cover
Contact Name
Vicki Ahmad Karisman
Contact Email
vicki4karisman@gmail.com
Phone
+6282121037383
Journal Mail Official
vickiak@stkippasundan.ac.id
Editorial Address
Jl. Permana No. 32 B
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Aksara Raga
ISSN : 27159744     EISSN : 27764168     DOI : 10.37742
Jurnal Pengabdian Aksara Raga, jurnal Pengabdian pada Masyarakat terbitan STKIP Pasundan Cimahi, yang berdiri pada tahun 2019. Jurnal ini menerbitkan artikel hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam lingkup pendidikan, yang berkualitas tinggi untuk mendukung terlaksananya Tridharma Perguruan Tinggi. Penulis dapat memasukkan artikel ke dalam jurnal berbahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 82 Documents
Isu-Isu Pembelajaran Penjas Dan Olahraga Di Era Digital akhmad sobarna, akhmad sobarna; Dedi Supriadi; Akhmad Olih Solihin; Yana Suryana; Rasina Hanifa
aksararaga Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v7i2.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang dihadapi guru di era digital serta peningkatan literasi digital guru PJOK di Kabupaten Pandeglang. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan total sampling terhadap 30 guru PJOK. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara mendalam, dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert dengan lima kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital guru PJOK berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 55%, meningkat signifikan menjadi 82% setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Isu-isu utama yang dihadapi meliputi: (1) rendahnya literasi digital guru (60%), (2) keterbatasan sarana dan prasarana digital (70%), (3) kurangnya inovasi pembelajaran berbasis digital (65%), dan (4) minimnya pengalaman menggunakan platform digital (68%). Kesimpulannya, literasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi guru PJOK agar mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Rekomendasi meliputi peningkatan infrastruktur digital, pelatihan berkelanjutan, dan pembentukan komunitas guru berbasis teknologi.
The Implementasi Dan Evaluasi PJOK Kurikulkum Merdeka Belajar Asmara, Henry; Sumbara Hambali; Sri Widaningsih; Veny Juniardi Hadi; Ramdhan Ramadhani; Kayla Davina
aksararaga Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v7i2.136

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah dasar. Sasaran kegiatan adalah guru PJOK di SD se-Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada kebutuhan guru dalam memahami konsep Kurikulum Merdeka, menyusun perangkat ajar, melaksanakan pembelajaran inovatif, serta melakukan evaluasi autentik yang sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Metode kegiatan yang digunakan meliputi sosialisasi, workshop penyusunan perangkat ajar, pendampingan implementasi pembelajaran, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman guru mengenai Kurikulum Merdeka, dengan rata-rata pemahaman awal sebesar 60% meningkat menjadi 85% setelah kegiatan. Guru juga mampu menyusun modul ajar, asesmen, serta menerapkan model pembelajaran PJOK yang lebih bervariasi dan berpusat pada siswa. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa program pengabdian mampu memberikan dampak positif terhadap kompetensi guru PJOK dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar. Rekomendasi selanjutnya adalah perlunya dukungan berkelanjutan dari sekolah dan pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan sarana prasarana serta penguatan komunitas belajar guru.