from one to another. Besides, they also require monitoring process and remote controlling. For that reason they use SCADA which are using PLC(s) to implement such demand. One of the remarkable SCADA systems is Wonderware. This paper will describe a method of remote controlling and monitoring in SCADA system using Wonderware which is called SCADAlarm. We design a plant to simulate production process in a drink industry which is operated by PLC Omron C-200 HS and being connected by Intouch of Wonderware. SQL is used to acquire and store data and display them in the form of table or graphic. The simulation within InTouch and its real implementation on the plant gives the same result. The experiment shows that there is delay about 0.22 second up to 0.4 second for sending and receiving data. And for our simulation plant, the most appropriate modem is Rockwell 56 Kbps to implement SCADAlarm. The voice which are captured by the modem is clearly enough for communication. Abstract in Bahasa Indonesia : Dunia industri membutuhkan suatu sistem untuk mengontrol secara otomatis proses yang berkesinambungan dari proses yang satu ke proses yang lain. Selain itu juga dibutuhkan akan adanya proses monitoring dan pengontrolan jarak jauh. Untuk itulah digunakan SCADA Wonderware dengan menggunakan PLC. Makalah ini mencoba menjelaskan salah satu metode pengontrolan dan pemantauan jarak jauh dalam sistem SCADA menggunakan Wonderware yang disebut SCADAlarm. Metode tersebut diimplementasikan pada plant simulasi dari proses produksi minuman yang dioperasikan menggunakan PLC Omron C-200 HS dan dihubungkan dengan program Intouch pada Wonderware. SQL digunakan untuk mengambil dan menyimpan data dan ditampilkan dalam bentuk tabel/grafik. Simulasi di dalam InTouch dan implementasinya dalam plant memberikan hasil yang sama. Dari pengujian sistem terlihat adanya penundaan sebesar 0,22 detik hingga 0,4 detik untuk mengirim dan menerima data. Didapatkan juga bahwa modem yang digunakan yaitu Rockwell 56 Kbps sesuai untuk plant simulasi yang menggunakan SCADAlarm. Suara yang ditangkap dengan menggunakan modem ini cukup jelas untuk komunikasi. Kata kunci : SCADA intouch, SCADAlarm, database industrial SQL.
PENGENALAN CITRA PORNO BERBASIS KANDUNGAN INFORMASI CITRA (IMAGE CONTENT) Gede Pasek Suta Wijaya, I; B K Widiartha, I
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2005): SEPTEMBER 2005
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.464 KB) | DOI: 10.9744/jte.5.2.pp. 80-86

Abstract

Pornographic image recognition is a matching process between an image signature of pornographic training image and an image signature of query image. The aims of this research were to build pornographic image recognition system based on image content that can classify an image that is porno or not and to know how the performance of this method is. Image content that was used in this research was color content and image signature. The image content was taken by color histogram and by extracting an image using wavelet transform, next choosing a little wavelet transforms coefficients that have the biggest magnitude value and moment was used to sharpness the image information content. The tests were carried out in Daubechies 8 wavelets type, 25 heterogeneous pornographic images for training and 500 query images that consist 125 heterogeneous pornographic images and 375 non-pornographic images. Screening success rates were determined by using number images that can be screening per number images on database in percentage, and screening time was determined by the time that needed for an image to classify as pornographic image. The results show that this method give average of screening success rate about 67.02% (it means can classify 84 images as pornographic from 125 pornographic images in database) and can classify about 36 images as pornographic from 375 non-pornographic images in database. This system also needs a little time for screening process that is about 0.29 second every image and screening time is linear to size of database. This method is good enough as pornographic image screening but need some improvement for increasing the performance. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengenalan citra merupakan proses pencocokan antara ciri-ciri citra citra query dengan ciri-ciri citra pelatihan yang tersimpan dalam basis data (citra pustaka). Penelitian ini merupakan pengenalan citra porno berbasis kandungan informasi (image content) citra yang bertujuan untuk membangun sistem yang dapat melakukan pengenalan apakah suatu citra berkategori porno atau bukan dan untuk mengetahui keefektifan teknik ini. Kandungan informasi yang dimaksud adalah informasi warna dan ciri-ciri citra (image signature) yang di peroleh dengan cara teknik histogram warna dan mentransformasi-wavelet-kan citra dan memilih sebagian kecil (m) koefisien hasil transformasi yang memiliki nilai magnitude terbesar yang selanjutnya ciri-ciri citra dikenakan proses penghitungan momen untuk penajaman informasi citra. Informasi ini yang digunakan sebagai basis pengenalan. Pengenalan citra porno menjadi sulit karena citra porno memiliki tingkat heterogen yang tinggi seperti memiliki pose, warna latar belakang, diambil dari sudut kamera, warna kulit, dan etnis yang berbeda. Sistem ini diujikan pada wavelet jenis Daubechies 8, 25 citra porno heterogen untuk pelatihan, dan 500 sample citra query yang terdiri dari 125 citra porno heterogen dan 375 citra non-porno. Tingkat kesuksesan pengenalan dihitung dengan menggunakan nilai persentase dari jumlah citra porno yang dikenali terhadap jumlah total citra porno yang terdapat dalam basis data dan waktu pengenalan merupakan waktu yang diperlukan oleh sistem untuk mengklasifikasikan sebuah citra sebagai citra porno atau bukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat kesuksesan pengenalan citra porno menggunakan metode ini sebesar 67.02% (dapat mengenali sebanyak 84 citra sebagai citra porno dari 125 citra porno yang diuji) dan mendeteksi citra non-porno menjadi porno sebanyak 36 citra dari 375 cita non porno (9.06 %), Waktu pengenalan bersifat linear terhadap ukuran data basis data dan waktu pengenalan relatif pendek yaitu rata-rata untuk setiap citra sebesar 0.29 detik. Hasil ini menunjukkan transformasi wavelet cukup baik digunakan sebagai pemroses-awal (pre-processing) citra dan moment sebagai penajam informasi untuk pengenalan citra porno atas kandungan informasi (image content) dari citra, namun perlu diteliti lebih lanjut sehingga tingkat kesuksesan lebih baik. Katakunci: sistem pengenalan, citra porno, transformasi wavelet, momen, dan ciri-ciri citra.
SIMULASI FILTER AKTIF HIBRID KONFIGURASI SERI-SERI DAN UNJUK KERJANYA UNTUK MEREDAM HARMONISA PADA BEBAN INDUCTION FURNACE Tanoto, Yusak; Limantara, Limboto; Shinta Dewi, Ratna
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2006): MARET 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.236 KB) | DOI: 10.9744/jte.6.1.

Abstract

Harmonics Filter's usage had been widely recommended to overcome harmonics problem which occurred because of non-linear load presence in many industrial plants and manufacturing machines. On the previous research[1,2] it is obvious that both Active Filter and Hybrid Active Filter in Parallel Configuration made a satisfaction results for damping voltage and current harmonics. This paper descript in more depth on one of many types in harmonics filter named Hybrid Active Filter in Serie-Serie Configuration, thus it simulated to reduce harmonics that happened in a load such as vacuum casting induction furnace 9 kW, 13.8 kVA, 200V, 3 Ph, 50/60 Hz. The methods used still the same with the previous filter's simulated. This research (Hybrid Active Filter in Serie-Serie Configuration) produced on %ITHD for 11.86 % and %VTHD for 1.88%. In this case, both %ITHD and %VTHD are fulfilling IEEE 519. Abstract in Bahasa Indonesia : Penggunaan Filter harmonisa telah banyak direkomendasikan untuk mengatasi permasalahan harmonisa yang ditimbulkan oleh penggunaan beban non linier pada beberapa industri manufaktur. Pada penelitian terdahulu[1,2] Filter Aktif maupun Filter Aktif Hibrid Konfigurasi Paralel terbukti mampu meredam harmonisa arus yang timbul dengan baik. Makalah ini memaparkan salah satu konfigurasi Filter Harmonisa yaitu Filter Aktif Hibrid Konfigurasi Seri-Seri dan disimulasikan untuk meredam harmonisa yang timbul pada beban Vacuum Induction Furnace dengan daya 9 kW, 13.8 kVA, 200V, 3 Pasa, 50/60 Hz. Metode yang digunakan untuk menguraikan harmonisa menggunakan rangkaian Band Pass Filter (BPF) orde 2 dan menggunakan rangkaian kontrol Proportional Integral (PI). Hasil yang didapat dari simulasi menggunakan Filter Aktif Hibrid Konfigurasi Seri-Seri cukup baik yaitu dengan %ITHD sebesar 11.86 % dan %VTHD sebesar 1.88 %. Hasil ini telah sesuai dengan Standar IEEE 519. Kata kunci: harmonisa, simulasi, filter aktif hibrid konfigurasi seri-seri, THD
POWER FLOW IN A LOAD-CURRENT SENSORLESS SHUNT ACTIVE POWER FILTER H. Tumbelaka, Hanny
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2007): MARET 2007
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.836 KB) | DOI: 10.9744/jte.7.1.1-7

Abstract

In this paper, power flow analysis of a three-phase four-wire system with a shunt active power filter in steady state is presented. The analysis begins with a mathematical model of the power inverter and continues to find the relationship of the real and imaginary power as well as zero sequence power in the grid, loads, and the inverter (AC and DC sides) for successful compensation. The system includes mixed non-linear loads with significant unbalanced components. The filter consists of a three-phase current-controlled voltage source inverter (CC-VSI) with a filter inductance at the AC output and a DC-bus capacitor. The CC-VSI is operated to directly control the AC grid current to be sinusoidal and in phase with the grid voltage. Computer simulation results verify the concept of the filter and the power flow. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam makala ini disajikan analisa aliran daya dari sistem tiga-fasa empat-kawat dengan sebuah shunt active power filter dalam keadaan ajek. Analisa dimulai dengan model matematika dari power inverter dan dilanjutkan dengan mencari hubungan antara daya nyata, imajiner, dan urutan nol pada sumber, beban, dan inverter (sisi AC dan DC) untuk proses kompensasi yang berhasil. Dalam sistem ini terdapat bermacam beban tidak linier yang juga tidak seimbang. Sedangkan filternya terdiri dari current-controlled voltage source inverter (CC-VSI) tiga fasa yang dilengkapi dengan induktansi filter pada keluaran AC dan kapasitor DC-bus. CC-VSI beroperasi untuk mengendalikan arus sumber AC secara langsung agar menjadi sinus dan sefasa dengan tegangan sumber. Hasil simulasi komputer bersesuaian dengan konsep dari filter dan aliran daya. Kata kunci:active power filter, aliran daya
NEURAL NETWORK BASED SYSTEM IDENTIFICATION OF AN AXIS OF CAR SUSPENSION SYSTEM Hanafi, Dirman; bin Rahmat, Mohd. Fua?ad
Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2008): MARET 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.079 KB) | DOI: 10.9744/jte.8.1.1-7

Abstract

Neural networks system identification have been widely used for estimate the nonlinear model of system. In this paper, multilayer perceptron neural network is used for identifying the Nonlinear AutoRegressive with eXogenous input (NARX) model of a quarter car passive suspension system. Input output data are acquired by driving a car on a special road event. The networks structure is developed based on system model. The Networks learning algorithm is derived using Fisher?s scoring method. Then the Fisher information is given as a weighted covariance matrix of inputs and outputs the network hidden layer. Unitwise Fisher?s scoring method reduces to the algorithm in which each unit estimate its own weights by a weighted least square method. The results show that the method uses suitable for modeling a quarter car passive suspension systems.
MESIN PEMOTONG FOIL OTOMATIS Wonokusumo, Laurensius Nurhadi
Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.987 KB) | DOI: 10.9744/jte.9.1.8-12

Abstract

Di dunia percetakan, pemotongan aluminium foil dilakukan dengan cara manual. Pertama-tama, aluminium foil akan diberi tanda potong sesuai dengan keinginan pembeli. Kemudian, operator harus menggerakkan tuas pisau untuk memotong aluminium foil. Mesin pemotong foil otomatis dibuat agar dapat membantu proses pengukuran, serta pemotongan tersebut. Pada mesin pemotong foil, terdapat rotary encoder untuk dapat mengukur jarak. Fungsi dari rotary encoder adalah menrubah rotasi menjadi jarak. Saat rotary encoder yang berlubang dipasang dengan optocoupler, maka akan timbul pulsa yang dapat dihitung melalui controller arduino. Dengan adanya pulsa tersebut, maka jarak potong dapat dihitung secara otomatis. Untuk dapat melakukan pemotongan, operator akan memasukkan panjang foil, panjang potong, dan banyak potong melalui keypad 4x4. Setelah data tersebut dimasukkan, maka arduino akan secara otomatis memulai pemotongan dengan cara memberikan perintah kepada masing-masing motor. Dari hasil percobaan, rotary encoder dengan tingkat ketelitian 20 PPR, yang dijalankan secara on/off, dapat mencapai jarak 0,205 mm/pulsa dengan tingkat eror berkisar antara 5-7%.
STUDI PENGGUNAAN PERMANEN MAGNET SERVO MOTOR TEGANGAN 460 V DC 1850 RPM PADA MESIN POTONG KARTON A. Ananda, Stephanus; Sentosa S., Julius; Augusta S., Benny
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2002): SEPTEMBER 2002
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.823 KB) | DOI: 10.9744/jte.2.2.

Abstract

Along with technology development, electrical motor become essential and un-separately part of production processes. Permanent Magnet DC Servo Motor is one of the motor types that often used in industry because of their superiority in speed control. This paper will discuss about Permanent Magnet DC Servo Motor that applied in the paper cutting machine. The motor's speed is controlled by changing the frequency of the supply. From the result of the testing, the motor has constant voltage, raising current, power and torque together along the speed raise. The torque increases between 0.56 Nm (in 102 rpm) to 1.43 Nm (in 225 rpm). Abstract in Bahasa Indonesia : Dengan kemajuan teknologi yang ada, motor listrik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kegiatan produksi. Motor DC Servo adalah merupakan salah satu motor yang banyak digunakan dalam industri karena mempunyai keunggulan yaitu mudah diatur putarannya. Dalam makalah ini akan dibahas Motor DC Servo jenis permanen magnet yang diaplikasikan dalam mesin potong karton. Pengaturan kecepatan menggunakan pengontrol kecepatan melalui perubahan frekuensi. Dari hasil pengujian di lapangan didapatkan nilai tegangan konstan, dan nilai arus, daya, dan torsi meningkat seiring meningkatnya kecepatan. Didapatkan peningkatan torsi 0,56 Nm pada putaran 102 Rpm dan naik menjadi 1,43 Nm pada putaran 255 Rpm. Kata kunci: Motor DC Servo Permanen Magnit. r.