cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,126 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN LITERASI FINTECH LENDING UNTUK MENCEGAH JERATAN PINJAMAN ONLINE ILEGAL DI DESA SIGOMPUL Rizka Hilda Siregar; Nenni Lestari Br Surbakti; Lelisman Giawa; Odorikus Giawa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6384

Abstract

Perkembangan financial technology (fintech) lending memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat, namun rendahnya literasi keuangan dan digital masih menyebabkan masyarakat rentan terhadap pinjaman online ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, penyalahgunaan data pribadi, dan praktik penagihan yang melanggar ketentuan. Kondisi ini juga dialami masyarakat Desa Sigompul yang masih kesulitan membedakan layanan fintech lending legal dan ilegal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menggunakan layanan fintech lending secara aman, legal, dan bertanggung jawab. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, sosialisasi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta pelatihan praktis untuk memverifikasi legalitas penyelenggara fintech melalui kanal resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Materi yang diberikan mencakup konsep dasar fintech lending, perbedaan pinjaman online legal dan ilegal, risiko layanan keuangan digital, perlindungan data pribadi, serta pengelolaan keuangan yang bijaksana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memilih layanan fintech yang legal, mengenali risiko pinjaman online ilegal, dan menjaga keamanan data pribadi. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan digital sangat dibutuhkan. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk masyarakat yang lebih bijak dalam mengambil keputusan keuangan, terhindar dari jeratan pinjaman online ilegal, serta mendukung peningkatan kesejahteraan dan ketahanan ekonomi masyarakat Desa Sigompul.
KETIDAKSETARAAN GENDER DALAM PENDIDIKAN KELUARGA NELAYAN DI GAMPONG LHOK BUBON ACEH BARAT Rena Ardini Munasti; Rahma Wati; Raniyah; Nurmi Hazziza; Misa Sulasti; Sopar Sinambela
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6390

Abstract

Latar belakang: Pendidikan merupakan hak setiap individu tanpa membedakan jenis kelamin. Namun, dalam masyarakat nelayan masih terdapat ketidaksetaraan gender dalam pendidikan, baik dalam bentuk perbedaan dukungan keluarga, pembagian tugas domestik, maupun harapan orang tua terhadap anak laki-laki dan perempuan. Kondisi ekonomi keluarga nelayan yang tidak menentu sering memengaruhi keputusan pendidikan anak. Di Desa Lhok Bubon, sebagian besar anak tetap bersekolah, tetapi ketidaksetaraan gender dapat terlihat dari perbedaan kesempatan dan dukungan yang diberikan kepada anak berdasarkan jenis kelamin. Dalam perspektif sosiologi pendidikan, kondisi ini berkaitan dengan konstruksi sosial gender yang membentuk peran laki-laki dan perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk ketidaksetaraan gender dalam pendidikan pada keluarga nelayan di Desa Lhok Bubon, faktor penyebabnya, serta pengaruh kondisi sosial, ekonomi, dan budaya terhadap pendidikan anak laki-laki dan perempuan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan yang adil dan setara bagi semua anak. Tujuan: Mengetahui bentuk ketidaksetaraan gender dalam pendidikan pada anak keluarga nelayan di Gampong Lhok Bubon serta faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang memengaruhinya. Metode: Kegiatan pengabdian dilatarbelakangi oleh masih adanya perbedaan peran dan pengalaman pendidikan antara anak laki-laki dan perempuan pada keluarga nelayan. Peserta kegiatan adalah anak-anak nelayan di Gampong Lhok Bubon. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara informal, interaksi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Sebagian besar anak nelayan masih aktif mengikuti pendidikan formal, namun ditemukan perbedaan pengalaman pendidikan berdasarkan gender. Anak perempuan lebih banyak terlibat dalam pekerjaan domestik, sedangkan anak laki-laki memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan. Kesimpulan: Ketidaksetaraan gender dalam pendidikan masih terjadi dalam pembagian peran dan kesempatan pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya kesetaraan gender agar setiap anak memperoleh kesempatan pendidikan yang setara.
EDUKASI KESEHATAN MENTAL UNTUK MENGATASI KECEMASAN SOSIAL PADA GELANDANGAN DAN PENGEMIS Siska Dwi Ningsih; Sri Ramadani; Inggrit P Sari; Inggrid Zebua; Intan Sabrina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6393

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi stigma, trauma dan gangguan kecemasan sosial yang berfokus pada pemulihan konsep diri, pelatihan keterampilan sosial serta pendampingan bertahap agar mereka mampu kembali berinteraksi secara mandiri ditengah masyarakat. Latar belakang kegiatan meningkatnya resiko gangguan psikologis dan kecemasan sosial yang tinggi membuat gelandangan dan pengemis menarik diri, merasa takut dievaluasi negatif dan mengalami kesulitan saat harus kembali berbaur dengan masyarakat. Metode yang digunakan adalah partisipatif, melalui psikoedukasi dan pelatihan keterampilan sosial. Kegiatan dilaksanakan dalam empat sesi selama satu bulan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman gelandangan dan pengemis tentang kesehatan mental dan mengurangi kecemasan sosial dimasyarakat, membangun konsep diri yang positif dan mengembalikan fungsi soial agar mereka lebih siap berinteraksi dalam hal ini peningkatan rasa percaya diri, pengembangan pola pikir masa depan (membantu mengelola stres, melepaskan trauma masa lalu dan memiliki motivasi kuat untuk mandiri) serta mengajarkan cara mengelola pemikiran negatif atau trauma yang sering menjadi penyebab seseorang hidup dijalanan. Disimpulkan bahwa strategi intervensi yang holistik dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk meningkatkan keterampilan gelandangan dan pengemis dalam mengelola stres dan meningkatkan keterampilan sosialnya disini adanya  kolaborasi  lintas sektoral dan tenaga profesional kesehatan mental untuk dapat meningkatkan efektivitas intervensi.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PEMROGRAMAN PADA SISWA JURUSAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK DI SMK SWASTA SULTAN HASANUDDIN Alexander F.K. Sibero; Immanuel H.G. Manurung; Siti Ari Fadilah; Laura Florencia Laia; Heppy Syukur Sejahtra Ziliwu
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6404

Abstract

Latar belakang: Kehadiran Generative Artificial Intelligence (GAI) menuntut transformasi dunia pendidikan dari metode konvensional ke digital. Di SMK Sultan Hasanuddin (khususnya Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak), proses pembelajaran koding masih konvensional. Sekolah juga menghadapi tantangan keterbatasan sarana-prasarana, tuntutan kurikulum kecerdasan artifisial dari Kemendikdasmen, serta tantangan keterserapan lulusan di dunia kerja. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pengantar, memotivasi, serta meningkatkan keterampilan siswa dan guru dalam memanfaatkan GAI (AI Coding) guna mengejar ketertinggalan teknologi dan meningkatkan daya saing lulusan. Metode: Pelaksanaan PkM ini menggunakan pendekatan yang sistematis melalui enam tahapan utama: (1) identifikasi masalah bersama pihak sekolah, (2) koordinasi mitra untuk jadwal dan materi, (3) pre-test untuk mengukur kemampuan awal, (4) praktik pelatihan AI Coding dan rekayasa prompt, (5) post-test dengan instrumen yang sama, serta (6) evaluasi program. Hasil: Kegiatan ini berjalan dengan interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan peningkatan pemahaman materi yang sangat signifikan, dengan rata-rata kenaikan kompetensi siswa mencapai 50% di seluruh indikator (termasuk efektivitas rekayasa prompt dan pencarian bug kode program). Selain itu, analisis kuesioner kepuasan menunjukkan respon positif yang sangat masif, dengan rata-rata tingkat kepuasan peserta mencapai 96%. Kesimpulan: Program PkM ini berhasil membuka wawasan baru dan meningkatkan adaptabilitas digital bagi guru dan siswa SMK Sultan Hasanuddin. Integrasi teknologi GAI terbukti efektif menjadi solusi alternatif dalam akselerasi pembelajaran pemrograman, yang diharapkan dapat memotivasi siswa serta meningkatkan kesiapan mereka dalam bersaing di industri pembuatan aplikasi.
SOSIALISASI MENGENAI PENGATURAN MENU MAKAN DAN PEMBERIAN TABLET FE PADA IBU NIFAS DI LINGKUNGAN MASYARAKAT KELURAHAN KEMENANGAN TANI KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN Hilda Yani Karo karo; Sri Yunita Perangin angin; Faija Sihombing; Juwita. S
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6405

Abstract

Masa nifas merupakan periode penting dalam pemulihan kesehatan ibu setelah persalinan. Pengaruh anemia pada masa nifas adalah terjadinya subvolusi uteri yang dapat menimbulkan perdarahan post partum, memudahkan infeksi puerperium, pengeluaran ASI berkurang dan mudah terjadi infeksi mamae. Pengukuran kadar hemoglobin, pengukuran pengetahuan, pemberian materi, pelatihan pengaturan menu makan, monitoring dan evaluasi. Pada masa ini ibu memerlukan asupan gizi yang cukup serta konsumsi tablet Fe untuk mencegah anemia dan mempercepat proses pemulihan tubuh. Kurangnya pengetahuan ibu nifas mengenai pengaturan menu makan dan pentingnya konsumsi tablet Fe dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti anemia, kelelahan, penurunan produksi ASI, dan gangguan pemulihan pasca persalinan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai pengaturan menu makan sehat dan pentingnya pemberian tablet Fe. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kemenangan Tani Kecamatan Medan Tuntungan dengan metode penyuluhan, diskusi, tanya jawab, dan pembagian leaflet edukasi. Sasaran kegiatan adalah ibu nifas yang berada di wilayah tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang serta kepatuhan dalam mengonsumsi tablet Fe selama masa nifas. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan ibu nifas dapat menerapkan pola makan sehat dan rutin mengonsumsi tablet Fe guna meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.
PSIKOEDUKASI REGULASI EMOSI DAN MOTIVASI INTRINSIK UNTUK KEMANDIRIAN SOSIAL GELANDANGAN DAN PENGEMIS Khaulah Aisyah Putri Siswanto; Jihan Diafatma; Sinarsi Meliala; Bella Khairunnisa; Noveliani Simbolon
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6413

Abstract

Latar belakang: Program yang diusung dalam pengabdian ini adalah psikoedukasi tentang pentingnya regulasi emosi dan motivasi intrinsik untuk kemandirian sosial pada gelandangan dan pengemis. Tujuan: Pengabdian dan penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada gelandangan dan pengemis di UPTD Pelayanan Sosial Gelandangan dan Pengemis Binjai mengenai pentingnya regulasi emosi dan motivasi intrinsik untuk kemandirian sosial. Metode: Metode dalam pegabdian masyarakat ini adalah edukasi dalam bentuk ceramah dan Tanya jawab. Hasil: Hasil Pengabdian masyarakat ini adalah menambah pemahaman para gelandangan dan pengemis di UPTD Pelayanan Sosial Gelandangan dan Pengemis Binjai bahwa kemandirian sosial penting untuk ditingkatkan melalui regulasi emosi dan motivasi intrinsik. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat berupa psikoedukasi regulasi emosi dan motivasi intrinsik pada gelandangan dan pengemis dapat disimpulkan berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi peserta. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dalam mengenali dan mengelola emosi, serta mulai memiliki kesadaran akan pentingnya motivasi dari dalam diri untuk mencapai kehidupan yang lebih mandiri.
PSIKOEDUKASI KETERAMPILAN SOSIAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN ADAPTABILITAS SOSIAL GELANDANGAN DAN PENGEMIS Syahrul Fahri; Indo Mora Siregar; Chairiah Yulianti Siregar
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6414

Abstract

Gelandangan dan pengemis merupakan kelompok rentan yang tidak hanya berhadapan dengan keterbatasan ekonomi, tetapi juga dengan pengalaman penolakan, stigma, dan putusnya dukungan sosial. Situasi tersebut dapat membuat mereka semakin sulit membangun rasa percaya diri, menjalin komunikasi yang sehat, serta menyesuaikan diri dengan aturan dan harapan lingkungan. Karena itu, layanan rehabilitasi sosial perlu dilengkapi dengan penguatan kapasitas psikososial yang menyentuh kebutuhan peserta secara lebih manusiawi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai keterampilan sosial sebagai bekal untuk memperkuat adaptabilitas sosial dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan di UPTD Pelayanan Sosial Gelandangan dan Pengemis Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara dengan melibatkan 50 penerima manfaat. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, simulasi atau role play, serta evaluasi menggunakan pre- test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup komunikasi interpersonal, kemampuan mendengarkan, empati, pengendalian emosi, kerja sama, etika berinteraksi, penyelesaian konflik, dan strategi beradaptasi di lingkungan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti psikoedukasi. Peserta juga tampak lebih berani terlibat dalam diskusi, mencoba peran dalam simulasi, dan mengenali perilaku sosial yang lebih adaptif. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi keterampilan sosial dapat menjadi pendekatan pendukung dalam menyiapkan gelandangan dan pengemis untuk membangun relasi yang lebih positif serta menjalani proses reintegrasi sosial secara lebih bermartabat.
MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL LANSIA MELALUI TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK: BERMAIN BOLA ESTAFET DI WISMA TAMA BOEDHI ASRI Rinco Siregar; Siska Evi Martina Simanjuntak; Frida Liharis Saragih; Mirnasari Halawa; Kristama Silalahi; Cintia Maria Aritonang
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6426

Abstract

Latarbelakang:Interaksi sosial yang menurun merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami oleh lansia di panti sosial. Tujuan: Untuk mengetahui Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) permainan bola estafet dalam meningkatkan interaksi sosial lansia. Metode : Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan permainan bola estafet secara berkelompok kepada 20 lansia. Evaluasi dilakukan desain pretest-posttest, kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Menunjukkan bahwa nilai rata-rata interaksi sosial meningkat menjadi 13.85 ± 1.23 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor interaksi sosial sebelum dan sesudah intervensi (Z = -3.980; p < 0.001). Kesimpulan: Terapi Aktivitas Kelompok permainan bola estafet dapat meningkatkan interaksi sosial pada lansia.
EDUKASI ASUHAN KOMPLEMENTER PERSIAPAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA IBU HAMIL DAN KELUARGA DI KLINIK PRATAMA HANNA KASIH MEDAN Christina Roos Etty; Elsarika Damanik; Frida Lina Br Tarigan; Pinkan Soraya; Serly Pangaribuan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6441

Abstract

Rendahnya cakupan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif masih menjadi permasalahan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan ibu dan keluarga mengenai manfaat ASI eksklusif, minimnya dukungan keluarga, serta belum optimalnya pemanfaatan asuhan kebidanan komplementer selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil beserta keluarga mengenai persiapan pemberian ASI eksklusif melalui edukasi asuhan kebidanan komplementer di Klinik Pratama Hanna Kasih Medan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan, demonstrasi dan redemonstrasi teknik relaksasi napas dalam, guided imagery, pijat oksitosin, pijat laktasi, edukasi gizi, teknik menyusui yang benar, serta pendampingan ibu bersama suami dan keluarga. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan serta observasi keterampilan peserta dalam menerapkan teknik komplementer. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang persiapan ASI eksklusif, meningkatnya dukungan keluarga, pemahaman mengenai manfaat asuhan kebidanan komplementer. Dalam meningkatkan kesiapan ibu dan keluarga dan mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
PEMELIHARAAN DAN KALIBRASI PERALATAN MATERNAL-NEONATAL Hotromasari Dabukke; Adiansyah; Salomo Sijabat; Berkat Panjaitan; Fitler Aritonang; Tri Dewi; Lamwijaya
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6442

Abstract

Peralatan maternal–neonatal memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan bayi sehingga harus selalu berada dalam kondisi laik pakai, aman, dan akurat. Namun, keterbatasan tenaga teknisi elektromedis di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama serta rendahnya pemahaman tenaga kesehatan mengenai pemeliharaan preventif dan kalibrasi menyebabkan pengelolaan peralatan kesehatan belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam melakukan pemeliharaan preventif, inspeksi rutin, pemeriksaan fungsi, serta memahami pentingnya kalibrasi peralatan maternal–neonatal di Puskesmas Bandar Khalipah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup pengelolaan peralatan kesehatan, prosedur inspeksi visual, pemeriksaan fungsi, pemeliharaan preventif, dan prinsip-prinsip kalibrasi pada berbagai peralatan maternal–neonatal, seperti fetal doppler, baby incubator, cardiotocography (CTG), pulse oximeter neonatal, suction pump, dan timbangan bayi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan inspeksi visual, pemeliharaan preventif, serta pemahaman mengenai pentingnya kalibrasi untuk menjamin keandalan dan akurasi peralatan kesehatan. Selain itu, tersusun dokumen pendukung berupa checklist inspeksi, formulir pemeliharaan, dan pencatatan kalibrasi sebagai bagian dari pengelolaan alat kesehatan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya pemeliharaan preventif, meningkatkan keselamatan pasien, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di Puskesmas Bandar Khalipah.