cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+62292-426455
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada No. 07 Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032437     EISSN : 27751163     DOI : https://doi.org/10.35720/TSCD3Kep
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal terbitan berkala sejak 2016 dengan registrasi ISSN (print). Jurnal ini dikembangkan oleh LPPM Universitas An Nuur bersama Program Studi DIII Keperawatan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak 2x setahun dan merupakan jurnal yang memuat hasil penelitian maupun konsep literature review bidang keperawatan dan kesehatan.
Articles 95 Documents
HUBUNGAN UMUR, PARITAS DAN JARAK KELAHIRAN TERHADAP STATUS GIZI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA YOGYAKARTA Casnuri Casnuri; Zahrah Zakiyah
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v2i2.97

Abstract

Latar belakang : Prevalensi risiko KEK di Indonesia cukup tinggi, hal ini terlihat dari hasil Riskesdas (2013) yang menempatkan prevalensi risiko KEK Wanita Usia Subur (WUS) mencapai 20.8%, sedangkan prevalensi risiko KEK pada ibu hamil mencapai 24.4%. KEK sebagai tanda status gizi buruk apabila terjadi pada ibu hamil dapat memunculkan komplikasi dalam kehamilannya. Bagi ibu hamil dapat menyebabkan anemia, abortus, persalinan prematur, dan perdarahan. Bagi janin dapat menyebabkan kegagalan pertumbuhan, BBLR, lahir prematur, cacat bawaan dan kematian, selain itu dapat meningkatkan risiko komplikasi pada persalinan, misalkan persalinan lama, inersia uteri, dan persalinan dengan tindakan seksio sesaria. Pada masa laktasi dapat mempengaruhi produksi Air Susu Ibu (ASI) (Purwitasari dan Maryanti, 2009). Tujuan: Mengetahui hubungan umur, paritas dan jarak kelahiran terhadap status gizi pada ibu hamil di Puskesmas Wilayah Kota Yogyakarta.Metode: Penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional dilaksanakan pada bulan Juni-Oktober 2017 di Puskemas Wilayah Kota Yogyakarta dengan teknik sampling total sampling. Analisis data menggunakan software computer dengan uji statistik univariate, dan bivariate.Hasil: Sebagian besar ibu hamil trimester 1 di wi1ayah Puskesmas Kota Yogyakarta berstatus gizi normal 126 ibu hamil (47.2%). Faktor usia dan paritas terdapat hubungan terhadap status gizi ibu hamil dengan masing-masing ρ-value 0,044 dan 0,019, sedangkan untuk faktor jarak kelahiran diketahui tidak terdapat hubungan terhadap status gizi ibu hamil dengan ρ-value 0.247.Kesimpulan : Faktor usia dan paritas terdapat hubungan terhadap status gizi pada ibu hamil di Puskesmas Wilayah Kota Yogyakarta. Kata Kunci: Kehamilan, Status Gizi, KEK
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT DAN TEPID WATER SPONGE TERHADAP SUHU TUBUH BALITA DI RSUD dr. RADEN SOEDJATI PURWODADI Sutiyono Sutiyono
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v4i1.149

Abstract

Latar Belakang: Penyakit yang biasa terjadi pada balita disertai gejala awal berupa demam, adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), batuk disertai sesak nafas dan diare (Thompson, 2003, dalam Budi 2006). Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Pekan Baru (2009) didapatkan prevalensi beberapa penyakit secara umum memiliki gejala awal dengan demam pada usia 1-4 tahun. Penelitian ini untuk membandingkan pemberian kompres hangat dan tepid water sponge terhadap penurunan suhu tubuh balita yang mengalami demam di Ruang Anggrek RSUD Raden Soedjati Purwodadi.Metode: Jenis penelitian ini quasy eksperiment dengan rancangan pre test and post test dengan tepid water sponge.  Jumlah sampel adalah 12 responden dengan tehnik Asidental dengan rencian 6 orang kompres hangat dan 6 orang sebagai kelompok tepid water sponge. Analisa datan menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji normalitas dan Uji t dependen (paired t test).Hasil: penelitian tentang perbandingan pemberian kompres hangat dan tepid watersponge terhadap penurunan suhu tubuh pada balita yang mengalami demam menunjukan nilai t hitung (31.623) > t table (5,547) dan nilai p value (0,00) > ((0,05) sehingga kesimpulan hipotesis diterima artinya ada perbedaan pemberian kompres hanagat dan tepid water sponge terhadap penurunan suhu tubuh balita yang mengalami demam di RSUD dr. Raden Soedjati  Kata kunci: Perbandingan, Kompres Hangat, Tepid Water Sponge, Balita
GAMBARAN KARAKTERISTIK DAN TINGKAT KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENERAPAN SOP INFEKSI DAERAH OPERASI (IDO) DI UNIT BEDAH TERPADU RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA Widya Akhiryani; Aliana Dewi; Puji Astuti Wiratmo
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v4i2.176

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Aisyah tahun 2012 di Rumah Sakit X Surabaya menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kejadian infeksi daerah operasi dari 2011 hingga 2012. Berdasarkan Evidence Update June 2013 dari National Institute for Health and Care Excellence kejadian infeksi luka operasi dapat dipengaruhi oleh factor risiko dari pasien dan kepatuhan petugas dalam menjalani SOP pencegahan terjadinya IDO sebelum dan selama tindakan operasi berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran karakteristik dan tingkat kepatuhan perawat dalam penerapan SOP Infeksi Daerah Operasi (IDO).Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah staff perawat yang bekerja di ruang bedah terpadu RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta dengan jumlah sample sebanyak 45 responden.Hasil: Hasil penelitian berdasarkan pendidikan dengan tingkat kepatuhan pada perawat didapatkan bahwa perawat S1+Ners memiliki tingkat kepatuhan yang lebih tinggi ( 100%) dibandingkan perawat DIII (86%). Berdasarkan lama kerja dengan tingkat kepatuhan maka perawat yang berkerja lebih lama (>10tahun) memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi ( 94 – 100%) dibandingkan pewarat yang lain.Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran karakteristik perawat mempengaruhi tingkat kepatuhan perawat terhadap penerapan SOP IDO. Kata kunci : Karakteristik Perawat, Tingkat Kepatuhan Perawat, SOP IDO
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PASAR UMUM PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN JAWA TENGAH Kiki Nuril Fadhila
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 6, No 1 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v6i1.291

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan masalah kesehatan global. Kontrol Hipertensi yang buruk berkontribusi terhadap terjadinya perubahan fisik, psikologis, maupun sosial seperti stres. Stres pada pasien hipertensi mempunyai implikasi buruk terhadap kualitas hidup.Tujuan : Untuk menganalisa hubungan beban kerja dengan kejadian hipertensi pada karyawan di Pasar Umum Purwodadi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.Metode: Penelitian ini menggunakan case control dengan pendekatan retrospektif dengan teknik probability sampling.Hasil: Penelitian dilakukan pada wanita usia 30-60 tahun yang bekerja sebagai karyawan toko sayuran di Pasar Umum Purwodadi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah, dengan sampel sebanyak 20 orang diambil di Pasar Umum Purwodadi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Analisa data dengan menggunakan uji chi square dengan alternatif uji Fisher. Hasil penelitian Univariat dari 20 responden di Pasar Umum Purwodadi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah beban kerja karyawan berat sebanyak 30%, sedangkan hasil penyakit Hipertensi sebanyak 50%. Hasil penelitian bivariat didapatkan hasil 20 responden yang memiliki beban kerja berat terdapat 6 responden 30% yang penderita Hipertensi, dan hasil uji Chi square ini didapatkan nilai P Value = 0,005.Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan yang bermakna antara beban kerja dengan terjadinya penyakit Hipertensi. Kemudian didapatkan OR=0,286 artinya orang mengalami Hipertensi karena beban kerja berat 0,28 kali lebih pada responden mengalami beban kerjaberat Kata Kunci : Beban Kerja, Hipertensi
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TUBERCULOSIS PADA MASYARAKAT TERHADAP KESADARAN DETEKSI DINI PENYAKIT TUBERCULOSIS Sugito Sugito
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v7i01.338

Abstract

Latar Belakang: Tuberculosis (TBC) paru merupakan salah satu penyakit generatif yang telah berjangkit dalam periode waktu lama di tengah-tengah masyarakat Indonesia, yang menyerang kelompok usia produktif maupun anak-anak dan merupakan penyakit menular pembunuh nomor satu (Depkes RI, 2017). Di Kabupaten Grobogan ditemukan kasus BTA+ di puskesmas adalah 27,11%, di Rumah Sakit sebesar 13,42%, dan Balai Kesehatan Praktek Mandiri  (BKPM) sebesar 0,50%, jadi di kabupaten penemuan kasus 41%, padahal target nasional CDR 70%. Puskesmas Kedungjati Kabupaten Grobogan capaian CDR tahun 2018 adalah 26,84%, sedangkan target kabupaten 60%, sehingga target belum tercapai (Dinkes Grobogan, 2020).Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen  atau eksperimen semu. Rancangan penelitian ini menggunakan  pre test and post  test  with control design. Sampel sebanyak 30 responden. Alat pengumpul data adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji paired t test.Hasil: Hasil uji beda kesadaran deteksi dini penyakit Tuberculosis antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol menggunakan uji Mann Whitney menggunakan bantuan Computerized. Diketahui Z (4,745) dan nilai pv (0,000) < ? 0.05 bahwa terdapat perbedaan kesadaran deteksi dini penyakit tuberculosis antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.Kesimpulan: Dikarenakan adanya perbedaan yang signifikan dari kelompok intervensi dan kelompok kontrol maka, masyarakat dapat melakukan deteksi dini penyakit Tuberculosis dan dapat menekan angka kejadian Tuberculosis. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan; Deteksi Dini TBC
MENTAL NURSING CARE FOR MR. E WITH A FOCUS ON THE INTERVENTION OF PROVIDING MUROTAL PSYCHORELIGIOUS THERAPY OF THE QUR'AN TO CONTROL AUDITORY HALLUCINATIONS AT RSJD DR. ARIF ZAINUDDIN SURAKARTA rahma wati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8, No 02 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v8i02.458

Abstract

Background:  The number of people with mental disorders in Indonesia has increased 7 per million households, this figure shows that every 1000 households there are 7 people with mental disorders, so this number is estimated to reach 450,000 people suffering from mental disorders (Ministry of Health, 2018). In 2019, Central Java had 81,983 people with mental disorders (Central Java Provincial Health Office, 2019). Based on the results of the medical recap of RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta from March 2022 to January 2023, data on mental disorder clients were obtained as many as 40475, namely 32951 clients with hallucinations. The effect if not immediately addressed is a loss of self-control. Treatment of hallucinatory patients with pharmacological and nonpharmacological methods, namely Murottal Qur'an. The purpose of the study was to provide mental nursing care to Mr. E with a focus on the intervention of providing Qur'anic murotal psychoreligious therapy to control auditory hallucinations at RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta.Methodology: The type of research used in this paper is quantitative with a descriptive approach. The design used in the research is a case study. The research subject is Mr. E schizophrenic patient with delusional hallucinatory disorders.Results: Researchers identified, after doing Qur'anic Murotal Psychoreligious Therapy for 7 days in the morning and evening, patient was able to overcome his hallucinations, feelings became calmer and less anxious.Conclusion: There is an effect on the effectiveness of Qur'anic Murotal Psychoreligious Therapy to reduce hallucinations in patients.Keywords: hallucinations, psychoreligious therapy, murotal QuranBibliography: 8 (2010-2023)
PENGALAMAN PASIEN DM TIPE 2 DALAM MELAKUKAN PERAWATAN ULKUS DIABETIK SECARA MANDIRI Muhammad Hasan Basri
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v3i1.70

Abstract

Latar belakang : Berdasarkan laporan dari WHO, angka kejadian penyakit diabetes mellitus di dunia semakin meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2000 menunjukkan ada 171 juta orang penyandang diabetes dan diproyeksikan akan meningkat menjadi 366 juta pada tahun 2030 (WHO, 2006). Sedangkan Indonesia peringkat 7 dunia prevalensi diabetes tertinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang arti dan makna pengalaman pasien Diabetes Melitus tipe 2 dalam melakukan perawatan secara mandiri di rumah.Metodologi: penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi, sampel tiga partisipan.Hasil: analisa data teridentifikasi tiga tema yaitu perawatan ulkus Diabetik, harapan terhadap pelayanan dan perubahan aktivitas. Hasil penelitian partisipan belum patuh dalam pengaturan diet, kontrol kesehatan, terapi dan olah raga.Kesimpulan: penyandang diabetes telah memahami perawatan ulkus diabetic namum masih kurang patuhnya diabetesi dalam pengaturan diet, olah raga  dan terapi. Saran diperlukan peningkatan pelayanan yang lebih baik terutama dalam hal pendidikan kesehatan dan akses informasi, membuat leaflet yang diberikan pada pasien dan keluarga saat berobat dan pendidikan kesehatan yang berkelanjutan sampai ke lingkungan masyarakat. Kata Kunci    : DM, Pengobatan Ulkus diabetik
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENERIMAAN LANSIA DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN PSIKOSOSIAL DI DUSUN SAMPANGAN WIROKERTEN BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA Setyo Mahanani Nugroho; Listia Dwi Febriati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v3i2.116

Abstract

Latar Belakang: Pada waktu memasuki masa lanjut usia, terjadi berbagai perubahan baik yang bersifat fisik, mental, maupun sosial. Perubahan yang bersifat fisik yaitu penurunan kekuatan fisik, stamina dan penampilan. Ditambah dengan kurangnya penyesuaian diri lansia terhadap perubahan yang terjadi. Hal ini dapat menyebabkan lansia menjadi depresif atau merasa tidak senang saat memasuki usia lanjut. Kurangnya dukungan keluarga dikhawatirkan dapat memperburuk keadaan psikis lansia. Penelitian ini penting dilakukan karena terkadang masih kurangnya pengaruh dukungan dari keluarga kepada lansia. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga terhadap penerimaan lansia dalam menghadapi perubahan psikososial di dusun Sampangan Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model interaktif Miles and Huberman.Hasil: Karakteristik informan berdasarkan umur terbanyak pada 60-74 tahun yaitu 6 orang (85,71%), berdasarkan pendidikan tidak bersekolah yaitu 4 orang (57,14%), berdasarkan keaktifan di posyandu adalah aktif yaitu 6 orang (85,71%). Berdasarkan wawancara perubahan psikososial terbanyak mudah sensitive dan mudah emosi. Dukungan keluarga baik. Semua lansia (100%) menerima perubahan yang terjadi.Kesimpulan: Terdapat pengaruh dukungan keluarga dengan penerimaan lansia dalam menghadapi perubahan psikososial di dusun Sampangan Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta. Keyword; Dukungan Keluarga, Penerimaan Lansia, Perubahan Psikologis
ANALISIS BIAYA PASIEN GAGAL JANTUNG RAWAT INAP JAMKESMAS DI RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA Gigih Kenanga Sari; Mingle A Pistanty; Wahyu Purwanjani
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 5, No 2 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v5i2.233

Abstract

Latar belakang; Pelaksanaan Jamkesmas 2010 terdapat kendala dalam hal pembayaran, tidak menutup kemungkinan terjadi pada pasien gagal jantung yang memerlukan biaya cukup tinggi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar selisih antara biaya riil dengan tarif INA-CBG’s, faktor yang mempengaruhi biaya riil, dan kesesuaian terapi pasien rawat inap Jamkesmas gagal jantung di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.Metode; Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik secara retrospektif dari berkas klaim pasien periode Januari-Oktober 2013 di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Analisis data dengan one sample t test dan uji korelasi multivariat.Hasil; besar selisih antara biaya riil  dengan tarif paket INA-CBG’s I-4-12-i dengan tarif paket 2013 sebesar Rp.12.702.346, dengan tarif paket 2014 sebesar Rp.23.301.898; I-4-12-ii dengan tarif paket 2013 sebesar Rp.175.399.763, dengan tarif paket 2014 sebesar Rp.267.121.343; I-4-12-iii dengan tarif paket 2013 sebesar Rp.125.791.085, dengan tarif paket 2014 sebesar Rp.218.016.505. Faktor yang mempengaruhi biaya riil pengobatan pasien yaitu prosedur, diagnosa sekunder, LOS, umur, dan jenis kelamin. Hasil analisis obat terdapat 84 episode perawatan sesuai dan 12 episode perawatan tidak sesuai dari 96 episode perawatanKesimpulan; ada selisih positif antara biaya riil  dengan tarif paket INA-CBG’s dan faktor yang mempengaruhi biaya riil pengobatan pasien yaitu prosedur, diagnosa sekunder, LOS, umur, dan jenis kelamin Kata Kunci: INA-CBG’s, Gagal Jantung, Biaya, Kesesuaian Terapi
PENGARUH PERUBAHAN POSISI TERHADAP KEJADIAN DECUBITUS PADA PASIEN TIRAH BARING DI RUANG IRIN RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU KUDUS Dwi Krisnawati; Noor Faidah; Nila Putri Purwandari
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v7i01.332

Abstract

Latar belakang: Pelayanan rumah sakit harus menerapkan kewaspadaan universal dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Decubitus menjadi bagian penting dari pelayanan di layanan kesehatan yang harus diwaspadai. Sasaran mutu dari indikator mutu pelayanan RS disebutkan bahwa pasien tidak mengalami dekubitus (luka tekan) sebesar 0%. Tindakan untuk mencegah decubitus adalah dengan melakukan alih baring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan posisi terhadap kejadian decubitus pada pasien tirah baring di Ruang IRIN Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus.Metode: Jenis penelitian Quasy Experimen dengan desain Post Test Only Non Equivalent Control Group. Populasi penelitian ini adalah pasien yang mengalami tirah baring (baik sadar penuh maupun penurunan kesadaran) di ruang HND dan IRIN RS Mardi Rahayu Kudus. Teknik sampling dengan purposive sampling sehingga besar sampel sebanyak 32 responden. Pengumpulan data dengan checklist. Analisa data secara statistik dengan uji Mann Whitney. Hasil: Hasil analisa mann whitney mendapatkan nilai p 0,000. TKesimpulan; Terdapat perbedaan pengaruh perubahan posisi terhadap kejadian decubitus pada pasien tirah baring di Ruang IRIN Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus   Kata Kunci : Alih Baring, Tirah Baring.

Page 2 of 10 | Total Record : 95