cover
Contact Name
Dwi Lesmana
Contact Email
awatara.res@gmail.com
Phone
+6282219322077
Journal Mail Official
awatara.res@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. Cipto Mangunkusumo No. 29, Kesambi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
ADIMA
Published by Awatara Publisher
ISSN : -     EISSN : 30258874     DOI : https://doi.org/10.61434/adima.v2i1
ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal akademik yang mendalami pengabdian kepada masyarakat, menjadi platform bagi akademisi dan praktisi untuk berbagi pengetahuan dan solusi guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jurnal ini mencakup topik pendidikan, kesehatan, perekonomian, manajemen, teknologi, dan pemberdayaan, dengan berbagai metode penelitian. Menjaga integritas akademik, setiap artikel melalui review ketat. Diterbitkan tiga kali setahun pada Januari, April, Juli dan Oktober. ADIMA bertujuan menyebarkan inovasi dan pengetahuan untuk pembangunan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KEDUNGLEGOK MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH BERSAMA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN LIMBAH PUSTAKA MUNTANG OLEH KKN UNPERBA Kukuh Rifki Ardiansyah; Ainun Pradista; Harun Al Rosid; Irno Sutanto; Najua Nur Salsabila; Ana Lufiana; Dwi Anugrah Purbayani; Tia Titi Rahayu; Nur Khasanah; Zaenal Abidin; Wahyu Saputra; Reza Rahmadi Hasibuan
ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): Juli
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/adima.v4i3.364

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat Desa Kedunglegok terhadap pengelolaan serta pemanfaatan limbah melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Permasalahan limbah tidak hanya berkaitan dengan peningkatan jumlah limbah, tetapi juga rendahnya pemahaman mengenai pemilahan, pengurangan, dan pemanfaatan limbah yang masih memiliki nilai guna. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 dengan melibatkan masyarakat Desa Kedunglegok, mahasiswa KKN Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA), Dinas Lingkungan Hidup, dan Limbah Pustaka Muntang. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, penyampaian materi, diskusi, pengenalan pemilahan limbah, serta edukasi mengenai berbagai bentuk pemanfaatan limbah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memilah limbah berdasarkan karakteristik dan potensi pemanfaatannya. Peserta juga memperoleh perspektif bahwa limbah tidak selalu menjadi material yang harus dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan kembali melalui pengelolaan yang tepat. Kegiatan juga memperkuat kesadaran mengenai pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, perguruan tinggi, dan mitra lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di Desa Kedunglegok.
PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL Fika Rahmanita; M Hilman Zainuri; Fiqoh Afriliani
ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): Juli
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/adima.v4i3.365

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk guru sebagai salah satu komponen utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Namun, hasil identifikasi awal di SDN 5 Kedungwringin, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, menunjukkan bahwa masih sedikit guru yang mengimplementasikan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan kelas dan penerapan pembelajaran inovatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tuntutan pembelajaran di era digital melalui pelatihan yang mengintegrasikan penguatan manajemen kelas, pembelajaran inovatif, pemanfaatan teknologi sederhana, refleksi, dan penyusunan rencana tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari pada 14–16 November 2025 dengan melibatkan guru SDN 5 Kedungwringin. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi, praktik, refleksi, pre-test dan post-test, observasi, serta pengumpulan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai manajemen kelas dan pembelajaran inovatif. Peserta juga mampu menyusun rencana aksi untuk menerapkan student-centered learning, pengelolaan perilaku siswa melalui pendekatan nonfisik, serta pemanfaatan media dan teknologi yang disesuaikan dengan kondisi sekolah. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan guru dalam menghadapi perubahan pendidikan di era digital dan mendorong keberlanjutan pengembangan profesional guru.
PENERAPAN TEKNOLOGI ROCKET STOVE SEBAGAI SOLUSI PEMBAKARAN SAMPAH MINIM ASAP DI DESA PELUMUTAN Rifnan Jati Permana; Dyah Supriatin; Mareta Ardiningtyas; Sidiq Ali Mustofa; Gayuh Tahta Loka; Triningsih Triningsih; Awan Arafik; Afifah Apriana Wulandari; Winda Rahayu; Sukirman Sukirman; Martin Hendrawan; Septi Indriyani
ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): Juli
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/adima.v4i3.366

Abstract

Permasalahan sampah di Desa Pelumutan, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, masih menghadapi keterbatasan sarana pengelolaan sehingga pembakaran terbuka menjadi salah satu praktik yang ditemukan di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan rocket stove sebagai teknologi pembakaran sampah yang lebih terarah dan berpotensi meminimalkan asap. Metode kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, persiapan material, pembuatan alat, uji coba pembakaran, evaluasi, dan pengenalan teknologi kepada masyarakat. Rocket stove dibuat menggunakan material yang tersedia di lingkungan sekitar, kemudian diuji melalui pengamatan proses penyalaan, kestabilan api, aliran udara, proses pembakaran, dan kondisi asap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa satu unit rocket stove berhasil dibuat dan dapat digunakan untuk pembakaran dalam ruang yang lebih terkontrol. Secara visual, asap terlihat lebih sedikit ketika pembakaran berlangsung dengan baik dibandingkan pembakaran terbuka. Namun, kegiatan belum menggunakan instrumen pengukuran emisi sehingga tingkat pengurangan asap belum dapat dinyatakan secara kuantitatif. Penerapan ini menunjukkan potensi rocket stove sebagai teknologi tepat guna untuk mendukung pengelolaan sampah di tingkat masyarakat, dengan tetap memperhatikan pemilahan material, keamanan, dan prinsip pengurangan sampah.
PEMBUATAN RUNNING TEXT SEBAGAI INDIKATOR WAKTU DAN IDENTITAS DESA DI DESA SERAYU KARANGANYAR KEC. MREBET KAB. PURBALINGGA OLEH MAHASISWA KKN UNPERBA Feri Nur Romadhon; Sepia Nurliani; Kurniah Nefani; Anisa Nur Isnaeni; Riski Panca Wibowo; Wiladan Rafliansyah; Jason Ruditia Wardana; Sinta Afi Puspita; Liliyana Dwi Handayani; Faiz Ramadani; Melia Dwi Renovriska
ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): Juli
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/adima.v4i3.367

Abstract

Desa Serayu Karanganyar memiliki tugu selamat datang sebagai salah satu penanda identitas wilayah, namun keterbatasan pencahayaan membuat keberadaan penanda tersebut kurang optimal, terutama pada malam hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi digital melalui pemasangan running text sebagai media informasi sekaligus sarana penguatan identitas desa. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan teknologi fungsional yang meliputi persiapan alat dan bahan, perakitan delapan panel LED P10, pembuatan kerangka perangkat, pemasangan komponen, pengaturan tampilan, pengujian, hingga pemasangan pada lokasi yang telah ditentukan. Running text yang dihasilkan memiliki ukuran tampilan 256 × 16 dan dilengkapi sistem pengaturan melalui aplikasi kontrol layar yang memungkinkan pengaturan kecerahan, koreksi waktu, kendali jarak jauh, jaringan Wi-Fi, dan konfigurasi perangkat. Sistem kelistrikan juga diatur secara otomatis berdasarkan kondisi pencahayaan lingkungan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa running text dapat digunakan untuk menampilkan waktu secara real-time serta tulisan “Selamat Datang di Desa Serayu Karanganyar”. Perangkatdipasang pada pertigaan jalan masuk desa, dengan melibatkan bantuan warga dalam proses pemasangannya. Penerapan running text memberikan alternatif media informasi yang lebih dinamis sekaligus mendukung penguatan identitas Desa Serayu Karanganyar di ruang publik.
DIGITALISASI INFORMASI DAN POTENSI DESA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN TRANSPARANSI DATA KEPENDUDUKAN DAN PERLUASAN PEMASARAN UMKM DI DESA TANGKISAN Ridho Pangestu; Usman Khamaludin; Laila Nur Fadhilah; Tri Astuti; Puput Utami; Elsa Farah Nabila; Gita Zulia Rahma; Nur Rahmat; Rahman Rahman; Eki Tunggal Saputra; Dwi Kurniasih; Heni Purwantini
ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): Juli
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/adima.v4i3.368

Abstract

Tata kelola pemerintahan dan pemasaran UMKM di Desa Tangkisan, Kabupaten Purbalingga, sebelumnya masih bersifat konvensional dan terbatas pada akses lokal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan situs web resmi desa berbasis kerangka kerja Laravel sebagai pusat informasi kependudukan dan katalog digital UMKM. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup observasi lapangan, pengembangan sistem dengan arsitektur Model-View-Controller (MVC), digitalisasi data demografi, dokumentasi produk UMKM, serta pelatihan pengelolaan situs web bagi perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan peluncuran situs web terintegrasi dengan domain desatangkisan.online. Situs ini secara transparan menyajikan data demografi terkini yang mencakup 5.814 jiwa penduduk, serta menyediakan etalase digital untuk memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan UMKM lokal seperti onde-onde mini, tempe, dan gula semut. Selain itu, pelatihan yang diberikan berhasil meningkatkan kapasitas dan kemandirian perangkat desa dalam mengelola ekosistem digital secara berkelanjutan. Kesimpulannya, digitalisasi melalui sistem web resmi terbukti efektif sebagai solusi inovatif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan adaptif, sekaligus menjadi katalisator pendorong daya saing ekonomi pedesaan melalui integrasi pasar digital.
MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL SEBAGAI WUJUD KOMITMEN DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN TRANSFORMATIF Fika Rahmanita; Dadang Dadang; Fiqoh Afriliani
ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): Juli
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/adima.v4i3.374

Abstract

Kemajuan teknologi digital menuntut guru memiliki kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik abad ke-21. Namun, kondisi awal di SDN 5 Kedungwringin, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih mengalami keterbatasan kompetensi dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran serta belum memperoleh pendampingan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru dalam merancang dan mengimplementasikan media pembelajaran digital yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui identifikasi kebutuhan guru dan kondisi infrastruktur sekolah. Tahap pelatihan berfokus pada praktik pembuatan media menggunakan Canva Education, PowerPoint interaktif, dan LearningApps, dengan materi yang dikembangkan berdasarkan konteks lokal. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui ketercapaian program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menghasilkan dan menggunakan media pembelajaran digital secara lebih mandiri. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya budaya pembelajaran kreatif dan berkelanjutan serta memperkuat kesiapan sekolah dalam menghadapi transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Page 3 of 3 | Total Record : 26