cover
Contact Name
Stieven Netanel Rumokoy
Contact Email
rumokoy@elektro.polimdo.ac.id
Phone
+6282156217819
Journal Mail Official
jurnal.elektrik@polimdo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Politeknik, Kelurahan Buha, Manado. PO BOX 1256 – 95252
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Elektrik
ISSN : -     EISSN : 28301838     DOI : -
Jurnal ELEKTRIK: ELEktronika, Kontrol dan Tenaga listRIK. merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado (POLIMDO). Jurnal ELEKTRIK akan menerima karya ilmiah hasil riset yang berhubungan dengan Perkembangan ilmu Elektronika, Sistem Kontrol dan Sistem Tenaga Listrik. Keseluruhan publikasi di Jurnal ELEKTRIK bersifat akses terbuka yang memungkinkan setiap artikel yang diterbitkan tersedia secara bebas diakses. Jurnal ELEKTRIK menerbitkan artikel secara berkala 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Articles 41 Documents
Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebagai Sumber Energi Pada Rakit Rumah Apung Di Kawasan Pesisir Pantai Malalayang Kota Manado Christian J. Saputro; Leony Wenno; Fanny Jouke Doringin; Josephin Sundah
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 1 (2025): Vol.4 No.1 1 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i1.1196

Abstract

Penggunaan energi terbarukan semakin penting untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan menurunkan emisi karbon dioksida akibat pembakaran bahan bakar fosil. Salah satu solusi adalah dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menentukan komponen PLTS yang diperlukan untuk rakit rumah apung di kawasan pesisir Pantai Malalayang, Manado. Metode penelitian meliputi kajian literatur, perancangan sistem, instalasi lapangan, serta pengujian kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLTS mampu memberikan pasokan listrik stabil, yang dibuktikan dengan data hasil pengukuran yaitu pada percobaan pertama dengan tegangan rata-rata 228 volt dengan beban yang terpasang sebesar 200 watt PLTS mampu mensuplay beban selama 10 jam dengan penggunaan baterai sebesar 38% dari persentasi baterai, selanjutnya pada percobaan kedua dengan tegangan rata-rata 229 volt dengan beban yang terpasang sebesar 200 watt PLTS mampu mensuplay beban selama 10 jam 30 menit dengan penggunaan baterai sebesar 48% dari persentase baterai. Temuan ini dapat menjadi referensi untuk pengembangan energi terbarukan pada infrastruktur apung di wilayah perairan lainnya.
Optimization of Hybrid Power Generation Systems (PLTS & PLTB) in the Tondano Lake Coastal Area Zaid Nursallam; Ali Akbar Steven Ramchie; Ventje Ferdy Aror; Anthon Arie Kimbal; Tjerie Pangemanan
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2 1 Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i2.1206

Abstract

Pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi prioritas global untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Penggunaan sumber daya energi yang dapat diperbarui, seperti energi matahari dan angin perlu dioptimalkan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi besar seperti kawasan pesisir Danau Tondano. Fokus penelitian ini adalah untuk memaksimalkan pemanfaatan energi secara efisien. terbarukan melalui pemanfaatan pembangkit listrik hybrid kombinasi antara energi matahari dan eneri angin, di kawasan pesisir Danau Tondano. Dalam penelitian ini digunakan dua pendekatan, yaitu eksperimen dan simulasi. Proses eksperimen dijalankan dengan cara melakukan pengujian langsung terhadap sistem PLTS dan PLTB skala kecil di lokasi penelitian, sedangkan simulasi digunakan untuk membandingkan hasil aktual dengan hasil estimasi berbasis data sekunder dan perhitungan manual menggunakan perangkat lunak spreadsheet (Microsoft Excel). Hasil observasi menunjukkan bahwa kombinasi PLTS dan PLTB dapat meningkatkan efisiensi sistem, berdasarkan data pengujian sistem PLTS dapat menghasilkan 297 Wh / hari dan data pengujian sistem PLTB dapat menghasilkan 431 Wh / hari sehingga didapat hasil dari kombinasi kedua sistem ini adalah 729 Wh / hari.
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid Daya 450 W Di Pulau Likri Danau Tondano Fery Bungkaes; Fanny Jouke Doringin; Jusuf Luther Mappadang
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 2 (2023): Vol.2 No.2 1 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i2.1209

Abstract

Pulau Likri di Danau Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, memiliki potensi wisata tinggi namun belum memiliki pasokan listrik permanen, Kondisi ini menghambat aktivitas yang membutuhkan energi untuk  penggunaan peralatan modern, serta membatasi kenyamanan wisatawan lokal maupun internasional akibat keterbatasan fasilitas pendukung seperti pencahayaan. Dengan potensi matahari yang melimpah, penerapan sistem hybrid PLTS menjadi solusi untuk menyediakan penerangan andal dan ramah lingkungan, memperpanjang aktivitas wisata, dan memperkuat citra Pulau Likri sebagai destinasi eco-tourism berkelanjutan. Merancang dan membangun sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hybrid di Pulau Likri untuk menyediakan penerangan yang andal dan ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan, memperpanjang waktu aktivitas wisata, serta mendukung pengembangan Pulau Likri sebagai destinasi eco-tourism yang berkelanjutan. Dalam menyelesaikan penelitian ini, penulis melakukan  metode mulai, Survei observasi lapangan, wawancara,studi literatur, Perancangan Sistem , membangun sistem, serta melakukan Pengujian. Penelitian ini, membuktikan bahwa penerapan PLTS berpotensi memungkinkan tersedianya pasokan penerangan yang andal di Pulau Likri. Sistem penerangan fungsional di Pulau Likri yang ditenagai oleh hybrid PLTS, sehingga meningkatkan visibilitas pada malam hari, memperbaiki keamanan bagi pengunjung dan masyarakat lokal, serta mendukung aktivitas pariwisata secara berkelanjutan.
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Pada Pembangkit Listrik Hybrid Di Kawasan Pesisir Danau Tondano Matthew Virgil; Glaudio Lumanauw; Fery Bungkaes
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 2 (2023): Vol.2 No.2 1 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i2.1210

Abstract

Pembangkit Listrik Hybrid (PLTS & PLTB) di kawasan pesisir Danau Tondano bertujuan untuk menyediakan solusi energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, mengingat potensi energi matahari (solar) dan angin (wind) yang ada di wilayah tersebut. Penelitian ini mengkaji perancangan dan pembangunan sistem pembangkit listrik yang menggabungkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), yang diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam lokal. Khususnya PLTB sebagai salah satu sumber energi terbarukan. Dalam perancangan ini, dilakukan analisis terhadap potensi sumber daya alam, kebutuhan energi di kawasan tersebut, serta sistem integrasi antara kedua sumber energi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem hybrid khususnya PLTB dapat meningkatkan efisiensi pembangkitan energi dan memberikan kestabilan pasokan listrik di kawasan pesisir Danau Tondano. Selain itu, penerapan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi lain. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sistem energi terbarukan yang dapat diimplementasikan di kawasan pesisir dan daerah-daerah lainnya dengan potensi serupa.
Analisa Kebutuhan Baterai Dan Sistem Pengisian Dan Pengosongan Baterai Untuk Sistem Hybrid (PLTB & PLTS) Di Kawasan Pesisir Danau Tondano Glaudio Lumanauw; Ali A. S. Ramschie; Fery Anus Bungkaes
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 1 (2025): Vol.4 No.1 1 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i1.1211

Abstract

Pembangkit listrik hybrid, yang menggabungkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), memiliki potensi besar untuk menyediakan energi terbarukan di kawasan pesisir, termasuk di sekitar Danau Tondano. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis kebutuhan baterai serta sistem pengisian dan pengosongan (charge–discharge) pada pembangkit listrik tenaga hybrid yang menggabungkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di kawasan pesisir Danau Tondano, melalui perhitungan beban listrik harian dan estimasi potensi energi yang dihasilkan dari kedua sumber berdasarkan data aktual di lapangan.Sistem hybrid PLTS–PLTB di kawasan pesisir Danau Tondano mampu menghasilkan energi listrik dengan variasi yang dipengaruhi kondisi radiasi matahari dan kecepatan angin. Dari hasil pengukuran, PLTS memberikan kontribusi pengisian terbesar pada siang hari dengan tegangan 18–19 V dan arus 1,2–1,8 A, sedangkan PLTB menyumbang energi tambahan dengan tegangan sekitar 12–14 V dan arus 0,4–0,9 A.
Pemanfaatan PLTS Pada alat Produksi Serbuk Arang Tempurung Kelapa sebagai Bahan Toiletries Herbal Gloria Montolalu; Ali A. S. Ramschie
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 1 (2025): Vol.4 No.1 1 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i1.1212

Abstract

Sistem PLTS pada alat-alat produksi serbuk arang tempurung kelapa(cocos nucifera) sebagai bahan dasar sediaan toiletries herbal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan menganalisis sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi cadangan untuk alat produksi serbuk arang tempurung kelapa. Pemanfaatan limbah ini menjadi bubuk arang memiliki nilai tambah tinggi, khususnya untuk produk toiletries herbal. Namun, proses produksinya masih sangat bergantung pada pasokan listrik konvensional. Melalui penerapan sistem PLTS, penelitian ini berupaya mengurangi ketergantungan pada listrik PLN, menawarkan solusi energi berkelanjutan, dan meminimalkan biaya operasional jangka panjang. Metode yang digunakan adalah Rancang Bangun yang terintegrasi dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahap analisis meliputi identifikasi profil konsumsi daya dan potensi energi surya di lokasi. Tahap desain berfokus pada perancangan konfigurasi sistem yang efisien. Tahap pengembangan mencakup perakitan dan integrasi sistem PLTS ke dalam alat produksi. Tahap evaluasi dilakukan untuk menguji kinerja dan efisiensi energi yang dihasilkan, memastikan sistem berfungsi optimal. Hasilnya, sistem PLTS ini berhasil menyediakan daya cadangan secara andal, menghasilkan penghematan biaya operasional signifikan dibandingkan hanya mengandalkan listrik PLN. Implementasi ini tidak hanya mendukung industri kecil dan menengah (IKM) dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai, tetapi juga berkontribusi pada inisiatif energi bersih. Penelitian ini diharapkan menjadi model penerapan energi terbarukan bagi sektor industri serupa.
Analisis Potensi Tenaga Surya Sebagai Pemanfaatan Sumber Energi Pada Rakit Rumah Apung Nelayan Johan Pongoh; Hizkia Gabriel Momongan; Leony A. Wenno; Arnold Robert Rondonuwu; Ventje Ferdy Aror; Doostenreyk Niala Kantohe
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 2 (2023): Vol.2 No.2 1 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i2.1215

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah apung nelayan di wilayah Malalayang, Manado, Sulawesi Utara. Kondisi geografis daerah ini memiliki potensi energi surya yang tinggi, dengan rata-rata intensitas radiasi matahari mencapai 5,73 kWh/m²/hari. Selama ini, nelayan mengandalkan generator berbahan bakar fosil yang boros dan tidak ramah lingkungan. Metode penelitian meliputi pengumpulan data iklim dan radiasi matahari, perhitungan kebutuhan energi rumah apung, serta simulasi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menggunakan perangkat lunak PVsyst dan RETScreen. Sistem yang dianalisis memiliki kapasitas 4480 Wp (8 panel surya 560 Wp), inverter 4400 W, dan beban harian 1080 W selama 7 jam. Hasil simulasi menunjukkan potensi produksi energi tahunan mencapai ±7,4 MWh dengan nilai Performance Ratio 84,3%, menandakan kinerja sistem yang stabil dan efisien. Proyeksi 10 tahun memperhitungkan degradasi panel sebesar 0,5% per tahun, menghasilkan total produksi energi sekitar 68,42 MWh. Hasil ini membuktikan bahwa PLTS berpotensi menjadi solusi berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah apung nelayan. Selain mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, penerapan sistem ini juga dapat menekan biaya operasional, mendukung transisi energi bersih, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.
Ikramul Fajri Helingo* 1 , Ali A Pemanfaatan Teknologi Iot Sistem Skoring Permainan Biliard Dengan Memanfaatkan Sensor Warna Ikramul Fajri Helingo; Ali A. S. Ramschie; Franky G. C. Manoppo; Chirstopel H. Simanjuntak
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2 1 Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i2.1218

Abstract

Permainan biliar 9 dan 10 bola memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi dalam mencatat skor berdasarkan bola yang masuk ke lubang. Namun, pencatatan skor biasanya masih dilakukan secara manual, sehingga rentan terhadap kesalahan dan kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memfasilitasi pemahaman konsep kinematika yang abstrak melalui praktik langsung, kolaborasi, dan integrasi seni. Sistem ini menggunakan sensor warna TCS3200 untuk mendeteksi warna bola, mengatur giliran pemain, serta menampilkan skor secara real-time di layar web. Komponen utama yang digunakan meliputi mikrokontroler ESP32, sensor warna TCS3200, dan motor servo. Akurasi deteksi dijaga melalui kalibrasi sensor dengan referensi warna putih dan hitam, kompensasi cahaya lingkungan, serta penentuan ambang batas tiap warna bola. Penelitian ini menggunakan metode rekayasa sistem dengan pendekatan eksperimen terapan, mencakup perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi warna bola dengan akurasi rata-rata sebesar 95,45%, mengontrol motor servo sesuai dengan logika penilaian, serta menampilkan skor secara langsung, sehingga mampu mengurangi kesalahan, meningkatkan efisiensi, serta memberikan pengalaman bermain yang lebih modern.
Perancangan Sistem Proteksi Pada Alat Produksi Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Sediaan Toiletris Herbal Terintegrasi PV System Muhamad Farhan Faresa; I Gede Para Atmaja; Jusuf Luther Mappadang; Josephin Sundah; Sonny R. Kasenda; Tony Jemy Wungkana
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2 1 Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i2.1221

Abstract

Produksi serbuk arang tempurung kelapa memiliki potensi besar sebagai bahan dasar toiletris herbal. Namun, proses produksinya, yang seringkali menggunakan peralatan manual, rentan terhadap berbagai risiko kelistrikan seperti arus lebih dan tegangan lebih. Keterbatasan sistem proteksi pada alat produksi konvensional dapat membahayakan pengguna dan menyebabkan kerusakan pada peralatan. Oleh karena itu, diperlukan perancangan sistem proteksi yang andal dan terintegrasi, khususnya dengan memanfaatkan sumber daya terbarukan seperti PV (photovoltaic) system, Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem proteksi pada alat produksi serbuk arang tempurung kelapa, menggunakan alat proteksi seperti Thermal Overload Relay (TOR), Miniature Circuit Breaker (MCB), Molded Case Circuit Breaker (MCCB), Fuse, dan Surge Protective Device (SPD), Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kebutuhan sistem proteksi berdasarkan standar PUIL dan SPLN, perancangan sistem proteksi dengan pemilihan komponen yang tepat, serta pengujian kinerja sistem. Proses perancangan mencakup instalasi TOR untuk melindungi dari arus lebih, MCB dan MCCB perlindungan terhadap hubung singkat, Fuse sebagai pengaman tambahan, dan SPD untuk melindungi dari lonjakan tegangan. Pengujian dilakukan dengan simulasi berbagai gangguan listrik dan pengukuran kinerja sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem proteksi yang dirancang mampu mendeteksi dan mengatasi gangguan listrik dengan efektif. TOR berfungsi dengan baik dalam mencegah overheating, MCB dan MCCB berhasil memutus arus dalam waktu kurang dari 0,02 detik saat terjadi hubung singkat, dan Fuse berfungsi sebagai pengaman tambahan yang dapat diandalkan. SPD berhasil melindungi peralatan dari lonjakan tegangan, sehingga meningkatkan keandalan sistem secara keseluruhan. Integrasi dengan PV System menunjukkan efisiensi energi mencapai 90%, dengan suplai energi yang stabil untuk proses produksi.
Konsep Desain Sistem Hidroponik Vertikal Berbasis IoT Bertenaga Surya Stieven Netanel Rumokoy; Stanley B. Dodie; Adriyan Warokka; Karlah Lifie R. Mansauda
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 1 (2025): Vol.4 No.1 1 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i1.1222

Abstract

Pertanian perkotaan menghadapi keterbatasan lahan dan tuntutan efisiensi sumber daya, sehingga mendorong pengembangan sistem hidroponik vertikal sebagai solusi pertanian modern. Integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dan energi surya menjadi langkah strategis untuk meningkatkan otomatisasi, efisiensi, serta keberlanjutan sistem terkhusus pada area tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsep rancangan sistem hidroponik vertikal cerdas berbasis IoT bertenaga surya yang mampu memaksimalkan pertumbuhan tanaman dan memaksimalkan sistem pertanian modern. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur dan studi deskriptif. Studi literatur dilakukan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terkait hidroponik, IoT, dan sistem energi surya, sedangkan studi deskriptif dilakukan melalui wawancara dengan para ahli untuk memvalidasi kebutuhan teknis dan desain sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan konsep hidroponik vertikal perlu mempertimbangkan struktur fisik, sistem sirkulasi air dan nutrisi, sensor dan sistem pemantauan lingkungan, unit kendali berbasis IoT, sistem tenaga surya dan perlengkapan pendukung lainnya. Integrasi panel surya memastikan suplai daya yang mandiri dan berkelanjutan. Sistem ini memungkinkan pemantauan jarak jauh dan pengambilan keputusan berbasis data, sehingga efektif diterapkan pada skala rumah tangga, komunitas urban farming, maupun fasilitas pendidikan guna mendukung pertanian cerdas dan ramah lingkungan