cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+62292-426455
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada No. 07 Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032437     EISSN : 27751163     DOI : https://doi.org/10.35720/TSCD3Kep
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal terbitan berkala sejak 2016 dengan registrasi ISSN (print). Jurnal ini dikembangkan oleh LPPM Universitas An Nuur bersama Program Studi DIII Keperawatan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak 2x setahun dan merupakan jurnal yang memuat hasil penelitian maupun konsep literature review bidang keperawatan dan kesehatan.
Articles 95 Documents
PENGARUH MENGKONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK TERHADAP KARIES GIGI PADA ANAK SEKOLAH DASAR 2 PLOSOREJO KECAMATAN TAWANGHARJO Ida Pusvitasari
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 2, No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v2i1.355

Abstract

Latar Belakang; Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu upaya meningkatkan kesehatan. Oleh karena itu kesehatan gigi dan mulut sangat berperan dalam menunjang kesehatan seseorang. Menurut World Health Organization (WHO) 2012 pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu upaya meningkatkan kesehatan karena hal tersebut dapat mencegah terjadinya penyaki-penyakit rongga mulut. Pada tahun 2012 bahwa 90% dari anak-anak usia sekolah di seluruh dunia dan sebagian besar orang dewasa pernah menderita karies. Menurut penelitian di negara-negara Eropa, Amerika dan Asia termasuk Indonesia ternyata 80-90% dari anak-anak dibawah umur 12 tahun kurang memperhatikan kesehatan gigi dan karies gigi merupakan masalah oral yang utama pada anak-anak dan remaja (WHO, 2012). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mengkonsumsi makanan kariogenik terhadap karies gigi pada anak Sekolah Dasar Negeri 2 Plosorejo, Kecamatan Tawangharjo.Metode; Penelitian ini merupakan penelitian studi kuantitativ dengan menggunakan pendekatan case control, populasi dalam penelitian ini adalah non probability sampling dan diperoleh sampel sebanyak 60 orang. Uji hipotesis menggunakan Chi- Square menggunakan SPSS versi 16.Hasil; Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh mengkonsumsi makanan kariogenik terhadap karies gigi. Dari analisa menggunakan Chi- Square diperoleh hasil p < 0,05 (0,00 < 0,05).Simpulan; Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh mengkonsumsi makanan kariogenik terhadap karies gigi di Sekolah Dasar Negeri 2 Plosorejo. Kata Kunci: Makanan Kariogenik, Karies Gigi
HUBUNGAN PERAN IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS KALASAN KECAMATAN KALASAN KABUPATEN SLEMAN Dewi Dewi; Heny Noor Wijayanti; Listia Dwi Febrianti
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v3i1.94

Abstract

Latar Belakang : Masa balita merupakan fase terpenting dalam membangun fondasi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Pertumbuhan anak dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari genetik sedangkan faktor eksternal yaitu status gizi pada masa balita. Anak balita ini merupakan kelompok yang menunjukkan pertumbuhan badan yang pesat, sehingga memerlukan zat gizi yang tinggi setiap kg berat badannya (Sulistijani, 2003). Studi pendahuluan dilakukan tanggal 24 Juni 2016 di Puskesmas Kalasan Sleman ibu yang datang ke Puskesmas Kalasan untuk melakukan pemeriksan atau Imunisasi bulan April – Juni 2016 sebanyak 568 Balita, 113 balita (18,9%) status gizi kategori kurang, sebanyak 242 balita (42,6%) dengan status gizi kategori normal dan sebanyak 213 balita  (37,5%) dengan status gizi kategori lebih. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan peran ibu dengan status gizi balita di Puskesmas Kalasan Kecamatan Kalasan  Kabupaten Sleman Tahun 2016.Metode; Jenis penelitian ini adalah cross sectional dan bertujuan penelitian termasuk analitik korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu melalukan pemeriksan atau Imunisasi ke Puskesmas Kalasan Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman sebanyak 58 orang yan diambil dengan teknik accidental sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan persentasi dan bivariat dengan uji chi square.Hasil: Hasil Penelitian yaitu peran ibu diketahui paling banyak adalah kategori cukup (43,15). Status gizi balita paling banyak adalah kategori cukup (41,4%). Ada hubungan signifikan antara peran ibu dengan status gizi balita di Puskesmas Kalasan Kecamatan Kalasan  Kabupaten Sleman DIY (p-value=0,007).Kesimpulan : ada hubungan yang signifikan antara peran ibu dengan status gizi balita di Puskesmas Kalasan Kecamatan Kalasan  Kabupaten Sleman DIY. Kata Kunci : Peran Ibu, Status Gizi Balita
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TUBERCULOSIS PADA MASYARAKAT TERHADAP KESADARAN DETEKSI DINI PENYAKIT TUBERCULOSIS DI PUSKESMAS TOROH I KABUPATEN GROBOGAN Sutiyono Sutiyono; Ida Rahayu Kuriniawati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v3i2.118

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tuberculosis paru kurang mendapatkan perhatian dini dari penderita atau tanpa disadari penyakit ini telah menjadi lanjut. Hal ini disebabkan pertumbuhan bibit penyakit dan perjalanan penyakit tuberculosis yang bersifat lambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tuberculosis pada masyarakat terhadap kesadaran deteksi dini penyakit tuberculosis di Puskesmas Toroh I Kabupaten Grobogan. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan Pre Test Post Test With Control Design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan didapatkan 30 responden yang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, kuesioner kesadaran deteksi dini penyakit tuberculosis untuk mengukur kesadaran responden untuk melakukan deteksi dini penyakit tuberculosis. Kuesioner ini telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis datanya dengan bantuan computerized menggunakan uji Paired t test dengan taraf signifikansi 95 %.Hasil: (1) Rata-rata kesadaran deteksi dini penyakit tuberculosis paru sebesar 7,40, sedangkan pada kelompok kontrol, nilai rata-rata kesadaran deteksi dini penyakit tuberculosis paru sebesar 7,33, (2) rata-rata kesadaran deteksi dini penyakit tuberculosis paru sebesar 7,33, sedangkan pada kelompok kontrol, nilai rata-rata kesadaran deteksi dini penyakit tuberculosis paru sebesar 8,67, (3) Ada perbedaan rata-rata pre dan post kelompok intervensi dengan nilai t hitung (9,255) > t tabel (2,144) dan nilai p value  (0,001) < α (0,05), (4) Ada perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai Z (4,745) dan nilai pv (0,000) < α 0.05.Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji Paired t test disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan tuberculosis pada masyarakat terhadap kesadaran deteksi dini penyakit tuberculosis di Puskesmas Toroh I Kabupaten Grobogan. Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Kesadaran, dan Tuberculosis
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA 1 TENTANG STUNTING Sutiyono Sutiyono; Nurya Kumalasari
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 5, No 2 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v5i2.235

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan salah satu masalah pertumbuhan yang diakibatkan kurangnya gizi pada anak. Berdasarkan data dari Riskesdas (2018) sebanyak 62,847 balita mengalami stunting (54,9%). Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Danie (2017) menyatakan bahwa anak yang mengalami stunting dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu yang kurang (46,7%). Untuk mengurangi kejadian stunting pada anak, Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan telah melakukan berbagai cara. Memberikan pendidikan kesehatan pada ibu tentang pola asuh dan memberikan pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi serta gizi pada remaja tetapi hasilnya belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempengaruhi pengaruh media pembelajaran komik terhadap pengetahuan ibu primigravida 1 tentang stunting di Kabupaten Grobogan Tahun 2019Metode: metode penelitian ini menggunakan desain true eksperimen dengan rancangan randomized salomon four group. Analisa data dibagi 2 yaitu analisis bivariat.Hasil: adanya perubahan pada pengetahuan ibu tentang stunting dengan media  komik dengan nilai signifikan 0,0001 dengan nilai beda sebesar 5.181 dan adanya perubahan rata rata sebesar 6,52. Adanya perubahan pada pengetahuan ibu tentang kehamilan dengan media komik dengan nilai signifikan 0,009 dengan nilai beda sebesar 2.837 dan adanya perubahan rata rata sebesar 3,64. Adanya perubahan pada pengetahuan ibu tentang gizi dengan media komik dengan nilai signifikan 0,0001 dengan nilai beda sebesar 6,053 dan adanya perubahan rata rata sebesar 5,56.Kesimpulan : terdapat pengaruh pengembangan media pembelajaran komik tentang stunting, kehamilan dan gizi terhadap pengetahuan ibu tentang stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Primigravida, Stunting
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN. M KHUSUSNYA NN. A DENGAN FOKUS INTERVENSI MASSAGE EFFLEURAGE PADA DISMENORE DESA BANARAN KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN Mira Sisilawati; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v7i01.334

Abstract

Latar Belakang : Data WHO tahun 2016 didapatkan kejadian dismenore sebesar  1.769.425 jiwa wanita di dunia mengalami dismenore berat. Angka peristiwa dismenore di Indonesia sebesar 107.673 jiwa yang terdiri dari 59.671 jiwa dismenore primer serta 9.496 jiwa dismenore sekunder. Angka kejadian dismenore berkisar 45-95% pada kalangan wanita usia produktif (Oktorika et al., 2020).Metodologi :  Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan desktiptif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian yaitu keluarga Tn. M khususnya Nn. A yang mengalami dismenore.Hasil : Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan terapi Massage Effleurage selama ±15 menit pada Nn. A adanya perbedaan skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi massage effleurage.Kesimpulan : Dapat disimpulkan ada pengaruh terapi massage effleurage terhadap penurunan skala nyeri dismenore pada Nn. A Kata Kunci : Massage effleurage, dismenore
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN INSOMNIA PADA ANAK SD NEGERI I PRIGI KECAMATAN TODANAN Titin suryani; suryani suryani; Christina Nur Widayati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8, No 02 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v8i02.448

Abstract

Latar   belakang   ; Media internet tidak lagi hanya sekedar  menjadi media  komunikasi semata,  tetapi  juga sebagai bagian yang  tak  terpisahkan  dari  dunia bisnis,  industri,  pendidikan, dan pergaulan sosial. Berdasarkan hasil penelitian Hepilita & Gantas, tahun 2018, penggunaan media digital pada anak dan remaja di Indonesia, dengan jumlah responden 400 anak-anak dan remaja daerah perkotaan dan perdesaan di11 provinsi, hasil penelitian mengungkapkan bahwa alasan anak dan remaja menggunakan internet 80% untuk mencari data dan informasi dan 70% untuk penggunaan  media  sosial.  Berdasarkan komposisi pengguna internet menurut usia : 4,24% pada usia >54 tahun,  29,55% pada usia 35-54 tahun,49,52% pada usia 19-34 tahun,  dan 16,68% pada usia 13-18 tahun. Tujuan Untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan insomnia pada anak SD Negeri 1 Prigi Kecamatan Todanan.Metodologi ; Rancangan penelitian case control dengan pendekatan Retrospektif. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Responden yang diteliti sebanyak 16 orang yaitu anak SD N I Prigi kelas 5 dan 6. Analisis data menggunakan Uji Chi Square.Hasil ; Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan penggunaan media sosial dengan insomnis pada anak SD N I Prigi dengan p value=0,000< ?=0,05 dengan odds ratio sebesar 9,000.Kesimpulan : Ada hubungan penggunaan media sosial dengan insomnia pada anak SDN 1 Prigi kecamatan Todanan dengan hasil p value = 0,000<a=0,05 dan odds ratio sebesar 9,000 yang artinya penggunaan media sosial yang rendah pada anak SD 9 kali tidak mengalami insomnia.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR PADA BAYI USIA 0-12 BULAN DI DESA LAJER, PENAWANGAN KABUPATEN GROBOGAN Fitriani Fitriani; Meity Mulya Susanti; Dyah Fransiska Sari N.M
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v3i1.46

Abstract

Latar Belakang : WHO (World Health Organitation) 2010 mencatat sebanyak 4,5 juta kematian dari10,5 juta per tahun terjadi akibat penyakit infeksi yang bisa dicegah dengan imunisasi, seperti pneumococcus (28 %), campak (21 %), tetanus (18%), rotavirus penyebab diare (16%), dan hepatitis B (16%). Data dari Puskesmas Penawangan selama tahun 2016 menunjukkan Desa Lajer menduduki angka kelahiran pertama dengan jumlah sebanyak  240 bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar pada bayi usia 0-12 bulan di desa Lajer Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan pendekatan Non Equivalent Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah metode Simple Random Sampling dan didapatkan sampel berjumlah 148 responden.Hasil : Berdasarkan analisis menggunakan komputerisasi dengan uji Paired Sample T Test pada kelompok intervensi menunjukkan nilai t hitung (18,122) > t tabel (1,993) dan nilai pv (0,000) < α (0,05), maka terdapat pengaruh tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan. Sedangkan pada kelompok kontrol tanpa diberikan pendidikan kesehatan menunjukkan nilai t hitung (1,490) < t tabel (1,993) dan nilai pv (0,000) < α (0,05), maka tidak terdapat pengaruh tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan. Untuk mengetahui perbedaan dilakukan uji Mann Whitney, dimana hasil uji diketahui nilai Z (5,625) dan nilai pv (0,000) < α 0.05, maka terdapat perbedaan pengaruh  pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang imunisasi dasar antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.Simpulan : Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar pada bayi usia 0-12 bulan. Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Tingkat Pengetahuan, Imunisasi Dasar
HUBUNGAN PEKERJAAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA Afroh Fauziah; Wahyu Tri Cahyani
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 1, No 2 (2016): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v1i2.109

Abstract

Latar Belakang : Air susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik pada awal usia kehidupan bayi. Menurut SDKI tahun 2007 dan 2012 menunjukan cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan sebesar 32% yang menunjukan kenaikan yang bermakna menjadi 42% pada tahun 2012. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tahun 2014 di Kabupaten Gunung Kidul jumlah bayi 5330 jiwa dan yang mendapatkan ASI eksklusif 3169 jiwa (59,5%) sedangkan targetnya adalah 80-100%. Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan pada tanggal 2 April 2016 sebagian besar Ibu tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya karena bekerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui  hubungan  pekerjaan  Ibu  dengan  pemberian  ASI  Eksklusif  pada bayinya di Desa Girijati, Purwosari, Gunung Kidul, Yogyakarta.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pedekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah Ibu-Ibu yang mempunyai anak berusia 7-12 bulan di Desa Girijati, Purwosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Tehnik pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan jumlah 37 orang dan tehnik analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.Hasil : Berdasarkan karakteristik usia sebagian besar (81,1%) berusia 20-35 tahun, berdasarkan  pendidikan  sebagian  besar  (75.7%)  berpendidikan menengah,  sedangkan responden berdasarkan paritas sebagian besar (83.8%) adalah multipara. Berdasarkan pekerjaan Ibu sebagian besar (75,7%) Ibu memiliki pekerjaan. Berdasarkan pemberian ASI eksklusif sebagian besar juga (59,5%) Ibu tidak memberikan ASI eksklusif terhadap bayinya. Hasil analisis data diketahui nilai p value sebesar 0,046 (p<0,05).Kesimpulan: Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pekerjaan Ibu dengan pemberian ASI eksklusif terhadap bayi di Desa Girijati, Purwosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Kata Kunci : Pekerjaan, Ibu, ASI Eksklusif,
EFEKTIVITAS JUS PEPAYA DAN EKSTRAK ALOE VERA TERHADAP PENURUNAN DISPEPSIA PADA PASIEN GASTRITIS DI PUSKESMAS PURWODADI 1 KABUPATEN GROBOGAN Fita Kusnul Khotimah; Sutrisno Sutrisno; Fitriani Fitriani
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v4i2.173

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data pasien di Puskesmas Purwodadi 1 Kabupaten Grobogan didapatkan penyakit grastitis termasuk 10 besar penyakit dari bulan Januari 2019 sampai April 2019. Dispepsia merupakan kumpulan gejala  yangs alah satunya nyeri atau rasa tidaknyaman di epigastrium. Keluhan ini dapat disebabkan atau didasari oleh berbagai penyakit  tentunya termasuk juga di dalamnya penyakit yang mengenai lambung, atau yang lebih dikenal sebagai penyakit maag. Salah satu alternative pemanfaatan tanaman obat untuk gastritis yang sudah di uji dapat meredakan nyeri adalah teknik pemberian lidah buaya dan jus pepaya. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas antara jus papaya dan ekstrak aloe vera terhadap penurunan dyspepsia pada pasien gastritis di Puskesmas Purwodadi 1 Kabupaten Grobogan.Metode:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Experiment (eksperimen semu) dengan pendekatan non Equivalen Control Group Design. Sempel yang didapatkan yaitu 16 responden untuk masing-masing kelompok. Sehingga keseluruhan sempel yang dibutuhkan 32 responden. Analisa datanya menggunakan uji Wilcoxon dan mann withney dengan bantuan computerized dengan menggunakan taraf signifikan 95%.Hasil:dalam penelitian yang peneliti lakukan bahwa ekstrak aloe vera lebih efektif dari pada jus papaya dalam penurunan dyspepsia pada pasien gastritis. Dari hasil uji Wilcoxon menunjukan p value < 0.005 (0.000 dan 0.000) Uji mann withney mendapatkan nilai sig 0.018 karena aloe vera mempunyai rerata 20.12±4.06 sedangkan papaya yang mempunyai rerata 12.88±3.38.Kesimpulan: Ekstrak aloe vera lebih efektif daripada jus papaya dalam penurunan dyspepsia pada pasien gastritis Kata Kunci: Jus Pepaya, Ekstrak Aloe Vera,penurunan Dispepsia
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP ANGKA KEJADIAN PERNIKAHAN DINI DI WILAYAH DESA JAMBON KECAMATAN PULOKULON Fitriani Fitriani; Rahmawati Rahmawati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 5, No 2 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v5i2.230

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini merupakan suatu pernikahan formal atau tidak formal yang dilakukan dibawah usia 18 tahun.kabupaten grobogan berada pada angka pernikahan dini tertinggi ketiga di jawa tengah.  penyebab utama terjadinya pernikahan usia dini diakibatkan adanya hamil di luar nikah. Oleh karana itu perlu dilakukan pendidikana kesehatan tentang pernikahan dini untuk menurunkan angka kejadian pernikahan pada usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media poster dan leaflet terhadap penurunan kejadian angka pernikahan dini di desa jambon.Metode: desain yang digunakan pada penelitian ini pre experimental design.dengan pendekatan pre-post test gruop. Tehnik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah responden 158 responden.Hasi: Berdasarkan uji wilcoxon  Diketahui p value (0,317) < ? 0,05. Dari hasil uji beda diatas menunjukkan nilai p value lebih besar dari 0,05 artinya tidak ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media poster dan leaflet terhadap penuruna angka penikahan dini.Kesimpulan: tidak terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan angka  kejadian pernikahan dini di wilayah Desa Jambon Kecamatan Pulokulon. Kata Kunci     : Pendidikan Kesehatan, Poster, Leaflet, Pernikahan Dini

Page 6 of 10 | Total Record : 95