cover
Contact Name
Rezki Akbaar
Contact Email
rezkiakbaar@gmail.com
Phone
+6285161177810
Journal Mail Official
indonesia@banjaresepacific.com
Editorial Address
Jl. Gotong royong no 30 kelurahan mentaos, kecamatan banjarbaru utara, kota banjarbaru, provinsi kalimatan selatan
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of International Multidisciplinary Research
ISSN : -     EISSN : 30266874     DOI : https://doi.org/10.62504/jimr
Core Subject : Education,
Journal of International Multidisciplinary Research is a scientific publication that aims to provide a broad platform for research, discussion, and deeper understanding across various disciplines. The journal welcomes contributions in all fields of science from various fields of study, including social sciences, natural sciences, health sciences, humanities, economics, sharia, usuluddin, dawah, tarbiah, education, civil engineering, law, computer science, business management, psychology, medicine, nursing, education, international relations, communication, architecture, nutritional sciences, biological sciences, electrical engineering, mechanical engineering, chemical sciences, physical sciences, mathematics, literature.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 802 Documents
Strategi Wali Kelas Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Kelas V B MIS Darunnajah Cipining Bogor Nurul Holifah; Misbakhudin Azka; Khairrina
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan oleh wali kelas dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas V B MIS Darunnajah Cipining Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an, seperti ketidaktepatan dalam tajwid, makharijul huruf, kefasihan bacaan, dan tartil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi wali kelas dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an meliputi: pendekatan individual kepada siswa, pembiasaan membaca setiap hari, kolaborasi dengan guru tahfidz, penguatan motivasi, serta evaluasi berkala. Faktor pendukung dalam strategi ini antara lain adanya kerja sama dengan orang tua dan lingkungan madrasah yang religius. Sedangkan faktor penghambatnya mencakup kurangnya motivasi beberapa siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, dan perbedaan tingkat kemampuan siswa. Dengan strategi yang tepat dan pendekatan yang menyeluruh, kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dapat meningkat secara bertahap.
Transformasi Cinta Eros menuju Cinta Agape: Kajian Psikoanalisis Erich Fromm terhadap Tokoh Zulaikha dalam Novel Yusuf Zulaikha karya Abidah El Khalieqy Agni Nidaulhasanah; Btari Raras Pramesti; Hilda Amelia
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1424

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi cinta pada tokoh Zulaikha dalam novel Yusuf Zulaikha karya Abidah El Khalieqy melalui perspektif psikoanalisis Erich Fromm. Fokus kajian diarahkan pada peralihan bentuk cinta dari cinta Eros yang berorientasi pada hasrat, kepemilikan, dan pemuasan diri menuju cinta Agape yang bersifat spiritual, altruistik, dan memberi tanpa pamrih. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks sastra. Data diperoleh melalui pembacaan intensif terhadap teks novel dengan mengidentifikasi kutipan, motif, dialog, serta simbol-simbol yang merepresentasikan dinamika psikologis tokoh, kemudian dianalisis berdasarkan konsep jenis-jenis cinta menurut Fromm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta Eros pada diri Zulaikha ditandai oleh ketertarikan emosional yang intens, konflik batin, dan krisis moral akibat pertentangan antara hasrat pribadi dan nilai religius. Seiring perjalanan naratif, Zulaikha mengalami transformasi menuju cinta Agape yang ditandai dengan kedewasaan emosional, pengendalian diri, kesadaran tanggung jawab personal, serta kemampuan mencintai tanpa kehilangan integritas diri. Transformasi ini menegaskan pandangan Fromm bahwa cinta sejati merupakan kekuatan produktif yang membebaskan manusia dari keterikatan egoistik dan mengarahkan pada pertumbuhan spiritual. Kajian ini memperkaya pemahaman interdisipliner antara psikologi dan sastra, khususnya dalam konteks sastra Indonesia yang mengintegrasikan nilai-nilai religius.
Implementasi Razia Ketertiban Dilembaga Pendidikan: Kesesuaian Antara Hukum Islam Dan Hukum Positif Ruhansyah
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai implementasi razia ketertiban dilembaga Pendidikan kesesuaian antara hukum Islam dan hukum positif. Pelaksanaan razia memiliki urgensi penting yaitu menjadi sarana penegakan disiplin yang nantinya akan membantu siswa memahami bahwa atuan dibuat bukan untuk membatasi, akan tetapi untuk membentuk karakter yang bertanggung jawab dan disiplin. Razia juga mendukung agar terciptanya lingkungan sekolah yang aman untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang di area sekolah serta mendorong siswa menjaga kebersihan, kerapian dan etika berpakaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris yaitu pendekatan yang dilakukan dengan cara mengadakan penelitian dengan menumpulkan data primer yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian melalui wawancara dengan responden dan narasumber yang berhubungan dengan penelitian. Pendekatan yuridis normatif yaitu pendekatan yang dilakukan dengan cara menelaah kaidah-kaidah atau norma-norma atau aturan-aturan yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan razia ketertiban di lembaga pendidikan serta menilai kesesuaiannya dengan hukum positif dan hukum Islam. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah razia ketertiban telah dilaksanakan sebagai sarana pembinaan dan pendisiplinan siswa atau justru menyimpang menjadi tindakan perampasan atau penyitaan yang melanggar hak peserta didik.
Analisis Framing Model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki Terhadap Pemberitaan Banjir Sumatera Pada Media Online Detik.Com Ghina Mufidah
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan banjir Sumatera pada media online detik.com dengan menggunakan model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis terhadap dua teks berita, yaitu “Banjir Sumatera Belum Ditetapkan Jadi Bencana Nasional, Apa Alasannya?” dan “Menanti Penetapan Status Bencana Nasional pada Banjir Sumatera” yang terbit pada Desember 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa detik.com membingkai peristiwa banjir Sumatera dalam perspektif kebijakan publik dan regulasi negara. Struktur sintaksis berita disusun secara sistematis dengan pola piramida terbalik dan menonjolkan sumber resmi serta akademik, sementara struktur skrip memenuhi unsur 5W+1H dengan penekanan pada aspek alasan dan mekanisme kebijakan. Secara tematik, pemberitaan menegaskan bahwa penetapan status bencana nasional merupakan instrumen kebijakan strategis yang berdampak pada koordinasi, pembiayaan, dan pemulihan, sedangkan secara retoris media menggunakan diksi formal dan teknokratis yang membangun framing rasional dan non-sensasional. Dengan demikian, detik.com cenderung menyajikan pemberitaan yang objektif dan edukatif serta mengarahkan khalayak untuk memahami kompleksitas kebijakan penetapan status bencana nasional dengan tetap menempatkan kepentingan kemanusiaan sebagai fokus utama.
Puisi “Aku” Karya Chairil Anwar Dalam Perspektif Strukturalisme Sastra Igna Durotunnafisah; Ismi Aulia Nur
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1427

Abstract

Penelitian ini menganalisis puisi “Aku” karya Chairil Anwar melalui pendekatan strukturalis dalam sastra, yang memandang karya sastra sebagai entitas otonom dengan makna yang terbentuk dari hubungan internal antara unsur-unsur intrinsiknya. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan penekanan pada studi tema, pilihan kata, imaji, gaya, rima, tipografi, dan hubungan struktural antara unsur-unsur tersebut. Temuan menunjukkan bahwa puisi “Aku” mengangkat tema eksistensi dan individualitas, yang diekspresikan melalui pilihan kata yang tajam dan ekspresif, penggunaan metafora, hiperbola, dan pengulangan, disertai dengan rima yang bebas dan tata letak yang sederhana yang memperkuat sikap pemberontakan karakter lirik. Makna puisi tidak terbentuk secara terpisah, melainkan muncul dari kombinasi semua elemen struktural yang saling mendukung, sehingga puisi “Aku” dapat dianggap sebagai karya sastra dengan kekuatan struktural yang kokoh dan penggambaran sikap eksistensial yang kuat.
The Transition from Conventional Constitutions to Digital Law: Constitutional Law Challenges in the Age of Artificial Intelligence Septia, Sya’baniatie Ninda
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1430

Abstract

The rapid advancement of digital technology and artificial intelligence (AI) in the twenty-first century has fundamentally transformed the structure of modern constitutional governance. Digitalization has reshaped the interactions between governments and citizens, altered the patterns of political participation, and presented major challenges to constitutional principles. This study aims to analyze the implications of technological development for constitutional law and propose the concept of a digital constitution as an adaptive framework in the AI era. This study employs a normative legal method, using both conceptual and statutory approaches. Legal materials consist of primary, secondary, and tertiary sources, which are analyzed qualitatively and descriptively. The findings reveal that, while digital transformation enhances governmental efficiency and public transparency, it also generates serious risks, including data misuse, digital surveillance, and political disinformation. These dynamics demand a reinterpretation of constitutional norms to protect citizens' digital rights in cyberspace. The concept of a digital constitution is proposed as a normative response that integrates digital rights into constitutional rights and reaffirms the principle of the rule of law within technological governance. To achieve a democratic and just constitutional order, it is crucial to strengthen regulatory frameworks, ensure algorithmic accountability, and foster collaboration among state institutions, civil society, and the private sector. Ultimately, constitutional law must evolve into an adaptive, transparent, and fair system that can address the profound challenges of the digital and AI-driven era.
The Prospect of Legalizing Casinos with Strict Regulations as a Strategy for Optimizing State Revenue and Social Control in Indonesia Anisa
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1436

Abstract

The discourse on casino legalization in Indonesia arises as a response to the widespread illegal gambling that remains difficult to eradicate despite being prohibited under the Criminal Code (KUHP), Law No. 7 of 1974, and the Electronic Information and Transactions Law (ITE). The gap between legal norms (das sollen) and social reality (das sein) shows that prohibition alone has not been effective. This research uses a qualitative method with a normative juridical approach based on legislation and a comparative approach, particularly examining Malaysia and Singapore, which have successfully managed casinos through strict regulations. The findings indicate that casino legalization in Indonesia could serve as an alternative fiscal policy, provided that clear regulations are established, ensuring economic benefits such as increased state revenue and effective control over illegal gambling, without undermining national morals and values.
Peran orang tua dalam melindungi anak dari konten negatif game online roblox: kajian Normatif Rizki Ananda
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1449

Abstract

Pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memengaruhi cara anak-anak berinteraksi di dunia digital, termasuk melalui platform permainan daring seperti Roblox. Di samping memberikan dampak positif dalam hal pendidikan, seperti stimulasi kreativitas dan kerja sama tim, Roblox juga menimbulkan potensi bahaya terkait paparan konten yang tidak pantas, contohnya kekerasan, ujaran kebencian, dan eksploitasi daring. Kajian ini berupaya untuk mengkaji bagaimana peran orang tua dalam menjaga anaknya dari materi negatif dalam permainan daring Roblox, menggunakan metode yuridis normatif. Penelitian ini bakal mengkaji kerangka-kerangka hukum dalam negeri yang relevan, seperti dalam Pasal 28B ayat (2) dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang mana UU Nomor 35 Tahun 2014 soal Perlindungan Anak, serta UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik nom de plume UU ITE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun aturan hukum di Indonesia secara teori sudah memberikan perlindungan buat anak-anak di dunia advanced, penerapannya di lapangan masih jauh dari sempurna. Ini terjadi karena kemampuan orang tua dalam hal literasi digital yang masih rendah, plus kurangnya pengawasan terhadap aktivitas anak di dunia maya. Karena itu, penting banget untuk memperkuat keterlibatan orang tua, di mana mereka berperan sebagai pemberi fasilitas, pendamping, dan pengawas kegiatan online anak. Kerja sama yang kuat antara keluarga, pemerintah, dan para pembuat platform digital jadi kunci utama buat menciptakan ruang digital yang aman, sesuai dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.  
Implementation of Justice Collaborators’ Rights in Obtaining Reduced Sentences in Murder Cases Dany Ardiansah Putra; Siti Marwiyah; Sukmana Dumayanti; Hartoyo; Bachrul Amiq
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1458

Abstract

The rights of justice collaborators (JCs) to obtain sentence reductions in murder cases remain inconsistently applied within Indonesia’s criminal justice system. This research addresses three core issues: the normative legal basis for JC rights, the consistency of judicial decisions in granting those rights, and the necessity for legal reform. Using a normative juridical approach supported by document analysis and expert interviews, the study examines Law No. 31/2014, SEMA No. 4/2011, and recent judicial decisions, including the high-profile cases of Richard Eliezer and Abdul Khoir. Findings reveal that while legal provisions exist, the absence of detailed indicators, formal mechanisms for status determination, and binding multi-institutional coordination leads to implementation gaps. Judicial discretion remains unchecked, resulting in unequal treatment of justice collaborators with similar contributions. The study concludes that a lex specialis law is urgently needed to standardize definitions, evaluation mechanisms, and inter-agency protection schemes. Recommendations include harmonization of technical norms, incorporation of JC recognition in verdicts, and alignment with UNCAC and UNTOC standards. This would strengthen legal certainty, uphold the principle of nulla poena sine lege, and enhance the effectiveness of the criminal justice system in addressing serious crimes through systemic cooperation.
Manajemen Hubungan Masyarakat Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Terhadap Kualitas Pendidikan Islam Di Pondok Pesantren Insan Kaffah Tenjo Bogor Sahril Hidayatullah; Muhammad Mukhlia Nasrullah; Nur Rochmat
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1487

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat terhadap integritas pendidikan Islam di Sekolah Islam Asrama Insan Kaffah di Tenjo, Bogor. Latar belakang penelitian ini menggambarkan pentingnya masyarakat sebagai pemangku kepentingan dalam mendukung lembaga pendidikan, terutama dalam hal pembiayaan, infrastruktur, dan pengembangan kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas strategi manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat. Formulasi masalah berkaitan dengan implementasi manajemen PR dan faktor-faktor yang mendukung serta menghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan dokumentasi, observasi, dan wawancara untuk mengumpulkan data. Sekolah Islam Asrama Insan Kaffah telah menerapkan manajemen hubungan masyarakat secara efektif melalui program rutin, termasuk kelompok studi agama, gotong royong, dan kegiatan sosial, yang telah meningkatkan partisipasi masyarakat, menurut hasil penelitian. Namun, hambatan tetap ada, termasuk keterbatasan sumber daya dan kurangnya kesadaran di kalangan sebagian anggota masyarakat. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan strategis, evaluasi berkelanjutan, dan pemberdayaan masyarakat.