cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+62292-426455
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada No. 07 Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032437     EISSN : 27751163     DOI : https://doi.org/10.35720/TSCD3Kep
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal terbitan berkala sejak 2016 dengan registrasi ISSN (print). Jurnal ini dikembangkan oleh LPPM Universitas An Nuur bersama Program Studi DIII Keperawatan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak 2x setahun dan merupakan jurnal yang memuat hasil penelitian maupun konsep literature review bidang keperawatan dan kesehatan.
Articles 95 Documents
HUBUNGAN DISABILITAS ANAK DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) DANYANG PURWODADI DENGAN PENERIMAAN DIRI ORANG TUA Suryani Suryani; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 1, No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v1i1.39

Abstract

Latar Belakang; Disabilitas adalah orang yang hidup dengan karakteristik khusus dan memiliki perbedaan dengan orang pada umumnya. Karena karakteristik yang berbeda inilah memerlukan pelayanan khusus agar dia mendapatkan hak-haknya sebagai manusia yang hidup dimuka bumi ini. Penerimaan diri orangtua mempengaruhi pada disabilitas anak di Sekolah Luar Biasa (C) Danyang Purwodadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan disabilitas anak di Sekolah Luar Biasa (C) danyang Purwodadi dengan penerimaan diri orangtua.Metode; Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Deskriftif Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, dan didapatkan 54 responden.Hasil; Berdasarkan analisis menggunakan SPSS 16.0 dengan uji Chi-Square diperoleh nilai ρ= 0,017 jadi korelasi kedua variabel signifikan karena besarnya nilai ρ (ρ-value) lebih kecil dibandingkan dengan besarnya α = 0,05. Berarti secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara kedua variabel.Kesimpulan; Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan disabilitas anak dengan penerimaan diri orangtua. Kata  Kunci: Disabilitas anak, Sekolah Luar Biasa (SLB), Penerimaan diri
METODE PELAKSANAAN PSN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PULOKULON 1 Sutiyono Sutiyono; Nurulistyawan Tri Purnanto
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 1, No 2 (2016): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v1i2.101

Abstract

Latar belakang; PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) DBD adalah kegiatan memberantas telur, jentik, dan kepompong nyamuk penular DBD (aedes aegypti) di tempat berkembangbiakannya. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD dilakukan dengan cara 3 M “PLUS”. Angka kejadian DBD diwilayah kerja Puskesmas Pulokulon 1 mulai bulan Januari – Desember 2015 adalah 16 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan PSN dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Pulokulon 1.Metode; Desain penelitian adalah diskriptif analitik korelasional. Dengan pendekatan  bersifat cross sectional . Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Jumlah populasi adalah 16 responden. Jumlah sampel adalah 16 responden. Analisis menggunakan Spearman Rho untuk mengetahui hubungan Pelaksanaan PSN dengan kejadian DBD. Instrumen kuesioner untuk mengetahui pelaksanaan PSN dan kejadian DBD.Hasil;  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PSN buruk dengan kejadian DBD pernah sekali (37,5%), pelaksanaan PSN buruk dengan kejadiaan DBD lebih dari sekali (25%), pelaksanaan PSN dengan kejadian DBD sekali (18,75%), pelaksanaan PSN baik dengan kejadian DBD  lebih dari sekali (18,75%). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pelaksanaan PSN dengan kejadian DBD, dengan analisis Spearman Rho dengan p Value : 0.719 (> 0.506 ).Simpulan; Pendidikan kesehatan tentang PSN oleh petugas kesehatan kepada masyarakat sangat diperlukan untuk mempengaruhi perilaku masyarakat agar lebih optimal dalam pelaksanaan PSN. Kata Kunci : PSN, DBD
EFFECTIVENESS OF PLAYING ORIGAMI AND PUZZLE IN MOTORIC DEVELOPMENT ON 4 – 5 YEARS OLD CHILDREN AT KEMALA BHAYANGKARI KINDERGARTEN 38 PURWODADI GROBOGAN Ni Made Sri Budhi Utami; Sutrisno Sutrisno; Sulistyarini Sulistyarini
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v4i1.153

Abstract

Background; Fine motor delay is a common problem in pre-school children. Children with fine motor delay in KemalaBhayangkari kindergarten are about 32 children. According Delgado (2016) 12-18% of children's population in developing countries show significant delay in psychomotor ability resulting behavior problems and difficulty in learning process. One of the strategies that can be used to train fine motor development is to play origami and play a puzzle. The purpose of this research is to know effectiveness of playing origami and playing puzzle in fine motor development on 4 – 5 years old children in Kemala Bhayangkari Kindergarten 38 Purwodadi - GroboganMethod; The research design thatwas used in this study was Quasi Experimet with Posttest Only Control Group Design approach. The sampling technique was Probability sampling with random sampling method (simple random sampling) with 32 respondent.Result; Based on the analysis using SPSS 16.0, the average value for development speed after being treated with origami is 6.19 days, while for the speed of development after being treated with puzzle is 8.13 days. In addition, from Mann-Whitney test, ρ value is 0.003 (α = 0.05) which shows the difference of effectiveness of playing origami and playing puzzle dealing with the development of fine motor.Conclusion; From the results of the above research it can be concluded that there are differences between the effectiveness of playing origami and playing puzzle dealing with fine motor development on  4-5 years old children. Keywords        : Origami, Puzzle, Fine Motor Development
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP SKALA NYERI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR FEMUR DI RUANG KENANGA RSUD SUNAN KALIJAGA DEMAK Dwi Chrisna Susanti; Suryani Suryani; Rahmawati Rahmawati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 5, No 1 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v5i1.204

Abstract

Latar belakang: Di RSUD Sunan Kalijaga Demak di ruang Kenanga pasien fraktur femur menempati 10 besar penyakit dalam semester pertama di tahun 2018, yaitu sebesar 42%. Pasien Post Operasi Femur timbul sensasi nyeri yang berbeda-beda, sehingga perawat melakukan tindakan mandiri dengan mobilisasi dini untuk mengurangi skala nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap skala nyeri pada post operasi fraktur femur di ruang Kenanga RSUD Sunan Kalijaga Demak .Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan jenis quasy experimental dengan rancangan penelitian berbentuk pretest- post test control group design. Pengambilan sampel menggunakan  accidental samplingHasil: Berdasarkan analisis Uji wilcoxon kelas eksperimen sig p 0,000<0,05 dengan mean rank negatif 9,00, sedangkan kelas kontrol hari ke-1 sig p 0,000 < 0,05 dengan nilai mean rank negatif 9,00, pada hari ke-2 kelas kontrol sig p 0,05 ? 0,05 mean rank negatif sebesar 5,00 dan  kelas kontrol hari ke-3 sig p 0,025<0,05 dengan mean rank negatif sebesar  3,00 dari pre test ke posr test. Berdasarkan hasil hipotesis mann withney diperoleh Sig 0,000 p< 0,05 berarti ada pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi fraktur femur.Kesimpulan: Ada pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi fraktur femur RSUD Sunan Kalijaga Demak Kata Kunci: Fraktur Femur, Mobilisasi Dini, Skala Nyeri
PERBEDAAN PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL DENGAN PENDEKATAN PSIKOEDUKASI KELUARGA DAN SOSIAL SKILL THERAPY Sutiyono Sutiyono; Niken Kusumawardani
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 6, No 2 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v6i2.295

Abstract

Latar Belakang; Gangguan jiwa sampai saat ini masih menjadi permasalahan yang serius di dunia. Menurut Depkes RI (2018) jumlah pasien gangguan jiwa diIndonesia sebanyak 7,0 per 1.000 penduduk indonesia. Angka ini lebih banyak dibandingkan pada tahun 2013, prevalensi gangguan jiwa berat, seperti skizofrenia mencapai sekitar 400.000 orang atau sebanyak 1,7 per 1.000 penduduk(Riskesdas, 2013). Tujuan penelitian yaitu membandingkan perbedaan asuhan keperawatan pada pasien isolasi sosial dengan pendekatan psikoedukasi keluarga dan social skill di Desa Rowobungkul Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora.Metodologi; Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus.Subjek penelitian yaitu 2 klien dengan masalah isolasi sosial di Desa Rowobunggul kecamatan Ngawen Kabupaten Blora.Hasil; Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan tindakan psikoedukasi keluarga pada partisipan 1 dan melakukan social skill therapy pada partisipan 2.didapatkan hasil perbandingan penerapan asuhan keperawatan pada pasien isolasi sosial dengan pendekatan psikoedukasi keluarga dan social skil ltherapy. Pada partisipan 1 setelah 7 kali pertemuan pasien mampu melakukan interaksi secara bertahap dan keluarga mampu mempraktekan cara merawat pasien. Sedangkan pada partisipan 2 setelah 3 kali pertemuan klien mampu berinteraksi secara bertahap tetapi klien masih tampak kurang kooperatif, klien masih tampak malu.Kesimpulan; pada partisipan 1 yang diberikan terapi psikoedukasi keluarga mengalami peningkatan berinteraksi secara bertahap dengan diberikan dukungan oleh keluarga klien mampu berinteraksi dengan baik.Sedangkan pada partisipan 2 yang diberikan social skil ltherapy klien mampu berinteraksi secara bertahap tetapi klien masih tampak malu dan kurang kooteratif. Kata Kunci; Isolasi Sosial, Psikoedukasi Keluarga, Social Skil Ltherapy
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PASIEN DALAM PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PURWODADI DESA KEDUNGREJO KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN Sulistyarini sulistyarini; Christina Nur Widayati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 7, No 02 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v7i02.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi pasien. Menurut Undang-Undangkesehatan No. 36 Tahun 2009 tentang hak kesehatan di Puskesmas Purwodadi Desa Kedungrejo danuntuk mengetahui pelayanan kesehatan berdasarkan pasal 54 Undang-Undang Kesehatan tentangpemberian pelayanan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris. Penelitian lapangandengan mencari sumber data-data langsung dari lapangan yakni Puskesmas Purwodadi DesaKedungrejo melalui pengumpulan data dan wawancara terhadap pihak yang bersangkutan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum preventif yakni pihak puskesmas memberikanedukasi terhadap pasien mengenai informasi jika melakukan tindakan medis, resiko sertapenanggulangannya dan perlindungan hukum represif yakni dalam hal pasien merasa dirugikan, pasienberhak menuntut ganti rugi terhadap pihak puskesmas. Ganti rugi akan dibicarakan melalui prosesmediasi terlebih dahulu. Apabila tidak ditemukan jalan keluar, pasien berhak menempuh ranah litigasi.
TERAPI HOLISTIK BAGI PENYEMBUHAN PENYAKIT (STUDI ANALISIS DI PAGUYUBAN TRI TUNGGAL SEMARANG) Puput Mulyono
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 1, No 2 (2016): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v1i2.17

Abstract

Latar belakang; Kecanggihan dunia medis sekarang ini nampaknya mulai diiringi oleh perkembangan berbagai pengobatan alternatif yang menjamur di berbagai tempat. Bahwa kehadiran pengobatan alternatif tersebut tidak dapat dipungkiri peranannya dalam ikut menyehatkan masyarakat melalui terapi holistik. Terapi holistik adalah terapi yang bertujuan untuk menangani individual sebagai satu kesatuan yang mencakup tubuh halus dan tubuh jasmani dengan mendasarkan kondisi kejiwaan sebagai yang utama. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana terapi holistik dan hubungannya terhadap penyembuhan penyakit di Paguyuban Tri Tunggal Semarang.Metode; Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) melalui observasi, interview dan dokumentasi. Adapun analisis datanya menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Hasil; Penelitian ini diungkapkan bahwa terapi holistik terdiri dari tiga jenis terapi yaitu terapi penyembuhan jarak jauh, transfer penyakit ke hewan dan ruwatan. Kelebihan terapi holistik di Paguyuban Tri Tunggal Semarang yaitu tidak memakai obat-obatan kimia sehingga dari segi medis tidak mempunyai efek samping, pengobatannya secara holistik (menyeluruh) jasmani dan rohani seimbang.Kesimpulan; Terapi holistik mampu membantu menyembuhkan penyakit tanpa obat-obatan. Kata kunci; Terapi Holistik, Tri Tunggal
SIKAP IBU NIFAS DALAM PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL Rini Sulistyawati; Almira Gitta Novika; Rahayu Rahayu
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v2i2.96

Abstract

Latar Belakang: Data Kemenkes RI menunjukkan IMD di Indonesia masih rendah. Pelaksanaan IMD <1 jam skala nasional tahun 2010 baru mencapai 29.3% dan tahun 2013 mencapai 34.5%. Di DIY pemberian kolostrum tahun 2015 mencapai 73.7%. Faktor utama yang menentukan pemberian kolostrum adalah sikap dalam pemberian kolostrum. Hasil studi pendahuluan pada 10 ibu nifas di RSUD Panembahan Senopati Bantul diketahui sebanyak 4 orang mempunyai sikap negatif dan 6 orang mempunyai sikap positif. Tujuan Penelitian : Mengetahui sikap ibu nifas dalam pemberian kolostrum pada bayi di RSUD Panembahan Senopati Bantul.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah ibu nifas hari ke 1 – 3 di Bangsal Alamanda 2 dan Alamanda 3 RSUD Panembahan Senopati Bantul. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 80 orang menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan Maret –April 2017. Analisis data menggunakan analisis univariat.Hasil: Karakteristik ibu nifas yaitu sebagian besar berumur 20-35 tahun (76.25%), berpendidikan menengah (55%), tidak bekerja (70%) dan paritas multipara (62.50%). Sikap ibu nifas dalam pemberian kolostrum pada bayi kategori positif (51.25%). Sikap ibu nifas dalam pemberian kolostrum pada bayi berdasarkan karakteristik sebagian besar berumur 20-35 tahun dan mempunyai sikap positif (50.8%), berpendidikan menengah dan mempunyai sikap positif (54.5%), tidak bekerja dan mempunyai sikap negatif (55.4%), paritas multipara dan mempunyai sikap positif (50%) serta negatif (50%).Kesimpulan: Sikap ibu nifas dalam pemberian kolostrum pada bayi di RSUD Panembahan Senopati Bantul kategori positif. Kata Kunci: Sikap, Pemberian Kolostrum, Ibu Nifas
EFEKTIVITAS JALAN KAKI DAN SENAM AEROBIK LOW IMPACT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI DI DESA TARUB KECAMATAN TAWANGHARJO Diah Ayuningtias; Suryani Suryani
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v4i1.148

Abstract

Latar Belakang: Penyakit yang sering dialami lansia yaitu hipertensi (70,2%). Menurut WHO (2012) sedikitnya sejumlah 839 juta kasus hipertensi, diperkirakan menjadi 1.15 milyar pada tahun 2025 atau sekitar 29% dari total penduduk dunia, dimana penderitanya lebih banyak pada wanita 30% dibanding pria 29% (Triyanto, 2014). Hipertensi dibutuhkan upaya pengobatan secara non farmakologis, diantaranya dengan jalan kaki dan senam aerobik low impact. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antara jalan kaki dan senam aerobik low impact terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa tarub Kecamatan Tawangharjo.Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan Quasy Eksperimental , dan rancangan penelitian menggunakan Prestest-Posttest Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan Probability Sampling dengan metode sampling acak sederhana Sample Random Sampling, didapatkan 30 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan.Hasil; Hasil uji hipotesa dengan menggunakan uji mann whitney test pada penurunan tekanan darah menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah perlakuan jalan kaki 8,33/10,67 mmHg dan rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah perlakuan senam aerobik low impact 13/15,33 mmHg. Dari hasil tersebut senam aerobik low impact  lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.Simpulan; Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa senam aerobik low impact lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kata Kunci; Tekanan Darah, Jalan Kaki, Senam Aerobik Low Impact, Hipertensi, Lansia
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU SULIT MAKAN PADA ANAK PRASEKOLAH Siswani Marianna; Eltia Hardyanti
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v4i2.175

Abstract

Latar belakang:Kesulitan makan pada anak pra sekolah sering terjadi. Anak prasekolah adalah mereka yang berusia antara 3-5 tahun. Pada masa ini anak mengalami proses perubahan pola makan dimana anak pada umumnya mengalami kesulitan makan. Kesulitan makan pada anak juga berhubungan dengan pola asuh orang tua, dimana pola asuh membentuk karakter anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku sulit makan anak prasekolah di BIMBA AIUEO griya Bintara Bekasi.Metode: Dengan menggunakan desain studi penelitian ini bersifat dekriptif korelatif dengan pendekatan cross- sectional. Penelitian ini dilakukan pada 31 responden yang diambil dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner pola asuh orang tua yang mempunyai anak prasekolah.  Data yang telah terkumpul diolah menggunakan uji korelasi Spearman Rho.Hasil: orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 16 respomden (51,6%) dan pada perilaku makan lebih banyak anak yang mengalami perilaku tidak sulit makan sebanyak 18 responden (58,1%). Untuk hasil analisa yang menunjukkan bahwa adanya hubungan bermakna antara pola asuh orang tua terhadap perilaku sulit makan anak dengan p value yaitu 0,002 dimana (p <0,005) dan nilai coefficient correlation 0,532, dimana hubungan kedua variable ini memiliki kekuatan hubungan cukup.Kesimpulan: adanya hubungan yang bermakna antara pola asuh orang tua terhadap perilaku sulit makan anak prasekolah dengan p value yaitu 0,002 dimana (p <0,005) dan nilai coefficient correlation 0,532, dimana hubungan kedua variable ini memiliki kekuatan hubungan cukup. Kata kunci : Pola Asuh, Perilaku Sulit Makan, Anak Prasekolah

Page 9 of 10 | Total Record : 95