cover
Contact Name
Dadang Juandi
Contact Email
dadang.juandi@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
sigmadidaktika@upi.edu
Editorial Address
Ruang Publikasi, Lantai 3, Gedung FPMIPA A (JICA), Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 22527435     EISSN : 29873894     DOI : -
Core Subject : Education,
Diterbitkan sejak Juli 2012 oleh Program Studi Pendidikan Matematika - Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Pendidikan Indonesia, bekerja sama dengan Himpunan Peneliti dan Pendidik Matematika Indonesia (HiPPMI). Terbit dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. Dalam satu volume terdapat dua nomor berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan atau pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2023): January" : 4 Documents clear
PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KOTA BENGKULU Devi Yunita; Effie Efrida Muchlis; Dewi Rahimah; Nanda Lorenza
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): January
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v11i1.55117

Abstract

Mathematics learning in schools more often uses the lecture method and does not provide opportunities for students to construct their knowledge. In learning, students tend to be passive in receiving material from the teacher because students only memorize formulas instead of understanding them so that students' interest in learning mathematics is low. This resulted in the low learning outcomes of students' mathematics. This study aims to determine how to apply the guided discovery method so that there is an increase in students' learning activities and mathematics outcomes. This type of research is classroom action research (CAR) with data collection techniques through student activity observation sheets and learning outcomes tests. The research subjects were all students of class VIIIG SMPN 2 Bengkulu City. The results showed that the application of the guided discovery method could improve students' learning activities and mathematics outcomes. The increase in activity and student learning outcomes can be seen from the increase in the average score of two observers where in the first cycle, namely 27 (sufficient criteria), the second cycle increased to 39 (good criteria), and the third cycle increased again to 46.5 (good criteria). Meanwhile, the increase in student learning outcomes can be seen from the increase in the average score of students from cycle I to cycle III, namely: 73.3; 79.1; and 85.81 with the percentage of classical learning completeness from cycle I to cycle III, namely: 52.78%; 72.22%; and 94.44%.
Exploring the Interplay of Mathematical Perception, Learning Independence, and Parental Attention in Mathematics Learning Achievement T. Tintia; I Nyoman Arcana; Dafid Slamet Setiana; Krida Singgih Kuncoro
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): January
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v11i1.59359

Abstract

This study aims to investigate the existence of a positive and significant relationship between mathematical perception, learning independence, and parental attention with mathematics learning achievement among eighth-grade students at SMP N 1 Parittiga. Additionally, the study aims to identify the variables that contribute the most to students' mathematics learning achievement at SMP N 1 Parittiga. The research method used in this study is ex post facto, involving a sample of 25 students. Data were collected through the completion of questionnaires on mathematical perception, learning independence, and parental attention, as well as by collecting documentation of students' midterm mathematics grades in eighth grade at SMP N 1 Parittiga. Data analysis included multiple correlation tests and partial correlation tests. The results of the study indicate that there is no significant relationship between mathematical perception, learning independence, and parental attention with mathematics learning achievement. Furthermore, no independent variable was found to have a dominant contribution to the dependent variable. However, it is important to consider other factors that may influence students' mathematics learning achievement in future research, such as intrinsic motivation and environmental factors in the home learning environment. Additionally, conducting research with a larger sample size and using more valid and reliable measurement tools is recommended to obtain more accurate and generalizable results.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DITINJAU BERDASARKAN KECEMASAN MATEMATIKA Abdul Latip; Turmudi Turmudi; Kartika Yulianti
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): January
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v11i1.53435

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh peserta didik. Oleh sebab itu sebagai seorang pendidik, guru harus dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep selama proses pembelajaran. Namun pada kenyataanya terdapat hambatan berupa kecemasan yang dialami oleh peserta didik yang tidak diketahui oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep peserta didik ditinjau berdasarkan kecemasan matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian berjumlah 6 orang peserta didik yang dipilih dari tiap kategori kecemasan matematika. Instrumen pendukung dalam penelitian ini meliputi: 1) Angket Kecemasan Matematika; 2) Tes Kemampuan Pemahaman Konsep; 3) Pedoman Wawancara. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa peserta didik dengan tingkat kecemasan matematika rendah yaitu S1 dan S2 dapat memenuhi 4 dari 5 indikator pemahaman konsep; peserta didik dengan tingkat kecemasan matematika sedang yaitu S6 mampu memenuhi 3 dari 5 indikaor pemahaman dan S16 mampu memenuhi 2 dari 5 indikator pemahaman konsep; peserta didik dengan tingkat kecemasan matematika tinggi yaitu S11dan S20 tidak dapat memenuhi semua indikator pemahaman konsep
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH PENGUKURAN GEOMETRI DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT-FIELD INDEPENDENT Tri Nova Hasti Yunianta; Deviana Meiwijayanti
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): January
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v11i1.55652

Abstract

Kemampuan siswa dalam merepresentasikan pemikiran mereka dalam menjawab soal matematika melalui representasi visual, simbolik, dan verbal dijelaskan dalam penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah geometri dan pengukuran dilihat dari gaya kognitif field dependent dan field independent, dengan subjek penelitian terdiri dari 13 siswa kelas VIII dan 16 siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Tuntang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes uraian, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan gaya kognitif diklasifikasikan dengan menggunakan instrumen tes standar GEFT pada 6 subjek terpilih. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif field dependent hanya mampu menggunakan representasi simbolik dalam menyelesaikan masalah teorema Pythagoras, sedangkan siswa dengan gaya kognitif field independent mampu menggunakan tiga indikator representasi matematis, yaitu representasi gambar, simbolik, dan verbal, untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan cara mereka sendiri.

Page 1 of 1 | Total Record : 4