cover
Contact Name
Rezki Akbaar
Contact Email
rezkiakbaar@gmail.com
Phone
+6285161177810
Journal Mail Official
indonesia@banjaresepacific.com
Editorial Address
Jl. Gotong royong no 30 kelurahan mentaos, kecamatan banjarbaru utara, kota banjarbaru, provinsi kalimatan selatan
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of International Multidisciplinary Research
ISSN : -     EISSN : 30266874     DOI : https://doi.org/10.62504/jimr
Core Subject : Education,
Journal of International Multidisciplinary Research is a scientific publication that aims to provide a broad platform for research, discussion, and deeper understanding across various disciplines. The journal welcomes contributions in all fields of science from various fields of study, including social sciences, natural sciences, health sciences, humanities, economics, sharia, usuluddin, dawah, tarbiah, education, civil engineering, law, computer science, business management, psychology, medicine, nursing, education, international relations, communication, architecture, nutritional sciences, biological sciences, electrical engineering, mechanical engineering, chemical sciences, physical sciences, mathematics, literature.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 830 Documents
Transformasi Pemaknaan Al-Ba’ah dalam Perspektif Marriage Readiness pada Generasi Z Fadilla Nur Khoiriyah; Nasrulloh Nasrulloh
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 6 (2026): Juni 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1549

Abstract

Fenomena waithood pada generasi Z menunjukkan adanya perubahan cara pandang terhadap kesiapan menikah (marriage readiness) di tengah dinamika sosial kontemporer. Jika dalam tradisi Islam kemampuan menikah dirumuskan melalui konsep al-ba’ah, masyarakat modern cenderung mengembangkan konstruksi marriage readiness yang lebih kompleks dan multidimensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas hadits anjuran menikah tentang al-ba’ah, mengkaji pemaknaannya dalam literatur klasik, serta menjelaskan transformasi konstruksi marriage readiness pada Generasi Z. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui library research yang dianalisis menggunakan metode takhrij hadits, yakni kritik sanad dan matan, serta analisis fiqh al-hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis anjuran menikah mengenai al-ba’ah berstatus sahih dan dapat dijadikan hujjah dalam hukum Islam. Secara klasik, al-ba’ah dipahami sebagai kemampuan biologis dan kemampuan finansial yang menjadi prasyarat seseorang untuk memasuki kehidupan perkawinan. Sementara itu, konstruksi marriage readiness pada generasi Z berkembang menjadi konsep multidimensional yang mencakup kesiapan ekonomi, emosional, psikologis, relasional, dan sosial. Penelitian ini menemukan bahwa transformasi tersebut tidak menunjukkan pertentangan dengan substansi konsep al-ba’ah, melainkan berupa perluasan indikator operasional mengenai kemampuan menikah sebagai respons terhadap perubahan sosial pada era disrupsi. Dengan demikian, marriage readiness dapat dipahami sebagai bentuk aktualisasi kontemporer dari konsep al-ba’ah yang tetap berorientasi pada terwujudnya kemaslahatan keluarga.
Tourism as an Alternative Sector for Regional Economic Transformation in Kutai Kartanegara Regency: A Systematic Literature Review Hayyun Hardika; Diana Lestari; Juliansyah Roy
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 6 (2026): Juni 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1551

Abstract

Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province, has long depended on coal mining and petroleum as its primary economic drivers. This dependence creates structural vulnerability to global commodity price fluctuations and long-term sustainability challenges. This article presents a systematic literature review examining tourism as an alternative sector for regional economic transformation in Kutai Kartanegara. Drawing on 15 peer-reviewed studies from 2016–2024, the review synthesizes evidence on: (1) the role of tourism-led growth and its multiplier effects on local economies; (2) community-based tourism (CBT) as an inclusive development model; (3) structural transformation theory as a framework for economic diversification; and (4) the specific potentials and constraints facing tourism development in resource-dependent regions. The review finds that tourism exhibits significant forward and backward economic linkages, stimulates SME growth and creative economy, and can meaningfully reduce reliance on extractive industries. Key barriers include infrastructure gaps, limited human resource capacity, and suboptimal governance coordination. The findings provide a theoretical and empirical foundation for the ongoing field research into tourism's transformative role in Kutai Kartanegara's regional economy.
Persepsi Hadis Taqwa Dengan Metode Tematik Abustani Ilyas; Erwin Hafid; Fahruddin Fahruddin; Sitti Khadijah Amran; Haswani Ansar; Nana Nur Zulaikha
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1557

Abstract

Taqwa secara epistemologi berasal dari bahasa Arab "waqa-yaqi-wiqayah" yang berarti memelihara atau melindungi diri dari bahaya, khususnya siksaan Allah SWT dengan mentaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya,  atau menjaga diri dari sesuatu yang membahayakan. Berdasarkan uraian tersebut dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: “Bagaimana konsep taqwa dalam Al-Qur'an dan Hadis jika dikaji secara tematik (mawdhui)? Apa implikasi praktisnya bagi kehidupan Muslim”? Penelitian ini bertujuan untuk “Menyajikan gambaran menyeluruh tentang taqwa melalui pendekatan tafsir tematik, menghubungkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW secara sistematis”.  Penelitian ini menggunakan metode  tafsir mawdhui yaitu pengumpulan ayat dan hadis bertema taqwa, analisis linguistik, kajian asbabun nuzul, dan sintesis konsep secara integratif. Al-Qur'an & Hadis Saling Melengkapi, Metode mawdhu'i mengungkap keselarasan sempurna antara wahyu dan sunnah dalam membangun konsep taqwa. Konsep Taqwa Mawdhu'i adalah  sistem proteksi bertingkat hati→fisik→sosial→negara) yang Allah janjikan 3 kemudahan: jalan keluar (At-Talaq:2), rezeki tak disangka (hadis Bukhari), surga luas (Ali Imran:133). Munasabah ayat-hadis tunjukkan tahapan wahyu: Makkah (takwa iman) → Madinah (takwa sosial) → wasiat Nabi (takwa mutlak). Inti: Taqwa bukan "takut doang", tapi proaktif jalankan perintah + jauhi larangan sebagai sekat azab menuju falah dunia-akhirat. Sintesis Akhir yaitu Kajian Syarh Taqwa Al-Mawdhui membuktikan bahwa taqwa bukan sekadar rasa takut kepada Allah, melainkan sebuah sistem nilai hidup yang komprehensif — mencakup dimensi spiritual, ritual, sosial, dan kenegaraan.
Wawasan Al-Qur'an Tentang Kesehatan Muhammad Basrul Anwar; Hamka Ilyas; Hasyim Haddade
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1559

Abstract

Kesehatan merupakan instrumen krusial bagi manusia untuk menjalankan fungsi spiritual sebagai hamba dan fungsi sosial sebagai khalifah secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi wawasan Al-Qur'an tentang kesehatan fisik dan mental melalui pendekatan metode Tafsir Mawḍu'ī (tematik). Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur'an memandang kesehatan sebagai kesatuan holistik antara aspek jasmani (fisik) dan rohani (psikis/mental). Kesehatan fisik diwujudkan melalui perintah menjaga kebersihan (thaharah), mengonsumsi makanan halal dan thayyib, serta larangan berperilaku berlebihan dalam makan. Sementara itu, kesehatan mental-spiritual dicapai melalui zikir, ketenangan jiwa (sakinah), tawakal, dan optimalisasi fungsi Al-Qur'an sebagai asy-Syifa (penyembuh gangguan psikologis dan spiritual). Integrasi kedua aspek ini memposisikan pemeliharaan kesehatan (hifzh an-nafs) sebagai bagian integral dari tujuan utama hukum Islam (maqashid al-syari'ah).
Wawasan Al-Qur'an Tentang Ukhuwah Sitti Khadijah Amran; Hasyim Haddade; Hamka Ilyas
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi wawasan Al-Qur'an tentang Ukhuwwah (persaudaraan) dan implikasinya bagi masyarakat modern. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metodologi tafsir tematik (maudhu'i), mengumpulkan data dari berbagai ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan persaudaraan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Al-Qur'an mengkategorikan Ukhuwwah ke dalam beberapa jenis utama: Ukhuwwah Islamiyah (persaudaraan seagama), Ukhuwwah Insaniyah (persaudaraan kemanusiaan), dan Ukhuwwah Nasabiyah (persaudaraan sedarah). Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa pemahaman dan implementasi prinsip-prinsip Al-Qur'an ini dapat secara efektif menyelesaikan konflik sosial dan mendorong perdamaian.
Wawasan Al-Qur'an Tentang Lingkungan Hidup Nana Nur Zulaikha; Hasyim Haddade; Hamka Ilyas
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1562

Abstract

Artikel ini mengkaji wawasan Al-Qur'an tentang lingkungan hidup melalui pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhu'i). Penelitian ini berangkat dari keprihatinan mendalam terhadap krisis lingkungan global yang semakin mengancam keberlangsungan kehidupan di bumi. Al-Qur'an sebagai kitab suci yang bersifat universal dan komprehensif telah memberikan perhatian yang sangat serius terhadap persoalan lingkungan jauh sebelum isu ini menjadi perhatian dunia modern. Melalui telaah sejumlah ayat kunci, artikel ini membuktikan bahwa Al-Qur'an mengandung wawasan ekologis yang kaya, meliputi: prinsip penciptaan alam sebagai tanda-tanda kebesaran Allah (ayat kawniyyah), konsep manusia sebagai khalifah beserta tanggung jawab ekologisnya, larangan tegas terhadap kerusakan lingkungan (fasad fi al-ardh), perintah menjaga keseimbangan ekosistem (mizan), serta panduan etis dalam memanfaatkan sumber daya alam.
Pandangan Al-Qur’an Tentang Hak Asasi Manusia (HAM) Dalam Konsep Kemanusiaan Musdalifah Syahrir; Hasyim Haddade; Hamka Ilyas
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1563

Abstract

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap manusia sejak lahir. Dalam perspektif Islam, khususnya Al-Qur’an, konsep HAM tidak hanya dipandang sebagai hak individual, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia terhadap sesama. Al-Qur’an menempatkan manusia sebagai makhluk yang dimuliakan oleh Allah SWT dan memiliki kedudukan yang sama di hadapan-Nya tanpa membedakan ras, suku, maupun status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pandangan Al-Qur’an mengenai HAM dalam konsep kemanusiaan melalui pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengandung prinsip-prinsip HAM seperti hak hidup, kebebasan beragama, keadilan, persamaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan berperikemanusiaan.
Fiscal Decentralization and Regional Financial Independence in Indonesia: A Systematic Literature Review Selly Swandari; Andriawan Kustiawan; Imelda Veronica Gea; Akbar Lufi Zulfikar
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 5 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1564

Abstract

This study examines the development of fiscal decentralization and its relationship to regional financial independence in Indonesia through a systematic literature review. The objective is to synthesize empirical and conceptual findings published between 2017 and 2026 concerning the determinants, measurement, and consequences of regional financial independence, particularly the role of local own-source revenue (PAD), intergovernmental transfers, and capital expenditure. Using a systematic search of Scopus, Google Scholar, and Garuda databases, 30 relevant articles were screened, selected, and analyzed following defined inclusion and exclusion criteria. The review finds that fiscal decentralization consistently strengthens local revenue mobilization and administrative accountability when accompanied by adequate institutional capacity, transparent governance, and effective management of natural and economic resources. However, the effectiveness of decentralization varies considerably across regions due to disparities in economic potential, human resources, and political commitment. The synthesis further shows that financial independence positively affects the quality of public services and regional economic growth, although the relationship is moderated by expenditure efficiency and governance quality. The novelty of this review lies in its integrative framework linking revenue-side determinants, expenditure behavior, and governance mechanisms within a single analytical narrative, an integration rarely addressed jointly in prior single-country studies. The findings offer practical implications for policymakers designing fiscal transfer formulas and for future researchers seeking to test moderating variables such as digitalization and institutional quality in the fiscal decentralization–financial independence nexus.
Development of an Integrated Hybrid (Manual-Digital) Electronic Medical Record System at Damai Clinic Rina Rohhi; ayyaf Zufar Robbani; Gian Dwi Sapta
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1577

Abstract

The advancement of information technology has accelerated digital transformation in healthcare, particularly through the implementation of Electronic Medical Records (EMRs). However, many healthcare facilities still use hybrid systems that combine manual and digital record-keeping without proper integration, resulting in inefficient patient data management. This study aims to develop an integrated hybrid Electronic Medical Record system at Damai Clinic to improve healthcare services and patient data management. A descriptive research method with a system development approach was employed through system analysis, problem identification, and system design. The results indicate that the proposed system successfully integrates patient registration, medical examination, pharmacy services, payment, and reporting into a single system. The hybrid implementation allows paper-based records to remain as supporting archives while electronic records become the primary source of patient information. The developed system is expected to improve service efficiency, reduce documentation errors, enhance data security, and support digital transformation in healthcare facilities.
Tata Kelola Kualitas Pengajar Dan Administrasi Pembelajaran Sebagai Upaya Mewujudkan Good University Governance Di Universitas Sapta Mandiri Balangan Faridawati Erlina; Muhammad Noor; M. Ali Rahman
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 4 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi tata kelola kualitas pengajar dan administrasi pembelajaran sebagai upaya strategis utama dalam mewujudkan Good University Governance (GUG) di Universitas Sapta Mandiri Balangan. Institusi pendidikan tinggi di daerah menghadapi tekanan berlapis untuk meningkatkan akuntabilitas internal, standar akademik, dan efisiensi birokrasi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis deskriptif, data empiris dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pimpinan akademik, diskusi kelompok terfokus (FGD), analisis dokumen sistem penjaminan mutu internal (SPMI), serta observasi langsung terhadap alur kerja administratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola yang terstruktur dalam pemantauan kualitas mengajar dan digitalisasi administrasi pembelajaran berfungsi sebagai katalis langsung bagi transparansi, responsivitas, dan akuntabilitas institusi. Meskipun demikian, tantangan sistemik masih ditemukan, terutama terkait distribusi sumber daya yang belum merata, kesenjangan literasi digital, dan kontinuitas pelatihan pedagogik. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi platform administrasi otomatis dengan evaluasi dosen yang sistematis dan objektif menciptakan fondasi yang tangguh bagi GUG, yang pada akhirnya meningkatkan kredibilitas institusi, keberlanjutan operasional, serta capaian pendidikan secara holistik di universitas tingkat daerah.