cover
Contact Name
Muhammad Syafiq
Contact Email
yppijurnal@gmail.com
Phone
+6282170781263
Journal Mail Official
yppijurnal@gmail.com
Editorial Address
Jasa Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan Payung Sekaki
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Accounting Studies and Tax Journal
ISSN : 30321263     EISSN : 30321263     DOI : 10.62207
Core Subject : Economy,
Accounting Studies and Tax Journal (COUNT) is reviewed covers theoretical and applied research in the field of Accounting and Tax. As an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Accounting (Finance, Bussiness, Auditing and Tax) . COUNT Journal always publish 12 times in a year, every Month. Research Scopes: Financial Accounting, Cost Accounting, Management Accounting, Auditing, Tax, Accounting System Information, Islamic Principal Accounting, Public Sector Accounting.
Articles 86 Documents
RELEVANSI NILAI INFORMASI AKUNTANSI DALAM MEMOTRET DAMPAK SERTIFIKASI RSPO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SAWIT DI ASEAN Abdullah Dimas Syahrizal; Jasmine Sasongko; Endang Kartini Panggiarti
Accounting Studies and Tax Journal (COUNT) Vol. 3 No. 2 (2026): Accounting Studies and Tax journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/909n5248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran informasi akuntansi yang disajikan dalam laporan keuangan dalam mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan, dengan mempertimbangkan pengaruh praktik keberlanjutan melalui sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Informasi akuntansi dalam penelitian ini direpresentasikan melalui indikator laporan keuangan seperti Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan penjualan yang mencerminkan kondisi ekonomi perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel terhadap 26 perusahaan sektor kelapa sawit di kawasan ASEAN selama periode 2019-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi RSPO tidak sekadar menjadi beban kepatuhan (cost of compliance), melainkan terkompensasi oleh peningkatan kinerja secara riil, khususnya pada pertumbuhan volume penjualan, efisiensi aset (ROA), dan pengembalian ekuitas (ROE). Penelitian ini membuktikan bahwa informasi akuntansi mampu mendeteksi nilai ekonomis dari keberlanjutan, menepis anggapan bahwa sertifikasi hijau hanya berdampak pada pembengkakan capital expenditure (CAPEX) dan biaya operasional tanpa timbal balik finansial yang memadai. Secara praktis, penelitian ini mengimplikasikan pentingnya pengawasan terhadap rasio profitabilitas dan arus kas guna memastikan klaim keberlanjutan tidak terdistorsi oleh ilusi akrual.
ANALISIS RASIO PERPAJAKAN (ETR, BTD, DAN TOI) DALAM MENGIDENTIFIKASI KONDISI LEBIH BAYAR DAN MITIGASI RISIKO AUDIT PAJAK PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK PERIODE 2020 - 2025 Ferry Jumadsyah Tamba; Yuniarwati Yuniarwati
Accounting Studies and Tax Journal (COUNT) Vol. 3 No. 2 (2026): Accounting Studies and Tax journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/4etamr87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lebih bayar pajak dan implikasinya terhadap mitigasi risiko audit pajak pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk periode 2020–2025. Sebagai agen pembangunan nasional, kondisi perpajakan perusahaan berpotensi dipengaruhi oleh kebijakan fiskal, sehingga kondisi lebih bayar dapat menimbulkan konsekuensi terhadap risiko audit pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis rasio perpajakan dan analisis tren berdasarkan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan Effective Tax Rate (ETR), Book-Tax Differences (BTD), dan Tax Overpayment Index (TOI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode 2020–2021 perusahaan berada dalam kondisi kurang bayar, yang mencerminkan ketepatan peramalan pajak yang relatif baik. Namun, pada periode 2022–2025 perusahaan mengalami kondisi lebih bayar yang menunjukkan pola berulang, yang mengindikasikan adanya kecenderungan strategi pengelolaan pajak yang lebih konservatif. Di sisi lain, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketepatan peramalan pajak belum optimal, sehingga berpotensi meningkatkan konsekuensi administratif berupa pemeriksaan pajak terkait restitusi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun perusahaan telah mampu menjaga kepatuhan pajak, diperlukan keseimbangan antara kehati-hatian dan efisiensi dalam pengelolaan pajak untuk meminimalisir risiko audit pajak yang berulang.
PENGARUH TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS TERHADAP EFEKTIVITAS TATA KELOLA BIAYA PENDIDIKAN ISLAM: STUDI MTSM MUARA PANAS Ratna Julia Putri; Hamdi Abdul Karim
Accounting Studies and Tax Journal (COUNT) Vol. 3 No. 2 (2026): Accounting Studies and Tax journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/nrgm8j86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap efektivitas tata kelola biaya pendidikan pada lembaga pendidikan Islam, khususnya di MTs Muhammadiyah Muara Panas. Pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam menciptakan tata kelola yang efektif, efisien, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini adalah tenaga pendidik dan staf administrasi yang terlibat dalam pengelolaan keuangan sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), serta uji koefisien determinasi (R Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas dan transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tata kelola biaya pendidikan. Secara parsial, akuntabilitas memiliki pengaruh dengan nilai koefisien sebesar 0,104, sedangkan transparansi memiliki pengaruh yang lebih besar dengan koefisien sebesar 0,230. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap efektivitas tata kelola biaya pendidikan. Nilai koefisien determinasi sebesar 60,8% menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas mampu menjelaskan sebagian besar variasi dalam tata kelola keuangan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan akuntabilitas dan transparansi yang baik dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan biaya pendidikan serta membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, sistem pengawasan yang lebih baik, serta dukungan infrastruktur untuk memperkuat implementasi prinsip-prinsip tersebut.
SUSTAINABILITY ACCOUNTING PRACTICES AND CORPORATE PERFORMANCE Adi Yosra; Eko Prasetyo
Accounting Studies and Tax Journal (COUNT) Vol. 3 No. 2 (2026): Accounting Studies and Tax journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/n3mcjb67

Abstract

The transition to a green economy requires firms to integrate sustainability accounting into strategic decision-making. This study employs a narrative review approach to synthesize literature on the relationship between sustainability accounting and firm performance through the lens of Institutional Theory and Stakeholder Theory. The synthesis indicates that in developed markets, ESG reporting serves as a value-creation mechanism driven by rigorous regulations and sophisticated investors. Conversely, in emerging markets, ESG reporting is often symbolic and susceptible to greenwashing due to weak legal enforcement. Corporate governance is identified as a crucial mediating factor that determines disclosure credibility. This study concludes that enhancing the quality of sustainability information in emerging markets requires strengthening institutional capacity, integrating digital technology, and establishing transparent audit mechanisms.
THE IMPACT OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE ON AUDIT QUALITY: THE MODERATING ROLE OF AUDITOR COMPETENCE Vince Ariany
Accounting Studies and Tax Journal (COUNT) Vol. 3 No. 2 (2026): Accounting Studies and Tax journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/qjw0we52

Abstract

This study critically reviews the extant literature on the relationship between artificial intelligence (AI) adoption and audit quality, with particular attention to the moderating role of auditor competence.  A narrative review approach is adopted, synthesizing peer-reviewed studies, professional-body reports, and regulatory publications, primarily published between 2018 and 2026 and drawn from Scopus-indexed and other reputable outlets. The review is anchored on Agency Theory and the Technology Acceptance Model (TAM) to construct an integrative conceptual framework. The reviewed literature indicates that AI can enhance audit quality through expanded data coverage, faster anomaly detection, and more consistent risk assessment, yet these benefits are neither automatic nor uniform. A recurring "audit quality paradox" emerges, in which AI adoption is sometimes accompanied by reduced professional skepticism, overreliance on system outputs, and unresolved explainability concerns. Auditor competence comprising technical knowledge, professional judgment, and digital literacy  is identified as a decisive boundary condition that determines whether AI adoption translates into higher or lower audit quality, a condition that is particularly consequential in emerging economies characterized by weaker institutional infrastructure and persistent skills gaps. This paper contributes a theory driven conceptual model that repositions auditor competence as a moderator, rather than a mere control variable, of the AI audit quality relationship, offering a novel and testable research agenda for emerging-market audit contexts.
THE EFFECT OF TRANSFER PRICING, LEVERAGE, AND GOOD CORPORATE GOVERNANCE ON TAX AVOIDANCE WITH FIRM SIZE AS A MODERATING VARIABLE Ahmad Nurul Huda
Accounting Studies and Tax Journal (COUNT) Vol. 3 No. 2 (2026): Accounting Studies and Tax journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/sjaexg20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh transfer pricing, leverage, dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap tax avoidance dengan ukuran perusahaan (firm size) sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024, dengan teknik pengambilan sampel jenuh (census sampling) sehingga diperoleh 39 perusahaan atau 195 observasi firm-year. Data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) dan Moderated Regression Analysis (MRA) melalui perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transfer pricing dan leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance, sedangkan Good Corporate Governance (GCG) tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh transfer pricing terhadap tax avoidance secara melemahkan, namun justru memperkuat pengaruh transfer pricing, leverage, dan Good Corporate Governance terhadap tax avoidance. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan Agency Theory, Trade-off Theory, dan Compliance Theory dalam konteks perpajakan korporasi, serta implikasi praktis bagi manajemen perusahaan, investor, dan otoritas pajak dalam merumuskan kebijakan pengawasan berbasis risiko terhadap perusahaan berskala besar di sektor Consumer Non-Cyclicals.