cover
Contact Name
Reski Nofrialdi
Contact Email
nofrialdireski@gmail.com
Phone
+6285263256164
Journal Mail Official
glores.education@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran No. 26B, Purus, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat 25115
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Global Research Education
ISSN : 30266777     EISSN : 30265932     DOI : https://doi.org/10.62194/jw7px425
Core Subject : Education,
The Journal of Global Research Education publishes research papers in the field of Education. Papers published in JGRE address themes of major interest to researchers, practitioners, and policy makers working in different international contexts. Work must be of a quality and context that the Editorial Board think would be of interest to an international readership.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024)" : 5 Documents clear
Meningkatkan Kreatifitas Imanjinasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Penggunaan Technique Cloze Dilition (TCD) Dalam Pembelajaran Puisi Untuk Siswa Kelas VI SD Negeri No. 07 Sungai Tawar Kecamatan Koto XI Tarusan Eti
Journal of Global Research Education Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/tchpa603

Abstract

Puisi merupakan materi sastra yang ada di SD. Karena puisi merupakan suatu karya sastra yang dilupakan secara sepontan dengan mempergunakan imajinasi sebagai pembantu akal pikiran, maka dalam penyajian puisi pada siswa hendaknya menggunakan suatu cara atau tehnik yang tepat agar siswa dapat berimajinasi seperti yang dilakukan oleh pengarang. Dengan daya imajinasi yang kuat terhadap puisi. Melalui Pembelajaran bahasa indonesia untuk Penggunaan Technique Cloze Dilition (TCD) Dalam Pembelajaran Puisi  Untuk Meningkatkan Kreatifitas Imanjinasi  Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VI SD Negeri No.07 Sungai Tawar Kecamatan Koto XI Tarusan. Metode penelitian yang penulis gunakan untuk mencapai tujuan di atas adalah penelitian tindakan kelas Melalui Pembelajaran bahasa indonesia untuk Meningkatkan kreatifitas imanjinasi. Pelaksnaan penelitian ini di kelas VI SD Negeri No.07 Sungai Tawar Kecamatan Koto XI Tarusan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Melalui Pembelajaran bahasa indonesia menunjukan peningktan mulai dari hasil tes formatif. Hal tersebut berarti Melalui Pembelajaran bahasa indonesia berhasil meningkatkan kreatifitas imanjinasi siswa.
Penerapan Metode Pembelajaran STAD Dengan Menggunakan Metode Gambar Pada Pembelajaran Interaktif Dapat Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Jasni Elti
Journal of Global Research Education Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/d4qr1e36

Abstract

Peningkatan hasil belajar IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) di kalangan siswa kelas VIII merupakan sebuah tantangan yang terus dihadapi dalam dunia pendidikan. Pembelajaran yang efektif memerlukan pendekatan yang tepat, khususnya yang mampu mempertimbangkan karakteristik siswa pada tahap perkembangan ini. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan metode pembelajaran kooperatif NHT (Numbered Heads Together) dengan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan penguasaan konsep-konsep IPA pada siswa kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan satu kelas VIII di sebuah sekolah menengah. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan kuesioner. Pembelajaran diarahkan untuk mengaitkan konsep-konsep IPA dengan konteks kehidupan nyata siswa, dengan menggunakan pendekatan CTL, serta menerapkan aktivitas kooperatif NHT untuk meningkatkan interaksi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan penguasaan konsep-konsep IPA pada siswa setelah menerapkan metode pembelajaran ini. Siswa menunjukkan tingkat motivasi yang lebih tinggi dan kemampuan berkolaborasi yang lebih baik dalam proses pembelajaran. Selain itu, siswa juga menunjukkan penerapan konsep-konsep IPA dalam situasi kontekstual, menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam.
Penerapan Model Pembelajaran SQ3R Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktifitas Siswa Dalam Belajar Bahasa Indonesia di Kelas 1 UPT SD Negeri 38 Cumateh Kecamatan Koto XI Tarusan Tri Santi
Journal of Global Research Education Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/rdqc3w98

Abstract

Untuk bisa mempelajari sesuatu pelajaran dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya, dan membahasnya dengan orang lain. Bukan cuma itu, guru perlu “mengerjakannya”, yakni menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkan keterampilan dan mengerjakan tugas yang menuntut pengetahuan yang telah mereka dapatkan. Tujuan dari penerapan model pembelajaran SQ3R dalam membaca pemahaman adalah untuk peningkatan keterampilan membaca pemahaman melalui model pembelajaran SQ3R pada siswa kelas I UPT SD Negeri 38 Cumateh Kecamatan Koto XI Tarusan pada pelajaran bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik instrumen utama dan instrumen penunjang. Instrumen utama adalah peneliti sendiri yang memiliki syarat, kemampuan mengumpulkan, menyeleksi, menilai, menyimpulkan dan menentukan data. Data tersebut dapat dijelaskan bahwa hasil belajar siswa membaca pemahaman menunjukkan adanya peningkatan. Hal ini ditandai dengan pencapaian skor rata-rata kelas 66,11% dengan ketuntasan belajar 6,61%. Hasil tersebut berada pada kualifikasi baik (B). Meskipun belum mencapai tarap keberhasilan yang ditargetkan, namun hasil yang dicapai pada siklus II mengalami sedikit peningkatan dibanding pada siklus I. Hal ini dapat dinilai dari nilai rata-rata kelas pada siklus I dari 56,44 menjadi 66,11 dan ketuntasan belajar 6,11%. Hasil belajar siswa membaca pemahaman pada siklus III mencapai rata-rata kelas 81,12 dengan ketuntasan belajar 100%. Hasil belajar siswa tahap ini berada pada kualifikasi sangat baik (SB). Adapun perbandingan hasil belajar siswa membaca pemahaman yang dimulai siklus I, II, dan III adalah sebagai berikut: Pratindakan pencapaian hasil 0%, Pelaksanaan siklus I pencapaian hasil 56,44%, Pelaksanaan siklus II pencapaian hasil 66,11%, Pelaksanaan siklus III pencapaian hasil 88,11%.
Implementasi Pendekatan Kontekstual Melalui Pembelajaran Kooperatif Berbantuan LKS Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas VII UPT SMP Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Mustakin
Journal of Global Research Education Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/gphfmj95

Abstract

Pembelajaran Matematika merupakan bagian dari perhitungan yang menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung. Selama ini siswa kesulitan meningkatkan nilai positif, karena banyak mendapat nilai negatif dan pembelajaran yang bersifat abstrak dengan Implementasi Pendekatan Kontekstual. Untuk membantu siswa dalam meningkatkan prestasi belajar, maka diterapkan  pembelajaran dengan Implementasi Pendekatan Kontekstual yang divariasikan dengan LKS. Penelitian ini didesain melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  peningkatan  prestasi belajar. Klasifikasi pembelajaran matematika melalui penerapan Implementasi Pendekatan Kontekstual dengan meningkatkan prestasi belajar di kelas VII UPT SMP Negeri 1 Ranah Ampek Hulu. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII UPT SMP Negeri 1 Ranah Ampek Hulu pada semester ganjil, dengan jumlah siswa 22 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga  siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Indikator keberhasilan penelitian ini adalah: Peningkatan persentase  siswa  yang  memperoleh  nilai prestasi ≥ 65  atau  jumlah siswa  yang  belajar tuntas meningkat menjadi 85%. Ketuntasan keaktifan klasikal ≥ 75%. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh data kenaikan prosentase pencapaian ketuntasan belajar klasikal pada siklus I 77, 5% dan siklus II 87,5%, sedangkan keaktifan klasikal pada siklus I 61,25% dan siklus II 76,25%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa melalui Implementasi Pendekatan Kontekstual dengan meningkatkan prestasi belajar pada materi Klasifikasi matematika dapat meningkatkan prestasi siswa siswa di kelas VII. Sedangkan saran penelitian ini adalah hendaknya Implementasi Pendekatan Kontekstual dengan meningkatkan prestasi belajar perlu diterapkan pada materi-materi matematika yang  lain karena Implementasi Pendekatan Kontekstual dengan meningkatkan prestasi belajar  memudahkan   siswa   dalam memahami materi yang dipelajari.
Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Siswa Kelas XII IPA 1 SMA Negeri 13 Padang Yefrizon; Nofriandi
Journal of Global Research Education Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/g6rjwn80

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran pidato terutama standar kompetensi 10 yaitu mengungkapkan informasi melalui presentasi program/proposal dan pidato tanpa teks, khususnya kompetensi dasar 10.2 yaitu berpidato tanpa teks dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat. Siswa sering malu, kurang berani, dan kurang percaya diri dalam mengungkapkan gagasan, ide dan pikirannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 13 Padang melalui model pembelajaran CTL dan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 13 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 13 Padang yang berjumlah 30 orang. Data-data yang dikumpulkan berupa data aktivitas, dokumentasi, catatan lapangan, dan hasil tes unjuk kerja keterampilan siswa dalam berpidato. Analisis data untuk hasil belajar siswa menggunakan analisis kualitatif yang didasari data kuantitatif setelah menghitung semua komponen dan mengambil rata-ratanya. Hasil analisis tes berpidato siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 13 Padang mengalami peningkatan yang signifikan. Sebelum dilakukan tindakan, siswa yang tuntas hanya 9 orang atau sebesar 30% dengan nilai rata-rata 65, tertinggi 81 dan terendah 53. Hasil tes unjuk kerja siswa pada siklus I meningkat dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 18 orang dengan nilai rata-rata 73, tertinggi 83, sedangkan terendah 61, persentase ketuntasan 60% dengan persentase keaktifan siswa 67% . Hasil tes unjuk kerja siswa pada siklus II meningkat signifikan dengan jumlah siswa yang tuntas 25 orang, nilai rata-rata 79, tertinggi 86 sedangkan terendah 67, persentase ketuntasan 83% dengan persentase keaktifan siswa 80%. Dengan demikian, model pembelajaran CTL dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar keterampilan berbicara melalui model CTL siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 13 Padang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5