cover
Contact Name
Stieven Netanel Rumokoy
Contact Email
rumokoy@elektro.polimdo.ac.id
Phone
+6282156217819
Journal Mail Official
jurnal.elektrik@polimdo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Politeknik, Kelurahan Buha, Manado. PO BOX 1256 – 95252
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Elektrik
ISSN : -     EISSN : 28301838     DOI : -
Jurnal ELEKTRIK: ELEktronika, Kontrol dan Tenaga listRIK. merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado (POLIMDO). Jurnal ELEKTRIK akan menerima karya ilmiah hasil riset yang berhubungan dengan Perkembangan ilmu Elektronika, Sistem Kontrol dan Sistem Tenaga Listrik. Keseluruhan publikasi di Jurnal ELEKTRIK bersifat akses terbuka yang memungkinkan setiap artikel yang diterbitkan tersedia secara bebas diakses. Jurnal ELEKTRIK menerbitkan artikel secara berkala 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Articles 41 Documents
Produk Alat Praktek PLTS Atap, Perspektif: Kelayakan Produksi Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; i Gede Para Atmaja; Stanley Bernadus Dodie; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2 1 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i2.1043

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap semakin menjadi fokus dalam upaya pemanfaatan sumber energi terbarukan. Dalam konteks pendidikan dan pelatihan untuk pemanfaatan energi terbarukan khususnya pada PLTS atap, ketersediaan alat praktek yang efektif sangat penting untuk membekali tenaga kerja dengan keterampilan instalasi dan pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan produksi alat praktek PLTS atap yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran di bidang energi terbarukan. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur untuk mengidentifikasi tren dan kebutuhan teknologi dalam pendidikan dan pelatihan PLTS serta studi deskriptif melalui wawancara dengan ahli di bidang energi terbarukan dan beberapa pihak yang menjadi sasaran konsumen produk ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini memiliki kelayakan tinggi untuk diproduksi, dengan keunggulan pada aspek Kelayakan Hukum/Legalitas, Kelayakan Operasional, Kelayakan Jadwal/Waktu, Kelayakan Ekonomi. Alat ini juga dirancang dengan komponen yang mudah diperoleh dan dapat dibongkar pasang, sehingga fleksibel untuk penggunaan di dalam dan luar ruangan. Analisis menunjukkan bahwa alat ini dapat berfungsi sebagai sarana efektif dalam pembelajaran praktis PLTS, memberikan pengalaman mendekati kondisi nyata di lapangan, serta memiliki potensi menjadi produk unggulan yang dapat diterapkan melalui proses pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa) institusi pendidikan teknik.
Perencanaan Untuk Penerapan Jaringan Distribusi Dibawah Tanah Sepanjang 3KMS Penyulang SM3 Di-Kota Tomohon Untuk Menunjang Kegiatan TIFF Hizkia Korompis; Moh Zaid Nursallam; Fery A. Bungkaes; Johanes Ray Tindas; Julianus G. Daud; Fitria C. Lahinta; Sintya P. Junaedy
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2 1 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i2.1048

Abstract

Dalam proses Penataan kota yang baik mencerminkan kemajuan dari kota tersebut. Pada umumnya kota – kota yang terkemuka di dunia infrastruktur elektrikalnya tertata dengan baik dan semua mempertimbangkan segi efisiensi dan estetika. Tujuan perancangan ini adalah menerapkan gardu distribusi jenis metal dan gardu klos dalam kota yang tertata dengan baik dan terpasang sehingga memungkinkan terciptanya estetika yang baik. Metode Penelitian yang digunakan adalah pertama menentukan jumlah kebutuhan daya listrik yang terpasang saat sekarang ini dan lima tahun kedepan, kedua menentukan kapasitas trafo, peralatan LBS (Load Break Switch) yang sesuai dan perlengkapan proteksi (Proteksi arus,tegangan, dan pentanahan), ketiga menentukan tata letak peralatan di dalam gardu yaitu posisi trafo,kubikel, dan panel TR, dan keempat menentukan koneksi kabel TM yang akan dikoneksikan ke gardu distribusi dan kabel TR yang akan keluar untuk suplai daya ke pelanggan. Berdasarkan pengalaman dan hasil dari data yang didapatkan bahwa saat pelaksanaan TIFF di kota Tomohon terhalang oleh jaringan listrik saluran udara yang terpasang, sehingga menghalangi iring-iringan dari kendaraan hias yang melewati jalan utama sebagai jalur pelaksaan event TIFF.
Review Jurnal: Perbandingan Tipe Oscillating Water Column Dan Tipe Pelampung Untuk Konversi Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Rahmad Febrianto; Bintang Pandoy; Yudolfion Sondegau; Josua Rumerung
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1 1 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i1.1051

Abstract

Pembangkit Listrik energi gelombang laut merupakan salah satu energi terbarukan yang potensial untuk dikembangkan dengan mendukung transisi energi bersih. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan mengumpulkan dan memilah beberapa artikel jurnal. Tujuan penelitian ini untuk menyoroti pentingnya penyesuaian desain perangkat dengan kondisi gelombang lokal untuk meningkatkan efisiensi. Dari hasil yang didapatkan PLTGL dengan tipe OWC menunjukkan kinerja tinggi dengan daya listrik sekitar 4 kW pada ombak setinggi 0,3 meter, menjadikannya pilihan ideal untuk lokasi dengan intensitas gelombang sedang hingga tinggi. Sebaliknya, tipe pelampung lebih sesuai untuk kondisi gelombang kecil, dengan daya maksimal 130watt pada gelombang hingga 1,3 meter, sehingga cocok untuk aplikasi skala kecil atau lokasi dengan kebutuhan energi minimal.
Review Jurnal: Efisiensi Penggunaan PLTB Pada Kondisi Struktur Geografis Indonesia Steven C Montolalu Montolalu; Prayer Yacobs; Alzafandy L Mawitjere; Daniel V Handaru; Reynaldi Pangkey
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1 1 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i1.1071

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) karena letak geografisnya yang strategis di daerah tropis dengan berbagai wilayah yang memiliki keberagaman geografis yang mempengaruhi kecepatan angin  yang optimal untuk PLTB, syarat kecepatan angin rata-rata tidak kurang dari 2.5 m/s dalam suatu instalasi PLTB, namun dalam pembangunannya ada beberapa hal yang harus kita perhatikan yang bersangkut tentang efisiensi, efisiensi penggunaan PLTB di Indonesia dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kondisi geografis, pola angin, dan infrastruktur untuk mengetahui bagaimana efisiensinya dan penerapan PLTB dengan keberagaman geografis di Indonesia maka dilakukanlah studi literatur ini . Metode penelitian ini ialah Studi literatur  dari berbagai sumber artikel dan jurnal terkait efisiensi penggunaan PLTB di Indonesia, dengan fokus pada analisis kecepatan angin, distribusi lokasi ideal, serta tantangan teknis dan non-teknis, dan penerapan pemodelan dalam pembangunan PLTB ini, hasilnya dapat menjadi pembelajaran dalam penerapan PLTB dalam suatu daerah hasilnya efisiensi PLTB di Indonesia sangat bergantung pada karakteristik geografis dan pola angin, dengan kecepatan angin rata-rata yang cenderung rendah di banyak wilayah namun dapat di maksimalkan pemanfaatan angin yang lemah dengan menggunakan turbin angin yang berjenis Sayonius / VAWT trubin ini dapat digunakan pada kondisi angin tidak beraturan dan lemah, selanjutnya adalah pemilihan lokasi strategis seperti pesisir atau dataran tinggi, serta adaptasi desain turbin untuk kecepatan angin rendah, menjadi kunci optimalisasi, namun, dibandingkan PLTB, PLTS lebih praktis karena radiasi matahari merata di seluruh wilayah Indonesia.
Review Jurnal; Implementasi Teknologi PLTS Pada Pedesaan di Indonesia gabriella mongi; Tesalonika Maundeng; I Wayan Merte Ariantara; Hizkia Gabriel Momongan; Rexa Anantha Manurip
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1 1 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i1.1073

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi listrik di Indonesia, khususnya di daerah terpencil dan pedesaan yang belum sepenuhnya terjangkau oleh jaringan listrik konvensional, PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) menawarkan solusi yang sangat potensial sebagai sumber energi terbarukan. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi teknologi PLTS di wilayah pedesaan Indonesia, dengan penekanan pada efektivitas, tantangan, dan manfaat yang dapat diberikan dalam meningkatkan akses listrik bagi masyarakat pedesaan. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur, yang menganalisis berbagai penelitian sebelumnya terkait penggunaan dan penerapan PLTS di Indonesia dan tantangan, dan manfaatnya dalam meningkatkan akses listrik. Hasil dari review ini menunjukkan bahwa penerapan PLTS di daerah terpencil dan pedesaan dapat memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan elektrifikasi dan kualitas hidup masyarakat, dengan menawarkan alternatif yang ramah lingkungan dan lebih terjangkau dalam jangka panjang. Namun, terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, antara lain biaya awal yang cukup tinggi untuk instalasi, kurangnya infrastruktur pendukung seperti jaringan distribusi dan fasilitas pemeliharaan dan infrastruktur internet dalam pendukungan sistem IoT pada PLTS ini menjadi keterbatasan dalam penerapan dan pengembangannya, serta kebutuhan akan pelatihan teknis bagi masyarakat lokal untuk memastikan keberlanjutan operasional sistem PLTS.
Review Jurnal : Teknologi & Efektivitas Penggunaaan PJUTS di Indonesia Febriano Wehantouw; Huan Sasela; Trifena Medendehe; Natalia Dotulung
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1 1 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i1.1075

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan infrastruktur penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari. Namun, penggunaan energi listrik konvensional pada PJU memiliki dampak signifikan terhadap emisi Gas Rumah Kaca (GRK), yang menjadi perhatian utama dalam kebijakan pengurangan emisi nasional. Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) menawarkan solusi berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi fotovoltaik (PV) untuk mengonversi sinar matahari menjadi energi listrik. Sistem ini mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar fosil dan mendukung target nasional pengurangan emisi GRK sebesar 29% pada tahun 2030. PJUTS memiliki keunggulan dalam efisiensi energi, keberlanjutan, dan biaya operasional yang rendah, meskipun membutuhkan investasi awal yang cukup besar,  penggunaan panel surya yang berumur panjang dan minim perawatan, PJUTS mampu menyediakan penerangan yang andal di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi PJUTS di Indonesia dari aspek energi, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap masyarakat, dengan menggunakan metode penelitian studi literatur dilakukan dengan merujuk pada sumber-sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti jurnal ilmiah dan buku referensi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa PJUTS tidak hanya mendukung efisiensi energi dan ekonomi, seperti penggunaan teknologi PIR pada PJUTS yang menyebabkan lampu hanya akan hidup jika ada kendaraan, sehingga menghemat energi dan memperpanjang daya tahan komponen.
Review Jurnal : Pemanfaatan Energi Terbarukan Pada Smart Grid Sistem Gabriella E. P. Prasetyo; Hizkia Mangeber; Billy Paat; Stephy Walukow; Ventje M. A. Lumentut; Robby R. S. Tangkudung
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2 1 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i2.1076

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan menjadi perhatian utama dalam pengembangan sistem jaringan listrik cerdas (Smart Grid). Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi, menekan emisi karbon, dan memenuhi kebutuhan energi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran energi terbarukan dalam mendukung implementasi smart grid serta menganalisis tantangan teknis dan potensinya untuk transisi menuju sistem energi yang lebih ramah lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang mencangkup ulasan potensi sumber energi terbarukan. Hasil analisis menunjukan bahwa kombinasi energi terbarukan dan smart grid mampu mendukung transisi ke sistem energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Namun, keberhasilan implementasi memerlukan dukungan kebijakan, pengembangan infrastruktur, dan peningkatan kesadaran masyarakat.
Alat Produksi Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Sediaan Toiletris Herbal: Studi Potensi dan Teknologi Stieven Netanel Rumokoy; Karlah Lifie R. Mansauda; Christopel H. Simanjuntak; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 2 (2023): Vol.2 No.2 1 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i2.1085

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa (Cocos nucifera) sebagai bahan dasar dalam industri toiletris herbal semakin berkembang seiring meningkatnya permintaan terhadap produk alami dan ramah lingkungan. Serbuk arang tempurung kelapa memiliki potensi sebagai bahan aktif dalam sediaan toiletris. Namun, optimalisasi teknologi produksi serbuk arang masih menjadi tantangan yang perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan teknologi produksi serbuk arang tempurung kelapa sebagai bahan dasar sediaan toiletris herbal. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan studi deskriptif melalui wawancara dengan praktisi serta pelaku industri terkait produksi serbuk arang dan formulasi produk toiletris herbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi produksi serbuk arang tempurung kelapa memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam industri toiletris herbal, termasuk pada skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Serbuk arang memiliki kandungan bahan aktif yang sesuai untuk aplikasi dalam produk toiletris. Dari aspek teknologi, rancangan alat produksi yang praktis dan terintegrasi dengan sistem photovoltaic (PV) direkomendasikan sebagai solusi yang lebih ramah lingkungan.
Konsep Pemanfaatan Teknologi IoT Berbasis ESP32 untuk Sakelar Cerdas pada Sistem PLTS Rakit Rumah Apung Leony Ariesta Wenno; Billy Josef Waworuntu; Stieven Netanel Rumokoy; Hosea Gian Kaunang; Stanley B. Dodie
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2 1 Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i2.1171

Abstract

Penerapan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada rakit rumah apung menjadi solusi alternatif yang ramah lingkungan dan mandiri. Namun, sistem PLTS konvensional masih memiliki keterbatasan dalam hal efisiensi pengelolaan beban listrik dan monitoring penggunaan energi. Penelitian ini mengusulkan konsep pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) berbasis mikrokontroler ESP32 sebagai sakelar cerdas untuk mengotomatiskan pengendalian beban listrik pada sistem PLTS di rakit rumah apung. ESP32 digunakan untuk mengontrol nyala-mati perangkat listrik secara otomatis berdasarkan kondisi tertentu seperti kapasitas baterai, waktu operasional, dan intensitas cahaya matahari. Sistem ini juga memungkinkan pemantauan jarak jauh melalui jaringan Wi-Fi dan antarmuka berbasis android. Hasil rancangan konseptual menunjukkan bahwa integrasi ESP32 dalam sistem PLTS dapat meningkatkan efisiensi energi, mengurangi beban kerja pengguna, serta memperpanjang umur penyimpanan daya. Konsep ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan rumah apung mandiri energi berbasis teknologi cerdas.  
Produk Alat Pembuatan Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Toiletries Herbal, Perspektif: Model Bisnis Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; Stanley B. Dodie; Precylia R. Rambing; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2 1 Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i2.1186

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa (Cocos nucifera) sebagai bahan baku bernilai tambah memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi berkelanjutan, khususnya melalui produksi serbuk arang sebagai bahan dasar toiletries herbal. Ketersediaan bahan baku yang melimpah di daerah pesisir menjadi peluang strategis untuk mengembangkan produk lokal yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, memproduksi, dan mengkaji model bisnis dari alat produksi serbuk arang tempurung kelapa, dengan fokus pada aspek kelayakan teknis dan potensi komersialisasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan dan penerapan Business Model Canvas (BMC) untuk memetakan komponen utama bisnis, meliputi segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, sumber pendapatan, sumber daya utama, aktivitas kunci, kemitraan, dan struktur biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat produksi yang dikembangkan mampu menghasilkan serbuk arang dengan ukuran partikel yang sesuai untuk bahan baku toiletries herbal, memiliki desain ergonomis, dan mudah dioperasikan. Dari perspektif model bisnis, peluang pendapatan tidak hanya berasal dari penjualan unit alat, tetapi juga dari penjualan suku cadang, jasa pelatihan, dan kerja sama produksi. Analisis struktur biaya dan potensi pasar menunjukkan prospek usaha yang menjanjikan, terutama pada segmen industri toiletries dan pelaku UMKM berbasis produk alami.